Le prime 200 righe.
Lihat.
Harus kuakui kau seksi.
Aku juga mengakui kau cukup tangguh.
Namun...
ada apa dengan pakaian itu?
Kau terlalu tertutup.
Astaga.
GAGAL
Kenapa aku tidak boleh memilih pakaian yang kumau?
Jika aku menciptakan ini, itu akan aku utamakan.
Nomor satu, bikini, nomor dua, kostum penari perut,
nomor tiga, pakaian pelayan Prancis berenda.
Dan nomor empat, kostum kelinci Playboy .
NONA JO
Bagus, sedikit lagi.
Kenapa kau tidak menjawab?
Bukankah hal itu kularang?
Sudah kubilang jangan masuk seperti itu!
Sudah kubilang jangan memblokir teleponku. Aku membencimu.
Astaga.
Kita punya pekerjaan!
- Ada apa? - Pekerjaan sederhana.
- Kapan? - Sekarang.
Kau mencurigakan.
Kenapa bilang begitu?
Tidak ada yang kau sebut "sederhana" benar-benar sederhana.
Tapi kau bilang pekerjaannya sangat sederhana.
Itu sangat mencurigakan.
Temui seseorang, terima sesuatu, dan konfirmasi deposit.
Selesai!
Bukankah sangat sederhana?
Aku punya impian.
Dua setengah jam dengan perahu motor dari Terusan Panama.
Sebuah pulau terpencil dengan hutan lebat dan mata air alami
yang terletak di tengah samudra terbiru.
Pulau ini adalah impianku.
Ada satu kamera menghadap ke pintu keluar nomor tiga.
Tunggu.
Dapat.
Aku urus itu.
Bagaimana ke Stasiun Gayang?
Apa dia ingin menemuiku di sini?
Dia pasti berpikir akan lebih aman di tempat ramai.
- Omong-omong, Nona Jo. - Apa?
Berapa bayaran kita untuk ini?
Kenapa?
Ada satu pria duduk di sana,
dan satu lagi di sini.
Selain itu, pria ini...
Aku sudah melihat empat orang.
Mereka memakai peralatan Bluetooth yang sama.
Apa yang terjadi? Apa mereka polisi?
Apa aku baru masuk perangkap?
Mereka mungkin bukan polisi.
Polisi tidak punya uang untuk peralatan canggih itu.
Mereka bukan polisi.
Lihat.
Bahkan dengan diskon besar, harga per unit lebih dari 300,000 won.
Mereka bukan polisi.
Jadi, berapa bayaran untuk ini?
Lima juta won.
Aku keluar.
Aku menerima pembayaran di muka.
Itu hanya akan memberiku 2,5 juta won.
Bayarannya tidak sepadan dengan risikonya.
Sebenarnya masing-masing lima juta won. Kau dan aku, sama.
Ini pekerjaan pertama kita bulan ini.
Kau tahu bisnis ini menjadi lebih kompetitif, 'kan?
Yang benar saja...
Astaga.
Bokongnya...
Astaga.
Dia cantik sekali.
Kerja bagus!
Baik. Kembali kepadamu.
Astaga.
HAPUS RIWAYAT PANGGILAN
Astaga.
Sial.
Tunggu, permisi...
120 FOTO SEKSI WANITA ASIA DAN BARAT
Mari lihat apa yang kumiliki.
Mari kita lihat. "Agensi."
Kau bekerja di agensi apa?
Halo? Ini Double S Guard.
- Apa? Di mana? - Ini Double S Guard.
Mereka anak buah Sang-su.
Kau serius?
Mereka sainganmu.
Dengar, sebaik apa pun kau bermain bisbol di lingkunganmu,
kau bukan saingan bagi bintang liga utama.
Satu dari empat pelanggan kita pindah ke mereka dalam tiga bulan terakhir.
Jika menyangkut jumlah sumber daya, kita bukan tandingan mereka.
Terserah. Kapan kliennya tiba?
Dalam 12 detik. Dia di kereta ketiga dari depan.
Jadi, seperti apa rupanya?
Nama, Ko Seong Cheol. Usia, 41 tahun.
MENCARI
DIKENALI
Baiklah, ketemu.
Kau datang untuk Penyembuh?
SEO JEONG-HU (ALIAS: PENYEMBUH) KURIR
BERVARIASI ANTARA NOL SAMPAI RATUSAN JUTA
MEMBELI PULAU TERPENCIL
Astaga.
- Halo. - Halo.
Lift ini akan naik.
"Unit 703"? Itu rumahku.
- Akan kubawa ini. - Baiklah.
Lantai tujuh.
- Semoga harimu indah. - Kau juga.
Pintu ditutup.
- Siapa itu? - Kiriman paket.
Tinggalkan saja di pintu.
Aku juga punya surat untukmu. Sepertinya panggilan pengadilan.
Ini surat yang terdaftar, jadi, kau harus menekennya.
Atau kau lebih suka mengambilnya di kantor pos?
Akan kuambil.
Kau harus teken di sana.
Ada apa?
Aku baik-baik saja. Aku hanya punya masalah jantung.
Benar juga.
Aku harus minum obatku. Bisa ambilkan air?
Astaga.
Tunggu sebentar.
Kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Aku merasa jauh lebih baik sekarang. Terima kasih.
Bagaimana dengan suratku?
Aku sudah menekennya.
Benar.
Kau Nona Lee Jeong-eun, 'kan?
Lihat aku baik-baik.
Kau tidak tahu...
siapa aku?
Bukan?
Itu aneh. Ada yang tidak beres.
Hei! Kau!
Bukankah Oh Seon-jeong tinggal sendirian di apartemen itu?
Tapi aku melihat sepasang sepatu pria di sana.
Aku yakin itu nomor 42 walau hanya melihat sekilas.
Ayolah, aku bahkan memotretnya.
Sederhananya, aku punya berita eksklusif.
Tunggu sebentar.
Sepatu pria ditemukan di apartemen bintang top Oh Seon-jeong...
Itu tidak cukup. Kita butuh sesuatu yang menarik.
Aku yakin itu sepatu Lee Jun-bin!
"Hasil pengintaian di berita eksklusif!
Tanda-tanda Lee menghabiskan waktu di apartemen Oh."
Itu masih belum cukup.
Dengar, jika kau memaksakan dirimu ke apartemen,
setidaknya kau harus wawancara.
Seharusnya kau memotret pakaiannya di sofa
atau sesuatu seperti itu, bukan sepatunya.
Jika aku dituntut karena masuk tanpa izin,
kau akan membayar biaya hukumku?
Maka aku akan menerobos rumahnya sekarang.
Bersabarlah.
Aku akan menggeledah seluruh gedung dan mencari mobil Lee Jun-bin.
Nomor pelat mobilnya 3389.
Agennya 5425.
Naluriku sebagai reporter mengatakan salah satunya di sini...
Dasar kurang ajar!
Apa? Ada apa?
Apa Lee Jun-bin muncul?
Hei, Yeong-sin. Hei...
Tunggu...
Beraninya dia memperlakukan bosnya seperti ini?
Dia meneleponku dan menutup teleponku kapan pun dia mau.
Dia bahkan terkadang bicara santai.
Ada apa dengannya?
Aku akan mengajarimu sopan santun yang tidak diajarkan ibumu.
- Hei, kau! - Dasar bodoh!
Apa?
Kalian mengejarnya di kereta bawah tanah?
Berapa orang yang harus kuhajar agar kalian mendengarkan?
Apa?
Penyembuh?
Menurutmu itu dia?
Kau yakin itu Penyembuh?
Seperti apa dia?
Aku sudah memberi kalian fotonya!
Bandingkan dengannya. Kau yakin itu dia?
Berhenti mengoceh, Bodoh!
Bukan wajahnya, lihat tubuhnya!
Perawakannya, keseluruhan penampilan atau semacamnya!
Mirip?
Tunggu.
Karena mereka sudah tahu kita mengejarnya, tangkap mereka berdua.
Ko Seong-cheol akan bicara setelah jarinya kita patahkan.
Dan pastikan kau membawa Penyembuh kepadaku.
Aku ingin membuka topengnya.
Si berengsek itu. Aku akan...
Di mana kau?
Stasiun kereta bawah tanah yang mana?
CHAE YEONG-SIN
REPORTER BERITA DARING
Penyembuh.
Apa ini benar-benar Penyembuh?
Pria ini?
No comments yet. Be the first to leave one.