The Terminal List: Dark Wolf

The Terminal List: Dark Wolf

Scarica il sottotitolo Indonesian

Stagione 1

Informazioni sulla release

The Terminal List Dark Wolf S01 COMPLETE AMZN WEB h264-ETHEL
Un commento di tedi
Retail AMZN (7 eps)

Tag

webdl
Pubblicato il: 2025-09-27
Download: 240
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

RPG!

-Terlalu bahaya! -Tidak masuk akal.

Maaf, Ben.

EPISODE SEBELUMNYA

Bekerja untuk siapa?

Aku punya misi, tetapi bukan berarti aku berkhianat.

Informanmu, Gembala… Siapa yang verifikasi info darinya?

Mossad yakin Gembala memanfaatkan Haverford.

-Agenda apa? -Itu yang akan kucari tahu.

Biar aku ikut.

Bagaimana Jaringan Khalid tahu rencana kami menyerang?

Aku bekerja untuk Intelijen Jerman.

Kau sekutu.

Keluar!

SERIGALA HITAM

Sial!

Sial.

JENEWA

Terakhir, delegasi Iran menyetujui bahwa G.A.E.A.

akan menambah kamera tambahan dan pemantau pengayaan daring

untuk memastikan lokasi nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Arak

digunakan hanya untuk pekerjaan sipil, terbatas pada tujuan medis dan industrial.

DIREKTUR G.A.E.A.

Ya. Bulan depan, sesuai kesepakatan.

Kami harap sanksi minyak akan mereda sesuai jadwal.

Tambah kamera, tambah minyak, dan uang untuk negeriku.

Itulah inti dari semua ini, bukan?

Kukira ini soal energi bersih, Cyrus.

Bukan. Ikatan umum antara manusia bukan pertukaran penderitaan,

tetapi pertukaran barang.

Itu kata filsuf kalian atau pedagang Persia terkenal?

Itu kata Ayn Rand.

Kukira negara penyempurna kapitalisme mewajibkan membaca.

Mari kembali ke agenda dan mosi yang dibahas. Terima kasih.

Bahkan tanpa Vahid,

kerjamu bagus hari ini.

Terima kasih, Menteri.

Namun, pekerjaan Vahid sama pentingnya.

Maka ketidakhadirannya patut dicemaskan.

Dia harus bekerja diam-diam untuk tahap akhir dari transaksi kita.

Bekerja diam-diam sering dilakukan

oleh orang-orang di sekitar adikmu.

Dia memastikan kau akan dapat bantalan Jaringan Khalid

sebelum pesawatmu berangkat besok.

Aku tahu dia saudara kandungmu.

Namun, kau terlalu percaya kepada pria

yang terpikat pada Barat.

Hanya itu yang bisa kukatakan.

Lihat aku.

Jika dia gagal,

kau tahu harus melakukan apa untuk menyeimbangkan keadaan.

Ya, kami mengerti konsekuensinya.

Kau yakin?

Semoga Tuhan menerima doamu.

Maafkan aku.

Eliza - Jika perlu, aku di Zurich.

MOBIL DIBOM DI ZURICH BAKU TEMBAK DI JALAN YANG SIBUK

Bajak Laut?

Totalnya 88 euro.

-Terima kasih. -Terima kasih.

STEIN, JERMAN

Senang melihatmu.

-Kau baik? -Aku baik. Kau?

Baik.

Kau memang tangguh. Ada kabar dari Hastings?

-Tidak ada. -Bagaimana dengan Tal?

Mo beruntung. Pelurunya tembus langsung.

Terakhir kulihat perut tertembak, bengkaknya seperti semangka.

Tidak bisa BAB dua tahun.

Haverford cerita soal Eliza.

Kau bersamanya saat itu?

Aku akan ajukan pertanyaan.

Kelanjutan ini tergantung jawabanmu.

Eliza tahu kau dimanfaatkan dan dia mati.

Itu bukan kebetulan, bukan?

Dia benar, aku dimanfaatkan.

Untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, asetku berikan info yang salah.

Begitu dengar tentang Eliza, kuhubungi Mossad.

Kuberi tahu Gembala memanfaatkan kita…

Untuk apa?

Bantalan di dalam koper itu

tak sama dengan milik Molnár, bukan?

-Kau yang harus jawab kenapa berbeda. -Itu palsu.

Kita tak memulai gangguan.

Kita menghentikannya.

Bukan Jaringan Khalid di terowongan.

Namun, Intelijen Jerman.

Itu siasat mereka melawan Iran.

Ada dua set bantalan palsu untuk membuktikannya.

Kita serang sekutu di terowongan

dan kini pertanyaannya, siapa yang mempermainkan kita?

Dengar, jika ingin tahu siapa yang mempermainkan kita…

pelakunya sama dengan pembunuh Eliza.

Dia di sini…

jika mau melihatnya sendiri.

Vahid Rahimi, Sang Gembala.

Seharusnya memimpin kawanannya ke Barat.

Saudaranya, Qudosh,

adalah kepala perunding kesepakatan nuklir.

Gembala seharusnya bantu hentikan mereka.

Namun, dia mengkhianatiku, beri aku info tak benar,

lalu memanfaatkan kita untuk hentikan gangguan Jerman.

Bagaimana dengan tim Iran di luar terowongan?

Yang mengincarku dan Eliza.

Dia ketakutan.

Dia tahu bahwa garis keras, Yousef Saedi, masuk ke jaringan komunikasi kita.

Dia panik, mengutus Pasukan Quds untuk menghabisi semua orang yang ada.

Dia tahu rencana kita karena aku.

Dia mengkhianati kita. Kini, Eliza meninggal.

Vahid…

Vahid, kau bersama kami?

Ya.

-Ya. -Ya.

Terlepas dari kesalahanmu,

kita masih di pihak yang sama, ya?

Ya.

Sampaikan rencanamu.

Bagaimana cara bereskan operasi ini?

Kasih sayang saudaraku.

Benar. Kasih sayang saudaramu.

-Ya. -Ya.

Saudaranya, Qudosh, akan bereskan kesepakatan.

Tak ada yang tahu kesalahan Vahid kecuali kita.

Kesempatan terakhir bagimu untuk hidup adalah…

…dengan menyelesaikan kesepakatan.

Qudosh.

Terima kasih.

Aku akan kembali.

Vahid?

Vahid, itu kau?

Ya, Saudaraku.

Ini aku.

Semuanya baik-baik saja? Di mana kau?

Itu tak penting.

Aku berhasil.

Bantalannya aman.

Kurir Khalid akan berada di lapangan udara besok.

Aku lega, Saudaraku.

Besok. Pukul 11.00.

Jumlah sesuai yang disepakati.

Vahid.

Ya, Saudaraku?

Ingat yang Ayah katakan?

Tuhan bersama kita.

Ya, Saudaraku.

Sudah.

Itu untuk Eliza.

Besok kalian jadi Kurir Khalid.

Kalian akan bawa bantalan Mossad dan berikan ke menteri.

Operasi ini dan ambisi nuklir Iran akan berakhir di landasan itu.

Ini adalah November-Alfa-Dua-Satu.

-Besi. -Bayangan.

Bayangan.

Dimengerti, Bayangan. Laporan situasi saat ini?

Laporan situasi sebagai berikut.

Aku di kamar hotel Jenewa.

Terluka, tetapi bisa bergerak.

Agen Perash gugur dalam tugas.

Aku sudah mengamankan catatan rahasia

antara Haverford dan Gembala.

Aku mencari lokasi Gembala.

Dimengerti. Tetap di posisi. Jangan kejar.

Katakan lagi.

Haverford telah mengidentifikasi dan membunuh Gembala.

Tetap di posisimu.

Ada tim menuju Zurich untuk membersihkan,

lalu ke Jenewa untuk memindahkanmu.

Eliza Perash gugur dalam tugas. Kita percaya info dan informannya?

Kita memindahkan misi.

Kebutuhan misimu sudah selesai.

Siaga. Kau mengerti?

PORTAL TERBUKA

Di mana tim Haverford? Kuhubungi.

Tidak. Mundur.

Aku punya portal komunikasi antara Haverford dan Gembala.

Bawa semua info yang penting. Aku ulangi, misimu selesai.

Bersiaplah untuk dipindahkan. Kau mengerti?

Aku mengerti semua.

Sebelum lupa, aku bawa hadiah.

Ini dari ayahku.

Kompas miliknya dari Vietnam.

Kalian harus tahu bahwa misi kita di sini dihargai.

Aku bangga pada kalian.

Masih sejam lagi sebelum giliranmu.

Bukan itu niatku.

Aku mau pergi.

Aku ingin kau ikut denganku.

Kau akan pergi?

Tepat sebelum misi ini selesai?

Misi yang mana?

Misi yang menjebak kita di Budapest?

Atau misi di mana kita menyerang sekutu? Mo diserang habis-habisan.

Itu akan terulang, Kawan. Waktunya pergi.

Setidaknya pengkhianat sudah mati.

-Dieksekusi. -Benar sekali. Dieksekusi.

Apa maumu? Mengisi pernyataan penembak?

Kau butuh itu?

Ini bukan Tim lagi. Tidak ada kekangan.

Ya, setidaknya Tim punya aturan.

Aturan yang membiarkan kita menjaga moral.

More Indonesian subtitles for The Terminal List: Dark Wolf

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left