Le prime 200 righe.
Drafeir -
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Buktikan.
Buktikan bahwa kau percaya kepadaku.
Bagaimana membuktikannya?
Kau tak tahu
cara membuktikannya?
EPISODE 12
Itu kau, Hee-ju?
Ya.
Astaga, kenapa lama sekali?
Katamu akan pulang beberapa jam lalu.
Kubilang Nenek tidur saja.
Kami menunggu berjam-jam untuk memotong keik ulang tahunmu.
Min-ju menyerah lalu tidur.
Kau bersama siapa?
- Hanya teman-temanku. - Teman yang mana?
Bahkan Sang-beom tadi mencarimu.
Teman-teman sekolahku. Sang-beom tak kenal mereka.
Astaga.
Kenapa kau basah kuyup?
Kau kehujanan?
Ya, tiba-tiba hujan.
Astaga, dari mana kau? Jelas kau kebasahan.
Nenek tidurlah.
Bagaimana dengan keikmu?
Kata Nenek Min-ju tidur. Potong besok pagi saja.
Astaga.
Seharusnya tadi kutaruh saja di lemari es.
Astaga, aku kedinginan.
Kabari jika sudah tiba di hotel.
Kau sudah sampai di hotel? Kau sudah tidur?
KAU SUDAH SAMPAI DI HOTEL? KAU SUDAH TIDUR?
PAK YOO
PAK YOO
JUNG HEE-JU
SATU PANGGILAN TAK TERJAWAB JUNG HEE-JU
JUNG HEE-JU
PAK YOO
Kenapa kau keluar?
- Mau ke mana selarut ini? - Hotelmu.
Aku tak bisa menghubungimu, jadi, aku ingin periksa.
Sedang apa di sini?
- Hanya bersantai. - Apa maksudmu?
Aku hanya bersantai di sini.
Kukira kau sudah lama pergi.
Aku tak ingin kembali sendirian.
Aku tak ingin kembali ke hotel malam ini.
Karena itu kau kemari? Seharusnya telepon aku.
- Aku pergi. - Tidur di sini.
Apa katamu?
Tidur di sini saja. Kau bisa tidur di bengkel.
Menurutmu ini tak terlalu cepat?
Hubungan kita baru beberapa jam.
Aku cemas, tak bisa biarkan kau pergi sendiri.
Apa aku anak-anak?
Lebih mudah jika begitu.
Aku bisa menghukummu.
Masuklah. Kau sudah keluar, jadi, mari bersantai 10 menit.
Di sini dingin. Masuk ke mobil.
Kenapa duduk di belakang? Duduk di sini.
Ada apa ini?
Jangan pergi sendirian.
Jika kau pergi seperti ini, aku tak akan bisa tidur.
Dengarkan aku.
Kau mentraktir murah
dan tak memberiku hadiah ulang tahun, jadi, setidaknya
dengarkan aku jika kau punya hati.
Ya?
Kau masih bangun?
Aku tak bisa tidur.
Sama.
Kemari.
Sofa ini pasti tak nyaman.
Ya, benar.
Ini terlalu keras.
Di sini juga agak berdebu.
Semua ini dari amplas kayu.
Tenggorokanku sudah sakit.
Maaf jika tak nyaman di sini.
Lebih nyaman tidur di dalam mobil.
Kau harus ambil kunci mobilku agar aku tidur di sini?
Menjadi pacarmu agak merepotkan.
Kau marah?
Tak bisakah bilang ini tak apa dan kau nyaman di sini?
Haruskah bilang yang tadi?
Tenggorokanku sakit dan punggungku nyeri
tapi aku tak beranjak dari sofa
karena aku pacarmu.
Bukankah itu yang penting?
Pak Direktur.
Harus kukatakan, kau sangat aneh.
Kubilang aku bukan direktur.
Panggil yang lain saja.
Seperti apa?
Apa saja boleh.
Paman?
Itu sempurna untukmu.
Maksudku, kau sudah tua.
Kurasa kau suka. Aku panggil "Paman" mulai sekarang.
Baru beberapa jam dan kau sudah ingin kendali.
Astaga, aku mencemaskan masa depanku.
Aku tak terpikir yang lainnya.
Mungkin "Pak Yoo" yang terbaik.
Mau teh?
Ya, boleh. Aku sulit tidur karena sudah tak minum.
Aku akan kembali.
Omong-omong, tak peduli berapa kali memikirkannya, kurasa Pak Park benar.
Akan baik untukmu ke luar negeri sementara.
Aku tak akan pergi.
Bagaimana jika kau terbang besok dan pergi saja?
Aku tak mau.
Tapi entah apa yang akan terjadi kepadamu.
Aku tak akan pergi, apa pun yang terjadi.
Sedang apa kau?
- Kenapa kau tak tidur? - Mau ke kamar mandi.
Ada apa? Dua cangkir?
Diam. Nanti Nenek bangun.
Ini Pak Yoo, 'kan?
- Kemari. - Astaga.
Aku sudah terlalu banyak merusak diriku.
Apa bisa lebih lagi?
Aku cemas ini bukan akhirnya, Berengsek.
Menurutmu apa akhirnya?
Jika investigasi pembunuhan,
kau mungkin targetnya.
Profesor Cha mengincarmu.
Kurasa Profesor Cha akan menyingkirkan Su-jin.
Aku yakin dia ingin merampas warisan Hyeong-seok.
Tapi aku sungguh cemas dia memakainya untuk menjatuhkanmu.
Baru saja Profesor bertemu dengan Yu-ra.
Kenapa mereka bertemu?
Aku sungguh
tak ingin melihat
nama temanku di berita
sebagai tersangka pembunuhan temanku yang lain.
Inikah sebab kita dirikan perusahaan?
Ada kasus yang dibicarakan semua orang sejak minggu lalu.
Polisi memutuskan melakukan penyelidikan ulang kematian
Pak Cha Hyeong-seok, mantan direktur Neword Soft,
yang terjadi setahun lalu.
- Um Seong-seop. - Ya.
Apa yang terjadi?
Kita harus ingat kejadian setahun lalu.
Sekitar setahun lalu, Pak Cha Hyeong-seok
ditemukan tewas di taman di Granada
saat kunjungan bisnis di Spanyol.
Banyak yang berkata mengikuti kasus ini
karena hubungan yang rumit
antara dua direktur, Cha Hyeong-seok dan Yoo Jin-woo,
yang berlangsung sejak lama.
Benar. Seperti yang kau tahu,
mereka dikenal sebagai pengusaha sukses
rintisan teknologi generasi kedua.
Mereka sahabat dekat dan juga pendiri
J One Group.
Mereka dari teknik elektro Universitas Hanguk.
Selagi kuliah doktor tahun 2004,
- Pak. - mereka memutuskan
- Mobil siap. - dirikan perusahaan tanpa modal,
namun semua lancar.
Tahun 2009 menjadi perusahaan terbuka.
- Jadi mereka pelajar baik - Ya.
dan pengusaha yang sangat sukses...
Namun, insiden yang terjadi tahun 2014
menimbulkan perbedaan yang sulit diselesaikan
antara kedua sahabat baik ini.
Kenapa kau selalu mengabaikan kata-kataku?
Ada apa ini...
Apa aku wajib
membelamu hanya karena aku ayahmu?
Tuhan tak akan membuatku melakukannya.
Kenapa ayah mau ambil risiko?
- Halo. - Pak, sudah makan?
- Hyeong-seok . - Kaulah yang pergi.
Mari perjelas ini.
Kau memilih meninggalkan perusahaan.
Kau paham?
Kau pengkhianatnya.
Dokter, seseorang ingin bertemu.
- Siapa? - Teman Pak Yoo.
Apa?
Baik, kau boleh pergi.
Baik.
Mau apa kau kemari? Sudah kubilang jangan ke klinikku.
Apa ini?
Ayo menikah.
Aku melamarmu.
Sampai kapan kita rahasiakan ini?
- Ini terlalu mendadak. - Kenapa ini mendadak?
Baru satu bulan.
Satu bulan?
Kita sudah bersama 6 bulan lebih.
Baru sebulan sejak aku bercerai.
Lalu kenapa?
Itu penting?
Kau tak mau orang menjelekkanmu?
Atau kau cemas
menyakiti Jin-woo?
Lalu kenapa kau bercerai?
No comments yet. Be the first to leave one.