Lethal Weapon

Lethal Weapon

Scarica il sottotitolo Indonesian

Stagione 2

Informazioni sulla release

Lethal Weapon Episode 09 - Fools Rush In Web-rip PSArips
Un commento di Dincht
Resync Web-rip PSArips Nerdian

Tag

web-rip
web
Pubblicato il: 2017-12-08
Download: 13
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

Semua bilang, "Pirang lebih menyenangkan."

Pirang lebih menyenangkan.

Perhatikan jalanmu!

LAPD! Berhenti! Polisi!

Aku tidak melakukannya!

Ambil ini!

Aku tidak menginginkannya. Ambil saja.

LAPD! Berhenti!

Keluar! Sebarkan gas air mata dari kedua sisi.

Itu perintah Tony Jarrett.

Aku tak sabar menanti.

Sampai jumpa.

Sayang, ada kabar baik.

Hei, Nona, hormati remote.

Percayalah. Kau pasti ingin mendengarnya.

Satu tempat baru saja dibuka. Di Kellogg.

Kau terdengar sangat senang. Tapi aku masih tak paham.

Sayang, PAUD Kellogg.

Nama Harper kudaftarkan sebelum dia lahir.

Kita akan di wawancarai.

Wawancara?

Untuk PAUD.

Sebelum kau menolak...

...lihatlah ini dulu.

Di Kellogg, semua media seni dan kurikulum di sini...

...dengan praktik langsung.

Dari peternakan organik sampai kebun binatang kami. / Anak babi?

Benar sekali. Itu anak babi.

Dan mereka punya laboratorium robotika...

...juga ruang musik yang dirancang Missy Elliott.

Ini sekolah impian.

Aku sedang menyimak penjelasannya. / Baik.

8 dari 20 lulusan kami diterima di sekolah unggulan.

Masa depan anakmu menanti.

Kau bagian keluarga Kellogg?

Tentu saja.

Tapi dengar dulu.

Aku senang kau bersemangat.

Tapi mereka punya aturan yang ketat.

Tidak masalah.

Apapun itu, Harper bisa menghadapinya. Lihat dia.

Aturan itu untuk kita.

Mereka tidak mengizinkan televisi di rumah.

Tidak ada budaya instan.

Kalau perlu TV-nya kubakar asal putriku diterima di sana.

Aku sangat bahagia mendengarnya, Sayang.

Dr. Weir akan berkunjung besok malam.

Baik.

Masih ada 24 jam mengubah diri kita jadi keluarga Kellogg.

Tidak.

Kau tidak boleh berlebihan.

Seperti yang kau lakukan terakhir kali.

Kita tetap bersikap biasa.

Risikonya dia tidak diterima?

Sayang.

Kau tahu yang terjadi pada anak-anak yang tidak masuk PAUD?

Aku minta babi asap tanpa daun bawang atau jamur.

Tolong jangan sampai hangus.

Kenapa kau tidak makan babi asap seperti orang lain?

Maaf?

Babi asap itu dibuat susah payah.

Jika kau terlalu menuntut, pulang dan buat saja sendiri.

Kita pergi. Masih ada tempat lain.

Pak.

Apa?

Aku hanya membantumu.

Martin, kemari!

Apa yang kau lakukan?

Aku sedang makan.

Martin.

Aku senang kau kemari untuk mendukungku.

Tapi kau kemari tiga malam berturut-turut.

Bukannya kau harus ke suatu tempat?

Tidak.

Kuulangi lagi. Sebelum aku disini, bagaimana kau mengisi waktumu?

Minuman keras.

Menyedihkan.

Baik.

Biar kubuatkan rencana untukmu.

Aku belum kenal L.A. Kita bisa keliling bersama.

L.A sudah kukelilingi. Di sini tempat terbaik.

Selain di sini.

Aku sudah lama ingin naik tur bus selebriti.

Yang satu itu harus kutolak.

Lagipula tempat ini butuh aku.

Tadi ada pria yang memesan steak.

Lalu berkata, "aku mau steak berlumur saus."

Astaga! Kau sangat cerewet.

Ciumanku seindah ekspresimu?

Eksekusi yang bagus.

Walau aku sedikit terkejut.

Waktumu sehari untuk menyingkirkan ekspresimu.

Kita keluar besok malam.

Observatorium Griffith. Kita kencan.

Baik.

Biar kuambilkan steakmu.

Pulanglah.

Baik.

Kami harus sempurna agar putriku diterima.

Di wawancara malam ini,...

...Harper akan pakai kacamata mungil.

Biar dia terlihat jenius.

Sebaiknya dia kecewa dari kecil. Hidup tak selalu indah.

Hari ini kau sangat serius.

Kau kerasukan apa?

Tidak ada apa-apa.

Kalau aku harus terjebak bersama Riggs versi gelap seharian,...

...setidaknya aku harus tahu kenapa.

Molly menciumku.

Kau mencium kekasih sahabatmu?

Hei, aku korbannya.

Kau yakin tidak menuntunnya?

Menyodorkan kumismu ke arahnya?

Diamlah.

Dia kenapa?

Dia mencium sahabatnya.

Batas antara sahabat dan kekasih sangat tipis.

Itu sebabnya Bailey dan aku belum mencobanya.

Ya, itu sebabnya.

Ceritakan tentang mayat ini.

Kau ingin masuk kemari dan melihatnya?

Silahkan saja. Disini nyaman.

Korbannya pria kulit putih.

Tanpa tanda pengenal. Peluru menembus kepala.

Diseret dengan karpet dan dibuang begitu saja.

Ada jejak kaki di sini.

Kau mau ikuti jejaknya? Atau mungkin hanya pengalih?

Tolong jangan beritahu Bailey aku masuk tempat sampah.

Kau mengenali pria ini?

Maaf, Sayang. Tidak.

Tapi karpetnya aku kenal.

Aku tak akan lupa.

Kau tahu pemiliknya?

Dia di kamar 4B.

Tom Meanny.

Asal kalian tahu, hanya masalah waktu saja.

Sebelum apa?

Sebelum dia banting pintu.

Dia sangat tertutup.

Dia melakukan hal gila didalam.

Terima kasih banyak.

Ini memang gila.

Apa ini?

"FAA mengurangi populasi memakai senjata biologis."

"Fluorida digunakan dalam pengendalian pikiran"?

Aku baru tahu itu.

Karena itu tidak benar.

Dia ahli teori konspirasi.

Orang ini gila. / Benarkah, Rog?

Atau senjata biologis sudah mencuci otakmu?

Memutar balikkan fakta.

Setiap kejadian dianggap bencana.

Kau teringat orang yang mirip dia?

Aku hanya terkesan dengan kemampuan terorganisirnya.

Kau bisa mengurutkan semuanya. / Riggs.

Dia menempelkan bibirnya padamu dengan sukarela.

Apapun yang terjadi selanjutnya, aku maklumi.

Semua yang kusentuh meledak.

Dengan sikapmu itu, mungkin saja.

Hei, Rog.

Kurasa ini akan meledak.

Mungkin bukan kencan terbaikmu. / Laptopnya.

Kau lihat? Tidak semua yang kau sentuh...

Ya.

Sebaiknya kau tetap melajang.

Kau benar.

Alih bahasa : Nerdian Improved & Synced by Dincht

Lethal Weapon Season 02 Episode 09 "Fools Rush In"

Jika ingin sesi konseling, kau dua hari lebih cepat.

Aku butuh profil psikologi tersangka.

Mungkin kau mau coba kerja polisi yang sebenarnya.

Dia penyendiri, emosional dan tidak stabil,

Punya kecenderungan merusak.

Kurasa aku menemukannya.

Dan dia menyeret sepatu kotornya ke karpetku.

Itu sudah lama ada.

Tetaplah fokus, Dok.

"Delusi." "Perilaku tidak menentu."

Bisa jadi skizofrenia paranoid.

Tapi harus kutemui langsung agar tak salah diagnosa.

Masih ada lagi?

Sudah selesai.

Aku nyaman dengan hidupku sebelumnya

Lalu tiba-tiba Molly dan aku berbuat sesuatu.

Kami nongkrong, semua bagus, simpel, aku suka anaknya.

Lalu dia menciumku.

Kini semuanya berantakan.

Tidak berantakan, Riggs. Hubunganmu berkembang.

Kau tidak mengerti.

Hanya Molly bagian masa kecilku yang bukan bencana.

Lalu ada masalah Jake.

Tunggu. Jelaskan satu-satu.

Kau khawatir pada Molly atau Jake? Aku bingung.

Keduanya, Dok. Sama-sama memusingkan.

Riggs.

Jika kau ingin bilang ini adalah bencana,...

...masih banyak yang lebih parah.

Kupikir ini bukan bencana.

Pikirkanlah.

Pahami baik-baik.

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left