White Bird in a Blizzard

White Bird in a Blizzard

Scarica il sottotitolo Indonesian

Informazioni sulla release

White Bird In A Blizzard 2014 LIMITED 720p BluRay x264
Un commento di gustimor
idfl subscrew - idfl.me

Tag

BluRay
x264
720p
720
Pubblicato il: 2015-01-07
Download: 114
Sottotitoli per non udenti: Yes

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

Bu?

Kat?/ Ibu baik-baik saja?

Ya. Ibu baik-baik saja.

Kenapa Ibu berdandan?

Apa maksudmu?

Jam berapa sekarang?

Hampir jam 5.

Benarkah?

Ibu harus siapkan makan malam.

Usiaku masih 17 tahun saat ibuku menghilang.

Membuatku menjadi tak berarti tapi tubuhku, daging dan darah,

serta hormon yang memuncak.

Ibuku pergi dan meninggalkannya.

~ Burung Putih Di Tengah Badai Salju ~

Hai, Bu. Hillman. Phil ada?

Maaf tak ada, Katrina. Dia belum pulang.

Oh ya?

Seharusnya dia menjemputku di sekolah.

Aku yakin dia masih di jalan. Kau tahulah dia.

Kau mau masuk dan tunggu dia datang?

Tidak usah, bilang saja ke dia tadi aku mampir.

Pasti.

Terima kasih, Bu. Hillman.

Sama-sama.

Musim Gugur/ Musim Dingin 1988

Yah?

Apa yang Ayah lakukan?

Kau sudah bertemu ibumu?

Belum, kenapa?

Ibumu menghilang.

Apa maksud Ayah Ibu menghilang?

Ayah pulang dan Ibumu sudah tak ada.

Mungkin Ibu pergi belanja.

Mobil Ibumu ada di garasi.

Ya ampun, tak usah terlalu khawatir. Ibu pasti pulang.

Ayah hubungi semua orang. Tak satupun melihatnya.

Ayah, tak perlu khawatir. Aku yakin semuanya akan baik-baik saja.

Ya.

Aku mau ke kamar.

Ya, aneh saja. Ibu tak meninggalkan catatan atau apa pun.

Dan Ayah begitu ketakutan.

Kemana menurutmu?

Mungkin dia memang ingin meninggalkannya. Dia sudah mengancam selama bertahun-tahun.

Apa Ibumu, bertingkah aneh?

Tak ada yang lebih aneh dari biasanya.

Sebenarnya, tidak. Minggu lalu Aku pulang sekolah...

...dan melihat Ibu tidur di kamarku.

Apa?

Ya. Aneh, iya kan?

Saat terbangun, Ibu tampak seperti, bingung...

Aku rasa Ibu masih setengah sadar.

Ngomong-ngomong dari mana saja kau hari ini?

Oh, ya.

Maaf, aku main ke tempat Thomas, dan...

Dan kau mabuk.

Mungkin.

Kau ingin aku datang?

Tidak tahu, aku banyak PR yang harus dikerjakan.

Sejak kapan kau peduli dengan PR?

Ibuku belakangan ini mempermasalahkan nilai-nilaiku.

Phil, kita tak melakukan hubungan seks, selama seminggu.

Aku rindu bercumbu denganmu.

Sama di sini, sayang. Tapi, kau tahu yang mereka katakan.

Jarang bertemu membuat hati semakin kuat.

Ya.

Phil, kau di dalam?

Aku sedang telepon.

Bisa kemari sebentar, sayang?

Ibu mendengar suara aneh diluar.

Ibu memang selalu mendengar suara aneh.

Ya, aku akan datang sebentar lagi.

Aku harus pergi. Ibu ku membayangkan hal-hal yang aneh lagi.

Baiklah. Sampai nanti.

Ya.

Jadi, tak ada pesan?

Menurut Ayah kita harus hubungi polisi?

Ayah tak ingin polisi kesini dan tetangga melihatnya.

Ibumu tak akan menyukainya.

Jika kita tak mendengar kabar apapun hingga pagi hari,

Kita segera menuju ke pos polisi.

Bu?

Bu?

Bu?

Bu, Ibu kenapa?

Saat aku masih kecil, ibuku mencoba...

mengikalkan rambutku.

Kita sudah mencobanya.

Terlihat sedikit lebih berisi.

Ibu menamai aku Katrina agar Ibu bisa memanggilku Kat (Kucing),

Karena Ibu sangat mendambakan hewan peliharaan.

Kemari, Kat. Mengeong kepadaku, kitty. Ayo. Mengeong.

Meong, meong.

Nah begitu. Bagus, kucing kecil.

Bertahun-tahun, aku merasa seperti hewan piaraannya.

Kat? Kat?

Ibu?

Ibu disini, Kat. Disini.

Jangan lagi. Astaga, kau makin gemuk dalam hitungan jam.

Ibuku selalu ingin aku menjadi peri, luwes dan elegan seperti dia.

Saat aku memasuki masa puber, tubuhku berubah dalam semalam.

Sebagian besar mencair seperti aku manusia salju dibawah mentari.

Bukannya membuat Ibu makin senang...

...justru membuatnya begitu membenciku.

Kau sedang menyukai pria?/ Ya ampun ibu mengagetkanku.

Sudah berapa lama ibu berdiri di sana?

Maaf, ibu tak bermaksud membuatmu terkejut.

Bisa kau menjawab pertanyaan Ibu?

Pertanyaan apa?/ Pria tetangga. Kau menyukainya?

Apa maksud Ibu? Itu bukan urusan Ibu.

Ibu tak mencintai Ayahmu.

Ibu tak tahan bersamanya, Itulah faktanya.

Kenapa Ibu katakan itu padaku? Sana bicarakan saja ke orang lain.

Jadi tak ada catatan, ya?

Tidak ada.

Kau bilang Istrimu tak mengemasi barangnya.

Tidak, sejauh yang aku tahu Istriku menghilang.

Detektif itu kebalikan dari orang-orang seperti Ayahku, dan Phil.

Dia semacam orang yang membawa senapan, berkelahi...

Membunuh sesuatu dengan tangan kosong.

Apa dia merasa tertekan? Apa dia menjalani pengobatan, atau membicarakan sesuatu?

Dia tak akan mencoba bunuh diri, jika itu yang coba kau sampaikan.

Berita baiknya adalah,

disana tak ada yang sesuai, di rumah sakit maupun di kamar mayat.

Tak ada bukti kecurangan.

Namun, aku benci menjadi seseorang yang mengatakanmu hal ini,

Ratusan istri hilang setiap minggu.

Jika seorang wanita ingin menghilang, dia bisa.

Apa kau mau bilang, tak ada yang bisa kita perbuat?

Oh, tentu ada. Aku sarankan kau beritahu teman dan tetanggamu.

Bilang ke mereka untuk waspada.

Awasi rekening bankmu, kartu kredit, dari segala kegiatan.

Punya mesin penjawab?

Ya.

Bagus, awasi itu. Istrimu bisa saja mencoba menghubungimu.

Jangan ragu menghubungiku jika ada yang muncul.

Ayah?

Ibumu tak pernah mencintai Ayah.

Aku tak tahu harus bilang apa, Sebab aku tak bisa mengingat ibuku...

pernah menatap Ayahku dengan cara menghina.

Mungkin sejak lama.

Saat mereka masih muda, itu berbeda.

Ini sempurna, kan?

Segalanya pernah aku inginkan.

Dia tinggi, mempesona,

Seperti bintang film.

Mereka pasangan klasik orang Amerika,

Masa depan membentangi mereka seperti karpet ajaib.

Jika merapihkan rumah adalah seni, Ibuku pasti memenangkan hadiah Nobel

Tapi setelah rumah rapi, dan segala sesuatu di tempatnya,

Ibu tak punya apapun untuk dilakukan hanya kekosongan menghiasi harinya.

Dan secara bertahap, wanita yang dulunya cantik

menjadi tak lebih dari hantu, yang mencari-cari dalam badai salju.

Halo, sayang. Makan malam dengan apa?

Roti danging./ Oh, sedap.

Roti daging buatanmu adalah raungan kucing.

Kau ingat tiket yang aku beli saat undian di kantor?

Tidak juga./ Coba tebak, aku menang.

Ini panci./ Kita tak butuh panci.

Apa maksudmu? Ini barang terbaru yang orang cari.

Kau bisa membuat gulai, memanggang.

Aku tak punya waktu meributkan barang ini. Aku harus selesaikan makan malam.

Singkirkan itu. Sebelah sana, diatas kulkas.

Ayah seperti keset. Ibu memperlakukannya seperti sampah. Ayah terima saja.

Bayangkan keterkejutanku saat aku mengunjungi ayah di tempat kerjanya

dan mengetahui Ayah dijadikan perhatian.

Setiap wanita yang laluinya. Menggodanya, memainkan matanya.

Pagi, Pak. Connors. Siapa Nona cantik ini?

Pagi, Mindy. Ini Kat, resepsionis baru.

Aku tertegun.

Para wanita itu kira Ayahku seksi.

Tapi buat ibuku, Ayah selalu menjadi orang yang menyedihkan.

Pengulang ingatan yang tak tertahankan

atas kebodohan hidup ibuku.

Pernikahan orangtuaku seperti minum dari air mancur yang beku.

Begitu dingin dan merubah gigimu seperti berlian.

Begitu berat mempelajari kehidupan seks mereka yang memuakkan.

Sementara itu, ayahku memiliki laci rahasianya sendiri.

Jadi mereka terus melanjutkannya seperti itu.

Ibuku tak pernah berhasrat, jadi Ayahku onani di basement.

Selalu berpura-pura segalanya baik-baik saja.

Bahwa kami adalah keluarga yang sempurna dan memiliki kehidupan yang sempurna

Kemarikan menteganya.

Terima kasih.

Ada kalanya aku mengira Ibu akan menjadi gila.

Ibu akan mencekik Ayahku suatu malam dengan bantal.

Atau Ibu akan membakar rumah.

Tapi sebaliknya, Ibu menghilang.

Bagaimana perasaanmu?

Aku tidak tahu.

Kau tidak tahu?

Kau merindukannya?/ Tidak juga.

Ayahku membuatku bertemu psikiater karena Ayah kira...

Aku perlu memproses perasaanku mengenai hilangnya Ibuku.

Masalahnya, Aku tak merasakan perasaan itu.

Dr. Thaler mengingatkanku sebagai aktor yang memainkan terapi.

Dan saat kami menjalani sesinya, Aku merasa seperti aktor yang memainkan diriku sendiri.

Aku mengalami mimpi aneh belakangan ini.

Aktor yang buruk./ Melakukan tugas yang sia-sia.

Seperti, aku berkendara melalui jalan berkelok ditengah badai salju.

Aku tak bisa lihat apapun, Salju ada dimana-mana.

More Indonesian subtitles for White Bird in a Blizzard

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left