Le prime 180 righe.
MUSIM KEDUA
LINGKARAN MOSH
Kenapa mereka ada di sini?
E-En?
Ti-Tidak mungkin. Kamu masih hidup?
Dasar sialan, berhenti pura-pura tak tahu!
Kalian membunuh En dan mengambil kepalanya, kan?
En sudah mati. Itu boneka.
Alat yang membawa kami ke yang asli.
Begitu. Jadi kepalanya ada di ruangan itu.
Berarti bos Mata Silang juga ada di dalam?
Bagaimanapun, sebagai pembersih Keluarga En,
aku
akan membunuh kalian semua!
Dokuga!
Ton!
Dasar Noi.
Sudah kubilang hati-hati dengan serangan mereka.
Gawat, sihir!
Aku akan menyegelnya!
Menghindar itu mudah kalau tahu arah sasaran.
Cepat kabur lewat sini!
Oi, Ton!
Sekali lagi.
Bodoh.
Ton, Saji!
Kamu hidup kembali? Dasar monster!
Ushishimada!
Natsuki, panggil Bos.
Cepat...
Baik.
Noi, sisanya kuserahkan padamu. Aku akan mengikuti boneka itu.
Baik!
Masukkan yang dicincang ke dalam tas.
Hah?
Hm?
Tidak ada orang di sini.
Mereka sudah keluar?
En...
Apa ini?
Ada lubang di kepalanya?
Kamu cukup gigih, ya?
Ayo, kenapa diam saja?
Pergerakanmu mulai lamban.
Apa kita akhiri sekarang saja?
Dokuga!
Pakai ini!
Hah?
Sudah kubilang ini berakhir.
Bos...
Mereka semua melakukan hal yang sia-sia.
Dokuga!
Apa semua baik-baik saja?
Aku harus cepat menemukan Bos!
A-Apa dia Bos?
Eh, En?
He-Hentikan!
Kamu kehilangan banyak darah! Bagaimana ini?
Apa dia melakukan operasi pada dirinya sendiri?
Ba-Bagaimana ini?
Kalau begini...
Haru, kamu serius tahu Shin dan yang lainnya di mana?
Ya, itu hal mudah.
Tapi, ini membosankan. Tak ada tantangan.
Kita sampai.
Pemimpin Mata Silang... Apa itu kamu, Ai?
PENYEMBUHAN A+
Silang di matanya berbeda dengan kami.
Itu seperti tanda lahir.
Anu, namaku Natsuki.
Senang bertemu...
Namaku...
Kai.
Noi, sudah selesai?
Ya, sudah!
Yang ini tak kucincang, langsung kumasukkan ke tas.
Oh, ya sudah.
Senior, kita tak akan membunuh mereka, kan?
Kita bisa membunuh mereka kapan saja.
Ada banyak hal yang ingin kutanyakan pada mereka.
Oh, iya, di mana bonekanya?
Ini seperti enam tahun lalu.
Suasana ini seperti
di Hole.
A-Apa?
Asap? Sihir?
Mu-Mustahil!
Ini... sihirnya En...
Be-Begitu.
Itu kamu.
Kamu...
Ketemu.
Wah, tempat ini kacau.
Ah!
A-Ada apa, Haru?
Aku baru memikirkan lagu yang bagus. Dengarkan, ya.
Se-Sekarang?
Kali ini, aku pasti akan mengambil semuanya darimu.
Sama seperti kamu merenggut nyawaku.
Jangan nyanyikan lirik seperti itu. Bilang saja langsung!
Lagu iblis!
Ah.
Ada apa, Hayes? Kamu tidur?
Mengejutkan.
Kalau begitu, ayo pulang.
Bo-Bos.
Ini!
Satu bulan kemudian,
keluarga En hancur.
AWAL
KABAR MATA SILANG
Fukuyama!
"Satu bulan setelah pembunuhan En,
wastunya yang besar diambil alih oleh Mata Silang.
Setelah kehilangan bos hebat mereka, keluarga En melemah dengan cepat,
dengan anggotanya, termasuk para pelayan, berhamburan."
- Kembali bekerja, Bodoh! - Aduh!
Tapi Bos juga penasaran, kan?
Belum lama ini kita jualan kue di sana.
Justru itu yang membuatku makin kesal.
Padahal jualan kita mulai berjalan sangat baik.
Bahas soal Mata Silang, apa yang terjadi pada Caiman, ya?
Iya.
Kalau soal dia, pasti selamat dan sedang di tempat lain.
Ah, Dokuga!
Sedang apa di tempat seperti ini?
Aku bawa barang yang diminta Bos,
tapi dia tak mengizinkanku masuk.
Bos ada di ruangan ini?
Ya, jangan mengganggunya saat dia melakukan sesuatu sendirian.
Kamu sendiri sedang apa?
Saji memintaku mengumpulkan semua barang berharga di wastu.
Tapi, masih banyak yang tersisa.
Se-Sebanyak itu?
Dokuga.
Mata Silang kaya sekarang. Kaya!
Kaya?
Oi, Dokuga!
Ini barang tambahannya.
Wastu ini terlalu luas. Kita butuh peta.
Ushishimada, Saji, sudah selesai bersih-bersih?
Belum mulai.
Mayat bawahan En yang menolak saat kita mengambil alih tempat itu
masih tergeletak.
Apa isi kotak ini?
Apa, mau lihat?
Ya.
Aku baru periksa masing-masing mayat ini,
tapi aku tak melihat para petinggi.
Kedua Pembersih juga hilang.
Bos tak terkalahkan sekarang.
Ini bukan masalah besar.
Oh, iya, aku menemukan sesuatu yang luar biasa!
Ada di ruangan itu!
Emas batangan!
Eh? Reaksi kalian biasa saja.
Hei, aku menemukan sesuatu yang luar biasa!
Stok kebutuhan sehari-hari dalam jumlah besar!
- Wah! - Hebat!
Begitu! Jadi ini rasanya kaya!
Hei, standarmu aneh sekali!
Apaan ini?
Itu pintu yang mengarah ke Hole.
Digunakan orang-orang yang tak bisa buat pintu dengan sihir.
Jadi ini...
JAMUR
Jamur!
Su-Sudah pagi?
Jam sialan.
Menyebalkan.
Tapi, aku tak bisa membuang barang yang masih berguna.
Dokuga! Kemari, ini darurat!
Sekarang, di luar gerbang wastu.
Biarkan aku masuk!
Aku ingin bertemu Bos!
Serius? Mendadak seperti ini?
Dasar para oportunis.
Kita harus bicarakan ini dengan Bos.
Aku juga berpikir begitu dan mencoba mencarinya, tapi dia tidak ada.
Hah? Lagi?
No comments yet. Be the first to leave one.