Le prime 200 righe.
Aku harus menggila agar kau memperhatikanku.
Hei.
Ayo kita pergi ke gunung.
Ada kesan misterius, seperti katamu.
Di mana Si Woo?
Si Woo!
- Si Woo! - Nyawa seorang anak
mungkin terancam.
Maksudmu korban bernama Kang Woo Hyun dalam fail ini
adalah pembawa berita itu?
Ya, benar.
Kita harus berusaha keras selama waktu kritis.
Siapa dalang semua ini?
Kau penasaran dengan kelanjutannya, bukan?
Ayo. Permainan sudah dimulai.
Si Woo, Ayah akan menyelamatkanmu.
Astaga!
Bagaimana ini?
Minggir.
Detektif Bae.
Detektif Bae!
Cepat!
Adakah dokter di sini?
Cepat panggil dokter!
Detektif Bae.
Detektif Bae!
"Sedang operasi"
Astaga.
Detektif Ko!
Detektif Ko.
Apa yang terjadi?
Entahlah. Aku masih menunggu.
Kemari.
Bagaimana operasinya, Dokter?
Kurasa aku
melihat sesuatu yang aneh.
Tim olah TKP sedang berada di lantai atas.
Bisakah kalian ke sana?
Mau ke mana?
Kematian detektif menyedihkan pun berhak segera diselidiki.
Hei, Detektif Ko.
Kenapa tidak direkam?
Listrik di lantai 7 dan 8 sempat padam sejenak.
Beberapa peralatan di sana membutuhkan daya yang besar.
Ini sering terjadi.
Bukankah rumah sakit punya sumber daya listrik sendiri?
Memang punya.
Tapi itu daya listrik untuk IGD dan operasi saat darurat.
Di area ini tidak begitu.
CCTV di lorong tidak akan menerima daya listrik itu.
Coba kulihat.
Pak Jang, bukankah ini darah?
Coba kulihat.
Katamu ada luka di kakinya?
Kurasa ini penyebabnya.
Begitu rupanya.
Hei.
Detektif Ko, kau mendengar erangannya di telepon, ya?
Ya, aku mendengarnya.
Tapi setelah lama berhenti merokok,
lalu merokok lagi, biasanya perokok akan pusing.
Seharusnya dia hati-hati.
Kami mencari bekas sidik jari di kenop pintu,
tapi hanya ada bekas sidik jari Detektif Bae.
Jika DNA Detektif Bae ditemukan di rokok ini,
kasus ini terpecahkan.
Astaga, dasar Detektif Bae.
Apa-apaan?
Autopsi saja belum.
Kenapa buru-buru menyimpulkan?
Apa? Autopsi?
Rekan detektif kita meninggal.
Bukankah sewajarnya dia diautopsi?
Bukan begitu?
Ditambah lagi, sebelum Detektif Bae mati,
dia mengaku melihat sesuatu yang aneh.
Lalu listrik di lantai 7 dan 8 padam saat dia meninggal.
Bukankah terlalu janggal
jika dianggap kebetulan?
Jadi, apa teorimu?
Pelaku yang memburu pembawa berita itu kemari,
memadamkan listrik di rumah sakit,
dan menyerang Detektif Bae yang mendapatkan petunjuk.
Mereka membunuh Detektif Bae karena intuisinya yang tajam?
Kau kambuh lagi?
Aku muak mendengar delusi.
Man Ho.
Beberapa jam lalu, kita makan bersamanya,
tidur bersama, dan kini dia mati!
Bahkan walau kemungkinannya hanya satu persen,
kita harus mencari tahu faktanya.
Aku sudah pusing. Bekerjasamalah!
Jangan menyulitkan.
Apa?
Apa kepala kepolisian menyuruhmu menyelesaikan kasusnya diam-diam?
Dia tidak ingin ada keributan karena ini melibatkan figur ternama?
Polisi menginvestigasi,
tapi harus diam-diam hingga kita bertindak bodoh.
Begitukah?
Begitukah?
Sudah beres. Tidak usah kemari.
Akan kuurus sisanya.
"Episode 2, Muka Dua"
Ya, ini Letnan Yoon Seo Young.
"Kepolisian Metropolitan Seoul"
Memalukan sekali.
"Rahasia"
Aku kegerahan setelah joging.
Pertimbangkan tempat jika kau bau keringat
dan mau melepas baju begitu.
Apa keberadaanku tidak penting bagimu?
Pikirmu salah siapa aku joging di akhir pekan
setelah dua bulan tidak libur?
Memang kesibukanmu itu salahku?
Astaga.
Tutup tirainya!
Kamar mandi itu dibangun untuk membersihkan darah, bukan keringat.
Katanya kau ditawari membintangi iklan?
Itu alasanmu berolahraga?
Bentuk tubuhku sudah indah.
Tujuanku bukan mempercantik diri.
Kau tidak tahu bahwa joging bisa mengatasi kesedihan?
Seumur hidupku,
aku hanya pernah melihat pembunuh lompat tali memakai usus.
Tidak kusangka aku akan menyaksikan itu di TV.
Memang itu tidak menarik?
Tentu saja menarik.
Berkat kau, perhatian terhadap kita dan pendanaan meningkat.
Lalu apa masalahnya?
Aku khawatir kesulitan memerintahmu nanti.
Aku hanya mandi sebentar agar bisa kau perintah lagi.
Ada kasus apa?
Tadinya aku juga tidak berniat memanggilmu.
Apa itu? Coba kubaca.
Kasus ini diembargo.
"Embargo: Larangan menyiarkan berita hingga waktu tertentu"
- Gangwon-do? - Ada figur ternama yang terlibat.
Mereka merahasiakannya untuk menghindari kegemparan.
Kang Woo Hyun?
Bagaimana ini bisa terjadi?
Tadi pagi, seorang anonim mengunggah fail investigasi
ke situs kepolisian selama tiga menit.
Detektif yang bertugas meninggal karena kecelakaan.
Kepolisian Gangwon cemas kasus yang diembargo terbongkar.
Mereka ingin menutup kasus detektif itu tanpa kejelasan
dan menangani kasus ini diam-diam.
Sudah mengerti alasanku memanggilmu?
Ini keahlianmu.
Semua kerja kerasmu membuahkan hasil.
Berhati-hatilah.
Baik.
Kenapa kau kemari?
Tidak ada pemimpin pemakaman. Mau bagaimana lagi?
Keluarga dia hanya ayahnya.
Ayahnya pingsan saat mendengar kematiannya.
Omong-omong, kaukah anonim yang mengunggah kiriman itu?
Jika aku yang bertindak, tidak akan tanggung-tanggung.
Akan kubeberkan langsung ke media.
Baiklah.
Lakukan autopsi, investigasi, dan apa saja sesukamu.
Tapi apa kau tidak mencemaskan nyawa keluarga Kang Woo Hyun?
Kau polisi.
Polisi harus paham mana yang harus diprioritaskan.
Sikapmu begini karena kasus ini terkait Kang Woo Hyun?
Karena peristiwa masa lalu itu?
Ini masalah politik.
Setelah pensiun tahun ini,
Kepala Kepolisian Gangwon berencana
untuk menjadi kandidat pemilu.
Kasus Kang Woo Hyun ini kasus besar.
Jadi, dia merahasiakannya dari markas besar.
Dia ingin memecahkannya sendiri dan menjadi sorotan media.
Tapi terjadi kasus Detektif Bae.
Markas besar bertanya, "Kalian bisa urus sendiri?"
"Kami bisa membantu."
Kini kepala kepolisian kita terjangkit penyakit politik
yang jauh lebih seram daripada rabies.
Dia menggonggong ke semua orang yang berani mencampuri kasusnya.
Begitulah rumornya.
Astaga.
Letnan Yoon, mari kita bekerja sama.
Terima kasih.
Dia cantik, bukan?
Ternyata dia lebih cantik aslinya daripada di TV.
- Siapa dia? - Kau tidak tahu?
Maskot Kepolisian Metropolitan Seoul.
Tahu pembunuh berantai yang mengincar anak-anak itu?
Dia pemrofil yang menginterogasinya dan berhasil membuatnya mengaku.
- Lantas? - Setelah itu,
jumlah pelamar wanita ke kepolisian meningkat 20 persen.
Baik.
Dia kemari.
Kenalkan. Dia datang dari Seoul untuk membantu penyelidikan,
Letnan Yoon Seo Young.
Salam kenal.
Seperti kataku,
aku akan menyelidiki kematian Detektif Bae.
Mereka semua anak buah si anjing.
Salam kenal.
- Salam kenal. - Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.