Le prime 162 righe.
Bagus! Kau sudah memulainya.
Aku mencuri beberapa suku cadang dari tempat Michael.
Kuambil secara acak, jadi mungkin tak pas.
Wah, banyak yang kau ambil!
Kau yakin ini tak apa-apa?
- Kau serius, 'kan? - Apa?
Kau serius soal mencari jalan menuju Histoire?
Aku serius.
Kalau begitu, andai kau bertemu Ideal lagi,
ini yang kunamakan "Rencana Perombakan DAISYOGRE".
Gunakan sesukamu!
Jika temukan harta karun di Histoire, kau bisa ganti dua kali lipat!
Setuju.
Bagus.
Di mana Mystere dan Noir?
Mystere pergi ke Kartago dengan Maria.
Kartago? Mereka kembali ke bandariksa itu?
Kau yakin kita bisa memakainya? Itu rongsokan kuno.
Tentu saja. Beberapa bagian masih dalam kondisi bagus.
Pasti masih ada sisa bahan bakar.
Begitu...
Harus kuakui, aku tak mengira bantuan sebanyak ini darimu.
Mendadak saja aku ingin ke sini.
Omong-omong, aku ingin bertanya sesuatu.
Kenapa kau mau pergi ke luar angkasa
sebelum keberadaan Histoire dikonfirmasikan?
Apa untungnya bagimu?
Kau tak mau melihatnya?
Tak ada yang pernah melihat pemandangan dari atas.
Hanya itu alasannya?
Apa itu tak cukup?
Ada pepatah dari zaman kuno.
"Sesuatu menyerbu tempat yang ditakuti malaikat."
Apa sesuatunya?
Aku tak ingat.
Orang berkembang seiring interaksinya dengan dunia.
Master.
Sungguh? Mystere membantu Maria?
Bagaimana dengan Noir?
Sebenarnya aku tak melihatnya sejak dia pamit tadi pagi.
Di mana Ciel?
Dia masih belum menerima kenyataan bahwa dia berada di dalam tubuh Ciel.
Keadaan ini sudah berlangsung seminggu.
Tak mungkin semudah itu membuatmu berubah pikiran.
Tapi bukankah Noir yang memutuskan untuk kembali?
Meskipun begitu...
Aku tak tahu cara membantu Noir memulihkan kekuatannya.
Dukung saja dia.
Apa?
Noir mencari jati dirinya.
Ke mana pun tujuannya,
kau harus mendampinginya.
Kau benar. Aku bisa melakukan itu.
Baiklah! Hampir waktu makan siang. Mari makan.
Aku sedang sibuk.
Kami akan bawakan sesuatu untukmu.
Terima kasih.
Dukung dia...
Ciel.
Kau kembali!
Maaf mengganggumu, bisa ambilkan kunci pas nomor sepuluh?
Ini dia.
Terima kasih...
Apa?
Aduh!
- Ceroboh, sedang apa kau? - Itu sakit.
Aduh.
Hei!
Tokio? Kau kembali?
Apa yang kau lakukan di Amasia kemarin?
Aku pernah bilang akan ceritakan kisah dari zaman dulu.
Apa?
Aku tahu sudah lama, tapi aku akan memenuhi janjiku.
Acara Spesial SIARAN LANGSUNG - CIEL
ACARA DIBATALKAN
"Dibatalkan"...
Bunga.
Ada apa?
Tak apa-apa.
Kukira Ciel telah kembali.
Maafkan aku.
Untuk apa kau minta maaf?
Kudengar Ciel melakukan perjalanan lagi.
Ibuku dan aku menanam bunga ini
dari benih yang kami temukan di reruntuhan.
Kami ingin memberikannya kepada Ciel di konser.
Indah sekali.
Ya.
Tapi tampaknya aku tak bisa memberikannya kepada Ciel.
Ibuku dan aku sungguh menantikan pertunjukannya berikutnya.
Maafkan aku.
Kenapa kau minta maaf lagi?
Aku sungguh ingin mendengar lagu-lagu Ciel lagi.
Apa yang harus kumimpikan?
Haruskah mimpiku sama seperti mimpimu?
Di sanalah suara aslimu terdengar Dan aku ingin mengetahuinya
Jika kau tersesat di malam tanpa akhir
Dan kau tak bisa temukan jalan keluar
Bisikkanlah namaku
Dan aku akan hadir di sisimu
Itu sungguh luar biasa!
Suaramu sungguh bagus!
Aku hanya meniru Ciel.
Tak mungkin!
Aku ingin mendengar kau menyanyi lagi.
Aku yakin semua juga akan menyukainya.
Nyanyianku?
Aku tak tahu kau lahir di Amasia.
Juga kau dan Topeng Hitam...
Ya,
aku pergi untuk menyusup ke Ideal.
Kukira aku bisa membujuk Macht, Topeng Hitam.
Beri salam pada Topeng Putih!
Apa?
Aku membuat semua persiapan hanya untuk mencoba memahami pria itu,
tapi dia tak menganggapku serius.
Tentu saja tidak.
Kurasa tak akan berhasil.
Kau tampak sedang banyak pikiran, Tokio.
Kenapa?
Sebagai muridmu, aku belajar banyak darimu.
Ada satu hal yang terpenting.
Sungguh? Coba katakan.
Bukan apa yang bisa kau lakukan, tapi apa yang kau ingin lakukan.
"Mereka yang sungguh ingin jadi Drifter terjadi seiring waktunya sendiri."
Aku tak pernah melupakannya.
Kanata...
Terlalu canggung untuk masuk.
Tapi sup babi sintetis ini akan dingin!
Noir?
Terima kasih, Kanata.
Kau benar sekali.
Aku sudah memutuskan.
Tapi aku punya satu permintaan.
Bisa ayunkan pukulan ke arahku?
Apa? Kenapa?
Aku harus kobarkan semangat bertarung sebelum lakukan rencanaku.
- Tapi... - Ayolah!
Kau yakin?
Ini dia...
Apa itu?
Aku nyaris tak merasakannya!
Kau belum
mencapai potensi penuh sebagai Drifter, ya?
Baiklah.
Tunggu, Kanata.
Bagaimana dengan ini?
berlanjut
Permainan Selesai
Maafkan aku, Tokio!
Kau tak apa-apa?
Aku merasakannya.
Andai aku bisa melupakan masa lalu seperti ini dengan yang lain.
Ulah nakal apa yang kalian lakukan?
Tokio, kau kembali.
Kurasa begitu.
Kau berhasil melakukan rencanamu?
Sayangnya tidak. Tapi kurasa aksi sungguhan dimulai sekarang.
Kanata.
Noir!
Aku ingin bicara hal penting denganmu.
Sungguh?
No comments yet. Be the first to leave one.