Le prime 149 righe.
Ada kejadian yang tak bisa kulupakan.
Itu terjadi saat aku masih kelas satu SMP.
Saat pulang sekolah.
Tiba-tiba hujan turun.
Tiba-tiba hujan, ya?
Ya.
Tanaka, apa kamu mau pergi ke festival?
Entah Yumi mau pergi atau tidak.
Apa aku ajak dia saja, ya?
Pakai ini.
Nanti kamu bisa sakit.
Keringkan dengan itu.
Baju olahraga?
Tenang saja, aku baru memakainya sekali.
Tenang saja, aku baru memakainya sekali.
Ha? Kamu sudah memakainya sekali?
Tak masalah, aku akan pakai ini.
Pakai saja.
Terima kasih.
Kelas Tanaka berada di samping kelasku.
Dia itu pendek dan cara bicaranya lembut sekali.
Seperti seorang cewek.
Terima kasih.
Kamu mau pergi ke festival musim panas?
Ha?
Apa kamu sudah punya janji dengan temanmu?
Belum.
Jam tujuh!
Di jam dinding Taman Sankaku.
Hei!
Apa kamu mau pergi dengan Tanaka?
Kenapa diam saja? Beri tahu aku!
Jangan menyebalkan begitu!
Itu sebabnya aku benci cowok!
Aku sangat membenci cowok!
Aku sangat membenci cowok!
Jam tujuh di jam dinding Taman Sankaku.
Aku menunggu dan terus menunggu. Namun, Tanaka tak pernah datang.
Ha? Tanaka pindah sekolah?
Ya, aku dengar setelah liburan musim panas ini.
Dia tak bilang apa pun padaku!
Ha? Naitou juga?
Dia itu kikuk dan pemalu
serta ragu-ragu.
Dia selalu terlihat seperti meraba sesuatu.
Namun, aku sangat mencintai Tanaka.
Sampai saat ini, Tanaka selalu punya tempat di sudut hatiku.
Kadang aku berpikir,
aku ingin kembali ke hari itu.
Sudah tiga tahun berlalu.
Aku, Futaba Yoshioka
sudah bisa melupakannya.
Ibu! Aku telat, nih!
Saat ini aku di kelas satu SMA di caturwulan ketiga.
Gawat!
Futaba, selamat pagi.
Ya!
Pagi, Chie!
Ini kukembalikan. Terima kasih.
Ya.
Serius, nih? Cewek itu harusnya jaga barangnya dengan benar.
Kamu ini tak feminin sekali.
Yang penting jangan panggil aku bodoh.
Aku sengaja melakukan ini.
Dasar, Futaba.
Namun, Futaba suka hal yang seperti itu.
Selamat pagi, Asumi!
Beda dengan dia.
Makita, selamat pagi.
Selamat pagi.
Apa yang dilihat cowok-cowok dari dia itu?
Kalau lihat wajahnya, dia tak begitu cantik.
Mungkin karena aura yang dia miliki.
Yuuri Makita.
Apa dia tak terganggu dengan hal ini?
Semua cewek di kelas ini membenci dia.
Dia selalu saja dijauhi.
Futaba membuatku kesal.
Aku tak tahan dengan hal itu saat aku kelas tiga SMP.
Aku tak mau sendiri lagi.
Jadi, aku buat keputusan.
Saat masuk SMA, aku ingin mengulang semuanya,
dan membuat seorang Futaba yang baru!
Jadi, cewek-cewek lain tak ada yang membenciku.
Kukurangi sifat femininku, terus, terus dan terus.
Aku lapar sekali. Ayo makan!
Kamu jajan banyak sekali.
Kamu ini hebat juga selalu begini setiap hari.
Tanaka!
Mau permen karet?
Panggil aku "Pak Guru".
Mau, tidak?
Mau.
Mungkinkah ini cinta.
Ha?
Mencurigakan!
Padahal bilangnya tak suka cowok, tapi langsung tertarik saat lihat Pak Tanaka!
Itu tak mungkin.
Bercanda!
Kamu itu tak cocok dengan yang namanya cinta, Futaba.
Ya, itu tak mungkin.
Menurutmu Yoshioka dari kelas dua cantik, tidak?
Tidak! Jangan bilang begitu.
Ya, tapi Yoshioka itu...
Lihat ini!
Hei!
Apa yang kaulakukan?
Agak susah didekati.
Benar.
Kamu tak dengar apa kata mereka?
Kalau kamu agak kelihatan manis,
pasti akan populer di kalangan para cowok.
Ha? Memangnya aku harus peduli dengan hal itu?
Aku ini tak cocok di kalangan para cowok.
Selama aku memiliki kalian, aku tak peduli dengan cowok—
Roti yang tak menarik.
Tanaka?
Futaba, ayo pergi.
Aku lupa beli sesuatu.
Ha?
Maaf, kalian pergi duluan saja.
Suara itu... Tinggi badan itu...
Tak salah lagi.
Namun, aku tak lihat wajahnya.
Namun, kenapa aku menganggap dia itu Tanaka?
Mabuchi!
Mabuchi! Kamu mau ke kantin?
Mabuchi?
Aku juga!
Ternyata bukan.
Syukurlah, aku tak memanggilnya.
Tanaka palsu.
Saat mata kami berdua saling lirik, dia tersenyum, 'kan?
Sepatu sekolahnya warna biru.
Jadi, dia kelas satu sama sepertiku.
Namun,
kenapa aku mengira kalau dia Tanaka?
Bukannya aku mau menguntit.
Rumahku di daerah sini!
Sial!
Maksudku, aku memang tak ingin mengikuti dia.
Aku pulang juga lewat jalan sini.
Berarti...
Cowok ini tinggal di dekat daerah rumahku.
Tiba-tiba hujan, ya?
Sudah kuduga!
Sudah kuduga!
Sudah kuduga!
Ta...
No comments yet. Be the first to leave one.