最初の200行です。
Kau masih penasaran dengan mobil itu?
Ya.
Ketika pergi ke bengkel,
aku melihat jaket teknik di dalam mobil.
Itu pasti milik Avengers.
Keluarlah!
Di mana kau?
SEBELUMNYA
Apakah kita lebih dari sekadar bos dan bawahan sekarang?
Sudah lama hal itu terjadi. Hanya kau yang tidak menyadarinya.
- Ayo. - Berikan gelasmu.
- Itu saja? Takut minumannya habis? - Ini gelas pertama.
Coba kulihat.
Bawa ke sini.
Yang ini manis.
- Kini kau menjadi profesional. - Ya.
Kau belum dapat sama sekali, ya?
Ini dia.
Kini giliran si pria tampan.
Ayo bersulang dulu.
Kalian, serius…
Hei.
- Pelan-pelan. - Aku bisa jalan sendiri.
Tidak bisa.
- Di mana yang lainnya? - Hampir sampai. Tunggu sebentar.
Lepaskan sepatumu.
Puifai, ayolah.
Astaga, sudah?
Ayo.
Baiklah.
Tidurlah.
Aku akan minta Time membangunkanmu.
- Apa? - Aku akan minta Time membangunkanmu.
Mimpi indah.
Puifai.
Apakah lukamu masih terasa sakit?
Tidak lagi.
Seseorang merawatku dengan baik.
Baiklah, Inspektur,
mulutmu cukup manis.
Aku baru saja memeriksa apakah benar-benar manis.
Kau sangat berbeda di ranjang
dibandingkan saat kau bekerja.
Hei, tapi aku menyukainya.
Mau ke mana kau?
Ini masih dini hari.
Aku akan melakukan detoksifikasi setelah bekerja.
Aku telah bekerja keras, jadi, sudah waktunya istirahat.
Seseorang sepertimu
bisa beristirahat?
Ayo berlomba.
Yang kalah, push-up seratus kali.
Jangan meremehkanku.
Aku adalah juara saat SMA.
Ayo.
Tiga, dua, satu.
Naiklah.
Yang kalah, push-up seratus kali.
Aku tahu.
Aku tidak main-main.
Aduh!
Hei! Kau baik-baik saja?
Aku hanya ingin menggodamu.
Aku ingin melihat apakah ada yang peduli.
Jika sesuatu benar-benar terjadi kepadamu,
aku tidak akan membantumu lagi.
Bisakah kau tahan melihatku terluka?
Kau banyak bicara.
Kau tidak pernah tahu bagaimana caranya beristirahat.
Aku akan mengajarimu.
BABI PANGGANG
Halo, Bibi.
Halo.
Kau kembali lagi?
Awasi tokonya untukku. Aku akan segera kembali.
- Hei, Bibi! - Aku akan kembali.
Lagi?
Yang benar saja…
Sejak aku pindah ke sini,
tempat ini adalah yang terbaik.
Tapi dia selalu meninggalkan toko untuk bergosip dengan Bibi Fai di sana.
Karena aku mengawasi tempat ini, aku harus dibayar.
Apa yang kau lakukan, Inspektur?
Itu daging babi berlemak.
Aku mengkhawatirkanmu.
Khawatir?
Sepertinya tidak begitu.
Kau hanya ingin memakannya.
Apakah enak?
Lumayan.
Mau nasi ketan?
Tentu.
Berhentilah menggoda pacarmu.
Sepuluh tusuk satai dan tiga nasi ketan.
Ya.
- Sepuluh tusuk satai? - Sepuluh.
- 130 baht. - Oke, memindai.
Oke.
- Enam? - Tiga?
Tiga? Dua ketan?
Tolong tunggu sebentar.
Ada dua.
Ini yang pertama.
Tidak.
Aku tidak mau.
Baiklah, yang terakhir.
Sepertinya kau akan menyukainya.
Oke.
PILIH FORMAT
Ayo.
Oke, cetak.
Oke.
Aku juga punya.
Aku menyimpan dua di sini.
Bagaimana? Lucu, bukan?
Cukup lucu.
Halo, Letnan?
Apa yang dia lakukan di sana?
Waktu detoks telah berakhir.
Sesuatu telah terjadi.
Kita harus pergi ke TKP sekarang.
TKP siapa?
Time.
Sial. Apa ini?
Kau akhirnya bangun.
Bukankah kau menyuruhku untuk menangani Jay,
menyingkirkan mobilnya, lalu membiarkanku pergi?
Membiarkanmu merekam orang lain dan menjual klipnya?
Aku tidak akan melakukannya lagi.
Maafkan aku.
Maaf?
Apakah meminta maaf akan menghapus perbuatanmu?
Aku minta maaf!
Tahukah kau betapa menderitanya para korban atas perbuatanmu?
Aku akan melakukan apa saja.
Tolong jangan bunuh aku!
Setelah kasus ini,
aku mungkin mengundurkan diri dan kembali.
Aku tidak mengizinkannya.
Kita sudah bukan bos dan bawahan sekarang.
Ke mana pun kau pergi, aku ikut.
Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan.
Bahkan jika aku tidak mengundurkan diri,
kasus ini bisa membuatku dipecat.
Tidak, aku tidak akan mengizinkannya.
Tidak usah dibahas lagi.
Omong-omong, Cherreen dan Tonkla bilang Time itu cabul,
diam-diam merekam orang, dan menjual klipnya secara daring.
Orang-orang di geng itu juga menjadi korban?
Ya,
itu berdasarkan ucapan Tonkla.
DATA PENDAFTARAN SIPIL THANWA POTHISIRANUN
Lepaskan!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Lepaskan!
Lepaskan!
Lepaskan aku!
Kami melacak Time, dan ternyata dia tidak pulang.
Itu aneh.
Ini mobil yang sama yang kulihat di bengkel Tonkla.
- Lepaskan aku! - Diam!
Klip ini…
akan menjadi yang terpanas, momen paling menarik dalam hidupmu.
Lepaskan!
Lepaskan!
Lepaskan!
Tolong!
Tolong!
Tolong!
Tolong!
CABUL
Hei!
Kau bisa tahan?
Ya, Inspektur.
Tankhun, bagaimana perkembangannya?
Bagaimana perkembangannya,
dr. Tankhun?
Seperti yang kau lihat,
korban tewas seketika dari luka tusukan ke leher.
Aku mendeteksi baunya juga merupakan zat yang mudah menguap.
Kami akan mengirim jenazahnya untuk diautopsi dan tes substansi.
Kita akan lihat apakah substansinya sama seperti pada kasus-kasus sebelumnya.
Oke.
Setelah forensik selesai di sini, kau bisa membawa jasadnya.
Ya.
Kau di sini juga, Kapten?
Aku pikir kau akan membiarkan Kamin datang sendiri seperti terakhir kali.
Dokter, panggil dia "Inspektur".
Kenapa memanggilnya Kamin?
Kau tidak pernah menggunakan nama panggilanku.
Aku tak berusaha untuk mendekatimu, Kapten.
Tapi jika kau mau aku memanggilmu "Jade", aku bisa.
Menurutku…
Dokter, jika ada perkembangan, segera beri tahu kami.
- Ya. - Aku serahkan kepadamu.
Aku duluan, Kamin.
Inspektur.
TIME JUJUR ATAU TANTANGAN
JUJUR
No comments yet. Be the first to leave one.