Cryo

Cryo

Indonesian 字幕をダウンロード

リリース情報

Cryo-2022-720p-1080p-WEBRip-x264-AAC-[YTS MX]
解説: rhaindesign
kampungcinema

タグ

webrip
web
x264
720p
720
BRip
1080
TS
YTS
公開日: 2022-06-25
ダウンロード: 30
聴覚障害者向け: No

Indonesian字幕のプレビュー

最初の200行です。

Kau tahu cerita Alkitab pertama yang kudengar waktu kecil?

Lazarus, bangkit dari kematian.

Setelah itu, aku selalu berharap menghidupkan Ibu kembali.

Tentu saja itu tak pernah terjadi.

Tapi kuingat secercah harapan pertama...

mungkin seseorang akan berhasil.

Aku tak akan menyakitimu.

Kau siapa?

Tak apa... ayo.

- Siapa namamu? - Namamu?

Kami tak tahu.

Tak ada yang tahu?

Kami dengar tembakan.

Apa yang kau lakukan?

- Kau siapa? Aku di mana? - Kau terbaring di ranjang beku, bodoh!

Ranjang beku?

Seperti dalam cryonics? Pengawetan manusia jangka panjang.

Aku ragu awalnya, tapi aku ikut membangun kapsul beku.

- Untuk apa kita membangunya? - Kami harus menguji ranjang beku.

Jika kita kerja sama, pasti ada yang bisa dikerjakan.

Aku bahkan tak ingat namaku.

Selain amnesia, kalian alamai efek samping lain?

Bukankah seharusnya ada yang memeriksa kita di sini?

Untuk beri tahu jika tes ini berhasil, dan membantu kita mengingat sesuatu?

- Mungkin Penemu membangunkan kita. - Penemu?

Dari mekanik ranjang beku. Dia rekanku.

Dia akan membangunkan kita dan mengevaluasi eksperimen.

- Dimana dia? - Mungkin mesinnya rusak.

- Mustahil. - Kenapa?

Karena aku yang bangun.

Ada yang dengar itu? Goresan...

Tak ada daya, mungkin itu yang membangunkan kita.

Bukan. Kapsul beku harus dibuka secara manual.

Pasti ada sumber listrik lain...

...jika kapsul itu tak berfungsi, kita akan mati.

Kau ingat cukup banyak.

- Kami dengar tembakan. - Kenapa menurutmu aku lari berlindung?

Kulihat bayangan bergerak saat aku bangun.

Kudengar sesuatu... kedengarannya seperti tikus.

Tentunya Penemumu itu tak bermaksud bangunkan kita dengan tembakan?

Mungkin sebaiknya kita pergi...

Tetap di sini. Dia akan datang. Ayo kita istirahat.

Bukankah kita sudah cukup tidur?

Andai saja kuingat sesuatu...

Ingatan kita akan kembali. Perasaan kita hanyalah apa...

...tak bisa diandalkan.

Jangan percaya apa pun yang kalian lihat.

HARI PERTAMA

Kutemukan ini.

Penemu belum datang.

Ada yang ingat nama?

Ayo kiya menjelajah.

Kau lihat dia tak punya tanda?

Mungkinkah dia terkait dengan tembakan?

Kau dengar tembakan?

Kita harus terus mengawasinya.

Kau masih berpikir Penemu ada di sini?

Tentu, dia korbankan segalanya untuk lindungi pekerjaannya.

Ranjang beku adalah bakatnya untuk kemanusiaan.

Dia bahkan mau cari planet baru, bahkan di luar lingkar ke-9.

Melampaui surga. Penemu senang dengan agama.

Dia pikir teknologi menunjukkan jalan ke Tuhan.

Kenapa harus ada pengunci udara?

Mari kita berpencar untuk cari Penemu.

Dan juga ranjang.

Ya, mungkin dia tertidur.

Ada kekacauan besar di sini.

Hai, sinar matahari.

Kurasa itu mengarah keluar.

Terkunci... mari kita cari.

Dante...

Lingkaran Surga yang ke-9...

Dante.

Mereka diawetkan untuk tujuan yang bijaksana dan lebih tinggi.

Cuma Tuhan yang tahu.

Dan jalan Tuhan berputar selamanya.

Teman-teman!

Ada orang?

Buka.

Ini masih segar.

Jika Penemu ada di sini, dia sudah mati sekarang.

Aku ragu ini darahnya.

Lalu siapa yang bangunkan kita?

Baik, aku mau keluar.

Tunggu!

Minggir.

Pindah...

- Tak mungkin. - Apa yang kalian lakukan?

- Brengsek ini mau meracuni kita. - Apa?

- Kenapa kau tak biarkan dia pergi? - Kita tak tahu berapa lama tertidur.

Apa maksudmu?

Jika Penemu tak bangunkan kita, orang lain yang bangunkan.

Ada yang cari tempat berlindung? Atau kontak manusia?

Apa pun bisa terjadi di luar sana.

Kalian lakukan saja semau kalian, tapi aku akan keluar.

- Dia benar, jangan pergi dulu. - Kenapa?

Karena kita tak tahu apa yang ada di atas sana.

Aku akan mencobanya.

Tunggu, kita berurusan dengan yang tak diketahui.

Lalu ada entropi... semuanya bisa kacau...

Aku tak punya waktu untuk omong kosongmu.

Menurutmu kenapa pengunci udara ada di sana? Kau tak punya perlindungan.

Udara di luar sana bisa membunuhmu. Lalu kami terjebak di sini.

Maksudmu seperti perang biologis?

Belum tentu. Bisa jadi virus atau semburan matahari.

Teori Darwin... entropi...

...kekacauan selalu bisa muncul, apapun bisa terjadi.

Pendidikanku, biokimia... itu kembali lagi.

Misalkan Penemu sudah mati...

...berapa lama kau bisa bertahan dalam kapsul seperti itu?

Kapsul pertahankan kehidupan, di bawah kondisi yang paling keras.

Berapa lama?

Secara teori selama berabad-abad. Bahkan 1000 tahun... entahlah.

Tapi bagaimana kita tahu jika Penemu tak menunggu kita di luar?

Kita tak tahu.

- Kalau begitu aku pergi... - Kita harus anggap yang terburuk.

Kita tak sendirian di sini! Kita baru saja temukan parang berlumuran darah!

Kita lebih aman di bawah sini. Setidaknya kita bisa bernafas di sini.

Oke, tapi kita butuh lampu. Kita tak akan bertahan dengan senter.

Jika aku mau tetap di sini, listrik harus nyala kembali.

Kau perlu bantuan?

- Kau ikut denganku. - Kenapa aku?

- Karena kau cocok. - Ayo, ya?

- Mereka berdua? - Aku mau membantu.

Kemari! Pergi!

Di sana!

Itu dia.

Sepertinya sudah dinonaktifkan.

- Kau mau pakai besi? - Kau lebih suka pakai tangan?

Itu dia...

Kemari!

- Apa? - Ambil ini!

Ranjang beku menghapus semuanya, tapi kau masih bisa perbaiki generator?

Latihanku akan kembali. Aku hampir pasti jadi militer.

Komunikasi dan teknologi.

Jangan biarkan itu menimpaku.

Kau selesai?

Hampir! Itu pemanasan sebentar sebelum kunyalakan ulang sirkuit.

Tak bisa kutahan ini lebih lama lagi.

Beres!

Kuhitung sampai tiga... satu!

Dua! Tiga!

Apa yang terjadi?

- Dia terluka! Dadanya! - Ambil dia!

Ikut aku, kutahu yang harus dilakukan. Tak apa.

Tenang...

Apa itu?

- Dadanya terluka, bukan? - Apa yang terjadi?

Aku tak lakukan apa-apa, tapi aku tak bisa menahan kabel itu lagi.

- Aku percaya padamu. - Perban dan plester, mau kau ambil?

Kau beruntung aku masih ingat pekerjaanku sebagai dokter.

- Apa yang terjadi dengan nomormu? - Aku juga mau tahu.

Entahlah, kupikir juga begitu.

- Mungkin nomornya jatuh. - Tidak, itu dijahit.

Bagaimana bisa kutahu apa yang terjadi?

Cuma kau variabel di sini.

Kau serius?

Jelas bagiku sekarang.

Kita harus membawanya ke luar.

Tidak, itu ceroboh. Ini bisa dihindari.

Berapa lama kita bertahan di sini? Kita tak punya apa-apa sama sekali.

Itu tak sepenuhnya pasti.

Kau lihat apa?

Ini jelas sumber daya lainnya. Kulihat komputer, pemancar, makanan.

Banyak makanan.

Jadi hidup atau mati di balik pintu ini.

Ada yang tau kodenya?

Kita punya satu, dua, tiga, lima.

Mungkin nomor orang misterius ini?

0.0...4.

TAK ADA AKSES

- Biar kucoba. - Tunggu...

Dua kesalahan lagi dan kita terkurung permanen.

Kenapa harus salah satu nomor kita? Ada ribuan kombinasi.

Dia benar... mari kita lakukan teliti lebih lanjut...

Mungkin itu akan datang pada kita segera.

Mungkin itu terdaftar di suatu tempat.

Hati-hati.

Ini menyenangkan.

Musik sepertinya bagus untuk ingatanmu.

Bagus.

- Ketemu? - Tak ada. Tak ada orang lain di sini.

Terus cari. Penemu pasti ada di suatu tempat.

Kutemukan ini dan juga air.

Setidaknya ada.

Menakjubkan sekali kalian menyukai semuanya.

Tahu isinya?

Tak tahu. Tapi kurasa itu cukup untuk bertahan seminggu.

Ada yang punya pembuka kaleng?

Apa itu?

Prajurit, menurutku itu tak terlalu higienis.

Sepertinya tak apa.

- Ini bukan steak, tapi... - Syukurlah, aku sangat lapar.

Menjadi beku membakar banyak kalori.

- Kau curang... kau tak bilang. - Aku cuma berpikir keras.

Hei, Kakek Graybeard!

Tunggu... itu Profesor Plum, aku belum melihatnya.

Kupikir aku punya di sini.

Aku menuduh Ny. White, dengan revolver, di ruang kerja.

Sangat berani.

コメント

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left