Norbit

Norbit

Indonesian 字幕をダウンロード

リリース情報

Norbit 2007 1080p BluRay H264 AAC-RARBG
解説: Sub_Ritel
Netflix Retail

タグ

BluRay
1080
公開日: 2019-10-27
ダウンロード: 105
聴覚障害者向け: No

Indonesian字幕のプレビュー

最初の200行です。

Semua orang punya jalan hidupnya,

dan ini kurang lebih saat jalan hidupku dimulai.

Namaku Norbit Albert Rice, dan aku seorang yatim piatu.

Kupikir orangtuaku sangat sayang kepadaku,

hanya saja tidak mampu merawatku dengan baik.

Aku bisa bayangkan mereka meneliti semua panti asuhan yang ada,

menyesali keputusan mereka,

mencoba memastikan anak lelaki kesayangannya

dibesarkan di lingkungan yang sempurna.

RESTORAN DAN PANTI ASUHAN GOLDEN WONTON

Ling Ling! Ada yang menitip satu lagi!

Koyote, ayo pergi! Sana pergi!

Pergi dari sini! Jangan makan bayi lagi.

Sialan. Yang hitam lagi.

Tak bisa membuang yang ini.

Kau juga si Hitam Jelek. Kau akan di sini lama sekali.

Tak ada yang berkata, "Berikan si Hitam Jelek itu."

Kau bayi jelek. Terjelek yang pernah kulihat.

Banyak orang berpikir panti asuhan itu dingin dan menakutkan,

tetapi Golden Wonton tempat tumbuh yang menyenangkan.

Kita punya yang dimiliki semua anak normal. Peliharaan...

Ini. Bermainlah dengan itu.

...halaman yang luas, dan teman bermain yang banyak.

Ling Ling! Anak-anak masuk tong MSG.

Rambut mereka akan rontok lagi sekarang.

Anak yatim bodoh! Tak ada yang mau anak yatim botak!

Bagaimana dapat keluarga kalau botak?

Semua tak mau Norbit botak!

Apa yang salah dengan anak-anak ini?

Tn. Wong pria yang menarik.

Sebagai tambahan atas cintanya kepada anak-anak dan makanan Asia,

dia punya semangat untuk menangkap ikan paus.

Itu ikan paus!

Mati kau, sial...!

Tepat sasaran!

Norbit, mau ke mana? Mengapa kau lari seperti banci?

Setelah Marvin Browning hilang di pusat kota beberapa minggu,

panti mulai menggunakan sistem pertemanan.

- Ayo, Norbit! - Temanku si Kecil Kate.

Ayo, Norbit!

Tak apa-apa. Kau baik-baik saja.

Kate dan aku selalu bersama, bermain dam...

- Ya, ampun. - Ya!

...menonton film seram.

Kita bahkan BAB bersama.

Lalu suatu hari, Kate dan aku memutuskan untuk menikah.

Kami menikah di bawah pohon ek besar.

Aku resmikan kau istriku.

Aku resmikan kau suamiku.

Itu semangka.

Milikmu apel hijau.

Kurasa ini waktunya kita berciuman.

Kami hidup bahagia selamanya

selama dua minggu, sampai dia diadopsi.

Selamat tinggal, Norbit.

Aku tak sering bersepeda lagi setelah itu.

Setelah Kate pergi, jumlah anak di panti menjadi ganjil,

sehingga aku tak punya teman sementara waktu.

Terkadang aku agak sedih,

tetapi aku tak putus harapan.

Aku tahu akan ada orang lain untukku berbagi.

Aku hanya perlu bersabar.

- Mengapa kalian begitu? - Karena kami mau saja.

- Kau mau apa? - Kau mau apa?

Pecundang.

Hentikan.

Biarkan dia.

- Kata siapa? - Kata siapa?

Siapa kau?

Rasputia. Siapa namamu?

- Norbit. - Norbit? Nama yang bodoh.

- Mengapa kau pukuli anak-anak itu? - Untuk melindungimu.

- Kau punya pacar, Nesbit? - Norbit.

Tidak.

Kau punya sekarang. Bangun dan pegang tanganku.

- Oke. - Bagaimana kabarmu?

Semua berubah sejak Rasputia jadi pacarku.

Kami saling menjaga...

dan anak-anak lain mulai menghormatiku.

Aku pilih...

- Norbit. - Ayolah.

Karena Rasputia, untuk pertama kalinya dalam hidupku,

aku punya keluarga.

Rasputia punya 3 kakak lelaki.

Big Black Jack. Dia yang tertua.

Kaki.

Lalu, ada Blue.

Dada.

Lalu Earl. Dia yang terkecil.

Sayap.

Mereka sangat sayang kepada adiknya,

maka mereka menganggapku seperti keluarga.

Ini, Norbit. Kusimpan bagian terbaik untukmu.

- Apa itu? - Bokong kalkun. Makan saja, konyol.

Selamat makan.

Keluarga Latimore punya reputasi jadi yang terjahat, terburuk di kota,

tetapi itu karena orang-orang tak mengenal mereka.

Mereka sebenarnya baik, pekerja keras.

TEMPAT CUKUR

Mereka berbisnis konstruksi lokal,

dan baru-baru ini, menjawab keinginan pasar,

- Mulutmu. - membuka bisnis keamanan kecil-kecilan.

Layanannya cukup populer di kalangan pedagang lokal.

Hei, aku tak takut. Aku orang Italia. Kau takut kepadaku.

- Benar begitu? - Ya.

Bawa dia ke sini.

Aku ikut.

Waktu berlalu, Rasputia dan aku makin dekat,

di SMA...

dan saat dewasa.

BATU & PASIR LATIMORE

Aku mulai bekerja sebagai pembukuan di bisnis keluarganya.

Aku menunggu telepon penting hari ini, Norbit,

kalau terima telepon, usahakan seputih mungkin.

Sepertinya semua sudah saling menyatu.

Ya.

Tentu saja, sangat alami

bahwa Rasputia dan aku berhubungan makin serius.

Aku resmikan kalian suami dan istri.

Kau boleh mencium pengantinmu.

Buka mulutmu!

Ayo, Rasputia!

Pernikahan ala buku cerita,

awal dari kehidupan yang baru.

Aku tahu tak akan kesepian lagi.

Aku telah mendapat tempat di dunia.

Kasihan Norbit.

Waktu aku masih jaya, aku biasa bilang ke pacar-pacarku,

"Tak ada yang mau membeli sapi kalau bisa mendapat susu gratis."

Kau tak perlu khawatir soal Norbit membeli susu,

karena dia baru membeli seekor sapi utuh.

Sapi khusus. Pasti ini asalnya mentega.

Bernyanyilah, Nona.

Itu bukan lesung. Itu lubang di bokongnya.

Seperti Escalade dalam gaun pengantin.

Itu pertunjukan horor.

SELAMAT NORBIT & RASPUTIA

Norbit. Kau dapat wanita hebat.

- Hai, sobat. - Kami iri, ya, kan?

- Ya. Iri sekali. - Andai saja kudapat yang seperti itu.

Norbit, aku mau bicara sebentar.

Begini, agar jelas.

Kalau kau sakiti adikku, bagaimana pun,

membuatnya menangis, atau sedih sekali saja,

aku akan mendatangimu dengan pisau silet dan jus lemon.

- Kau dengar aku? - Ya.

Maksudku menyakitkan.

Sakit yang membakar pedih.

Aku mengerti.

- Kau paham? - Ya.

Baiklah.

- Selamat datang di keluarga. - Terima kasih.

Hei! Ada yang memotong kueku besar-besar!

Kau lihat apa? Aku tak makan kue.

Lebih baik urus masalahmu sendiri.

Semuanya, aku Tn. Wong. Aku pengiring pengantin pria.

Kurasa ini waktunya aku bicara,

bersulang untuk kedua mempelai,

bercerita tentang Norbit. Aku seperti ayahnya.

Aku membesarkannya seperti anakku sendiri.

Aku ingin mengatakan kalau aku sangat bingung, Norbit,

bahwa kau menikahi Latimore.

Aku tak mengerti, karena saat kecil, kau katakan,

"Suatu hari aku akan temukan gadis impianku."

Lalu kau menikahi gorila.

Aku bercanda.

Mengapa kau tak paham lelucon? Mengapa kau mau bertengkar di pesta?

Tenangkan diri, sebelum aku harus menggebuk seseorang.

Waktu Norbit kecil,

dia senang berlari telanjang ke sana-sini,

selalu telanjang.

Norbit, waktu kecil, penisnya seperti telur gulung.

- Kau tahu, Norbit. - Itu benar.

Suatu hari, di muara sungai, Norbit lari telanjang

lalu seekor ular beracun melompat dan menggigit bokongnya.

Dekat lubangnya.

Norbit pingsan.

Kukira dia tewas.

Aku mengecek nadinya. Dia masih hidup!

Kataku, "Baiklah, aku harus selamatkan dia."

Lalu aku mulai berpikir,

"Apa aku hisap racunnya dari bokong Norbit

atau biarkan dia mati?"

Aku lakukan yang terbaik.

Kukatakan, "Tak sudi!

Norbit pergi dari sini,

karena tak akan mungkin

Wong bakal menghisap racun dari bokong lelaki."

Tetapi anehnya, hal mistis terjadi, Norbit.

Walaupun racun itu ada di tubuhnya, dia tak mati.

Norbit makin kuat.

Karena itulah aku tahu, Norbit, kau sangat kuat di dalam dirimu.

Kau kuat seperti pejuang.

Itu sebabnya kubilang, Norbit, kau bisa bertahan dari apapun.

Bahkan...

Kukatakan kepada semua dan kepada Norbit,

kudoakan kau bahagia, damai, dan cinta,

dan... banyak pisang untuk gorila barumu.

Aku hanya bercanda. Untuk Norbit dan Rasputia.

Norbit, kau tahu apa yang romantis?

More Indonesian subtitles for Norbit

コメント

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left