最初の200行です。
Segala Hal Adalah Pemberian Dari Alam Semesta Ini
Namaku Claireece "Precious" Jones.
Aku berharap memiliki pacar berkulit sedikit pucat dengan rambut bagus.
Dan aku mau terpampang di sampul sebuah majalah.
Tapi yang pertama, aku ingin tampil di salah satu video di saluran BET.
Kata Ibu, aku tak bisa menari.
Ditambah katanya, siapa yang mau lihat orang gendut menari?
Jika tak ada sukarelawan, maka aku akan memanggil kalian.
Leticia, kau kerjakan yang nomor satu. Leticia!
Jess Wesley, nomor dua.
Aku suka matematika. Tak ada yang lain.
Bahkan aku tak membuka bukuku. Aku hanya duduk di situ.
- Tugasmu tak selesai? - Nomor 6.
Setiap hari kukatakan pada diriku bahwa sesuatu akan terjadi.
Aku benar-benar serius.
Seolah, aku akan membuat terobosan.
Atau seseorang akan membuat terobosan untukku.
Aku akan jadi orang normal...
...dan mendengarkan dengan seksama, dan duduk di depan kelas.
Prinsip distributif...
Suatu hari nanti.
...adalah prinsip yang bisa kalian lakukan dalam pikiran.
Aku menyukai Pak Wicher.
Aku mengandaikan dia suamiku dan kami tinggal di tempat seperti Westchester.
Lihatlah dia. Dia menyukaiku, aku tahu itu.
Bisa kutahu dari matanya. Dia selalu menatapku dan tersenyum padaku.
Anak-anak!
Aku bukan anakmu!
Kau mengganggu kelas ini.
Aku sedang bicara, jadi kalian dengarkanlah.
Diam kau! Aku sedang berusaha mendengarkan!
Pak Wicher tahu aku mendukungnya.
Halaman 122.
Kenapa ada suara gonggongan, Jess?
Tugas di hari Senin. Aku yakin semuanya bisa.
- Tidak. - Tidak.
Kumohon, tenang. Precious, kemasi barangmu.
Aku... Kemarilah sebentar.
Sekarang omong kosong ini.
Apa ada yang tidak mengerjakan PR-nya?
Kenapa? Ini bukanlah permintaan. Ini persyaratan. Mengerti?
Kau harus pergi ke kantor Kepsek.
Pergi ke kantor Kepsek!
Baik, sudah cukup. Sudah cukup.
Tidak, dia tak diperbolehkan di kampus. Dia terlihat di mana?
Bisa kau panggil Pak Tork dari Ruang 25...
...minta dia ke Ruang 16 secepatnya. Terima kasih.
Tidak. Dia terlihat di lantai dua.
Ya. Terima kasih.
Suruh Claireece masuk kemari!
Dia sedang menunggumu.
Pak Taylor? Ibu Lichenstein.
Masuklah.
Matthew Williams, lantai dua.
Didepan lokernya. Ya. Diskors minggu lalu.
Ya.
Ya, tentu. Terima kasih.
Halo, Claireece.
Apa kau hamil?
Umurmu 16 tahun. Kau masih di bangku SMP...
...dan kau mengandung anak keduamu.
Apa itu benar, Claireece?
Apa kau hamil lagi?
Apa yang terjadi, Claireece?
Aku bercinta, Ibu Lichenstein.
Apa kau punya pendapat lain mengenai situasimu, Claireece?
Claireece?
Apa aku dalam masalah?
Terima kasih. Aku harus kembali ke kelas matematika.
Duduk, Claireece. Duduk, sekarang juga.
Harusnya kita adakan pertemuan antara kau, aku dan ibumu.
Ibuku sedang sibuk.
Baiklah. Kalau begitu, bagaimana kalau aku yang datang ke rumahmu?
Jika aku adalah Anda, aku takkan datang.
Aku harus meng-skorsingmu.
Itu tak adil! Aku tak berbuat salah! Aku mengerjakan tugasku!
Nilaiku bagus!
Ada masalah di rumah?
Jika ada masalah di rumah, beritahu aku sekarang juga.
Kau membelikanku rokok?
Tidak, mereka tak memberikannya.
Tunjanganku sudah lebih. Aku tak bisa memintanya.
Tepat di situ. Ayah mencintaimu.
Precious, bagaimana menurutmu film ini?
Kurasa filmnya luar biasa.
- Selanjutnya apa? - Apa?
- Bagaimana perasaanmu? - Aku merasa senang!
Sekali saja, cepat!
Aku juga mencintai kalian!
Kau tahu aku mencintai kalian!
Aku takkan mengulanginya lagi.
Pintunya terbuka, jadi aku masuk sendiri.
Itulah kesempatanku bilang kalau aku tak ada di rumah.
Mary, ini penting.
Ayolah, Mary, dia akan sangat terhibur.
Aku daftarkan diri, tapi aku tak penuhi syarat itu beberapa hari lalu.
Ya, kulihat jerawatmu terlihat sangat jelas.
Acara ini bisa hasilkan banyak uang bagi Brenda, Mary.
Pria yang berwenang itu, dia ahli di bidangnya. Promotor yang cerdas.
Berapa lama kalian berkencan?
Seorang guru tari.
Suruh brengsek itu berhenti membunyikan belku.
Aku benci para pecandu.
Tak ada yang membunyikan bel itu kecuali para pecandu.
Kenapa mereka macam-macam dengan kami?
Berhenti bunyikan belnya, brengsek!
Memberikan citra buruk bagi daerah kumuh ini.
Berhenti bunyikan belnya!
Hentikan!
Hentikan!
Tekan "dengar", Bodoh.
Ini Sandra Lichenstein ingin bertemu Claireece dan Ibu Mary Johnston.
Siapa itu, Precious?
Perempuan dari sekolahku.
Apa maumu?
Claireece, aku mau membahas soal pendidikanmu.
Usir perempuan itu.
Ibuku tak ingin kehilangan uang tunjangan.
Dan itulah hasil dari kunjungannya.
Nona Lichenstein, pergilah dari sini sebelum aku menghajarmu.
Baiklah, Claireece, aku sudah bicara pada Pak Wicher...
...dan katanya, kau salah satu murid matematika-nya yang terbaik.
Jika kau tak suruh perempuan itu pergi dari sini...
...kau berpotensi dalam pelajaran matematika.
Jadi aku menghubungi Ny. McKnight...
...dari Sekolah Tinggi Alternatif Each One Teach One.
Itu sebuah sekolah alternatif.
Claireece, apa kau mendengarkanku?
Ya.
Baiklah. Ny. McKnight. Each One Teach One.
Lokasinya di lantai 11, Hotel Theresa, 125th Street.
- Tangani si brengsek itu. - Semester mulai beberapa hari lalu...
...jadi kau belum begitu terlambat.
Lantai sebelas.
Sudah kudengar dari tadi.
Baiklah.
Entah apa sekolah alternatif itu, tapi aku ingin tahu.
Hatiku merasa hangat.
Pak Wicher pikir aku murid yang baik.
Aku tahu kalau dia menyukaiku.
Sekolah takkan membantu siapa pun!
Pergilah ke kantor Depsos itu.
Pikirnya, dia itu siapa?
Jadi menurutmu, kau ini cantik, ya? Dasar perempuan angkuh.
Harusnya kau tutup mulutmu itu.
Hanya karena dia memberimu banyak anak dibanding aku...
...menurutmu kau ini sesuatu yang istimewa?
Persetan denganmu dan dengannya!
Precious!
Precious! Precious!
Turun kemari, Jalang!
Kau yang bawa wanita kulit putih itu ke rumahku!
Kenapa kau bawa wanita brengsek itu kemari?
Aku tak membawanya kemari.
Kenapa dia membunyikan belku?
Aku tak bisa mendengarmu, Precious.
Sejak kau banyak bicara...
...dan akan membawa perempuan itu ke rumahku...
...kenapa wanita brengsek itu membunyikan belku?
Aku tak menyuruhnya datang ke sini.
Sekarang aku berpikir, kau merasa seolah sudah menjadi wanita dewasa.
Karena sampah yang kau masak di dapur itu.
Harusnya kubikin kau lumpuh, tapi aku membiarkanmu pergi begitu saja...
...dan membiarkan dirimu bergaul.
Tapi akan kuberitahu kau, jika kau lakukan hal itu lagi...
...ini akan menjadi hari terakhirmu berdiri di situ...
Aku janjikan itu.
Kau suruh wanita itu mendatangi belku?
Membahas soal pendidikan lebih tinggi?
Kau orang bodoh. Kau takkan pernah tahu apa pun.
Tak ada siapa pun menginginkan dan membutuhkanmu.
Kau selesai membuang waktu dan bercinta dengan pacarku...
...dan punya 2 orang anak...
...dan salah satunya seperti binatang...
...berlari-lari, kelihatan gila seperti orang idiot.
Kau tahu apa? Menurutku, kau coba menguji kesabaranku.
Kurasa kau macam-macam denganku. Kau macam-macam dengan uangku.
Dan kau sedang berdiri di situ dan memelototiku...
...seperti seorang perempuan brengsek.
Akan kutunjukkan apa yang dilakukan perempuan sejati.
Kau tak tahu apa yang dilakukan oleh perempuan sejati.
Wanita sejati berkorban.
Mestinya kugugurkan kau saat hamil. Karena kau bukan apa-apa.
Aku sudah tahu sejak dokter menaruhmu di tanganku...
...kau bukanlah apa-apa...
...dan kau punya seringai itu di wajahmu, brengsek.
Singkirkan itu dari wajahmu!
Senyumi itu! Senyumi itu, perempuan gendut jalang.
Aku akan membunuhmu, Brengsek!
Lepaskan aku, Jalang!
"Kosong" dan telur?
- Bacon? - Benar.
- "What's up, Doc?" Dia makan ini. - Wortel.
- Tepat. Es yang berasal dari wadah. - Es batu.
Benar. Dan bagian terenak dari steak...
- Daging tulang iga. - Bukan.
- Daging punggung. - Tepat!
- Bahasa Inggris Thomas... - Muffin!
- Benar. - Tepat sekali!
Kau benar-benar butuh istirahat.
No comments yet. Be the first to leave one.