最初の200行です。
Sebelumnya dalam La Brea
Pesawat itu melewati cahaya yang sama dengan kita.
Yang menerbangkannya mungkin bisa mengeluarkan kita dari sini.
- Levi? - Gavin tahu soal kita.
Scott pantas dipuji.
Aku takkan pernah berpikir untuk menggunakan heroinnya.
Aku salah. Itu milik Lucas.
Jika tak kau berikan saat kembali, aku akan membunuhmu.
Mungkin dia bisa membantu. Katanya namanya Rebecca Aldridge.
Jika ada cara lain untuk menangkap Eve dan Josh...
Kau harus memberi tahu kami.
Ini pesawat yang Levi terbangkan.
Aku cukup yakin dia tersetrum.
Bagaimana mungkin?
Hanya ada satu orang yang tahu jawabannya.
- Apa yang kau lakukan? - Itu seorang pria tua.
Ada sesuatu di punggungnya, cetakan tangan.
Mungkin ada orang di luar sana.
Seseorang yang bisa membantu kita pulang.
Siapa yang membangun tempat ini?
Sebelum bangsa Eropa menginvasi...
Area ini dihuni oleh penduduk asli California.
Bangsa Tongva, tepatnya.
Sepertinya mereka tidak ada di rumah.
Bahkan tak ada yang menjaga pintu masuknya.
Tongva adalah bangsa yang damai.
Mungkin tak punya banyak musuh untuk dikhawatirkan.
Lalu kenapa membangun dindingnya?
Ya. Saat ini yang penting adalah pesawatku menangkap sinyal...
Dan dari sinilah asalnya.
Kita harus menemukan pengirimnya.
Mungkin mereka bisa memperbaiki pesawat ini.
Kita berpencar berpasangan...
Bertemu kembali di sini dalam 15 menit.
Tunggu sebentar. Tunggu.
Aku tidak yakin soal itu.
Kita masuk tanpa izin ke tempat mereka.
Kurasa kita tak punya pilihan lain jika ingin keluar dari sini.
Kau bersamaku.
Waktunya sahabat. Keren.
Baik. Ayo.
Josh.
- Kau ikut denganku. - Ibu...
Kau diserang serigala lima hari lalu.
Aku baik-baik saja. Lagi pula, ada dokter bersamaku.
Sampai jumpa 15 menit lagi.
Makin cepat kita lakukan, makin cepat kita pergi dari sini.
Kami mencari pria yang dilihat Lilly di hutan...
Tapi tidak ada tanda-tandanya.
Apa dia mengatakan sesuatu kepadamu?
Lilly memberi tahu kami semua yang dia tahu.
Kita harus melakukan sesuatu.
Ya.
Jika tidak, kita semua akan berakhir seperti orang mati itu.
Kau sadar dia punya nama, bukan? Namanya Eddie.
- Ya. Terserah. - Terserah?
Hei. Banyak yang harus kita cemaskan tanpa harus saling menyerang.
Aku akan kembali mengerjakan Jeep.
Menurutmu ada hal lain yang Lilly belum beri tahu...
Tentang pria itu?
Ya, aku pikir begitu.
Aku juga merasa begitu.
Jika ingin anak-anak terbuka...
Kau harus mendapatkan kepercayaan mereka.
Dalam sesiku, aku memakai papan permainan, Lego, semacam itu.
Buat mereka tenang.
Apa sofbol bisa?
Kau membawa tongkat dan bola ke sini, Dok?
Tidak, tapi aku sudah memeriksa banyak kendaraan di area pembersihan.
Lalu tempo hari, aku menemukan satu mobil...
Berisi peralatan sofbol satu tim.
Itu mungkin bukan ide buruk.
Sepertinya tak akan ada sinyal dari sini.
Tampaknya tidak.
Josh. Josh. Ada makanan di sini.
Astaga.
Tunggu, kau tak tahu apa itu aman untuk dimakan.
Aku kelaparan, aku akan mengambil risiko.
Entah siapa yang lebih dalam bahaya, kau atau Scott.
Aku tak apa.
Lalu Lucas tak akan benar-benar membunuh Scott.
Dia terlihat agresif. Namun, kurasa dia sebenarnya tak berbahaya.
Seorang pengedar narkoba, dengan pistol.
Ya, kedengarannya tak berbahaya bagiku.
Yang aku tahu, dia menyelamatkan nyawa ayahku. Paham?
Aku tak percaya dia. Lalu kupikir kau juga seharusnya begitu.
Tunggu. Kau cemburu?
Apa? Tidak.
Baik. Jika kau mengatakan begitu.
Jangan terlalu percaya diri.
Dengar, Josh, kau sungguh pria yang baik.
Aku suka kau. Hanya saja, tak seperti itu.
Kau masih SMA. Kita ada di tahap kehidupan yang berbeda.
Terserah.
Tak ada seorang pun di sini. Mungkin radarmu salah.
Tidak. Kita hanya perlu terus mencari.
Baik.
Eve!
Aku menyesal Gavin tahu tentang kita.
Bisa kau berbicara denganku, tolong?
Aku tak tahu harus berkata apa kepadamu, Levi.
Aku benci dia tahu seperti itu.
Seharusnya itu aku. Seharusnya aku yang memberitahunya.
Ada apa?
Tanda jari itu.
Aku pernah melihatnya.
Tempat apa ini?
Levi...
Apa yang terjadi kepadanya?
Aku tak tahu.
Ada apa dengan foto itu, Levi? Ada apa?
Ada lebih banyak hal dalam misiku, Eve.
Lebih dari sekadar menyelamatkan orang-orang...
Yang jatuh di lubang runtuhan La Brea.
Aku tak mengerti.
Aku juga dikirim ke sini untuk menemukan orang ini.
Serta tujuh lainnya.
Kenapa kau tak memberitahuku ini?
- Karena ini rahasia. - Rahasia?
Kita tak seharusnya menyimpan rahasia, Levi.
Siapa orang ini?
Tiga tahun lalu, lubang runtuhan lain di Gurun Mojave terbuka.
Sebuah kru eksplorasi dikirim ke dalamnya...
Namun, mereka tak pernah kembali.
Dia salah satu ilmuwan di tim itu.
Ini walkie talkie jarak jauh.
Bertenaga surya, untungnya.
Inilah yang ditangkap radarku. Itu miliknya.
Jadi, selama ini kau tahu persis apa sinyalnya?
Orang-orang ini jatuh ke lubang runtuhan Mojave.
Aku tak berpikir mereka akan berada di LA.
Api ini belum lama dipadamkan.
Kita tak sendirian.
Kita perlu menemukan yang lain dan pergi dari sini.
Kau mau aku terbang?
Kau datang ke sini mencari cara untuk menyelamatkan keluargamu.
Ini dia.
- Kapan kita akan pergi? - Malam ini.
- Tunggu. Malam ini? - Aku menyadari waktunya tak ideal.
Namun, pesawat sudah siap berangkat. Tak perlu menunggu.
Ayah tak pernah menyebut apa-apa tentang terbang ke sana sendiri.
Iz, Ayah berharap ada cara lain.
Namun, ini mungkin satu-satunya kesempatan kita...
Untuk mendapatkan kembali Ibu dan Josh.
Lalu bagaimana jika kalian tak kembali?
Pesawatnya aman. Ayahmu akan selamat.
Bagaimana dengan Markman?
Dia tak akan membiarkan kita terbang ke sana.
Aku akan menangani Markman. Aku akan kembali ke LA sekarang.
Kenapa?
Radar di pangkalan Angkatan Udara harus mati...
Agar kau bisa terbang ke lubang runtuhan itu.
Aku masih memiliki akses ke servernya...
Namun, aku harus berada di lokasi untuk mematikannya.
Kenapa kau melakukan ini?
Jika tertangkap, kau akan masuk penjara.
Bukan hanya kau yang orang tersayangnya ada di sana.
Kau juga kehilangan seseorang di lubang runtuhan?
Bukan lubang runtuhan yang ini.
Ini Diana.
Dia insinyur...
Bagian dari tim yang masuk ke lubang runtuhan Mojave.
Dia tunanganku.
Dia sudah pergi selama tiga tahun.
Aku ikut prihatin.
Ya.
Aku harus pergi.
Semoga berhasil.
Jika kita pergi malam ini, banyak yang harus kita kerjakan.
Bagaimana menurutmu?
Apa rencanamu?
Josh.
Riley.
- Tidak ada apa-apa. - Tempat ini besar sekali.
Levi, lihat itu.
Itu pos pengintaian.
Ya, kita bisa melihat seluruh benteng dari atas sana.
Ayo.
Lihat ini.
Ayo, kita lihat ke mana arahnya.
Tunggu dulu. Tunggu!
Tangga gelap menakutkan di bawah benteng kuno?
- Aku tidak mau. - Aku tidak keberatan.
Biar kucoba membukanya.
Mungkin sebaiknya jangan.
Bagus. Mengarah ke luar benteng.
Bisakah kita kembali sekarang?
Tidak!
Bagus, Josh.
Sungguh.
Keren.
Hei, kita harus membawa ini kembali ke lahan terbuka.
Atau kita bisa membawanya pulang...
Dan menjualnya ke museum dengan harga mahal.
Aku punya heroin senilai 250.000 dolar di kamp.
Jadi, aku akan baik-baik saja saat pulang.
Tentu saja.
Benar juga.
Di mana kau menyembunyikannya?
Kau tahu, di hutan.
No comments yet. Be the first to leave one.