最初の200行です。
Siapa ini?
Nyonya Ines, ini Daniele, teman anakmu, ingat aku?
Aku tidak kenal, siapa?
Daniele, anakmu memintaku menghubungi dan menemuimu.
Tunggu sebentar.
- Iya? - Ini aku, Daniele.
Kopi ini sangat enak. Ini luar biasa.
Ini pembuat kopiku. Umurnya lebih dari 40 tahun.
Ini kopi asli.
Kami terbiasa dengan kacang polong, kopi yang rasanya seperti plastik.
Tetapi saat kau merasakan kopi asli, Kau menyadari bagaimana seharusnya.
Berbicara tentang kopi...
Aku di sini untuk memberimu...
ini.
Itu miliknya.
- Dia? - Anakmu.
Yang mana? Claudio atau Carlo?
Claudio.
- Boleh kuminta biskuit? - Iya.
Kenapa kau membawanya padaku?
Karena Claudio menyuruhku, kupikir kau tahu.
- Tidak, aku tidak tahu. - Dia bilang,
"Bawa ke Ibu, ini hari dana tunjangan, dia akan membayarmu."
- Harganya 1.000 euro. - Kau gila, Kalian berdua!
Claudio bahkan punya anak untuk dibiayai.
Anakku membeli jam tangan ini dan aku harus membayarnya?
Biayanya hanya 1.000 euro...
Maaf, Kami tidak mampu membeli jam tangan ini.
- Tapi kami sepakat berbulan-bulan lalu... - Apa?
- Dia bahkan tidak memakai arloji. - Itu benar, dia akan menjualnya...
- Apa? - Aku tidak menjelaskannya dengan benar.
Masa sulit, menurutmu anakmu tidak mengoleksi jam tangan?
Bagaimana kutahu?
Dia membelinya dariku seharga 1.000 euro, lalu menjualnya seharga 1.500.
Kadang-kadang bahkan 2.000!
Claudio dan aku selalu membantu satu sama lain.
Apa kau ingat betapa kurusnya aku saat kecil?
Tidak.
Semua orang mengolok-olokku. Mereka bilang aku tak punya bayangan.
Tapi Claudio adalah bayanganku.
Putramu selalu membelaku.
Kecuali sekarang kita mengalahkan mereka dengan ini...
Ya ampun...
- Kau bilang siapa namamu? - Daniele.
THE PREDATOR
Nietzsche meninggal sebagai perawan.
Kenapa Nietzsche menderita serangan muntah yang terus-menerus?
Kenapa Nietzsche menderita sakit kepala yang parah?
Dan terakhir, Kenapa Nietzsche jadi gila?
Ini hanyalah sebagian dari...
- Kau menempelkannya ke hidungku? - Maaf.
Seperti yang kubilang...
Ini hanyalah beberapa pertanyaan
yang akhirnya bisa kami jawab dengan penggalian.
Butuh pengorbanan bertahun-tahun,
bernegosiasi dengan otoritas lokal,
masalah dengan kementerian, dll...
tapi kami akhirnya berhasil.
Kubilang "kami", karena aku juga harus berterima kasih pada asisten mudaku.
Kau tak berpikir setelah seabad tubuh akan alami kemunduran yang terlalu parah?
Sama sekali tidak!
Sebagai antropolog,
Aku sering bekerja dan bertemu dengan mumi berusia lebih dari 500 tahun.
Kami selalu mendapatkan hasil yang luar biasa.
Apalagi kasus mumi Saracen One,
pendeta yang wafat di abad ke-15.
Kami bisa identifikasi penyebab kematian dan bahkan status sosialnya.
Dalam kasusnya, kami menerima bantuan besar
dari penemuan di pantat mayat,
dari beberapa koprolit, yaitu, beberapa kotoran kering...
Kami tak cukup beruntung untuk membuat penemuan ini setiap hari.
Tapi kuyakin begitu kami menggali Nietzsche,
kami akhirnya akan mencari tahu penyebab kegilaannya.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Memalukan sekali.
Aku tidak suka berbicara dengan kamera TV di depanku.
Efusi non-artikular, koma,
lebih jelas di Quadriceps bursa, koma,
tanpa ekstensi dari fossa poplitea, titik.
Meniskus medial...
"Cologne Club", baru saja dirilis, luar biasa.
Sangat bagus.
Kau pernah memperhatikan bagaimana itu melekat?
Pierpaolo, ada bumbu di dalamnya...
yang belum bisa ku identifikasi.
Itu melekat.
Gaia...
Kau yang photo itu?
Dia photo sendiri dan mengirimnya.
- Kenapa dia melakukan itu? - Karena dia mencintaiku, dia berbagi.
Aku punya lagi.
Pagi, dokter.
Hai.
Jam berapa kau akan sampai di sana pada hari sabtu?
Entahlah, terserah Ludo.
- Aku harus lewat mana? - Fabbro.
Fabbro? Bukan Orvieto?
- Orvieto lebih lama 30 menit. - Aku selalu lewat ke Orvieto.
- Ini tak masalah. - Itu benar.
Aku suka jalan dengan deretan pohon beech di Orvieto itu.
Itu membuat perjalananmu lebih lama.
Menurut aturan pengadilan militer ini,
Prajurit Curzio Remola, ditemukan menyebarkan tulisannya,
akan dihukum mati dengan kematian simbolis digantung.
Tali itu, tiga jengkal lebih pendek dari tali biasa
akan memperpanjang penderitaannya,
Agar di setiap permainan mematikan,
beberapa pengecut Swiss
yang masih tersisa di resimen,
akan merenungkan kembali gagasan subversif mereka
apakah perang dunia besar ini sah atau tidak.
Teruskan.
Brengsek...
Brengsek...
tali kekangnya rusak, brengsek.
Dasar brengsek.
Tali kekangnya rusak...
Buruan!
Tali kekangnya rusak...
Turunkan dia!
- Turunkan dia! - Tarik dia!
Apa yang kau lakukan?
Saverio, apa yang kau lakukan?
Ludo...
Apa yang terjadi?
Apa yang kita punya hari ini? Cumi-cumi?
Semuanya habis.
Lalu apa yang kau punya?
Pasta dengan terong dan daging sapi muda dalam saus tuna.
Bagaimana kutahu yang mana tanpa membukanya?
Daging sapi muda bertuliskan daging sapi muda dalam saus tuna,
dan pasta memiliki pasta dengan tulisan terong di atasnya.
Astaga, ide yang brilian.
Kau bisa saja menulis pasta di piring pasta dan
Aku tahu yang lainnya daging sapi muda.
Iya.
Oke, tinggalkan di sana, terima kasih.
- Terima kasih. - Sampai jumpa.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
- Hati hati. - Terima kasih.
Ludo! Hai apa kabar?
Aku mau tahu mana yang kau sukai.
yang di kanan memiliki kaki dan paruh yang sempurna.
Bulu yang ada di kiri... Yang mana yang kau mau?
- Yang di tengah. - Sempurna.
Aku tak peduli soal ayam! Aku mau tahu bagaimana pria itu.
Dia tidak apa-apa...
Aku tak mau pria yang di gantung itu di lokasi syuting film di Roma lagi!
Tentu saja tidak.
Kau butuh tambahkan banyak parmesan dalam sup atau rasanya sangat hambar.
- Aktor hampir mati di lokasi syuting hari ini. - Gerry, anggurnya?
Siapa yang mati?
Matilah Kau!
Sekarang apa masalahnya?
- Lihat wajahmu! - Kenapa dengan wajahku?
- Matamu sayu. - Aku tidak...
Jangan lakukan lagi!
- Kau mau kemana? - Ke Vanni.
Brengsek!
Dasar brengsek!
- Padahal aku setuju dengan Nietzsche. - Aku tahu.
Sejarah dibuat oleh tokoh-tokoh hebat.
Tetapi tokoh-tokoh hebat hanyalah produk sejarah!
Masyarakat itulah yang membuat sejarah.
Menurutmu, matematika diciptakan oleh Pythagoras dan tabelnya?
Bagaimana dengan filsafat? Thales of Miletus yang sudah jatuh?
Itu masyarakat, Federico... Masyarakat yang menciptakan semuanya!
Matematika, filsafat, sains,
Seni, Teater, semuanya...
Film... Film yang dibuat ibumu.
Kau pikir Lumières yang menemukan itu?
- Kau merasa mual? - Tidak.
Menurutmu, Lumières yang menemukan pembuatan film?
Siapa?
Semuanya hasil dari kebutuhan historis yang datang dari masyarakat.
Kau belajar tentang masyarakat ...sangat menguras tenaga.
- Tapi masyarakat bukanlah sebuah konsep! - Masyarakat bagaimanapun...
Tidak, masyarakat sesuatu yang konkret, fenomena sosial...
- Aku konkret, Kau konkret... - Masyarakat seperti gunung!
Masyarakat ada seperti gunung!
Sebenarnya konsep tokoh besar itu relatif,
karena apa yang baik untukmu mungkin tidak bagus untukku...
Apa kau menganggap Hitler sebagai orang yang hebat?
- Tidak. - Tentu saja.
Apa Thales memilih Hitler atau masyarakat?
Apa Thales atau masyarakat memilih Hitler?
Kau baru saja meremehkan teoriku.
Kau telah meremehkan teoriku dan kau akan kubantah.
Setiap mekanisme historis bagian dari cara kerja bergantung pada kita semua.
Faktanya, Hitler adalah produk masyarakat.
Karena suka atau tidak, kita membuat sejarah.
Masyarakat mungkin menemukan filosofi tapi masyarakat tak menemukan Nutella.
- Kenapa membicarakan Nutella? - Apa?
Karena itu terjadi karena kesalahan, orang sepertimu.
Sepertimu.
Kau meremehkan betapa pentingnya kesalahan itu.
Seringkali, hal-hal diciptakan berkat kesalahan individu.
Boleh kuminta bir besar?
Hanya berkat kesalahan individu, hal-hal diciptakan.
Kau individualis yang vulgar! Itulah dirimu.
No comments yet. Be the first to leave one.