最初の200行です。
Permisi..
Kau mau air putih?
Atau... obat tetes mata?
Apa yang terjadi?
Yeji?
Hodoo!
- Kau minum lagi? - Hodoo!
Lihat! Aku gagal lagi!
Lagi?
Kuharap mungkin kali ini, tapi..
Dan, aku ada wawancara lain hari ini.
Hei, kegagalan bukan masalah besar.
Bukan masalah besar?
IPK 4.24, mahir berbahasa Inggris dan Mandarin, 6 lisensi,
3 magang, menang 5 kontes!
Apa lagi yang harus kulakukan?
Apa jadi lulusan universitas di luar Seoul merupakan kejahatan?
Apa itu kejahatan?
Kau akan di terima lain kali. Kau akan berhasil!
Tidak. Aku tak akan berhasil.
Tak mungkin aku akan berhasil.
Ada...
Tak ada harapan untukku.
Yeji! Ada apa?
Kembalikan uangku.
Uang?
Lima belas ribu.
Bukankah kau kaya dari saham?
Kau bilang aku bisa bayar cicil.
Itu sebelum sahamku dipotong secara brutal!
Bayar kembali sekarang!
Kusetorkan semuanya untuk uang sewaku.
Setorkan?
Kubilang kalau aku mau pindah.
Apa?
Maaf.
Sial..
Sialan 28 tahun hidupku!
Subtitle by RhainDesign Palu, 19 Oktober 2021
Kau bisa tidur?
Kau ingat tadi malam?
Rumahnya bagus, kan?
Kau tahu bagaimana aku selalu menginginkan dapur.
Tempat ini berperabotan lengkap!
Di tambah, kulkas baru!
Lihat ini.
Bukankah itu bersih? Benar, kan?
Benar-benar kamar mandi model klasik, kan?
Lihatlah ubin. Seperti nuansa retro, kan?
Wow.
Peralatan ini jarang ditemukan.
Menakjubkan.
Di sini juga ada ranjangnya. Bukankah itu hebat?
Ini teman baruku, Charles.
- Ini benar-benar aneh... - Itulah kenapa segera kutandatangani.
Aku melakukannya dengan baik, kan?
Pasti ada sesuatu.
Ada satu hal yang buruk.
Jendela tetangga.
Ya, ampun!
Maafkan aku.
Halo.
Ya, halo.
Kau baru saja pindah, kan?
- Iya. Sudah sekitar satu minggu. - Jadi begitu...
- Kukira kau pengantin baru. - Apa? Tidak!
Kalau begitu kalian saudara kandung.
Tak heran kalian berdua terlihat mirip.
Lihat apa yang kubuat.
Cobalah!
Aku merasa kurang sehat.
Tadi, kau bilang lapar.
Ya. Aku tiba-tiba merasa sakit.
Ayo, ini enak.
Berapa lama kau akan bercermin?
Hai! Apa masuk akal jika kau dan aku mirip?
Tidak. Kita tak mirip sama sekali.
Aku benar-benar tak berpikir itu masuk akal.
Bagaimana sewa bisa menjadi $330 dengan deposit $20,000?
Rumahnya agak tua, tapi
itu di lokasi yang bagus dan luas.
Di tambah, itu berperabotan lengkap.
Hei, itu karena aku membuat penawaran yang bagus, tentu saja!
Penawaran? Sungguh?
Aku jurusan Psikologi. Jadi, itu gampang!
Gampang?
Pertama, kau harus mengetahui psikologi pemilik rumah.
Berapa besar penyewa inginkan rumah, pemilik rumah juga inginkan penyewa.
Kenapa membiarkannya kosong?
Mereka masih harus bayar bunga pinjaman dan biaya pemeliharaan.
Ya, mereka harus bayar semua itu.
Setelah kau melihat psikologi pemilik rumah,
sejak saat itu,
Waktunya tunjukkan wajah kosong tanpa emosi.
Kau jangan terlihat seperti penurut.
Tolong kurangi.
Dua puluh dolar, tolong.
Setelah aku melihat dia, dia setuju untuk itu.
Itu aneh...
Tetap saja, bukankah ini terlalu lengkap?
Seperti di tilupakan orang yang dulu tinggal di sini.
Jadi, itu lebih baik.
Pikirkan saja berapa banyak yang akan kita hasilkan, jika kita jual semuanya!
Ngomong-ngomong, Yeji.
Kapan kau rencana pergi?
Sekarang? Tidak berarti sekarang.
Hei, Yeji. Tas mu.
Yeji, ada apa?
Kau tak apa?
Hei, kau masih main begitu?
Itu bukan punyaku.
Itu punyamu atau bukan, kau tetap harus menyimpannya.
Kau tak apa-apa?
Ini kamarku..
Hei, Kim Yeji!
Kau harus pergi, sekarang.
Apa aku membangunkanmu?
Hodoo.
Ya?
Uang siapa $15.000 dari deposit $20.000?
Itu uangmu.
Lalu, siapa yang punya hak lebih besar di rumah?
Silakan tidur nyenyak.
Yeji, ada apa?
Kenapa kau...?
Kau bikin kaget.
Apa mimpimu?
Hai! Kau tak apa?
Ya...
Aku lapar.
Jangan becanda matikan lampu.
Nyalakan!
Sekarang!
Ayolah...
Kubilang jangan...
mengerjaiku?
Hodoo, jangan khawatir. Aku tak melihat apa-apa.
Aku tak melihat apapun.
Tak apa. Aku tak melihat apapun. Ya, tak ada.
Naik ke atas, sekarang.
Aku masih menganggapnya aneh.
Yeji. Kau tak mau pulang?
Bukannya aku tak mau. Aku tak bisa.
Kenapa?
Kuambil uang sewa dan habiskan semuanya dalam tabungan.
Apa?
Aku tahu. Aku bodoh.
Itulah yang tidak kumengerti.
Kemudian..
Bagaimana kalau pergi ke tempat orang tuamu?
Jika kau beri tahu ibuku, kau akan mati.
Tapi tetap saja...
Bukankah agak aneh untuk tinggal di rumah pria lajang?
Hodoo.
Mau memutuskan persahabatan kita yang sudah 20 tahun?
Siapa yang meminjamimu uang dan memberimu makan selama kau susah?
Ya, silakan ambil ini juga.
Selamat Datang...
Halo!
Ya, halo.
Kurasa kau bekerja di sini.
Ya. Untungnya, ada pekerjaan saat aku pindah ke sini.
Kau mau beli sesuatu?
Apa? Aku kehabisan ramen.
Ramen ada di sana.
- Terima kasih. - Terima kasih.
- Sampai jumpa lagi. - Ya, sampai jumpa.
Kenapa dengan dia? Kenapa dia begitu canggung?
Jika dia pemalu, dia bisa terlihat seperti itu.
Pemalu...
Inilah hal terbaik jika bekerja di toko serba ada.
Itu semua kedaluwarsa.
Tidak apa.. Semua ini belum rusak.
Nanti, aku akan memasak makanan yang enak untukmu.
Ada apa?
- Ada seseorang di rumah. - Apa?
Mari kita hubungi polisi.
Maka, itu akan terlambat.
Nyalakan lampu?
Charles!
Astaga...
Yeji.
Ada apa?
Kau tak apa?
Kenapa ini terus ada di luar?
Ini dia!
Bagaimana menurutmu?
Aku pasti melihatnya.
Ayolah.
Kau selalu melihat hal-hal sejak kau masih kecil.
Aku pasti mendengarnya.
Kau juga selalu mendengar banyak hal.
Dan kau selalu bertingkah konyol sejak kecil.
Ya, kau benar.
Kunci pintu dengan benar.
Jangan menyesal setelah kau dirampok seperti terakhir kali.
Baiklah.
Hai!
- Bau apa ini tiba-tiba? - Bau? Bau apa?
Seperti sesuatu yang busuk.
No comments yet. Be the first to leave one.