最初の148行です。
Tubuhku... berat sekali...
Seperti inikah, aku mati.
Sekarang, akhirnya...
Aku bisa "istirahat".
Kaoru!
Tsubame...
Apa anda mau ke palabuhan lagi?
Jangan khawatir. Aku yakin dia akan kembali.
Seperti yang kau tau,
dia selalu kembali apapun yang terjadi.
Tsubame?
Aku baru bertemu Kaoru diluar.
Begitu ya...
Aku selalu meng-khawatirkan-nya.
Kenji telah pergi dan Kaoru kini sendirian...
Aku akan kerumahnya nanti.
Yahiko...
Menurutmu apakah Kenshin telah...
Hey!
Tapi perang telah usai
dan semua orang telah kembali dari "Luar Negri".
Walupun begitu, Kaouru tetap ke pelabuhan setiap hari.
Dia selalu menunggu
Kenshin kembali pulang.
Matahari telah terbenam.
Aku akan menyiapkan makan malam.
Apakah kau tidak berpikir untuk kembali ke Tokyo?
Bagaimana dengan ayahmu?
Apa?
Ayahmu belum juga kembali?
Walaupun ayah sudah pulang,
aku tau kalau ayah akan segera pergi lagi ke suatu tempat.
Aku memikirkan-nya sejak masih kecil,
mengapa ibu mau menikah dengan orang seperti ayah.
Lalu mengapa kau datang ketempat ini?
Bukankah percuma untuk-mu mempelajari "Teknik Pedang" seperti ayahmu?
Aku ingin mengetahui seperti apa "kekuatan manusia"
dan apa artinya "kekuatan sejati"!
Himura...
Sudah 15 tahun sejak terakhir aku bertemu anda,
dan kali ini aku datang untuk memohon bantuan anda.
Ikutlah ke "Luar Negri".
pastinya anda telah mengetahui tentang "perselisihan" yang terjadi di "Luar Negri".
Aku sangat yakin bahwa perang akan segera dimulai.
Kami memiliki "Kekuatan Militer".
Namun, hanya beberapa prajurit saja yang memahami "pertempuran".
bila orang seperti anda, yang telah banyak mengalami pertempuran,
bersedia menjadi "Pemimpin Pasukan"...
Mr. Yamagata, aku lebih memilih menolong orang dalam pertempuran,
daripada ikut bertempur.
Bila perang memang tak dapat dihindari, aku akan semakin bertekad.
Himura...
Aku akan ikut ke "Luar Negri" untuk melakukan-nya.
Itu adalah satu-satu-nya hal yang dapat kulakukan saat ini dan kemungkinan,
hal ter-akhir untuk "menebus dosa"ku.
Udara-nya semakin dingin.
Aku akan menunggu-mu, seperti biasa
di tempat ini.
maka...
"Selamat Jalan".
Hey, Kaoru!
Apa yang terjadi?
Jawab aku! Kaoru! Kaoru!
Meng-Ingat masa lalu kita,
kau dan aku sama-sama hidup denagn "Luka" yang tak hilang.
"Luka" yang "terukir silang"...
Aku telah menemukan-nya. Aku tak akan membiarkan-nya lolos. Hitokiri Battosai!
Bukankah seharusnya dia "Pembunuh Bayaran" yang pernah belajar di "Dojo Kendo"ku?
Bantu aku membersihkan ruangan ini.
Bila kau tinggal dirumah kami, kau harus ikut membantu, bisakah?
Nona Kaoru...
Apa?
"Teknik Pedang Kamiya Kasshin",
diciptakan ayah mu, untuk menyelamatkan jiwa orang...
Semakin aku memikirkan-nya, semakin aku mengagumi "tujuan mulia"nya.
Begitu juga kau, Kenshin.
karena kau memiliki kemampuan hebat,
kau dapat mencoba mendirikan "Dojo Pedang" gaya-mu sendiri.
"Gaya Berpedang" seperti apa yang dapat kau harapkan dari "Teknik Membunuh"ku?
Aku pikir, ayahmu adalah seorang yang lembut, bukankah demikian?
Tidak, dia sangat "keras" dan "menakutkan".
Setelah kematian ibu,
Aku menagis setiap waktu, namun ayah tetap memaksa-ku berlatih pedang.
Aku pikir ayahku tak merasakan "derita", walaupun ibu telah meninggal.
Bagaimana-pun, aku melihat ayah menangis diam-diam sambil memeluk kimono ibu suatu saat.
"Ah, orang dewasa bisa menangis juga," Pikir-ku.
Setelah itu, Aku berlatih pedang lebih serius lagi.
Aku ingin membuat ayah-ku bahagia.
Aku yakin ayahmu "bahagia disana".
Lagi ngeliatin apa sih?
Dia pria yang "seperti itu".
Bagaimana dia bisa membunuh orang?
Jangan tanya pertanyaan kaya gitu ke dia, Kaoru.
Aku juga gak nyangka sebelum kesini dulunya "copet".
Tapi aku juga gak bisa "ngapus" soal itu. Apalagi "ngelupain"nya.
Maaf, aku minta maaf.
Punya nyali juga lo "petantang-petenteng" di jalan
"siang bolong" sambil bawa pedang.
Lo ditangkep karena "melanggar aturan penggunaan pedang".
Tahan! Ujiki!
Biar saya yang menangani-nya. "Sarungkan" pedang-mu.
"Mentri Pertahanan"?!
Silahkan, Pak!
Aritomo Yamagata?
Aku telah mencari anda selama 10 tahun, Himura.
Dia datang untuk membawa Kenshin?
Banyak rekan lain yang mengharapkan anda kembali bergabung.
Ayo ikut aku kembali.
Tuan Yamagata, aku menghargai perhatian anda, namun demikian,
Aku tak berminat untuk ambil bagian dalam "membunuh orang".
Himura!
Jaman telah berubah.
Ini berbeda dari saat terakhir "Era Tokugawa" saat pedang memiliki "kekuasaan".
di "Era Meiji" ini, pedang tak dapat berbuat banyak.
Dengan pedang, aku dapat melindungi orang-orang disekitarku.
Kenshin, sebesar itukah kau membutuhkan pedang? Bisakah kau melupakan-nya saja?
Ketika itu, matahari telah terbenam di cakrawala seperti saat ini...
"Jangan melarikan diri setelah anda membunuh banyak orang.
Hidup dan matilah dengan pedang.
Tak akan ada cara hidup lain untuk-mu". Seseorang mengatakan hal itu padaku.
Sudah 10 tahun sejak saat itu, dan aku masih tidak tau harus bagaimana.
Sampai kutemukan "jawaban"nya, Aku tak bisa melepas "Sakabatou" (Pedang Mata Terbalik) ini.
Ayah, bisakah aku melakukan hal itu?
Membagi "derita" sendiri dan "barat"nya pedang?
Kenshin gak akan balik lagi.
gue disuruh jaga rumah selama dia pergi.
Kenapa, Sanosuke?
Jin'e cuma "ngincer" para "Patriot Restorasi Meiji" aja.
Target dia berikutnya Kenshin.
Supaya gak ada masalah apa-apa,
dia gak mau kesini dulu sementara.
Dengarin gue, Jin'e bukan sembarang "musuh biasa".
Biar lo pergin bantuin dia, lo malah cuma jadi "beban" buat dia.
Lo disini aja diem.
Kenshi...
Akhirnya "Battosai" (Sang Pembantai) udah jadi "tumpul", gara-gara "jatuh cinta" sama cewe kaya gini.
Jangan ngeliatin gue kaya gitu. Gue kan gak nyulik lo buat "dimakan".
Aku tau bahwa. kau berniat untuk "mengurangi" kekuatan-nya. Kau pengecut!
Lo gak ngerti. Kalo gue nangkep lo itu supaya dia jadi "ngamuk".
"Amarah" bakal buat dia kembali menjadi "sedia kala" sebagai seorang "Pembunuh Bayaran".
Gue gak ada urusan sama dia, yang udah jadi "cemen", kaya sekarang.
Kenshin masih "kuat".
Lo gak tau sih se-"Kuat" apa dia waktu akhir "Jaman Tokugawa".
Cuma denger "gosip"nya aja, orang-orang jadi pada "jiper".
soalnya dia itu "selon" dan "sadis".
Dia emang "Pembunuh Paling Kuat".
Dia tuh orang yang ahli membunuh pake pedang.
Secara gue tau dia, mungkin kalo dilawan gue bisa "modar",
No comments yet. Be the first to leave one.