The Cellar

The Cellar

Indonesian 字幕をダウンロード

リリース情報

The-Cellar-2022-YTS-720p-1080p-BluRay-x264-AAC
解説: rhaindesign
kampungcinema

タグ

BluRay
x264
720p
720
1080
TS
YTS
公開日: 2022-06-10
ダウンロード: 100
聴覚障害者向け: No

Indonesian字幕のプレビュー

最初の200行です。

BONUS LANGSUNG SAMPAI 300% === BONUS SETIAP HARI! ===

- Semua ini punya kita? - Ya, semuanya punya kita.

Biar pintunya terbuka. Yang lain di belakang kita.

- Mereka selalu lambat! - Selalu lambat.

Itu saja?

Sudah Ibu bilang hanya 20 menit.

Ya, dengan mobil, Bu.

Pernah Ibu coba melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain?

Astaga!

Ya, ini cukup mengesankan!

Bukan. Astaga! Ini sangat jelek.

Bodoh!

Ibu!

- Debunya kembali. - Akan kuambil penyedot debu.

Steve, Ayah tunjukkan kamarmu. Ayo.

Ruang bermain, keren!

- Ayah mengatur semua permainanku. - Untukmu.

Kenapa kita harus simpan semua lukisan seram dan barang tua ini?

Barangnya sepaket dengan rumah.

Sebagian besar mungkin akan kita singkirkan.

Kemari, ini akan menghiburmu.

- Stevie, ayo. - Aku datang!

Ya! Semua barang kita!

- Ya, barang-barang. - Ibu kira kau akan senang.

- Ibu tak tahu apa-apa soal aku. - Ellie.

Mungkin kau suka ruangan ini. Ikut aku.

Ayo.

Saat Ayah masih kecil,

Ayah akan senang tinggal di tempat seperti ini.

Apa di sana?

Itu ruang bawah tanah.

Kenapa kau tak periksa?

Ini kotor.

Aku suka menganggapnya sebagai karakter.

Ya. Tak ada yang bisa dilihat di sini.

Keluarkan aku!

Ada yang salah dengan kuncinya.

- Ayolah, ini tak lucu. - Tunggu, Ellie.

Ayah, ayolah!

- Ibu, Ayah, keluarkan aku! - Oke, tunggu. Tenang.

Keluarkan aku!

Brian, ada kunci. Di sana.

- Ayolah! Ibu! - Kami punya kuncinya.

- Tunggu sebentar. - Keluarkan aku!

- Tunggu sebentar. - Tolong, ayolah!

Ibu!

Keluarkan aku!

Keluarkan aku!

- Aku selesai di sini. - Ellie.

- Aku tak mau tinggal di rumah ini! - Aneh.

Kau tak apa? Boleh Ibu masuk?

Aku mau tanya pendapatmu soal sesuatu.

Apa pendapatmu soal ini?

Sama sekali tak ada.

Tapi apa mereka terlihat bersenang-senang?

Mereka terlihat seperti domba yang dicuci otaknya.

Ayolah, Bu, kau tak perlu riset pemasaran untuk hal macam ini?

Aku mau perspektifmu.

- Aku benci pekerjaanmu, Bu. - Oke.

Ibu mau kau jaga Steven malam ini.

Kami harus ke kantor, tapi kami tak akan pulang telat, janji.

Jadi, Ibu mau tinggalkan kami di sini pada malam pertama?

Ayolah, Ellie. Ini kesepakatan besar.

Ini sangat penting, paham?

Baik.

Terima kasih.

Kenapa kita harus pindah kesini, Bu?

Kulakukan ini untuk kalian.

- Agar kau punya hidup lebih baik. - Tidak.

Ibu lakukan ini untuk diri sendiri.

- Mana orangtuamu? - Mereka pergi kerja.

Yang benar saja? Kau baru saja pindah.

Mereka ada promosi penting besok.

Kata ibu mereka membutuhkannya untuk bertahan hidup.

Semoga mereka bangkrut dan kami harus jual rumah ini.

Ayolah, Ellie. Mungkin tak akan seburuk itu.

Entahlah.

Aku hanya merindukan semua orang. Aku merindukanmu.

Kenapa kau tak datang dan nongkrong?

Aku bisa menginap bersamamu?

- Ya, kenapa tidak? - Tunggu sebentar.

- Kau tak apa? - Ini bukan apa-apa.

Ellie?

- Semua baik-baik saja? Ellie? - Aku akan membunuhmu.

Ellie!

Ini Sophie, vlogger usia 19 tahun, influencer.

Dia bergaya hidup mewah.

Sebenarnya tidak.

Dia aktris dan kami rencana tampilkannya sebagai vlogger sejati

dengan kisah nyata.

Ini beberapa iklan awal yang akan kami tayangkan

di semua platform media sosial untuk mendukung konten video.

Kau mengubah warna gelangnya?

Kami pikir itu terlalu...

Ubah kembali.

- Bisa kuurus. - Harus kuterima ini.

Ellie, ada apa?

Bu, Steven terus mengacau.

Dia tak betah di tempat tidur.

Sambungkan dia ke telepon.

- Halo? - Steven, ayolah, bersikap baik.

- Atau kau menyesal selama seminggu. - Oke.

Jadi, target audiensnya cukup jelas,

- umur 16 hingga 19 tahun. - Apa yang kulewatkan?

Dimana kau dapat ini?

Kutemukan di sana.

Apa-apaan...?

Aku muak dengan rumah ini.

Morgan teman kelasku bilang kalau rumah ini punya penyihir

yang membuat perjanjian dengan iblis.

Apa? Itu benar!

Apa itu?

Delta... Titik Vektor... di tambah...

Epsilon...

Satu Parsial sama dengan... Satu N... DY di bagi dengan DX...

Satu...

Dua...

Tiga...

Empat...

Lima...

Enam...

Cukup.

Ke tempat tidur.

Naomi?

Naomi?

Halo?

Naomi?

Demografis ini, gadis remaja, mereka merespon dengan baik

pemasaran aspirasional dan kompetisi sosial,

jadi bisa kita buat grafik vlogging mingguan

di mana vlogger bersaing untuk dapatkan "Suka" terbanyak?

Siapa yang tercantik? Siapa yang dapatkan pria itu?

- Seleksi alam. - Hukum rimba.

Tidak, kita menyebutnya kompetisi Seleksi Alam.

Bagus.

Ellie!

Bu, semua lampu padam.

Apa saklar di dinding juga mati?

- Ya, kurasa begitu. - Baiklah.

Kita harus periksa listrik padam atau sekring putus,

jadi kau turun periksa pemutus sirkuit,

periksa apa ada jalur sakelar yang putus.

Aku tak mau ke ruang bawah tanah itu.

Aku serius. Aku mau pergi sekarang.

Ellie, bisa kau lakukan untuk Steven, jika tak mau untuk Ibu?

Bagaimana jika dia bangun dalam kegelapan dan tak ada orang di sana?

Baik.

Ibu akan tetap di sambungan telepon denganmu.

- Bu, kau masih di sana? - Ibu disini. Di sambungan telepon.

Kau tak apa?

Aku tak bisa lihat apa-apa. Entah apa aku bisa lakukan ini, Bu.

Ibu tahu kau bisa.

Ibu, aku takut. Maaf, aku tak bisa.

Kau tahu yang Ibu lakukan saat takut, untuk jernihkan pikiran?

- Aku menghitung - Bukan itu, Bu.

Tidak, ada sepuluh langkah ke bawah.

Ibu sudah hitung?

Bisa kau mempercaya Ibu sekali saja?

- Akan kucoba. - Bagus.

Aku mau kau hitung tiap langkah, bisa?

- Ya. - Dengarkan saja suara Ibu

Jangan ada yang lain, fokus pada hitungan.

Konsentrasi pada itu.

Satu.

Bagus. Langkah berikutnya.

- Dua. - Oke, lanjutkan.

Tiga.

Bagus.

Itu bagus, oke? Empat.

Empat.

Empat.

Tak apa. Tetap tenang.

Konsentrasi.

- Lima. - Kau sudah setengah jalan.

Enam.

Empat lagi.

Oke? Jangan berhenti sekarang. Kau tak apa, Ellie.

Terus saja menghitung.

Tujuh.

Delapan.

Bagus.

Sembilan.

Satu lagi.

Sepuluh.

Kau di bagian bawah. Bisa kau lihat pilar di depanmu?

Sebelas.

Dua belas.

Tiga belas.

Empat belas.

Lima belas.

Enam belas.

Tujuh belas.

Delapan belas.

Sembilan belas.

Dua puluh.

Dua puluh satu.

Dua puluh dua.

Dua puluh tiga.

Dua puluh empat.

Dua puluh lima. Dua puluh enam.

コメント

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left