最初の200行です。
Maaf.
Baiklah. Biar kudengar.
Sudah selesai?
Aku sudah memberimu dua jam.
Ini terlalu ceria?
Tunggu.
Aku menyukainya.
- Kau suka bagian falsetto ini? - Apa?
Bagian falsetto.
"Kuambil laptopku dan menuliskannya."
Aku berpikir membuat Mrs Robinson versi modern.
Atau, kau punya ide lain?
Kau juga bisa…
Lagu ini seharusnya tentang kenyataan.
- Ya, aku tahu, tapi... - Seperti...
Ada masalah dengan hubunganmu saat ini? Tak ada.
Aku hanya tak ingin menuliskan lagu tentang itu.
Jadi, kenapa tak menuliskan lagu tentang itu?
Ya.
- Menurutku, itu bagus. - Ya.
Ya. Itu akan kejam.
Ini seperti versi pria dari lagu tentang kehebatan wanita.
Aku mau Benny menyanyikan itu. Aku tak yakin.
Ini hanyalah perubahan. Saat kau...
BENNY BLANCO
Bila sudah sepuluh tahun...
Aku akan kehilangan momen?
Menurutku, kau akan memandang dengan cara berbeda.
Saat ini, kau melakukan yang dulu kulakukan. Mendorong diri.
Serta,
menjaga momen, saat ada lagu-lagu itu di benakmu.
Lalu, kau merasa,
"Lagu ini akan selalu ada. Aku akan menahan diri."
Taylor tapi masih aktif.
Ya, tapi kau pasti paham maksudku.
Entahlah.
Agak berbeda sebagai produser, tapi aku berpikir,
"Aku akan melakukan semua...
yang mengilhamiku. Aku tak peduli hasilnya."
- Biarkan aku mengilhamimu. - Mengilhamimu.
Tolong matikan benda itu.
Ini yang kita punya. Ini akan lebih keras.
Sedikit kurang ceria.
Astaga.
- Ya, ini tak... - Semua bagus hingga bagian itu.
Bila kau amat menyukai dirimu, bercintalah dengan dirimu sendiri.
- Berlebihan. - Sunting.
- Itu keren. - Menurutku, itu gila.
Langsung menjadi klasik bila ada, "Cintai dirimu sendiri."
- Seolah-olah, menjadi lebih serius. - Sungguh?
Ini bagus.
Kau akan langsung merekamnya?
Ada sesuatu di lensamu.
Saya mulai merekam Ed di tahun 2008. Kami sepupu, jadi, sudah kenal lama.
Sepupu saya banyak. Dia mungkin yang terdekat.
Dia mengenal saya sejak masih kecil dan aneh.
Saat saya pertama ke London di usia 16 tahun,
dia menampung saya di sofanya, di Bethnal Green.
Saya merekam konsernya dan mengunggah di YouTube atau MySpace.
Dia mendapat kontrak dan mengajak saya
ikut tur dan merekam semuanya.
Kami seperti sahabat, karena kami sepupu.
Kami semakin dekat saat tur.
Kami ke mana-mana. Inggris Raya, Eropa, Amerika, Asia. Menyenangkan.
Pertama kali melihat Ed menulis, dia mengundang Foy Vance,
yang adalah idolanya,
salah satu musisi favoritnya, untuk ikut tur bersamanya.
Di setiap kesempatan, Ed akan menarik Foy
dan mencari tempat untuk sesi spontan.
Sesi spontan beralih ke sesi menulis,
dan saya akan merekam semuanya.
Sepertinya, baru di tahun 2013
saya masuk ke studio dan melihatnya menggarap lagu dari awal sampai akhir.
Ini mungkin pertama kalinya terekam sebuah lagu yang sedang ditulis,
tahap demi tahap. Pastikan semua terekam.
Saya ingat hari pertama bertemu Benny Blanco.
Kami di New York dan Ed memiliki ide untuk sebuah lagu.
Saya baru mengalami sesuatu yang ingin saya jadikan lagu.
Kami membuat Don’t dalam dua jam. Saya memiliki loop vokal...
Kami membuat irama dari itu dan dia meninggalkan saya.
Dia membiarkan saya membuat cerita.
Saya tak pernah memiliki niat lebih dari satu hari.
Tapi, hari itu bila saya menulis, itu akan abadi.
Sesuatu yang keren untuk disaksikan.
Lagu yang awalnya nol, lalu menjadi
lagu yang ditirukan semua orang di saat konser
atau yang Anda dengar di radio, di mobil.
Melihatnya dari awal hingga akhir adalah sesuatu yang istimewa.
Saya hanya ingin terus merekamnya.
DIa...
- Ayolah, Benny. Sialan. - Disensor lagi, Bung.
Aku menyukainya.
- Hai, semua. - Sir Benny Blanco.
Ada yang mau keju lidi?
Ya.
Kita akan pergi ke...
Entah ini di mana,
tapi jauh dari Los Angeles.
Kita akan menulis banyak lagu.
Aku mengumpulkan banyak musisi favorit.
Foy, Amy, dan Johnny.
Apa yang kau cemaskan?
Yang kucemaskan, biasanya, aku bekerja dengan satu orang.
Sementara ini, tujuh orang, semua di ruangan yang berbeda.
Entahlah. Belum pernah. Ini akan asyik.
Aku punya ide. Seperti ini.
MALIBU, CALIFORNIA
Ya.
Aku akan berpikir dan merokok.
Kita putar track-nya ke Ed sebelum mulai.
Tunggu.
Itu... Kita punya lagu yang seperti itu.
Ya, kita sudah membahas syairnya, tapi kita balik.
Kini, saatnya mengurus mereka, seperti mereka saat kita muda.
Ya.
Aku lebih suka bila ini bergaya Springsteen.
- Aku akan menyelesaikannya. - Bekerjalah.
Aku akan kembali, lalu kemari. Pikiranku sedang agak kacau.
Apa yang kau pikirkan?
Terlalu banyak ide.
Kau mau menyelesaikan lagu atau menyimpannya dulu?
- Selesaikan lagunya. - Baiklah.
Ini sangat bagus.
- Mau mendengarkan lagunya? - Ya.
Bagaimana tata suaranya?
Lagu ini hebat.
Ya.
Akan mengambil laptopku dan menulis sebuah lagu.
Benar-benar sangat pagi.
Belum ada yang bangun.
Aku masih jet-lag.
Bagaimana kemarin?
Kemarin menyenangkan.
Membingungkan.
Ya. Aku tak yakin akan lebih baik bila ada tiga pekan sesi individu.
Mungkin.
Menurutku, bila banyak ide muncul, itu akan bagus.
Bila bisa menulis lagu, hasilnya pasti bagus.
- Ya. - Ya.
Mari kita tulis saja.
Satu lagi?
Lagu adalah sesuatu yang aneh.
Kenapa begitu?
Mereka datang dan pergi. Tak pernah memberimu peringatan.
AMY WADGE, PENULIS LAGU
- Aku bangun sejak pukul 05.00, Amy. - Astaga.
Kami menulis lagu.
- Bagus. - Turunlah, kami akan menulis lagi.
Aku turun sekarang.
Sial.
- Apa ini? - Hanya kopi.
- Ini bening sekali. - Aku tahu. Tapi, ini tadi di kuali.
"Apa masa depanmu?"
- Itu kopi kemarin. - Siapa peduli? Ini berminyak sekali.
Baiklah. Jangan diminum. Aku akan mengambilnya kembali.
Berikan kepadaku.
Tunggu. Kumainkan riff lainnya.
FOY VANCE, PENYANYI DAN PENULIS LAGU
- Aku menyukai itu. - Bagus.
- Bagaimana menurutmu? - Itu bagus.
Sekali lagi? Ini akan menyenangkan.
Itu dia.
Lalu, ada riff di sana, mungkin?
Tidak. Akan ada bagian lain. Bisa kita rekam?
Bisa mainkan chorus-nya?
- The Ramblas? - "Las Ramblas, sampai jumpa,
kita akan berdansa di La Sagrada.”
Itu bagus.
Ya, ayo kita gunakan itu.
"Ramblas, sampai jumpa, kita akan berdansa...
Ya.
Ya, bagus!
Baiklah. Mari kita tuliskan.
- Mari kita tuliskan. Ini bagus. - Kita gunakan seluruh kalimat itu?
Bahasa Spanyol.
- Tidak, ayo kita... - Te amo mi cariña.
- Ed menginginkan pendapatmu. - Bagus.
Apa yang sedang kau garap, Benny?
- Omong kosong. - Omong kosong.
Di mana kalian? Di bawah?
Biar kuambil sepatuku.
Itu yang terbaik.
Aku menyukai bagian bahasa Spanyol itu. Bagus.
- Halo, Bung. - Tos.
JULIA MICHAELS
Selamat pagi.
Seperti ini.
Aku menyukai ide, seolah-olah...
Seolah-olah, aku dijaga.
- Ya. - Seolah-olah...
Ya.
Benny? Benny?
Benny! Benny!
- Ya? - Bagian berikutnya beres.
- Apa itu? - Aku akan menyanyikannya.
Baiklah.
Menurutku, syairnya seharusnya,...
Aku mungkin akan menurunkannya.
Ya, jadi,...
- Ayo panggil Foy. - Astaga. Bisakah?
No comments yet. Be the first to leave one.