最初の200行です。
SERIAL NETFLIX
Dengar.
Bagaimana menurutmu?
Apa mungkin tanda lahirku Skorpio?
Bukan begitu cara kerjanya.
Bukan?
GEMINI
RASI CINTA
- Alice? - Ya?
Apa ini bagus? Bagaimana menurutmu?
Mari lihat pilihan lain.
- Kau lihat Enrico? - Tidak.
Dia tak ada di ruangannya.
Selagi kau di sini,
bagaimana menghitung tanda lahirku selama waktu musim dingin?
Apa aku kurangi satu jam?
Aku tak tahu.
Apa maksudmu?
Kau membuat acara tentang astrologi!
Tanya Tio.
Apa dia akan memakai itu?
Aku Kaprikornus dengan tanda lahir Taurus. Kau bisa mengandalkanku.
Jangan khawatir.
Permisi.
Terima kasih.
Mara, kau lihat Enrico?
Tidak.
Alice?
Bagaimana?
- Semua baik-baik saja? - Semua terkendali.
Set sudah siap.
Marlin dandan. Tio bersama para kontestan.
Aku hendak bergabung dengan Carlo di ruang kendali.
Apa Enrico membantumu?
Tentu saja.
Di mana dia?
Di sekitar sini.
Aku mempertaruhkan karierku dengan Bodrato.
Jika ini tak berjalan lancar…
Itu takkan terjadi.
Itu yang kuharapkan.
Posisi awal.
Mari periksa suara.
Lalu lagu tema pembuka dan penutup.
Aku di sini.
- Sergio? - Ya, Carlo.
Bisa periksa keamanan semua pintu?
Tentu. Ada masalah?
Jangan sampai ada yang terinjak-injak di kerumunan.
Kupikir aku gugup.
Aku sudah memeriksa semua pintu.
Tarik napas.
Ini akan baik-baik saja.
Ikut aku.
Baik.
Ini takkan berjalan lancar.
Kenapa?
Karena acara ini bermasalah.
Aku tahu.
Itu normal.
Ini hanya episode pilot.
Tidak, ini tak normal.
Jika kau bersusah payah melibatkanku
saat kau jadi penulis bersama Sardi,
mungkin kita bisa punya kesempatan.
Tetapi kau hanya mengingatku
ketika itu cocok untukmu,
dan sekarang, aku harus berurusan dengan ide konyolmu.
- Sebenarnya… - Dengar.
Pastikan para kontestan tahu apa yang harus mereka ucapkan.
Dan tetap di luar ruang kendali.
Dor!
Hei.
Ketegangan malam pembukaan?
Tidak. Sejujurnya…
tak begitu menegangkan.
Carlo.
Dia selalu membuatku merasa kecil.
Tatap aku.
Persetan dengan Carlo, mengerti?
Dia gugup. Semua juga gugup.
- Semoga berhasil. - Kau juga.
Persetan, Enrico.
Apa yang sedang…
Jika kau membangunkannya, aku akan bunuh diri.
Apa yang Riccardino lakukan di sini?
Kau sudah gila?
Aku tak punya pilihan.
Tak bisakah dia di rumah bersama Elvira?
Elvira tak di rumah.
Di mana dia?
Entahlah.
Katanya, dia butuh ruang.
ENRICO CRIPPA DIREKTUR PRODUKSI
Kau di mana?
Jangan naik, Elvira.
Aku akan turun.
Riccardo sedang tidur. Biarkan dia sini.
Tidak, tunggu di bawah.
Kau mau ruang?
Di luar banyak.
Dah.
Aku akan bicara dengan Elvira. Tolong awasi Riccardo.
Tidak, Enrico.
Kita akan mulai.
- Kami membutuhkanmu di ruang kendali. - Persetan.
Sardi sudah tahu…
Ini dia.
Selesai.
Sudah diatur.
Dia takkan bangun. Kita terjaga semalaman.
- Tetapi… - Elvira tak boleh ke atas.
Baik, cepat.
Terima kasih.
Baik, semua siap.
Kami siap.
Olmo, tetap di sana.
Lima, empat, tiga, dua, satu.
Lagu tema.
Kamera satu.
Mengutip Shakespeare, "Itulah rasi.
Rasi di atas kita mengatur kondisi kita."
Tetap di Marlin.
- Hadirin sekalian… - Mulai.
…selamat datang di episode pertama Rasi Cinta.
Acara permainan pertama dan satu-satunya
yang merujuk ke rasi bintang untuk memberi para kontestan
hadiah paling berharga.
Cinta.
Kamera dua di Tio, lalu pindah ke para kontestan di kamera tiga.
Cahayanya redup.
Siapa yang meredupkan lampu?
- Lebih terang. - Tidak, Carlo. Itu ideku.
Ini terlalu gelap dan misterius.
Itu yang kuinginkan.
Baik, mari lanjutkan.
Hati yang kesepian…
Hati yang kesepian
harus memilih di antara 12 peminang.
Satu pria untuk tiap rasi bintang.
Maaf.
Bunyi apa itu?
Kami tak bisa mendengar apa pun.
Bunyi apa?
Ada apa?
Semua lancar, lanjutkan.
Dan kami punya pakar astrologi sejati
untuk membantu sang hati yang kesepian.
Hadirin sekalian,
Tio!
Kau mengatakan sesuatu?
Berhenti bergumam. Aku tak bisa dengar.
Persetan.
Alice, ada apa?
Maaf soal ini.
Berhenti merekam.
Beri aku 15 menit.
Maaf.
Cut!
Enrico, di mana kau?
Riccardino bangun.
Telepon aku!
Di mana Ayah?
Dia akan datang.
Sayang.
Kau baru bangun?
Selagi kita istirahat, bisakah kita coba
dengan lebih banyak cahaya?
Carlo, aku bisa mendengarmu. Jangan diubah.
Kau di mana?
Olmo. Berikan aku penyuara jemalamu.
Alice, ini Davide.
Semua baik-baik saja?
- Semua baik-baik saja. - Ada apa?
Bukan apa-apa, urusan…
wanita.
Beri aku waktu.
Terima kasih.
Bagaimana?
Kenapa kita berhenti?
Hanya…
urusan wanita.
Tetap di sini,
jangan berisik.
Menggambar untuk Ayah.
Apa yang ingin kau lakukan?
Aku ingin buang hajat.
Semoga.
Aku sudah selesai.
Bisakah kau membantuku?
Kau tak bisa sendiri?
Enrico, aku akan membunuhmu.
Sekarang mari kita menonton film.
Yang durasinya panjang.
Pindah ke kamera dua.
Mara?
Pengambilan gambar lebar.
Aku datang.
Jangan buru-buru.
Kita syuting lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.