最初の156行です。
- Teman? - Ya.
Bisa kau jelaskan lagi ucapanmu tadi?
Anak itu bernama Oh Beom-seok.
Dia sekolah di SMA Byuksan.
- Oh Beom-seok? - Ya.
Aku ke kafe karena dia memanggilku.
- Dia tak sendiri di sana... - Yeong-i.
Oi, kau tak apa-apa?
Kau tak apa-apa? Yang lainnya pergi ke mana?
Aku sendirian.
Nak. Tak apa-apa, kau boleh jujur.
Jangan khawatir.
Aku sendirian.
Oi, ada apa?
Kejadian hari ini
tak boleh diketahui Su-ho.
Apa?
SELAMAT ULANG TAHUN
Oi, Yeon Si-eun!
Si-eun!
Beom-seok.
Ya.
Sekarang hentikanlah.
Jangan ganggu Su-ho.
WEAK HERO CLASS 1
PEMBAGIAN BILANGAN TIGA ANGKA DAN DUA ANGKA
Aku hanya bertanya kau di mana dan sedang apa saat dia terluka.
- Sulitkah menjawabnya? - Aku pun sibuk. Tahu?
Saat kau latihan dan bertanding, kau pikir aku main-main di rumah?
Katanya, mau coba bersama. Katanya, mau membesarkannya bersama.
- Kau bilang akan bertanggung jawab... - Saat itu aku tak tahu!
Kukira, dia tumbuh biasa. Tak kuduga dia sakit-sakitan.
Si-eun.
Si-eun!
Si-eun.
Si-eun, buka pintunya. Kita bicara.
Si-eun. Tolong buka pintunya, ya?
Si-eun.
Si-eun, buka pintunya. Bicara dengan ayah, ya?
Yeon Si-eun.
Ayah dan Ibu tak bertengkar, hanya berbincang.
Si-eun.
Si-eun. Yeon Si-eun.
Si-eun.
Si-eun.
Tak apa-apa. Katakanlah dengan jujur.
Pelakunya yang melukai wajahmu sebelumnya?
Aku tak bohong.
Aku jatuh dari tangga.
Katakan yang sebenarnya.
Kenapa kau pergi ke sana?
Tak ada alasan.
Kau akan pindah sekolah.
- Cukup tahu saja. - Aku tak mau.
Astaga.
Ada apa denganmu?
Susah payah kubesarkan.
- Kenapa kau keras kepala? - Ayah.
Sudah lama aku penasaran.
Sejak kapan kau begitu peduli padaku?
Apa?
Lupakan saja.
PERESMIAN KERJA SAMA PENDIDIKAN MASA DEPAN INOVATIF KOREA-UZBEKISTAN
Ya.
Beom-seok ada di rumah.
- Bagaimana? - Kantor Polisi Seocho sudah kusuap.
Aku juga sudah menelepon kepala sekolah.
Nyonya pergi ke Pulau Jeju, jadi tetaplah di rumah dan awasi dia.
Entah dia akan berbuat apa lagi.
Cari sekolah di Filipina. Dia segera pergi.
Baik.
Bagaimana kau tahu?
Pak Park mengatakan padaku, kau akan ada di sana.
Bukan. Kejadian kemarin.
Polisi yang menghubungi.
Yeon Si-eun?
Dia tidak menuntut.
Kudengar dia temanmu.
"Apa yang diminta saat pemberontakan?" Itu yang penting.
Oi, bangunkan dia.
- Semuanya bangun. - Su-ho.
Ahn Su-ho.
Hari ini, mulai dari mana?
Kenapa tak ada jawaban?
Ketua, sampai halaman berapa?
- Halaman 100, Perjanjian Pulau Ganghwa. - Benarkah? Berikutnya...
Buka halaman 109.
Mari belajar tentang Gerakan Petani Donghak.
Gerakan Petani Donghak.
Untuk memahami Gerakan Petani Donghak, Tentara Petani Donghak...
AHN SU-HO
TERJADI SESUATU DI RUMAH, JADI AKU TAK SEKOLAH UNTUK SEMENTARA.
Kenapa kau tak pulang kemarin? Kau juga tak jawab teleponku.
Apa maksudmu?
Sampai kapan kau menjailiku? Sekarang masih berlangsung?
Ah, hentikan. Ini tak lucu.
Aku tak menjailimu.
Maaf untuk kemarin.
UJIAN AKHIR H-1
- Oi! - Sialan.
Ayo pergi merokok.
Kenapa Beom-seok tak sekolah?
Entahlah.
Tak kalian hubungi?
Kalian sangat akrab.
Ponselnya mati. Kau tahu?
- Jika terhubung, minta biaya reparasi. - Ya, baik...
Apa?
Biaya apa?
Biayanya 800 ribu won.
Jika tak bayar, kalian semua mati. Paham?
Jawab.
Ya.
JEONG-CHAN
Tak dapat terhubung...
Sial! Beom-seok, jawab teleponnya.
Sial. Ahn Su-ho harus dihajar.
Kenapa Yeon Si-eun tak sekolah?
Dia benar-benar mati?
- Yeong-bin berlebihan. - Oi.
Jangan berlebihan.
Jika dia mati, kita pasti disuruh ke pemakaman.
Sialan.
Sebentar!
Oh Beom-seok meneleponmu, tetapi tak dijawab.
Jadi, dia bawa gadis itu untuk memanggilmu keluar.
- Apa? - Itu...
Gadis yang tinggal di rumahmu.
Namun, tiba-tiba Si-eun datang, bukan kau.
- Kemudian? - Lalu...
Oh Beom-seok membayar teman Yeong-bin untuk menghajarmu.
Beom-seok pelakunya. Kami hanya di samping.
Ada apa?
Di mana Si-eun dirawat?
Dia pulang hari ini.
Maaf. Itu karena aku.
Oi!
Si-eun memintaku merahasiakannya darimu.
Jangan membuat masalah.
Siapa?
Kurir.
Ya. Ada apa?
Apa maksudmu?
Aku haus. Tolong beri aku air.
Oh.
Kau baik-baik saja?
Ya.
- Ada perlu apa? - Aku hanya mampir saat lewat.
Kau tak apa-apa?
Apa maksudmu?
Besok kau masuk, 'kan? Ada ujian akhir.
Ya.
Aku harus masuk.
Baiklah.
Sampai jumpa besok.
- Dia di dalam? - Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.