The Proud Family: Louder and Prouder

The Proud Family: Louder and Prouder

Indonesian 字幕をダウンロード

シーズン 3

リリース情報

The Proud Family Louder and Prouder S03 DSNP WEB h264-DOLORES
解説: tedi
Retail ADSNP | 10 eps Resync for DSNP

タグ

webdl
公開日: 2026-07-29
ダウンロード: 25
聴覚障害者向け: No

Indonesian字幕のプレビュー

最初の172行です。

Ayo, Semuanya.

Bukankah ini menyenangkan?

Ini adalah impian yang menjadi kenyataan.

Akhirnya aku melihat Mona Lisa.

Kenapa kecil sekali, Ny. Proud?

Seperti sebuah prangko.

Ya.

Kukira akan lebih besar dari ini.

Harus kuakui, aku agak kecewa.

Ya, ini tak sesuai harapan.

Antar aku ke museum kentang goreng seperti janji kalian.

Perjalanan ini sia-sia karena itu.

Oscar, tak ada museum kentang goreng.

Aku bilang begitu agar kita keluar sebentar dari kamar hotel.

Astaga, mereka seperti ini sejak kita tiba di sini.

Apa yang kau harapkan, Penny?

Paris adalah kota cinta.

Aku sudah tak tahan lagi. Tak kukira akan bilang begini,

tapi aku lebih suka mereka bertengkar.

Ada yang keren.

Dua kroisan cokelat lezat pada pukul tiga.

- Di mana? - Maksudku, pukul sembilan.

Apa? Aku tak melihat apa-apa.

Lihat, di sana.

Bonjour juga.

Apa maksudnya, bonjour?

Sebaiknya kalian pergi dari sini.

Ayah.

Mereka tidak bermaksud apa-apa. Bonjour di bahasa Prancis berarti halo.

Seperti aloha dan vamoose di Alaska.

Oscar, sudahlah. Jangan mempermalukan mereka.

- Dan aku. - Oscar?

Apakah itu benar-benar kau?

Ya, Sayang

Apa yang kau lakukan di sini?

Ibu dan saudariku selalu ingin melihat Paris

Kapan kau belajar bahasa Prancis?

Aku tak tahu aku berbahasa Prancis.

Juga tak tahu siapa wanita ini, Trudy.

Kau tidak ingat aku, Oscar?

Aku Betty. Betty Davis.

- Baik, Anak-Anak. Mari kita pergi. - Astaga!

Oscar, bagaimana kau kenal wanita ini? Jangan bohong.

Oscar dan aku pernah berpacaran sewaktu kuliah.

Kau bohong!

Kami cuma dua remaja yang jatuh cinta.

Itu saat-saat yang menyenangkan.

Ya.

Jadi, bagaimana tepatnya kalian berkenalan?

Oscar tak pernah menyebutmu.

Oscar, kau tidak pernah menyebutku?

Kami bertemu di universitas.

Universitas?

Oscar, kukira kau kuliah di Snack Institute.

Benar. Aku magang camilanku di kantin universitas itu.

Pekerjaan terbaikku.

Aku takkan pernah lupa camilan berbentuk hati buatanmu.

Itu mematahkan gigiku.

Kedengarannya masuk akal.

Lalu kau merawatku hingga sembuh.

Kedengarannya aneh.

Ya, saat itu aku masih anak kemarin sore.

Kau harus cicipi hati buatanku sekarang. Satu suapan akan membuat…

Hola!

Tapi sayangnya, itu tidak dijual di Prancis.

Jadi, Betty, apa jurusanmu di universitas?

Aku ambil jurusan seni.

Sudah lulus? Karena sekarang kau pemandu wisata.

Kau tahu kata orang.

Seni hebat lahir dari penderitaan besar.

Jadi, mungkin aku salah pilih jalan hidup.

Tagihanmu, Pak.

Santai saja.

Tunggu apa, Orang Prancis?

- Akan kubayar. - Jangan, Betty, Sayang, aku saja.

Wizard Kelly, tiga rasa?

Maaf, salahku. Kartu hadiah dari anak-anak.

Es krim pistasio. Semuanya enak.

Ibu, Ayah. Aku dan Dijonay ingin menonton film.

Tentu, Sayang. Trudy, kau ingin pergi ke bioskop dengan mereka?

Oscar, kau masih ingin hidup?

Ini dia, Sayang. Beli yang kau butuhkan. Uang bukan masalah.

Terima kasih, Ayah.

Apa pun untukmu, Nak. Sebaiknya berikan kembalianku.

Agar bisa kita berikan ke tunawisma.

Baiklah, Ayah.

Penny, langsung kembali ke hotel setelah menonton film.

Baiklah, Mama. Ayo, D.

Kita harus tetap di sini, Penny.

Akan ada drama.

Ayo, Dijonay.

Baiklah, sudah saatnya aku pergi.

Oscar, senang bertemu denganmu.

Kami akan di sini seminggu. Jangan jadi orang asing. Benar, Trudy?

- Mungkin kau harus jadi orang asing. - Sampai jumpa, Oscar.

Senang bertemu denganmu, Trudy.

- Oscar, kenapa aku baru tahu soal Betty? - Sudahlah.

Kau menikah dengan Snack Mack, Sayang.

Kau tahu ini waktunya apa.

Aku bercanda, Trudy. Kau tahu kaulah orangnya.

Aku harus jadi satu-satunya.

Sudahlah, Sayang.

Kau tahu kau nomor satu, dua, tigaku, hingga tak terbatas.

Ayo kita kembali ke hotel.

Film itu memberi waktu satu setengah jam.

Astaga. Ini membingungkan.

Jam berapa filmnya diputar?

Diputar pukul 15.00.

- Apa kalian membuntuti kami? - Ya.

Bukankah itu manis?

Tidak, itu menyeramkan.

Jangan perhatikan dia.

Namaku Dijonay Jones.

Maafkan temanku, tapi kami tak bicara dengan lelaki yang tak kami kenal.

Aku Fabrice.

Febreze? Seperti penyegar udara?

Kau memang wangi.

Dan ini temanku, Driss. Sekarang kita sudah berkenalan.

Penny, Drizzle untukmu saja.

Aku tak mau Drizzle. Ayo pergi, Dijonay.

Tasku!

Hei, kembali!

Astaga. Mereka menjebak kita.

Dan aku marah, karena mereka keren.

- Ini, Nona Cantik. - Terima kasih.

Sampai jumpa dan jaga tasmu baik-baik.

Hei. Kalian mau jalan-jalan bersama?

Jadi, kami tak menyeramkan lagi?

Maafkan aku soal itu.

Kata ayahku, "Jangan bicara dengan lelaki asing."

Atau lelaki mana pun.

Hei, kami akan mendengarkan musik di Olympia.

- Kalian mau ikut? - Ya, kami mau ikut.

Penny, kemarilah.

Baik. Tapi sebentar saja.

Baiklah.

Terima kasih, Driss.

Ayo, Dijonay. Sudah cukup.

Au reservoir, Fabrice.

Kuncinya, Nona.

TEMPEL KARTU

DITOLAK

Maaf, Nona, tapi sepertinya kuncimu sudah kedaluwarsa.

Kedaluwarsa? Apa artinya?

Artinya, kau tak punya kamar di sini, Nak.

Sekarang, tolong pergilah.

Tunggu. Kami di sini dengan orang tuaku. Kau ingat kami.

Dan mengapa suaramu berubah seperti itu?

Maaf, Nona, tapi tidak.

Kau pasti ingat kami. Hanya kami orang kulit hitam di hotel ini.

Mereka. Ya, mereka sudah keluar.

- Apa? - Apa maksudmu, Orang Prancis?

D, tenanglah.

Orang tuaku sudah keluar? Mengapa mereka melakukannya?

Sekarang, bisakah kalian minggir?

Maaf. Aku lupa kunciku.

Nyonya, itu sama sekali bukan masalah.

Silakan masuk. Anggap rumah sendiri.

Kau lihat itu?

Lupakan, Dijonay. Tak mungkin orang tuaku meninggalkan kita.

Orang tuaku pernah meninggalkan aku di Wizneyland.

Dijonay, ini serius.

Aku juga serius. Aku trauma.

Hei. Semua baik-baik saja?

Tidak. Penjaga pintu bilang orang tuaku sudah keluar hotel.

Mustahil mereka meninggalkan kami.

Ada yang salah. Aku harus masuk ke kamar hotelku.

Aku bisa membantumu. Ayo, ikuti aku.

Aku takkan mengikutimu ke mana-mana.

Dijonay.

Yang benar saja.

Jika ketahuan, kita akan dapat masalah.

More Indonesian subtitles for The Proud Family: Louder and Prouder

コメント

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left