Empress Ki (Gi Hwanghu / 기황후)

Empress Ki (Gi Hwanghu / 기황후)

Indonesian 字幕をダウンロード

リリース情報

Empress Ki E16 LIMO
解説: leavest
Leavest @ http://idfl.me

タグ

other
公開日: 2013-12-22
ダウンロード: 33
聴覚障害者向け: Yes

Indonesian字幕のプレビュー

最初の200行です。

Dendam Kaisar Myeongjong telah terkubur di bawah tanah.

Tawa Yeon Cheol menggetarkan langit dan bumi.

Hari dimana surat darah Kaisar muncul,

pasti akan terjadi kekacauan dan badai berdarah.

Siapa?

Siapa sebenarnya yang berani menantangku.

Aku tidak mengharapkanmu untuk datang dan menonton sepak bola.

Karena petisi telah berhasil sampai ke Balai Mundeok

itu pasti dilakukan oleh seseorang di sekitarku.

Mungkinkah mereka? Mereka memiliki ambisi,

tapi mereka tak semampu itu.

Yang satu itu bukan orang yang ambisius.

Wang Yu bahkan lebih tidak mungkin.

Maka mungkin...

Ibunda Ratu adalah satu-satunya yang bisa melawanku.

Tapi dia anggota keluarga kerajaan.

Ini mungkin baginya untuk diam-diam mengatur semacam konspirasi.

Jika Ibunda Ratu,

dia pasti takkan mengungkapkan niatnya pada musuh.

Aku tidak mengerti. Aku benar-benar tidak mengerti.

Jika aku menang, kau harus melepaskan Sung Nyang dari Istana ini.

Tidak, Sung Nyang bukan termasuk yang bisa kau minta.

Bagaimana bisa?!

Perkataanku adalah hukum.

Hentikan dia!

Ini, ini...

- Baginda! - Baginda!

- Baginda! - Baginda!

Yang Mulia, anda merobohkannya dalam satu tembakan.

Baginda! Baginda!

Tangkap semua pejabat yang bertanggung jawab mengurusi petisi di Biro Arsip.

Apa?

Hati-hati, hati-hati...

Bagaimana dia?

Beliau perlu diperiksa oleh Tabib Kerajaan,

tapi kelihatannya bukan sesuatu yang serius.

Dia akan segera bangun, kan?

Ya, Yang Mulia.

Anda tidak perlu terlalu khawatir.

Apa sebenarnya yang menyebabkan ini terjadi?

Mengakulah.

Bagaimana petisi ini bisa disampaikan?

Saya bersumpah demi langit...

Kami benar-benar tidak tahu!

Menteri Zhang!

Saya hanya menyampaikan apa yang diberikan.

Saya tidak akan berani menambahkan petisi yang tidak layak!

Tidak masalah jika mereka dibunuh.

Terus tempelkan besi panas sampai mereka mengakui kebenaran.

- Ya! - Ya!

Bagaimana Baginda?

Dia baru saja bangun.

Ini kesalahanku. Saya seharusnya berhati-hati.

Menurut pendapatku, itu memang disengaja diarahkan ke wajah Baginda.

Ini hanya perasaan.

Ekspresi dan perilakumu seperti menyimpan kebencian,

seperti orang yang sedang marah.

Anda mengamati ekspresi saya begitu erat?

Aku dengar Baginda yang pertama kali mengusulkan pertandingan.

Ini sesuatu yang terjadi selama pertandingan,

jadi jangan khawatir.

Terima kasih, Ibunda Ratu.

Perdana Menteri Yeon Cheol pasti sedang marah sekarang.

Kau sudah bekerja keras, Kasim Bang.

Ya.

Warna merah ini

berasal dari pewarna merah yang digunakan untuk menulis jimat.

Untuk mencegah orang lain mengenali tulisan tangan,

itu mungkin ditulis dengan tangan kiri

atau oleh seseorang yang buta huruf.

Petisi itu dikirimkan pada Kaisar.

Musuh telah menunjukkan bahwa mereka telah bertekad,

mereka akan meletakkan pisau ke leherku.

Mereka mengawasiku... didekat sini

dan mengejekku sekarang.

Tapi apakah surat darah benar-benar ada?

Saat Kaisar Myeongjong meninggal, pasti ada para pembantunya disisinya.

Saat aku tahu bahwa ada surat darah,

Aku membunuh semua pelayan istana dan kasim yang melayani Kaisar.

Tapi ada satu mayat orang yang tidak ditemukan.

Siapa dia?

Pengawal pribadi Kaisar Myeongjong.

Beritahu kami semua detail tentangnya.

Namanya Jeok Ho... seorang ahli tongkat sihir.

Apakah ada hal lain? Bagaimana dengan keluarganya?

Dia dari Goryeo.

Cepat katakan itu. Apa yang akan kau laporkan?

Saya terinfeksi wabah dari mayat dari Jenderal Pengawal Istana.

Apakah Anda tahu apa artinya?

Setelah Jenderal Pengawal Istana tewas, dia ditinggalkan di desa Goryeo.

Seseorang memindahkan mayatnya ke dalam Istana.

Mayat dari Jenderal Pengawal Istana,

mungkin telah dipindahkan dari desa Goryeo.

Benarkah itu?

Bawahanku bernama Yeom Byeong Su yang telah menyentuh mayat,

saat ini terinfeksi oleh wabah di desa Goryeo.

Pergi dan selidiki desa Goryeo, aku yakin akan ada petunjuk untuk surat darah.

Baginda, kami tidak bisa membiarkan wajah anda seperti itu.

Cepat pakai salep ini.

Bukankah kubilang aku baik-baik saja? Keluarlah.

Baginda.

Baginda!

Ah, keluar! Aku bilang keluar!

Ke... Ke.. Keluar!

Keluar!

Ya. Baginda.

Nyang... tetap disini.

Oleskan salep pada Baginda.

Dia akan mendengarkan perkataanmu.

Pelan-pelan.

Tolong pakai salepnya.

Jika anda tak ingin dioleskan, maka saya akan pergi sekarang.

Tu... Tu... Tunggu...

Kau senang?

Apa kau senang karena aku jadi seperti ini?

Bagaimana mungkin?

Kau berharap aku kalah.

Aku melihat dengan sangat jelas bahwa kau bersorak untuk Wang Yu.

Itulah kenapa aku jadi seperti ini...

Ini sakit! Pelan-pelan.

Anda hanya tidak beralasan.

Lalu... apa kau berharap aku akan menang?

Jika anda terus bergerak, saya tidak bisa mengoleskan salep dengan benar.

Tak bisakah kau berbohong dan bilang kau bersorak untukku, dan menginginkanku menang?

Tak bisakah kau mengatakan itu?

Ya, saya ingin Baginda menang.

Anda puas?

Sudahalah.

Kau bisa menghentikannya sekarang.

Aigoo, seluruh tubuhku sakit.

Ini! Berikan pijatan pada kakiku.

Apa yang kau lakukan? Apa kau takkan memijat?

Baginda.

Ibunda Ratu telah tiba.

Biarkan dia masuk

Kau bisa pergi.

Barusaja aku melihat Menteri Zhang.

Hanya karena satu petisi, Perdana Menteri Yeon Cheol jadi menggila.

Petisi?

Kaisar, mulai sekarang dengar dengan baik apa yang kukatakan.

Ayahmu, Kaisar Myeongjong tidak mati karena penyakit.

Ya, aku tahu itu.

Dunia yang kita inginkan datang lebih cepat dari yang diharapkan.

Apa maksudnya itu?

Jika kita menemukan surat darah itu dan memilikinya di tangan kita,

Kejahatan Perdana Menteri Yeon Cheol akan terungkap pada dunia.

Pasti betapa menyakitkan...

menulis surat dengan darahnya sendiri...

Sekarang bukan waktunya untuk marah atau sedih.

Kau perlu bermata elang dan berhati seperti ular untuk menghadapi musuh.

Aku... Apa yang harus kulakukan?

Pertama, berpura-puralah bahwa kau tahu apa-apa.

Jangan tunjukkan tanda-tanda mencari surat darah.

Aku mengerti.

Saya membawa beberapa pakaian.

Sung Nyang.

Bukankah itu Sung Nyang?

Akhir-akhir ini, saya tidak memenuhi syarat untuk menjadi Pengawal Yang Mulia.

Aku tahu bahwa kau menahan diri.

Menurut pendapat saya, dia mencoba yang terbaik.

Yang Mulia, kenapa Sung Nyang tidak mencari anda, tapi datang mencari Kasim Bang?

Sung Nyang datang ke sini?

Nantinya, jika Yang Mulia memiliki pesan, tolong tinggalkan pesan di dalam pakaian.

Oke. Kau sudah bekerja keras, Sung Nyang.

Apa tugas berikutnya?

Yang Mulia belum memberikan perintah.

Jika ada tugas, segera beritahu aku.

Ya, cepat pergilah.

Yang... Mulia.

Kasim Bang, katakan padaku.

Kenapa Sung Nyang terlibat dengan tugas yang kuberikan padamu?

- Yang Mulia. - Ini bukan salahnya.

Aku tidak menanyaimu.

Jika ada kesalahan, Yang Mulia akan berada dalam kesulitan.

Saya meminta Kasim Bang untuk membiarkan saya melakukannya.

Karena saya punya keyakinan untuk bisa menyelesaikan tugas.

Sung Nyang, kenapa kau tidak memahami bagaimana perasaanku?

Itulah kenapa saya telah berhasil.

Kesalahan apa yang telah saya lakukan?

Jangan pernah muncul di depanku lagi.

Yang Mulia.

Jangan mencariku dan jangan memikirkanku. Aku takkan mencarimu lagi.

Pergilah.

Yang Mulia.

Apa kau tidak dengar aku menyuruhmu pergi!

Saya benar-benar tidak mengerti.

kenapa anda mengusir Sung Nyang?

Apa kau tidak mengerti?

Ini demi kebaikan Sung Nyang.

Sung Nyang hanya ingin membantu Yang Mulia.

Sudah cukup. Kalian bisa pergi.

Maafkan aku, Sung Nyang. Aku tak punya kekuatan apapun sekarang.

Aku hanya bisa melindungimu dengan cara seperti ini.

Maafkan aku karena tidak berguna.

Kalian semua, pergilah ke desa Goryeo dulu.

Kau menangis.

Aku tak ingin bicara denganmu. Minggirlah.

Wanita itu, Perut Selir Pak semakin besar.

Apa kau tahu apa artinya?

Ini berarti bahwa kejahatanmu juga semakin besar.

More Indonesian subtitles for Empress Ki (Gi Hwanghu / 기황후)

コメント

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left