The Fortress

The Fortress (남한산성)

Indonesian 字幕をダウンロード

リリース情報

The Fortress 2017 KOREAN WEB-DL VIDIO
解説: tedi
Murni Retail VIDIO Belum sinkron versi apapun

タグ

webdl
公開日: 2026-03-15
ダウンロード: 21
聴覚障害者向け: No

Indonesian字幕のプレビュー

最初の200行です。

AWAL ABAD 17, JURCHENS, DALAM PERTEMPURAN

MELAWAN MING TIONGKOK, MENDIRIKAN KERJAAN QING

DAN MEMAKSA DINASTI JOSEON MENJADI NEGARA BAWAHAN

JOSEON MELAWAN, MEMPERTAHANKAN KEHORMATAN BANGSA

DAN KESETIAANNYA PADA MING

14 DESEMBER 1636, PASUKAN QING MENYEBERANGI

SUNGAI YALU DAN MENJAJAH IBUKOTA JOSEON

KARENA RUTE GWANGHWA-DO DITUTUP, RAJA INJO DARI JOSEON

DAN ANAK BUAHNYA MEMBAWA PARA PELARIAN KE BENTENG NAMHAN

MUSIM DINGIN ITU, MUSIM YANG PENUH DENGAN BADAI SALJU

Gertak saja dia.

Pemanah, bersiap!

Tembak!

Aku datang atas perintah Raja Joseon untuk...

...menemui Jenderal Ingguldai.

Apa ini caramu menyambut utusan Raja?

Tanya siapa dia.

Siapa kamu?

Perkenalkan dirimu!

Aku Choi Myeong-gil, Menteri Dalam Negeri Joseon.

LEE BYUNG-HUN KIM YOON-SEOK

Kembalilah ke dalam. Di sini dingin!

PARK HAE-IL GO SOO

Apa utusan Raja menyeberangi sungai ini kemarin malam?

Iya, aku sendiri yang memandu mereka menyeberang.

Sebentar lagi Qing datang. Kenapa kamu tidak ikut pergi?

Sekejam apapun, tidak mungkin hingga membunuh orang tua rentan.

Aku sangat mengenal jalan ini.

Jika mereka datang, aku akan memandu dan meminta makan.

Kamu rakyat Joseon.

Kemarin kamu memandu untuk Rajamu.

Besok kamu memandu untuk musuhmu?

Kemarin aku setelah memandu utusan Raja...

...aku bahkan tidak menerima nasi sedikit pun.

Aku akan menuju Benteng Namhan.

Ikutlah denganku, aku akan memberimu imbalan.

Aku harus menjaga cucuku di sini.

Anak di tepi sungai itu?

Iya, setelah kehilangan keluarga akibat banjir tahun lalu...

...hanya aku keluarga yang dia miliki.

Aku akan menjaga anak itu juga.

Ikutlah denganku menuju kota.

Setelah ini perjalanan panjang.

Aku sarankan lewat pintu barat.

Mungkin lebih terjal, tapi itu lebih cepat.

Aku bersumpah akan menjaga kalian.

Yakin tidak ikut denganku?

Aku harus kembali ke rumahku.

MUSIK OLEH RYUICHI SAKAMOTO

ASISTEN PRODUSER HAN HEUNG-SEOK

BERDASARKAN CERITA NOVEL KARANGAN KIM HOON

THE FORTRESS

Kabarnya Raja tiba kemarin malam.

Sepertinya kita benar dijajah.

Lihat mereka. Aku ragu mereka akan melawan.

Cepat! Kembali ke formasi.

Mereka bahkan tidak membawa makanan.

Apa menurutmu kita juga harus pergi dari sini?

Kudengar separuh desa sudah berkemas dan pergi.

Apa kamu punya tujuan?

Ini tempat kita bersembunyi saat penjajahan Qing pertama.

Iya, benar, tapi...

...kita bisa terlibat dalam perang.

Hidup atau mati, aku akan tetap di sini.

Jika kamu mau pergi, pergilah.

Jangan berkata begitu. Ke mana aku bisa pergi tanpamu?

Yang Mulia, Menteri Dalam Negeri tiba.

Apa musuh sungguh membicarakan perjanjian damai?

Jenderal Qing ingin tahu...

...kenapa Joseon melanggar janji persaudaraan.

Tidak ada maksud untuk berperang, hanya memperbaharui kesepakatan.

Apa ada tanda-tanda pasukan?

Tidak, selain pasukan garis depan yang dipimpin Jenderal Ingguldai.

Menteri Choi, kamu terlalu naif, mudah sekali percaya.

Aku hanya bisa melaporkan sesuai apa yang aku lihat.

Dan apa syarat perjanjian damai ini?

Apa mereka ingin kita memutuskan hubungan dengan Ming?

Yang Mulia, aku berkewajiban untuk melapor.

Apa menurutmu Joseon akan menyetujuinya?

Mereka cukup bodoh untuk mementingkan harga diri.

Aku tidak berharap mereka menyerah begitu saja.

Apa mereka punya cara lain?

Mereka akan mengulur waktu untuk memikirkan jalan lain.

Dan jika kita memberi mereka waktu apa mereka akan berhasil?

Kenapa kalian orang Joseon begitu bodoh?

Yang Mulia, aku bekerja untuk Kerajaan Qing sekarang.

Gunung itu tampak terjal, dan benteng itu terlihat kuat.

Iya, tapi tembok Joseon cukup rentan.

Dengan kekuatan secukupnya, benteng tersebut akan hancur.

Bila pagar kayu sudah selesai...

...halangi semua jalan keluar.

Iya, Yang Mulia.

Apa? Mengirim putra mahkota?

Tanpa putra mahkota...

...tidak ada perjanjian damai.

Situasi ini berbahaya. Aku akan ke sana.

Jangan ikut campur.

Tapi ayah...

Mari dengarkan pendapat kalian.

Putra mahkota menunjukkan kepeduliannya pada negara.

Meski jika dia diserahkan...

...aku yakin dia akan tetap kembali dengan selamat.

Apa Menteri Choi setuju?

Katakan!

Yang Mulia...

...dengan menyesal, aku harus mengatakan padamu...

...jika kita tidak menyetujui perjanjian damai, maka...

Yang Mulia!

Kamu seharusnya memenggal kepala mereka yang berani berkata itu.

Siapakah mereka beraninya meminta menyerahkan putra mahkota?

Harusnya kepala mereka yang kita serahkan pada musuh...

...bukan putra mahkota.

Itu akan menjadi akhir permintaan tidak tahu malu tersebut.

Dengarkan Menteri Kim, Yang Mulia.

Sebagai anggota kerajaan, terlalu bila menyerahkan putra mahkota.

Jangan serahkan, Yang Mulia!

Jangan serahkan, Yang Mulia!

Jangan serahkan, Yang Mulia! Hal itu tidak boleh terjadi.

Yang Mulia...

...musuh sudah berjalan jauh kemari. Mereka pasti kelelahan.

Pasang hadiah untuk kepala mereka...

...dan tunjukkan kekuatan pasukan kita yang semangat berjuang.

Bukankah lebih baik menggunakan dialog daripada pedang?

Apa maksudmu menggunakan dialog?

Apa kita akan memohon ampun?

Aku tidak takut mati, tapi aku takut akan masa depan negara.

Jadi kamu berniat menyerahkan masa depan negara pada musuh?

Yang Mulia...

...jika kita tidak menyerahkan putra mahkota sekarang...

...aku takut tuntutan mereka akan meningkat.

Jika putra mahkota diserahkan, kita akan dipandang remeh...

...dan tuntutan mereka meningkat.

Cukup!

Aku mengerti.

Kalian boleh pergi, semuanya.

Shang, laksanakan kewajibanmu!

Panggil tabib kerajaan segera untuk memeriksa Yang Mulia.

Ada berapa banyak pasukan di benteng saat ini?

Termasuk prajurit di bawah pimpinanku...

...dan prajurit lokal di provinsi sekitar...

...dan pria yang terkumpul dari desa, kita punya total 13.000 pasukan.

Aku dengar jumlah musuh 10 kali lebih banyak.

Posisi benteng ini sangat kuat.

Jika kita tetap semangat berjuang, kita akan berhasil bertahan.

Yang kutakutkan hanya kelaparan dan cuaca dingin...

...akan menghancurkan semangat kita sebelum musuh menghampiri.

Apa kamu mau bunuh diri?

Sudah kubilang jangan menyalakan api tanpa izin.

Dia tidak tahu apa-apa.

Mohon ampuni dia.

Ada apa ini?

Pria ini melanggar perintah dan menyalakan api.

Adikku belum pernah mengikuti pelatihan perang.

Dia tidak tahu apa-apa. Mohon ampuni dia.

Aku tidak tahu apa-apa.

Tapi jika kami harus berperang di cuaca dingin seperti ini...

...setidaknya kami jangan dibiarkan mati kedinginan...

Beraninya kamu!

Sungguh ceroboh menyalakan api di dekat tembok benteng.

Jika seorang menyalakan api, yang lain akan mengikuti...

...dan musuh kita akan tahu di mana posisi pasukan kita.

Bisa tolong setidaknya berikan kami tas jerami?

Tas jerami?

Dia Menteri Perhubungan. Bicaralah.

Jika kamu membagikan tas jerami pada kami para prajurit...

...kita bisa berlindung dari salju dan suhu tanah yang dingin.

Siapa namamu?

Nal-soe, aku seorang pandai besi.

Jika putra mahkota tidak diserahkan, apa yang akan terjadi?

Mereka akan meminta Yang Mulia sebagai gantinya.

Dan jika aku menolak?

Mereka akan mengumpulkan pasukan dan menyerang benteng.

Apa ini pendapatmu, atau mereka?

Itu yang penerjemah mereka katakan padaku, dia memandu Ingguldai.

Tapi aku tidak bisa menyerahkan putra mahkota.

Mana mungkin seorang ayah menyerahkan anaknya pada musuh?

Dengan izinmu, aku akan pergi ke Qing dan mencari jalan keluar.

Apa menurutmu ada kesempatan negosiasi?

Aku lebih memilih mati di tangan musuh...

...daripada mengulur waktu.

Tapi kudengar benteng dikelilingi oleh musuh.

Jangan khawatir, Yang Mulia. Aku akan mencari jalan keluar.

Berapa banyak makanan tersisa untuk para prajurit?

Dengan jumlah sekarang, bisa bertahan satu bulan.

Jika kita mengurangi porsi, kita bisa bertahan lebih lama.

Tapi aku khawatir berapa lama tidak bisa kita tentukan.

Kurangi porsi, tapi jangan terlalu banyak.

Yang Mulia, jadi berapa banyak yang harus kuberikan?

Apa aku harus turun tangan?

Tidak, Yang Mulia.

Yang Mulia...

...para prajurit penjaga menderita kedinginan.

Mereka hampir tidak bisa memegang tombak karena beku.

Yang Mulia, para prajurit sudah terbiasa tidur di luar.

Saat langit cerah dan matahari terbit, mereka akan pulih.

Pasukan kita menderita kedinginan, dan kamu minta menunggu matahari?

Jika pasukan kita membeku dan kehilangan semangat...

...hal yang sama juga pasti terjadi pada musuh.

Jika musuh menderita, apa berarti pasukan kita juga boleh menderita?

Bukan seperti itu, tapi...

The Fortress subtitles in other languages

コメント

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left