最初の200行です。
-Episode sebelumnya... -Siapa pembunuh ibuku?
Tidak. Jika kuberi nama, kau pasti memburunya.
Lebih baik kau kutembak sekarang. Mereka akan membunuhmu
dan itu tak kubiarkan. Ini harus kuakhiri.
Sebelum Montgomery masuk ke hangar,
dia mengirim paket pada orang yang dia percaya.
Isinya informasi yang merugikan dalang dari semua ini.
Jika kau tak diganggu, paket dan informasi itu takkan terbongkar.
-Bagaimana kau tahu? -Agar kesepakatannya berjalan,
harus ada yang memastikan kau tak memburunya.
-Kenapa kau melakukan ini? -Karena aku mencintaimu.
Kau buat kesepakatan atas hidupku seakan aku ini anak kecil.
-Mereka mengincar berkas Montgomery. -Kenapa mereka ke rumahnya?
Album pernikahan Montgomery dibawa.
-Kenapa? -Mencari orang yang dia kenal.
Jika kau bersikeras, mereka akan memburumu.
Silakan saja.
-Tolong! -Kau tak tahu siapa lawanmu.
-Castle! -Beckett!
Kalian berdua diskors, efektif secepatnya.
Simpan saja. Aku mengundurkan diri.
-Apa yang kau inginkan? -Dirimu.
Kau pria yang sulit ditemui, Tn. Smith.
Kau akan katakan di mana informasi itu
dan setelah itu, akan kuhabisi Kate Beckett untuk selamanya.
-Aku membuatkanmu kopi. -Jadi, ini bukan mimpi.
Tidak, kau jelas tidak bermimpi.
Kau benar. Aku tidak tahu.
Jadi, kau suka? Bahkan di bagian saat...
Terutama bagian itu. Aku sangat menyukainya.
Aku juga.
Jadi, kau serius dengan ini, 'kan?
Ini bukan hanya karena kau berhenti kerja, nyaris tewas
dan dalam situasi krisis, 'kan?
-Tidak, bagiku tidak. -Baik, aku juga tidak.
-Baik, bagus. -Bagus.
Tapi aku memang berhenti kerja dan aku punya hari libur.
Aku juga.
-Benarkah? -Ya.
Lalu apa yang ingin kau lakukan?
-Entahlah, kita bisa membaca. -Menonton televisi.
Kita bisa membeli makanan.
Ya, itu bisa dilakukan.
-Richard, Ibu pulang. -Astaga.
-Astaga. -Katamu dia di Hamptons.
Memang, seharusnya dia tak di sini.
Sayang, kita harus bicara.
-Sembunyi. -Apa?
-Sembunyi. -Kau serius?
-Masuk lemari. -Tidak mau.
Masuk lemari.
-Ada apa? -Hanya membereskan tempat tidur.
Ibu sedang apa di sini?
Ibu mau bicara soal sifat hebat putrimu.
-Haruskah kita lakukan sekarang? -Serta untuk mengingatkanmu,
Alexis itu contoh keanggunan, akal sehat, dan kedewasaan,
meski Ibu tak tahu dari mana sifat itu.
Benar. Aku akan lebih nyaman berbicara jika sudah berpakaian.
Baiklah. Kami akan menemuimu di dapur.
Kami? Alexis juga di sini?
Mau minum teh? Teh bisa menenangkan.
-Tidak. -Baiklah.
Alexis, kau habis mabuk?
Pesta wisuda tak terkendali dan Alexis telepon Ibu dari pesta,
jadi, Ibu datang menjemputnya. Jadi, tolong jangan marah.
-Kenapa kau tak menelepon Ayah? -Sudah. Ayah tak menjawab.
Benar. Berarti itu kesalahan Ayah.
Sebagai ayahmu, harus dikatakan bahwa Ayah
sangat kecewa padamu. Tapi anehnya juga bangga.
-Kepalaku berdenyut. -Sayang, Nenek ambilkan aspirin.
Jangan. Jangan aspirin.
-Apa maksudmu? Kenapa tidak? -Ini mabuk pertamanya.
Ini tonggak sejarah, tanda perubahan.
Apa kau tak mau merasakannya secara penuh?
Tak dibatasi lega karena obat anti nyeri yang dijual bebas?
-Tidak. -Berarti aspirin, Sayang. Maaf.
Ada perkembangan soal penembak Beckett?
Kami geledah mobil sewaannya, kami masih tak tahu
ke mana tujuannya dan nama aslinya.
Tapi kami tahu apa yang dicurinya dari rumah Kapten Montgomery.
Album foto pernikahan Montgomery? Kenapa Maddox inginkan ini?
Dugaanku, dia menginginkan foto yang hilang ini.
Kemungkinan dia memburu orang di foto itu.
Kau bisa melacaknya?
Aku sudah minta Evelyn Montgomery membawa foto negatifnya.
Tapi sebenarnya, aku sendirian. Aku butuh beberapa penyidik.
Kau bisa bicara dengan wapres. Separuh orangku sibuk mengawal
dan divisi lalu lintas segera terlibat, jadi, kini kau sendiri.
Semua ini sia-sia, Tn. Smith. Kita tahu bagaimana akhirnya.
Jangan memaksaku ke tahap berikut.
Katakan di mana berkas itu.
Masa bodoh.
Kau mau minta maaf karena menyembunyikanku di lemari?
Dengar, biar kujelaskan. Jika mendengar suara ibuku,
-aku bereaksi sesuai naluri. -Seperti naluri anak SMU.
Benar. Tidak, dengar...
Tunggu. Kau malu terlihat bersamaku.
Itu tidak benar. Dengar, aku...
Baik, ini masih baru bagiku dan mungkin aku egois,
tapi aku ingin menikmati kebersamaan ini berdua saja lebih lama.
-Tetap bukan sifat terpuji. -Tidak.
Tapi mungkin bisa kuperbaiki. Entah bagaimana caranya.
Kurasa karena ibumu tak menerobos masuk, kita bisa ke ronde kedua.
Secara teknis, sudah ronde keempat. Tapi...
-Dia membuntuti kita. Dia tahu. -Siapa?
Beckett, ini Ryan.
-Sembunyi. Cepat di lemari sana. -Aku tak mau masuk ke sana.
Aku sembunyi di lemarimu, kenapa kau tak bisa?
-Kenapa aku harus sembunyi? -Semua baik saja?
Baik. Mungkin aku tak siap jika ada yang tahu sekarang.
-Bagaimana dia bisa tahu? -Kau di sini seperti aku di sana.
Ya, bedanya adalah aku berpakaian.
Atau kau malu terlihat bersamaku?
Baiklah, bersikaplah wajar.
Jika itu memungkinkan bagimu.
Inilah aku.
Hai, Castle. Sedang apa di sini?
Aku jalan-jalan di sekitar sini.
Aku tinggal di 20... Sedang apa kau di sini?
Aku perlu bicara padamu soal kasus ini.
Ryan.
Tidak. Aku mengundurkan diri. Aku sudah selesai.
Dengar, kuharap ini bukan karena Gates atau sesuatu yang kulakukan.
Tidak. Dengar, aku paham. Kau hanya mau melindungi kami.
Aku masih berusaha. Pria yang melemparmu dari atap masih bebas.
Hei, Ryan.
Aku tahu dampak kasus ini bagimu.
Aku tak memintamu untuk kembali terlibat.
Aku hanya mau menunjukkan sesuatu. Itu saja.
Aku menemukan salinan foto yang diambil Maddox.
Kau kenal para pria rekan kerja Ron dulu. Apa dia salah satunya?
Aku tak pernah melihatnya.
Aku pernah.
Ini pria yang kuceritakan, orang yang berusaha melindungimu.
-Kau yakin? -Kini lebih tua, tapi jelas dia.
-Apa maksudmu? -Apa pun informasi Montgomery itu,
dia gunakan untuk melindungimu.
Tapi sekarang mereka mengirim
Maddox untuk memburunya dan mengambilnya kembali.
Jika Maddox lebih dulu menemukannya, kau takkan aman lagi.
Pria yang dicari Maddox ini adalah kuncinya.
Jika kita temukan dia, kita temukan berkas Montgomery.
Yang bisa mengarah ke dalangnya, termasuk pembunuhan ibumu.
Tapi selama ini, dia tak menyebut nama, nama palsu sekali pun?
-Tempat kerjanya? Rumahnya? -Tidak, sama sekali.
Dia menghubungi ponselku dua malam lalu.
Tapi nomornya dirahasiakan.
Akan kuperiksa catatan teleponmu, mungkin bisa kulacak.
Seharusnya ini sudah berakhir.
Aku tak bisa kembali, tidak sekarang.
Tak ada pilihan. Jika Maddox lebih dulu menangkapnya...
Tapi aku tak tahu caranya. Aku bahkan bukan polisi lagi.
Akan kuberi tahu tepatnya tindakan kita.
Kita temukan siapa dia.
Kita pernah melakukannya dengan lebih sedikit untuk melanjutkan.
Jika kita lakukan, kita akhiri semua dan kembali seperti semula.
Ini adalah keahlianmu, dan aku juga tak begitu buruk.
Jadi, apa yang kita tahu?
Kita tahu dia sekitar 60 tahun, sudah lama di New York.
Teman Montgomery, jadi, dia mungkin punya koneksi polisi.
Dia...
Dia tampak terkemuka. Kaya.
Itu benar. Dia terus seperti itu sejak foto ini diambil.
-Bagaimana kau bisa tahu? -Lihat pergelangan tangannya.
Itu Nautilus 3800.
Harganya 10 ribu dolar saat muncul di tahun 1981.
Tahun yang sama saat Montgomery menikah. Mei 1981.
Berapa jam yang mungkin terjual dalam lima bulan?
Javi, aku tak bisa melakukan permintaanmu.
Aku menerima tembakan untukmu. Kau lupa itu?
Aku tak bisa masuk ke basis data Dephan tanpa otorisasi.
Aku akan kehilangan segalanya, Sobat.
Hanya jika kau tertangkap. Itu takkan terjadi.
Aku beli ini dari likuidator. Tunai.
Begitu selesai, hapus datanya, buang, dan kau takkan terlacak.
Dia mantan tentara. Anggota pasukan khusus, Delta. Entahlah.
Pria ini menembak temanku, nyaris membunuhnya.
Dia akan terus begitu, kecuali dihentikan.
Aku perlu mendapat identitasnya, kau harus membantuku.
Baik. Ya, terima kasih.
Baiklah, pabriknya bilang 17 jam jenis 3800 terjual di New York
tahun 1981 antara Januari dan Mei.
Mereka memberi nama kliennya?
Tidak, tapi 9 dari 17 jam itu dihadiahkan pada tim legal firma hukum PPC
setelah mereka menang gugatan melawan industri rokok.
Menang gugatan melawan industri rokok akan banyak dipublikasikan.
Jika beruntung, kita sudah tahu identitasnya sebelum Ryan.
Apa maksudmu tak bisa melacak telepon itu? Kenapa tidak?
Waktuku tak banyak. Aku harus tahu siapa yang menelepon sekarang.
Ya, sambungkan Opsir Hoben. Aku biasa berurusan dengan dia.
PENNINGTON, PARKER GUGATAN ROKOK 1981
Baik, ini tim legal PPC yang menang, tapi aku tak melihatnya.
Tim itu sembilan orang. Hanya delapan orang di sini.
Dia pasti pengacara yang hilang.
-Atau dia bukan pengacara. -Atau dia pengacara,
tapi dia bekerja di balik layar.
Mungkin penasihat. Seperti Michael Clayton.
Foto ini sudah 30 tahun.
Kita tak tahu apa dia masih bekerja di sini
atau apa dia pernah bekerja di sana. Beckett.
No comments yet. Be the first to leave one.