最初の200行です。
Sejak kecil, saya ingin jadi pro,
berlatih setiap pagi.
Cari nafkah dari bola.
Itu impian saya.
DOKUMENTER NETFLIX ORIGINAL
Bukan kebetulan.
- Ada Grizou! - Hei!
- Dia menyerang! - Hei!
- Dia cetak skor! - Hei!
Grizou!
Griezmann membawa bola.
Astaga! Pemain hebat!
Mudah menemukan pemain hebat di lapangan.
Bola ke Griezmann. Gol!
Jika ada teman, saudara, Anda akan berjuang demi mereka.
L-nya Grizou!
Dia selalu jadi pemain yang mantap dan tegas.
Itulah cara dia mencapai puncak.
Barca punya Messi,
Real punya Cristiano,
Atlético, Griezmann.
Indah sekali!
Bagi anak yang dahulu dihina-hina...
Salut.
23 MEI 2018 CLAIREFONTAINE, PRANCIS
AWAL PERSIAPAN UNTUK PIALA DUNIA 2018
Itu tak seperti yang orang katakan.
Kami lebih fokus pada pertandingan, bagaimana kami akan bermain.
Bagus!
Leo Messi menendang di titik penalti.
Itu dia.
Prancis, Prancis!
Kami hanya ingin kompetisi dimulai, Piala Dunia dimulai,
karena persiapan kami panjang.
Sebulan terkurung di Clairefontaine dan sebagainya.
Suasananya serius di ruang angkat beban. Harus berkonsentrasi.
Bisa mudah cedera jika main-main.
Sudah berapa?
Namun, butuh sedikit tertawa juga.
Saat ada gol, kita merayakannya.
Jika berteman atau bersaudara di luar, kita berjuang demi mereka di lapangan.
Hubungan saya dengan Grizou kuat
di dalam dan luar lapangan.
10 JUNI 2018 - LES BLEUS MENINGGALKAN PRANCIS MENUJU RUSIA
JUNI 1998 ANTOINE SAAT BERUSIA 7 TAHUN
Saya langsung dapat nomor 7. Semua sudah direncanakan.
Fabien!
Saya bisa dekati para pemain. Ayah bantu saya lakukan itu.
Saya bersama seorang teman baik saya, JB.
Kami pergi untuk bertemu mereka, menyelinap lewat pagar pengaman.
- Lizerazu... - Barthez.
Barthez.
- Thierry! - Bagus.
Generasi masa depan.
Sejak berusia lima tahun, dia membawa bola ke mana-mana.
Anak-anak mungkin tak bisa jadi pro,
tetapi semua klub profesional yang dia datangi menolaknya.
Buat janji bertemu pelatih di akhir sesi.
Dia bilang akan dapat surat dua minggu lagi.
Kita menunggu 2-4 minggu.
Lalu kita mengingatkan putra kita bahwa tampaknya tak bagus.
Tak berkaitan dengan sepak bola, harus lari cepat,
harus memiliki tinggi 180 cm.
Kriteria-kriteria itu...
Itu sangat sulit bagi Antoine, anak pendek yang tak terlalu cepat.
Ayah juga pasti sakit hati waktu mereka bilang saya terlalu kecil.
Beberapa kali dia tak mau pergi, dan saya memaksanya mengantar saya.
Antar ke Metz dan Montpelier.
Saya antar ke semua kamp di Prancis.
Saya dapat banyak masalah.
Berjam-jam di mobil, menghabiskan waktu bersama,
selalu senang saat pergi dan sedih saat kembali.
Berat rasanya ditolak terus.
Saat itu, "kami akan pantau" berarti ditolak.
16 JUNI 2018 KAZAN, RUSIA
PERTANDINGAN PERTAMA PRANCIS MELAWAN AUSTRALIA DI PIALA DUNIA
Sebelum memutuskan, saya ajak bicara agar tahu perasaannya,
mendiskusikan banyak hal,
untuk mendapatkan informasi yang saya butuhkan tentang perasaannya.
Seolah dia memberi saya kunci masuk.
Jadi, saya coba selalu mendengarkan.
Dia pernah menangkan semua. Jadi, harus didengar.
Jika beda pendapat,
kita bicara dan sampaikan pandangan kita.
PRANCIS VS AUSTRALIA
MENIT KE-58
Tempat terpenting baginya adalah di lapangan.
Dia menjadi pemimpin soal serangan dan teknik.
MENIT KE-70
Tak main bagus lawan Australia.
Agak marah, agak kecewa.
Kami agak berantakan.
Itu bukan tim. Semua bermain sendiri-sendiri.
21 JUNI 2018 EKATERINBURG, RUSIA
PRANCIS VS PERU
Dia tiba dalam keadaan lelah, terkuras.
Dia akhiri musim dengan terlambat, banyak main.
Lelah psikis dan fisik.
Baik.
Saya semangati beberapa kali karena kenal dia.
Dia selalu butuh
sedikit dorongan agar maju, tetapi dia mendengarkan.
Jika ada hal-hal yang menurut saya...
salah, saya beri tahu demi kebaikannya.
Dia analitis.
Yang penting adalah caranya bereaksi. Reaksinya selalu positif.
Namun, dia tak bisa selalu tampil prima.
Terkadang situasi jadi sulit.
PRANCIS MENGALAHKAN PERU 1-0 UNTUK MASUK 16 BESAR
UJI COBA KESEMPATAN TERAKHIR
MEI 2005 ST-GERMAIN-EN-LAYE
ANTOINE GRIEZMANN USIA 14 TAHUN
Saat berjalan melewati lapangan,
kami melihat sebuah tim, Montpellier,
yang baru menerima seorang anak kecil.
Saya langsung tahu dia bukan dari klub.
Itu uji coba. Kaus kakinya berbeda.
Dia kecil dan pirang. Mencolok.
Dia tak biasa.
Saat ada bola dan ruang, dia berpotensi,
tetapi itu sulit.
Dia sering terjatuh karena kurang atletis.
Kemampuan teknisnya adalah kemahiran
yang tak bisa diajarkan.
Bawaan, dari lahir, bakat.
Terlihat dalam kemudahan gerak dan keluwesannya.
Singkatnya, itu bakat, dan sudah ada dalam dirinya.
Saya coba bicara dengannya.
Agak...
Dia di kursi penonton, saya duduk di sebelahnya.
Saya naik ke kursi penonton dengan sebungkus biskuit.
Dia duduk di sebelah saya dan bilang mau tukar biskuit.
Saya beri dia dan suruh simpan miliknya.
Itu pertemuan pertama yang buat saya berpikir,
"Ayo gali lebih dalam."
Turnamen selesai.
Kami berbaris mengambil hadiah.
Dia memberi saya kartu nama.
Saya mau bicara dengan ayahnya.
Ayahnya tak percaya. Mereka liburan.
MÂCON, PRANCIS TEMPAT LAHIRNYA
Kami pulang dari Kroasia. Antoine menempelkan pesan di kulkas.
"Kami ingin anakmu bermain di turnamen Real Sociedad.
Kami tanggung semuanya.
Hubungi saya." Ada nomor teleponnya.
Saya abaikan.
RUMAH GRIEZMANN
Ada keluarga dekat yang benci melihat anak mereka yang bersemangat,
tetapi terus ditolak, dengan alasan yang sama.
Saya agak kecewa dengan klub tertentu.
"Terlalu kecil, lemah."
Saya kira kriterianya seperti Federasi Sepak Bola Prancis,
dan kami tak mau pergi 900 km tanpa hasil.
Jadi, saya tak mau.
Itu untuk uji coba. Jadi, saya pikir, "Satu kali lagi."
Orang tua saya awalnya tak antusias.
Dia merengek seminggu. Saya akhirnya telepon Eric Ohlats.
Katanya dia ada di Mâcon hari Senin.
Saya bilang, "Jika Anda di Mâcon, saya akan ke sana."
Dia di Mâcon hari Senin.
Saya pergi. Tak langsung sepakat.
Saya coba mengatakan yang ada dalam hati saya.
Saya bilang, "Biarkan dia coba, kita lihat nanti."
Katanya, "Uji coba lagi."
tetapi saya bilang filosofinya berbeda.
Saya jelaskan gaya Spanyol.
Jika dia tak diterima,
itu bukan karena masalah atletismenya.
Mengetahui semua klub menolaknya,
saya beri dukungan sambil waspada, sementara istri saya menentang.
Antoine tentu saja tersenyum, sudah senang bisa pergi.
Jadi, kami pergi, tanpa jaminan.
MERANTAU
Tinggalkan Prancis.
meninggalkan kakak, adik, orang tua,
kehidupan lama, teman, sepak bola Mâcon,
menuju negara lain.
Di bus, mereka berbahasa Basque atau Spanyol.
Usianya 14.
Situasinya sulit di bus.
Saya duduk sendiri, dengarkan musik. Tak bisa bicara dengan siapa pun.
Saya bawa dia ke asrama.
Saya pikir itu takkan berhasil.
Dalam dua minggu, dia akan pergi, meminta pulang, tak mau tinggal.
Jadi, saya pikir dia bisa tinggal bersama saya selama tiga bulan.
Waktu terus berjalan, dan dia tetap di sana hingga berusia 18-19 tahun.
Real Sociedad membiayai tiga perjalanan per musim.
Natal, liburan musim panas,
dan Februari, kalau tak salah. Semacam itulah.
Di luar itu, kami bertemu Antoine setiap dua atau tiga bulan. Berat.
Saya tak pernah ada saat ulang tahun keluarga.
Cukup berat.
Saya tak menelepon. Pasti terdengar dari suara saya kalau saya menangis.
Jadi, saya menghindari telepon.
Saya meninggalkan pesan.
Istri saya tak pernah bisa ikut kami.
Perjalanan ke bandara, Antoine menangis di belakang.
Sangat sedih melihatnya meringkuk dan menangis.
"Kau bebas. Kita pulang saja."
"Tidak. Akan kulakukan. Kutunjukkan."
No comments yet. Be the first to leave one.