最初の196行です。
One
Two
Three
Four
Aku menjadi dewasa
Kita sisi berbeda dari koin yang sama Kau masih belia
Aku muntahkan semua kata
Aku tak bisa kembali menariknya
Cinta bertepuk sebelah tangan Sungguh tak adil
Jadi, biarkan seperti ini saja
Di antara jarak antarmusim Yang saling bersua
Aku menangis Dan pasti tak akan reda
Kau tak percaya, bukan? Keputusasaan? Keharuan?
Tak tahan lagi, malam memutih Kini menghitam
Apakah tak ada lagi yang berubah? Aku tidak tahu!
Apa pun yang terjadi Aku mempertahankan momen ini
Dan berdoa bahwa hari ini Harapanku bisa terkabul
Don't stop! Karena takkan kulupakan hati dewasa
Yang kucuri dari dirimu
Karena baik aku yang menjadi dewasa Maupun kau tak akan berubah
Tak apa-apa
Karena masih belum kulupakan Hati dewasamu yang kucuri
Karena meskipun aku berubah Aku masih diriku
Penyesalan, harapan, dan doa Anak-anak, aku
Tidak ada yang kupahami
Kau bisa percaya impian terwujud
Tapi diriku tak akan berakhir
One
Two
Three
Four
ZEUS, PENGHANCUR BUKU SEKOLAH
Sanda!
Wah, siapa sangka Santa terbaru rupanya seorang bocah?
Bahkan di usiaku ini, hidup masih banyak kejutan.
Kira-kira aku akan naik gaji atau naik jabatan ke manajemen, ya?
Yang penting, minuman kerasku naik kelas.
Kau berani juga menembak orang
yang sedang mencoba tampak keren!
Jawab, Pak!
Kau ini siapa?
Maaf!
Aku masih belum menguasai kekuatanku!
Hei! Pak! Kau baik-baik saja?
Hei... Jangan bilang kau mati.
Kau ingat tanda ini?
Daun holly ?
Maaf, aku tak pernah melihatnya.
Sebelumnya, mari tenang, oke?
Tarik napas.
Aku bilang yang tenang!
Sial! Lagi-lagi aku terlalu kuat!
Trik licik!
Rupanya bagian tubuh Santa lengkap juga, ya.
Tiba-tiba terlintas memori buruk!
Pertama kali jadi Santa, yang pertama kuperiksa adalah selangkanganku.
Ada.
Aku punya...
selangkangan dewasa!
Pura-pura tidak tahu saja.
Apakah aku...
Aku tidak bisa kembali sebelum aku menangkapmu!
Katakan! Apakah aku ini membahayakan orang lain?
Karena tak paham kekuatanku sendiri, aku pukul orang sampai dinding jebol!
Aku juga punya banyak kekuatan berbahaya lainnya!
Aku punya penis dewasa!
Apakah Santa membahayakan masyarakat?
Apa karena itu kau mau menangkapku? Jawab! Aku sangat takut!
Kau bukan bahaya bagi masyarakat atau siapa pun!
Jangan besar kepala, dasar tua bangka!
Kau itu Santa Klaus.
Itu masalah besarnya!
Aku capek.
Seharusnya aku berkenalan dulu.
Aku Yagiuda, anggota Satgassus Investigasi St. Nick.
Dan ini informasi tambahan, ya.
Orang yang memberi harapan dan impian kepada anak-anak
sudah tak diterima lagi di negara ini.
Pendidikan, pernikahan, semuanya sudah ditentukan.
Yang dibutuhkan negara adalah
anak-anak yang putus asa akan negara di ambang maut ini
dan agar mereka patuh, menjalani hidup yang telah ditentukan itu.
Kalau sosok legendaris macam Santa Klaus muncul,
katanya akan berdampak pada anak-anak
yang telah dimanja dan diurus dengan teliti.
Keberadaanmu adalah ancaman di zaman ini.
Suara mereka hilang.
Baik-baik saja, tidak, ya?
Aku jadi lega!
Aku sempat waswas Santa sebelumku pernah membunuh atau apa,
tapi ternyata hanya itu?
Selama ini, aku membenci wujudku.
Aku ini Santa Klaus, tapi aku tubuhku kekar,
aku punya kekuatan super,
dan wujudku terlihat mematikan.
Wujudku sendiri membuatku meragukan diri
sampai aku tak mau becermin ketika dalam wujud ini.
Namun...
Tadi kau bilang, Santa bermasalah
karena dari dulu dia membawa impian dan harapan?
Itukah maksudmu?
Karena kalau begitu...
artinya, aku bisa bertarung demi anak-anak dengan bangga
hanya dengan berbekal tubuh ini, tanpa menahan diri lagi.
Sial! Aku berbicara terlalu banyak.
Saat ini, ada apa di sana?
Perlu kita bantu?
Tidak, sebaiknya kita tidak...
Suara senjata?
Tidak mungkin.
Upacara duka akan dimulai.
Jantungku jadi berdebar-debar.
Aku tak akan bilang-bilang.
Kalau matamu berbinar-binar, nanti kelihatan jelek.
Redupkan matamu.
Hei, Fuyumura...
Apakah menurutmu cowok telanjang terlihat seperti ini?
Aku kaget kau menemukan buku ini.
Kalau dilarang, malah makin ingin melihat.
Orang dewasa terlalu ketat pada kita.
Seperti bilang kalau berciuman sebelum menikah,
nanti gigi kita jadi berlubang.
Dulu, anak muda boleh berciuman dengan orang yang disukai.
Ono, ada orang yang mau kau cium?
Kau bagaimana, Fuyumura? Kau tidak penasaran?
Aku bukannya tidak penasaran.
Terpikir saja tidak pernah.
Gerahamku sakit kalau aku menggertakkan gigi.
Jadi, kalau gigi kami sudah sama-sama berlubang...
Begitulah pikirku,
tapi yang anak-anak punya hanyalah...
mitos.
Mitos sebaiknya tetap menjadi mitos.
Santa Klaus,
tubuh telanjang pria,
kehangatan sentuhan orang lain,
dan hal-hal lain yang menerjang hatiku seperti ombak.
Selama ini, kukira hal-hal ini tidak nyata.
Demi senyuman Fuyumura!
Demi anak-anak!
Aduh...
"Aduh"?
Tidak akan kubiarkan...
Diriku...
tertangkap di sini!
Sejak bertemu Sanda,
mitos-mitos di kepalaku menjadi nyata dengan cepat.
Murid-Murid, berdiri.
Menyanyikan lagu mars sekolah.
Sial! Upacara duka Ono dimulai.
Hei, tunggu!
Yang benar saja? Aku tak tahu kalau orang ini tahan banting!
Lagi pula, dengan otot dan ukuran tubuh itu,
aku jelas kalah!
Kau sudah melihat wujudku sebagai anak-anak.
Jadi, kau tak boleh lolos!
Ini sungguh di luar rencana.
Aku akan ketinggalan upacara Ono!
Oh, jadi kau ini berjuang demi anak-anak
yang percaya akan dongeng bodoh, Pak Santa?
Kalau begitu...
Aku berjuang demi uang!
Demi kejayaanku!
Di upacara duka ini, kita jangan menutup kedua tangan.
Mari sebut gerakan itu, "berdoa".
Selagi muda, kita mau percaya keberadaan dewa dan surga,
tapi itu sia-sia.
Anak-anak boleh percaya apa pun yang mereka mau!
Biarkan mereka memutuskan mau percaya pada...
Karena sepanjang sejarah kita selalu percaya hal semacam itu,
umat manusia pun menjadi menyedihkan seperti sekarang.
Untuk hidup di masyarakat menua dengan kelahiran rendah,
lupakan hal kurang penting seperti itu.
Lalu, dengan upacara ini, mari kita antar Ono dengan senyuman.
Sebagai mantan anak kecil, ini ada fakta untukmu.
Saat kau dewasa nanti,
semua yang kau yakini semasa kecil tidak ada maknanya!
Namun, jangan lihat sisi buruknya saja.
Ichie Ono tak akan menua. Dia akan menetap di memori kalian
sebagai anak muda sepanjang hidup kalian.
Karena itu, saya percaya bahwa ini jalan yang lebih mulia.
Nikmatilah nilai kalian sekarang di masyarakat
dan jalani masa berharga sebagai murid dengan rasional.
Tutup mulutmu!
Itu semua tidak berarti sekarang!
Di upacara duka, berdoa kepada dewa dilara...
Celaka!
Bodoh.
Fuyumura.
Mungkin kita memang dilarang melihat yang aslinya...
tapi kalau melihat ini, tidakkah kau pikir badan telanjang dewasa indah?
Tidak. Kalau ada selangkangan telanjang seperti ini muncul di hadapanku,
aku akan tertegun.
Menurutku, mereka ini seperti tokoh dari mitologi.
Apakah...
Apakah itu Dewa?
No comments yet. Be the first to leave one.