Surely Tomorrow

Surely Tomorrow (경도를 기다리며)

Indonesian 字幕をダウンロード

シーズン 1

リリース情報

Surely Tomorrow S01 KOREAN AMZN WEB H264-EDITH
解説: tedi
Retail AMZN (12 eps)

タグ

webdl
公開日: 2026-01-11
ダウンロード: 75
聴覚障害者向け: No

Indonesian字幕のプレビュー

最初の200行です。

SURELY TOMORROW

Jujur kepadaku. Kau pernah menyewa taman hiburan?

Kurasa aku bisa menyewanya jika berusaha.

Cuma bercanda. Tadi sangat menyenangkan.

-Sekarang kau harus bekerja. -Baiklah.

Perjalananmu masih panjang. Kau pasti lelah.

Setidaknya tidak macet.

Aku mau pesan makanan. Mau makan bersama?

Sudah kuduga ada yang kurang. Tak ada camilan di taman hiburan itu.

Benar juga. Aku juga merasa ada yang kurang.

Cuma memesan satu porsi tak mudah.

Benar. Tempat yang enak punya batas pesanan minimal.

Benar.

Benar.

Kau mau?

Boleh.

SURELY TOMORROW

EPISODE 6

-Siapa itu? -Apa?

Apa? Perlihatkan.

Ini dari pekerjaan.

Apa? Perlihatkan.

Kau membuatku malu.

-Baik. Jahatnya. -Tonton filmnya.

Hei.

Apa?

Kau tak pergi bekerja?

Selamat pagi.

Ya, selamat pagi. Mandilah dan mencari nafkah.

Baik.

Aduh.

Mandi di kamar mandi utama. Yang itu rusak.

Baiklah.

Kau lihat bajuku?

-Lihat. -Aku terlambat.

Sialan.

Aku lihat tubuhmu saat menempel plester. Untuk apa malu?

Jangan bicara kepadaku. Aku bingung.

Selamat pagi.

Ya.

Pakaianmu sama, tapi tampak rapi.

Orang tuaku pemilik penatu.

Ada yang menyetrikanya?

Kenapa hari ini kau…

Kita harus bicara.

Selamat pagi.

Pagi yang mantap, Pak Lee.

Entahlah.

Dia kenapa?

Kau tak punya otak?

Hidup tanpa otak?

Saat kau bertemu manajer umum…

Apa kau sudah gila?

Kau mundur dari latihan di luar negeri? Kenapa?

Ada yang harus kulakukan.

Kau tak tahu yang lain sangat ingin pergi?

Kami membiayai pelajaran dan tempat tinggalnya. Kenapa menolak?

Jangan lewatkan ini. Kami tak menerima pengajuan dari levelmu.

Benar. Aku yakin akan menyesalinya nanti.

Tapi?

Ada hal yang harus kulakukan yang cuma bisa

dilakukan sekarang.

Aku sudah memikirkannya baik-baik.

Aku tahu aku akan menyesal tak pergi ke Chicago, tapi…

Jika tak kubereskan di sini,

aku akan kacau seumur hidup.

Seo Ji-woo lagi?

Makin dekat hari keberangkatan, aku makin takut.

Aku mudah diare saat pergi, perutku lemah.

Saat kau di Tim Berita Terkini, Seo Ji-woo mengganggumu.

Dia menghilang, kau mabuk-mabukan.

Sekarang kau membuang latihan yang diincar semua orang? Apa kau bodoh?

Bukan begitu.

Ada rencana penting.

Kenapa Seo Ji-woo harus merusak setiap momen penting dalam hidupmu?

Apa hebatnya Seo Ji-woo sampai kau terus mengalah?

Kau bahkan tak bisa melamarnya.

Jangan sebut itu cinta.

Kak Min-woo!

Aku akan diam sementara ini dan mulai di perusahaan ayahku.

Bagaimana kondisimu?

Maksudmu karena narkoba?

Sekarang aku harus berbakti.

Aku berhenti pakai narkoba dan sudah sadar.

Katanya aku harus banyak berolahraga. Kudengar kau di sini, jadi aku datang.

Di sini bagus dan tenang.

Seo Ji-woo punya pria lain, tahu?

Bajingan yang difoto bersamanya.

Katanya tak ada apa-apa, tapi mereka serumah.

-Sial. -Serumah?

Pria itu terus terang mengatakan mau merayunya.

Kak Min-woo, siapa dia?

Serumah dengan pria?

Jika itu benar, aku yang kalah.

Aku merasa terkena jebakan.

Kenapa kau peduli meski sudah bercerai? Cari jalanmu sendiri.

Kami masih bisa kembali bersama.

-Apa? -Sudahlah. Itu urusanku.

Omong-omong, Kak Min-woo,

An Da-hye terus meneleponku.

Karena kau terus angkat.

Kau tahu katanya?

Dia memintaku memberitahumu, angkat teleponmu atau berkunjunglah.

Kenapa aku?

Mana aku tahu? Kenapa dia mau bicara denganmu?

Apa ini soal uang yang dia pinjam?

Katanya darurat, jadi kupinjamkan.

Jumlahnya tak banyak. Kenapa repot-repot?

Cobalah telepon. Kasihan dia.

KOMEDIAN TERKENAL KIM U-JAE DIDENDA ATAS PENIPUAN

Kenapa Seo Ji-woo harus merusak setiap momen penting dalam hidupmu?

Apa hebatnya Seo Ji-woo sampai kau terus mengalah?

Kau bahkan tak bisa melamarnya.

Jangan sebut itu cinta.

Besok kau ada waktu? Bisa kita bertemu?

DAPUR

PANGGILAN MASUK LEE KYEONG-DO

Halo?

Bu Seo. Ini Lee Kyeong-do. Kau mau menemuiku hari ini.

Siapa?

Ini ponsel Bu Seo Ji-yeon, 'kan?

Seo Ji-yeon? Aku tak kenal dia.

Kau di mana? Kau sedang di mana?

Aku di kafetaria perusahaan. Sedang makan.

Bu Seo,

katamu mau makan siang bersama, kenapa makan sendirian?

Sepertinya makanan hari ini enak.

Bu Seo, sepertinya kau sudah cukup makan.

Aku traktir kopi, ya?

Baiklah. Mau pergi sekarang?

Kenapa kafetarianya dingin sekali?

Kau mau pakai ini? Tak apa-apa.

Kita ada janji.

Berdirilah. Pelan-pelan. Ayo.

Kita ada rapat. Kita ke kanan atau kiri?

Kanan?

Bu Seo, kau tak apa-apa?

Ya, tak apa.

Bisa ambilkan pakaianku?

Baik, Bu. Segera kubawakan.

Baiklah.

Bawakan pakaian yang hangat.

Baiklah.

Kurasa sudah tak bisa kusembunyikan lagi.

Aku kacau balau.

Sebaiknya kau beristirahat di rumah.

Ji-woo bagaimana?

Jika kau bicara kepadanya, dia akan segera mulai bekerja.

Itu bagus.

Sangat bagus. Aku lega.

Terima kasih.

Kurasa kau harus segera bicara ke Ji-woo…

Ya, tapi tidak sekarang.

Akhirnya dia sudah memutuskan. Jika dia tahu aku sakit,

mungkin dia akan takut.

Tapi ini tak akan lama.

Suamiku

sudah mencari panti perawatan di Kanada.

Maksudmu dia tahu?

Lalu kenapa…

Sudah kubilang. Dia bukan suami yang baik.

Itu tak mengejutkan.

Ji-woo harus segera bekerja.

Ini ironis.

Aku…

Sebenarnya aku yang memisahkan kalian waktu itu.

Ji-woo,

kau tak boleh di sini.

Kak Ji-yeon, tapi…

Tapi aku cuma punya Kyeong-do.

Justru itu sebabnya kau tak boleh di sini.

Taman hiburan itu. Aku terus memikirkannya.

Sudah lama sekali aku tak bergembira seperti itu.

Jadi, kutraktir ini.

Makan malam mewah memang beda.

Lezat. Aku sudah kenyang.

Kenapa tertawa? Kubilang lezat.

Aku takut karena harganya. Kau tahu aku trauma soal kaus itu.

Senang melihatmu makan tanpa mengeluh.

Senang memiliki teman baik yang mentraktirku begini.

Ya, temanmu memang baik.

Teman yang bisa membawaku ke taman hiburan pada usia ini.

Bagus.

Kenapa kau marah…

Sebut saja aku teman wanitamu.

Kita bergembira kemarin. Jangan mengomel.

Katanya mau bertanya. Tanyalah teman wanitamu.

Aku tak mau jika kau marah.

Kyeong-do,

kau penasaran soal apa? Temanku, Lee Kyeong-do?

Astaga.

Tentang waktu itu.

Jangan terlalu dianggap serius.

Terkadang aku teringat dan jadi penasaran.

Kenapa ucapanmu berbelit-belit?

Kenapa…

kau meninggalkanku?

Waktu itu di Yeonnam-dong.

Kau mau keluar?

Ayo ke tempat menyegarkan.

Surely Tomorrow subtitles in other languages

コメント

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left