リリース情報

Along With the Gods: The Last 49 Days (Singwa Hamkke: Ingwa Yeon / 신과함께: 인과 연) Cam
解説: guavaberry
https://pastelink.net/gjsu

タグ

cam
公開日: 2018-09-11
ダウンロード: 87
聴覚障害者向け: No

Indonesian字幕のプレビュー

最初の200行です。

Paragon adalah makhluk,

yang melakukan kebaikan saat masih hidup

atau meninggal sebelum waktunya tiba

karena alasan yang tidak diketahui

sebelum usianya habis.

Raja Yeomra.

Kenapa kau menangis?

Karena kesedihan?

Atau karena kau merasa dikhianati?

Pelindung! Tuan!

Kumohon bangunlah! Pelindung Gang lim!

Gang lim...!

Tuan! Apa kau tidak apa-apa?

Bagaimana mungkin seorang pelindung kalah hanya dalam satu pukulan saja!

Kapten, jika tenagamu sudah terkumpul, apa kau bisa membantuku?

''Neraka Kejahatan. ''

Astaga!

Selamat siang, tuan.

Yang Mulia, para pelindung ini membuat kekacauan di alam kematian!

Kenapa mereka mengacau di alam mereka sendiri?

Dengan arwah penasaran, yang seharusnya dimusnahkan!

Mohon setujui peradilan dari Kim Su Hong.

Catatan kematiannya jelas menyatakan bahwa dia adalah seorang Paragon.

Bukan! Arwah penasaran ini menyamar sebagai Paragon...

Apa kau pernah mempertimbangkan!

Bahwa bisa saja dia dibunuh?

Bukan! Dia hanya korban dari sebuah kecelakaan!

Pembunuhan yang tidak disengaja!

Berhentilah menghisap jempolmu dan kembali berlutut!

Kendalikan dirimu!

Aku akan mengungkap sebab kematiannya.

Berikan dia peradilan yang adil.

Pelanggaran karena menggunakan senjata tugasmu,

pelanggaran karena menemani seorang arwah penasaran,

yang menyebabkan kekacauan di dunia manusia dan di sini!

Gang lim, kau yang harusnya diadili!

Jangan lupakan itu!

Kami akan menerima hukuman yang kau berikan pada kami.

Jadi tolong berikan peradilan pada Kim Su hong.

- Kematiannya harus diselidiki. - Kenapa?

- Kenapa kita harus menerima hukumannya? - Jika aku gagal,

kami akan menerima hukumanmu.

Kami akan menerima hukumannya!

Kumohon berikan peradilan padanya, Yang Mulia...

Jadi kematiannya harus diselidiki?

Aku akan bertanya pada penuntut.

Yang Mulia.

Apa kau yakin kematian Kim tidak disengaja?

- Yang Mulia... - Lehermu akan menjadi taruhannya!

Leher kami?

Baiklah.

- Maaf?. - Aku juga akan menerimanya.

Dasar keparat... leherku yang dipertaruhkan...

Untuk para pelindung, jika kalian tidak bisa membuktikannya,

apa yang akan kalian pertaruhkan?

Kami akan mempertaruhkan jabatan kami.

Aku akan mengikuti keinginan Gang lim.

Ada apa, Hewonmak?

Aku merasa sangat tersentuh. Sampai tidak kuat berlutut, Yang Mulia.

Tentu saja aku akan menerimanya, itu sudah menjadi tugasku.

Dengan satu syarat.

Dalam 49 hari peradilannya, kalian harus membawa satu arwah.

Hur Choon sam.

Kalian sudah pernah bertemu dengannya di dunia manusia.

Dia sudah melewati batas umurnya di catatan.

Hur Choon sam!

Dia telah diberkati oleh dewa rumah.

Jadi kau adalah dewa rumah, Sung ju?

Manusia menyembah dia,

dengan latar didalam pot.

Astaga, dia manis sekali.

Untuk membawa Hur, aku telah mengutus banyak pelindung,

tapi tidak ada yang berhasil karena Sung ju.

- Sung ju? - Dia bahkan memperlihatkan diri pada manusia,

dan membantu keluarga Hur.

Tuan, jangan memaksakan diri.

Dia adalah buronan dunia kematian, musnahkan dia,

dan bawa arwah Hur ke sini dalam 49 hari.

Tentang peradilan Kim, hak reinkarnasimu akan dicabutjika kau gagal.

Apa ada yang ragu?

Lee Deok choon, ayo kita pergi.

Cari wujud asli Sung ju, pasti dia ada di rumah itu.

Kuharap ini adalah perintah terakhir darimu.

Dan aku benar-benar berharap keparat ini adalah reinkarnasi ke 49 kita.

Aku menginginkan reinkarnasiku.

Ayo bergerak.

Hei, bukankah itu milikmu?

Kau harus menjaga benda milikmu.

Penghancuran...

sama dengan pembunuhan...?

Pergilah...

Keparat...

Keparat?

Hyun dong, kemarilah.

Duduk di sini dan lihat matahari terbenam.

Baiklah.

Sung ju adalah seorang seniman dalam kehidupan sebelumnya.

Dia melukis raja.

Dia telah merubah kota kumuh ini menjadi galeri pribadinya.

Ini akan menjadi tugas yang mudah.

Indah sekali, seisi kota ini adalah galerinya...

Jangan, Hewonmak! Dia bersama seorang anak.

Hyun dong, kemari!

- Bagaimana? - Kau hebat, paman Sung ju!

# Kemana tujuan kita?

Jika kita membawa arwah kakeknya, apa yang akan terjadi padanya?

Tolong jangan musnahkan arwahnya di hadapan anak itu.

# Ini adalah kehidupan kita...

Ayo kita cari wujud aslinya dulu.

# Dunia yang kau lihat,

# hanya membuat hatiku sedih.

# Cinta kita! - Bagus sekali!

# Cinta kita yang indah.

Katakan sekali lagi!

Kalian hanya akan melaksanakan tugas?

Hukum dunia kematian, artikel 36.

Seorang paragon yang mencurigai kematian yang mencurigakan...

bisa memilih untuk menerima peradilan.

Aku diberitahu itu adalah hukum yang kau ciptakan.

Kuharap kau tidak melanggarnya.

Penuntut.

Apa akan ada peradilan bagi kematian arwah penasaran ini?

Ya, dia harus mengikuti 2 peradilan.

Kejahatannya sangat besar.

Pertama, karena tidak menerima kematiannya dan berubah menjadi arwah penasaran...

dan setelah perubahannya...

dia menyerang manusia.

Pelindung Gang lim. Kau harus melewati 4 neraka bersama arwah penasaran ini...

untuk mengikuti peradilan pertama.

Apa kau mengerti?

Para iblis neraka akan menyerang untuk mendapatkan dia.

- Baiklah! - Apa?

Lakukan saja keinginanmu.

- Terima kasih. - Tapi!

Jika kau tidak dapat membuktikan kematiannya,

kau tidak akan dapat membebaskan tuntutannya,

dan dia akan langsung dihukum untuk selamanya...

dan kau akan kehilangan posisimu.

Apa kau bersedia menerimanya?

Ya, aku bersedia.

Tunggu... berhenti!

Kenapa kau yang memutuskan itu?

Itu hukum yang tidak adil!

Seorang pemimpin tidak dapat merubah keputusannya.

Hukum Nasional. Artikel 92!

- Maaf! - Aku juga mengerti hukum! Aku mempelajarinya!

- Artikel 92! - Apa aku bisa merobek mulutnya?

Aku bisa mencabik-cabik dirinya...

Tidak, dia akan dimusnahkan sebelum peradilannya dimulai.

Bersama dengan arwah penasaran di dunia kematian,

badai akan menghadang mereka,

dan siapa nama iblis neraka yang besar itu?

Ya, iblis neraka yang besar...

Ya, dia akan keluar!

Persiapkan peradilannya.

Leher kalian taruhannya.

Lakukan upacara penarikan arwahnya.

Wujud aslinya adalah sebuah pot.

Tidak akan seru jika dia mudah sekali ditemukan.

Aku menemukannya! Wujud aslinya!

Pecahkan atau diminum saja.

Semoga kau tenang, dewa rumah.

Tarik arwahnya, jika dia bangun...

Lihatlah, siapa itu.

Lepaskan dia, atau pot ini pecah.

Letakkan, pot itu digunakan untuk buang air.

Kenapa kau meminumnya?

Ayo lepaskan dia, bung itu kekerasan pada anak!

Bung? Dimana tata kramamu?

- Apa kau tidak mengingatku? - Apa?

Lepaskan dia!

Kau akan membuat dia terbangun, diamlah.

Ayo maju!

Paman Sung ju!

Hei, Hyun dong.

Maaf, tuan. Kumohon maafkanlah kami!

Aku dulu seorang pelindung ketika kalian mati ribuan tahun lalu.

Hormati aku, dasar keparat.

Kalian benar-benar tidak mengingatku?

Kau mengenal kami?

Tunggu, jika kau seorang pelindung, apa kau yang membawa arwah kami?

Kenapa kau kasar sekali saat berlutut di hadapanku?

Kau merasa bingung.

Jadi Yeomra menghapus ingatan kalian.

Malang sekali nasib kalian.

Kejam sekali. Dia raja yang kejam.

- Apa rambutnya masih panjang? - Ya.

Dengar,

tunggu sampai anak itu masuk SMP.

Dia belum bisa berangkat karena keadaan di tempat ini.

Dia bisa masuk ke semester kedua.

Tunggu sampai kakeknya membawa dia ke sekolah, Agustus nanti.

Setelah itu, kalian bisa membawanya.

Aku tidak peduli padanya, aku peduli pada Hyun dong.

Sampai saat itu tiba, aku akan menyimpan ini.

Jika kalian benar-benar ingin melakukannya, bawa kapten kalian ke sini.

Atau Yeomra saja.

Bagaimana mungkin dia menghapus ingatan kalian.

Hah?

Jika ini cara kerja kalian, maka aku tidak bisa bekerja sama.

More Indonesian subtitles for Along With the Gods: The Last 49 Days (Singwa Hamkke: Ingwa Yeon / 신과함께: 인과 연)

コメント

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left