처음 200줄입니다.
Diterjemahkan oleh: Ketam Goreng
"Angin dingin yang pahit, bertiup, dan terus berhembus.
"Ia berhembus menembus pepohonan dan juga kota kecil.
"Ia berhembus melewati rumah-rumah di mana anak-anak sedang tidur.
"Ia berhembus melalui lubang kunci di mana para pengintip mengintip.
"Ia berhembus menyusuri jalanan yang diselimuti keheningan.
"Mengguncang atap hingga ke kayunya."
-Maafkan aku. Aku sangat minta maaf. -Oh! Oh!
Apa? Aku tidak mengerti apa yang kau katakan, bung.
Aku bilang aku minta maaf.
Jas tangan $5,000.
Hei! Kau tidak bilang permisi?
Ayo. Ayo, kita telat. Ayo.
Kau lihat tadi?
-Dia brengsek. -Tak kusangka dia begitu.
Lupakan saja.
Apa kau lihat yang dia lakukan padaku?
Ya? Ingin berbuat sesuatu tentang itu? Mau?
Ya, Kurasa tidak.
-Jangan khawatir... -Bisa kau berhenti menyentuh?
Maafkan aku.
-Hei, hei! -Hai, guys!
-Dapat tiketnya. Kita semua siap. -Terima kasih, Greg.
-Lihat apa yang kumaksud tentang dia? -Apa?
Lihat.
Aku bahkan tidak tahu kenapa kita pergi bersama mereka.
Hei, mood dia sedang jelek, oke? Ayo. Kita terlambat.
Tidak, tidak. Aku ingin membeli makanan.
Berikut.
Hei! Aku sedang menunggu.
Well, aku tidak melihatmu.
Ya, well, kau sudah melihatku.
-Tidak. Dia berikutnya. -Oke.
Apa seseorang bicara denganmu?
Popcorn. Satu tanpa mentega.
Satu lagi dengan sedikit mentega.
Dua Pepsis diet sedang. Tunggu sebentar, berapa harga yang besar?
$1.75.
Aku hanya punya... Aku ingin menghabiskan total $10.
Jadi apa aku bisa dapat ukuran kecil?
Dan dia membuatku melewatkan awal film.
Sial.
Hei? Johnny?
-Johnny? -Di sini.
-Dimana? Dimana kau? -Di sini.
Hei, mana popcorn nya?
-Aku sedang mengantre, kan? -Uh.
Dan cewek ini jalan lurus di depanku.
Melewati begitu saja, seolah aku tidak ada dan langsung ke konter.
Apa?
Dan aku berdiri di sana seperti, "Hei, ada antrean di sini."
-Ya. -Dan dia pada dasarnya bilang, "Persetan kau!"
-Itu kacau, bung. -Ya, aku tahu itu kacau.
Benci datang ke bioskop di sekitar sini. Benci seluruh lingkungan ini
Maksudku, dia melewati begitu saja.
Bagaimana rupa gadis itu?
Apa maksudmu bagaimana rupanya? Aku tidak tahu.
Apa? kau tidak tahu bagaimana rupa gadis itu?
Tidak, Aku tidak tahu dia terlihat seperti apa. Aku juga tidak memotretnya.
Rambutnya keriting atau begitulah.
Mereka harus membicarakan hal itu sekarang? Apa tidak bisa nanti?
Hei, coba lihat ini. Kenny memberitahuku tentang ini.
-Aku akan mengatakan sesuatu. -Memang.
Sialan, saudaraku punya truk seperti itu.
Dia punya truk persis seperti itu, bung.
-Ay yo, dia bilang apa tentangku? -Apa? Siapa?
Di situ, bung. Gadis itu, dia mengatakan sesuatu tentangku, bung.
Dia mengatakan apa tentangku?
Aku tidak tahu dia mengatakan apa, Johnny, oke.
-Aku tidak tahu rupa gadis tadi... -Shhh!
Hei, persetan kau!
Kaulah yang seharusnya tutup mulut, jalang.
Balikkan bokong sempitmu dan tonton filmnya sialan.
Kau ingin pindah?
Ayo. Mari pindah.
Terima kasih.
Malah tambah gerah?
-Apa kau menyukainya? -Ya, lumayan.
-Ya. -Mari gunakan lift.
Aku menyukainya.
Aku ketakutan.
-Ya, kau suka ditakuti. -Ya.
-Di mana akan dapat bir? -Ayo ke tempat itu dekat pojokan.
Baik.
Ya. Ayo pergi.
D
DO
DON
DONA
DONAS
DONASI
DONASI P
DONASI PU
DONASI PUL
DONASI PULS
DONASI PULSA
0
08
083
0831
08315
083151
0831511
08315119
083151195
0831511954
08315119540
083151195401
083151195401 S
083151195401 SE
083151195401 SEI
083151195401 SEIK
083151195401 SEIKH
083151195401 SEIKHL
083151195401 SEIKHLA
083151195401 SEIKHLASNYA
-Aku kira kita di lantai 3. -Tidak. Tidak, kita di sini.
Wuh, mereka itu, ya?
Ya.
Mereka yang di belakang kita.
Ya, aku tahu.
Menurutmu aku seharusnya mengatakan sesuatu?
Apa?
Haruskah aku kembali ke sana?
-Mereka mungkin sudah pergi sekarang. -Kau tahu, aku hampir yakin kita di lantai 3.
Oh, bayi.
-Kau akan melihatnya? Makasih. -Ya.
Debbie? Apa semuanya baik-baik saja?
Malam yang lancar.
Hmm?
Debbie makan lagi.
Oh, God.
Dua minggu lagi. Mmm-hmm.
Aku rasa tidak.
Aw...
Ya ampun!
Buang-buang duit.
Aku benci mereka.
Oh, tuhan, kau sangat panas.
-Kau sangat panas. Tak apa. -Ada apa?
Tubuhnya panas. Dia demam parah. Sentuh dia.
-Bisa kau ambil termometer? -Ya.
-Itu didalam laci kedua. -Aku tahu dimana itu!
Oh, tuhan. Kau sangat kesal.
-Berapa upahnya, Debbie? -28 dolar. Tolong.
Kau tahu, mungkin dia terkena infeksi telinga lagi.
-Ya? -Kau sungguh harus menelepon dia.
Ini. 20 dolar. Pasti. Aku akan memintanya barang pink.
Tebaklah ucapannya.
Jangan khawatir jika suhunya lebih dari 103, dia akan menelepon resepnya besok.
-Kau sadar itu. -Hal yang selalu dia katakan.
-Ya, dia sebut itu juga. -Dia sungguh mengatakan itu?
Kenapa dia membuat kita merasa seperti orang bodoh?
Apa kau memberitahunya?
Tidak, aku tidak memberitahunya.
Kau lihat jamku satunya? Kurasa aku menghilangkannya.
Mengerti apa yang aku katakan akhir-akhir ini?
-Mungkin tertinggal di New York. -Oh, ya, benar.
Kau ingin aku berbuat apa? Mulai menuduh dunia?
Menuding, menggeledah sampai telanjang?
Yah, belakangan ini ada barang yang hilang, kan?
Itu pernyataan menyeluruh.
Dan ada banyak kuli di dalam rumah.
Maksudku, aku tidak menuduh, tapi bukankah itu benar?
Aku rasa kita cuma salah meletakkan barang, itu saja.
Ampun! Sana masuk kongres.
Aku rasa kau tidak lagi mencintaiku.
Tidak.
Tidak selama bertahun-tahun.
Katakan kau mencintaiku.
Mengapa aku harus?
Karna aku ingin mendengarnya.
Sebentar.
Aku sedang berpikir.
Kau jahat. Sangat jahat.
Tidak.
Aku gadis baik sekarang.
Ya. Apa yang terjadi dengan anak liar?
Aku penasaran.
Oh.
Mengapa kau tidak kemari?
Mengapa kau tidak kemari dan duduk?
Katakan sesuatu, Annie.
Aduh, giliranku lagi.
-Harry? Harry, ada apa? -Semua baik-baik saja!
Lihat, itu Bartholomew, lihat? Tepat di sana.
Dia ada di jendelanya.
Rambutnya tertiup angin.
Dia bersiap untuk terbang.
Dia akan terbang di atas kota.
Lihat?
Hei. Mau balik halamannya?
Mau balik halamannya? Sini. Mari balik bersama.
Siap? Ini dia.
Yeah. Yeah.
Siapa itu?
Dia berwarna apa, huh?
Dia berwarna merah.
Dia berwarna merah.
"Angin bersiul melewati tiang lampu, menjerit melintasi danau,
No comments yet. Be the first to leave one.