처음 200줄입니다.
- Usiamu berapa? - 7.
Aku juga 7, dia juga.
Namaku Seong Deok Mi,
dan dia Nam Eun Gi.
Namamu siapa?
Namaku...
Heo Yoon Jae.
Kau nunggu ibumu?
Mau main sama kami?
-=Episode 15=- Kau Rumahku
Nyenyak tidurmu?
Kau sendiri?
Gimana bisa kau tidur?
Masih jam tidur.
Hari ini ulang tahunmu.
Selamat ulang tahun.
Terima kasih.
Matamu masih merem.
Gak ingin lihat aku?
Begitu bangun aku lihat wajahmu.
Ultah yang luar biasa.
Cepatlah bangun.
Ulang tahunku.
Aku tak mau bangun.
Ya sudah, tidur saja lagi.
Kita begini saja, gak perlu kerja?
Gimana kalau kita resign dan jadi pengangguran?
- Aku akan bangun. - Aku serius.
Kita tidur seharian, gak usah kerja.
- Tidak bisa? - Tidak.
Kenapa?
Kau terlalu berharga.
Akan kusimpan.
Deok Mi-ssi.
Deok Mi-ssi, kau benar-benar...
Cantik bahkan baru bangun, iya aku tahu.
Kau kucel.
Kucel gimana?
Jangan takut.
Deok Mi-ssi, aku masih bisa berangkat kerja, kan?
- Kita mulai. - Jangan.
- Kenapa gemetaran? - Aku tak gemetar.
Gak percaya sama aku?
Ini apa-apaan?
Hari ini ultahmu, jadi kau harus makan miyeokguk.
Beneran mau masak sendiri?
Iya.
Cabe Cheongyang dan ginseng ini buat apaan?
Kau 'kan suka cabe Cheongyang.
Ginseng bagus untuk tubuhmu.
Tapi keknya aneh kalau ditambahin di miyeokguk.
Masa?
Kalau gitu nanti kubuat untuk kimbap.
Baiklah.
Aku gak sabar makan ginseng kimbap.
Segini cukup?
Gwanjang-nim, ini untuk porsi se-RT.
Jadi segini cukup untuk 20 orang.
Kalau gitu kukurangi segini?
Aku akan masakin yang enak. Tunggu ya.
Iya, aku akan sabar nunggu.
- Ini? - Iya, ganteng.
Ah, Deok Mi-ssi juga harus ganti.
Aku pake ini saja.
Orang kantor apa tak terlalu banyak tahu mengenai kita?
Kau malu, Shy Boy?
Kalau gitu, pake saja pakaianku. Akan kupilihkan.
Tidak, aku akan pulang bentar dan ganti.
Kurasa yang ini cocok untukmu.
Apa?
Mau ngapain?
Biar kupoleskan.
Pernah pake ya?
Aku Ryan Gold.
Cantik.
Giliranku memoles lipstik untukmu.
Kurasa kurang dikit.
D
Da
Dam
Damn
Damn!
Damn! S
Damn! Su
Damn! Sup
Damn! Super
Damn! Super
Damn! Super S
Damn! Super Su
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub I
Damn! Super Sub In
Damn! Super Sub Ind
Damn! Super Sub Indo
Damn! Super Sub Indon
Damn! Super Sub Indone
Damn! Super Sub Indones
Damn! Super Sub Indonesi
Damn! Super Sub Indonesia
Diterjemahkan oleh: ~ Deok Bee ~
Kalau sudah gini, kau mau aku berangkat kerja?
Cakep.
Lebih menawan.
Hari ini di ultahku, aku boleh jadi bintang film?
Aku sudah kek Syahrini, kan?
Oppa, ini.
Makasih, Seon Joo.
Kerja? Proposal variety show?
Bukan.
Ingat saat kukatakan, aku akan fokus membuatmu tertawa?
Jadi aku berfikir kita harus lakukan bersama
dan menulis proposal.
Kau menulis proposal?
Dengerin ya. Ini judulnya.
"Kemping akankah berhasil?"
- Kemping? - Iya.
Rencana kemping tiap akhir pekan dengan Geon Woo.
Kita bisa masak di luar dan memandangi bintang saat malam.
Kita akan rileks dan memulihkan energi.
Emang kita punya tenda?
Ya beli. Banyak peralatan kemping yang harus kita beli.
Panci, wajan, kompor, lentera...
Oppa, seperti yang kau tahu...
aku sangat sensitif soal tidur.
Oh, aku lupa. Kalau gitu...
Kita beli mobil kemping?
- Ada yang lain? - Tentu saja.
Ini proposal keduaku.
"Mancing Cantik".
- Mancing? - Iya.
Mancing pas malam itu menyenangkan.
Lebih ke menghabiskan waktu bersama daripada mancingnya.
Kita bisa lama-lamaan mengobrol. Dan begitu malam...
- kita bisa tidur di tenda... - Tenda lagi?
Oh, iya. Kalau tak ingin tidur di tenda...
Kita pake mobil kemping saja.
- Oppa. - Iya?
Daripada melakukan yang kusuka
gimana kalau kau lebih fokus jangan lakukan yang tidak kusuka?
- Jangan lakukan yang tak kau suka? - Iya.
Oke, aku mengerti.
Kalau gitu, untuk tahu apa yang tidak kau suka,
kita harus banyak mengobrol.
- Kita mancing dulu... - Cukup! Hentikan!
Aduh, oke.
Aku berangkat kerja.
Nanti malam kita bicaran...
yang tak kau suka...
- saat mancing. - Hei, sudah berangkat sana.
Dia kenapa sih?
Kalau senyum tercengang Anda dianggap sebagai senyum
suami Bos berhasil.
Seung Min-ku, kiyut ya?
Ini desain terakhir denah pameran.
Sudah buat simulasi rute pamerannya?
Iya, ruang pameran Cha Sian-ssi akan paling ramai,
jadi kami siapkan ruang paling luas untuknya.
Dan dinding buatan ini akan dibangun minggu depan,
begitu terpasang, akan segera dicat.
Gimana kalau dicat dengan warna kuat...
untuk dinding utama di pintu masuk ruang pameran?
Baik.
Perekrutan staf sudah?
Perekrutan pemandu dan penjaga sudah selesai.
Dan mereka akan dapat pelatihan mulai minggu depan.
Baiklah, kurasa semuanya...
Gwanjang-nim, Anda harus menyiapkan pidato pembukaan.
Baiklah.
- Deok Mi-ssi. - Iya?
Aku tahu kita sibuk, tapi ini pertama kali
merayakan ultahmu setelah pacaran.
Malam ini kau ada waktu untukku, kan?
Kurasa bisa.
Hari ini, kita pulang kerja tepat waktu.
Ibumu menyuruhmu menunggu di taman bermain?
Ibu bilang akan segera kembali.
Namamu siapa?
Yoon Jae.
Heo Yoon Jae.
Yoon Jae, kau pasti lapar.
Mau makan di rumah ajumma?
Kenapa? Deok Mi dan Eun Gi juga akan makan.
Aku... akan menunggu ibu
di taman bermain.
Kalau gitu, biar ajumma tunggu di sana.
Kalau ibumu datang ajumma akan memberitahumu. Gimana?
Nah, ayo masuk dan makanlah.
Cuci tangan dulu ya.
- Iya. - Iya.
Aigoo, kenapa kau terus memandangi ini?
Kemarin menurutmu kenapa Eun Gi tanya
nama bocah itu?
Dia cuman tanya, tak ada alasan lain.
Sejak Eun Gi kecil,
dia tak pernah membicarakan hari itu meskipun keceplosan.
Aku selalu merasa bersalah sekaligus berterima kasih.
Kurasa ada sesuatu yang terjadi.
Yang tak bisa dikatakannya padaku.
Kalau dia tak bisa mengatakannya,
No comments yet. Be the first to leave one.