처음 200줄입니다.
Halmeoni!
Tolong! Selamatkan dia!
Andai kutahu betapa sakitnya
Aku akan baik saat mengambil nyawa orang meninggal.
Aku harus kembali.
Pergilah!
Aku jadi malaikat lagi.
Selamat tinggal, Woo Hyun.
Aku akan merindukanmu.
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~ D
Subtitle oleh : ~ Da
Subtitle oleh : ~ Dar
Subtitle oleh : ~ Dark
Subtitle oleh : ~ DarkS
Subtitle oleh : ~ DarkSm
Subtitle oleh : ~ DarkSmu
Subtitle oleh : ~ DarkSmur
Subtitle oleh : ~ DarkSmurf
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh : ~ i . f . a . b . e . e ~
Kenapa kamu berhenti?
Aku tak bisa.
Aku tak mau bilang salamat tinggal.
Maksudmu apa?
Kamu sudah bersumpah!
Kembali jadi malaikat lagi!
Ini yang sesungguhnya.
Maafkan aku.
Meskipun aku tak bahagia
atau takkan pernah bisa jadi malaikat lagi...
Aku ingin tetap bersama Woo Hyeon.
Meski kamu akan hilang selamanya setelah hidup jadi manusia?
Meski aku hilang selamanya.
Kamu akan menyesalinya.
Terima kasih atas semuanya, Seonbae.
Aku tak akan melupakanmu.
Aku...
akan melupakanmu.
Menangis.
Setidaknya menangislah, Bego!
Menangislah sekeras-kerasnya!
Aku akan tetap bersamamu.
Aku takkan kemana-mana.
Menangislah kapanpun kamu mau.
Jangan pergi.
Kumohon jangan pergi.
Tak apa kan kalau aku tetap bersamamu?
Apa aku takkan pernah bisa melihatmu, Seonbae?
Kalau begitu harusnya kuucapkan selamat tinggal.
Akhirnya kukatakan selamat tinggal pada Seonbae dan Halmeoni.
Selamat tinggal.
Jaga diri baik-baik.
-=Episode 9=- Menghibur? Berharap semoga kesedihanmu menjauh!
=Pengunduran diri=-
Cuti sementara?
Iya.
Katanya dia mau cuti karena alasan kesehatan.
Tiba-tiba kesehatannya menurun drastis.
Dia minta maaf tak sempat menemui Anda sebelum pergi.
Namanya prosedur ya prosedur.
Secepatnya kau harus mencari guru musik pengganti.
Iya.
Ambil alih urusannya sebagai wali kelas.
Iya, apa?
Anu... Kelas 203 ya. Baiklah.
Hei.
Mana Seong Yeol?
Hei.
Tanya sono sendiri.
Aku nggak suka jawabanmu!
Kau kerasukan?
Bahkan sekarang hatiku pun merasa sakit sekali.
Pasti sangat menyakitkan bagi Woo Hyeon.
Kamu bahkan tak khawatir?
Khawatirkan dirimu sendiri.
Sekarang ini aku sangat membencimu!
Kau nggak tahu kenapa semua orang bertingkah begini?
Kalian semua merasa bersalah?
Oke, kena kau!
Pak! Hapenya masih baru!
Semuanya jangan ada yang gerak!
Belum pelajaran olah raga!
Mulai ini aku adalah wali kelas sementara kalian.
Oh my God!
Tak mungkin!
Makasih atas cintanya!
Pak Kim kenapa?
Itu yang ingin kutanyakan.
Kalian pasti sudah menyusahkannya...
Dia...
Kenapa ada bangku kosong? Bangkunya Woo Hyeon dan siapa?
Lee Seul Bi dan Hwang Seong Yeol.
Seul Bi dipanggil lagi, Seong Yeol tak ada pemberitahuan.
Tiga teman tidak masuk bersamaan?
Mulai sekarang tak masuk tanpa izin, dan meninggalkan sekolah dilarang.
Tak boleh melanggar.
Tak boleh tidur.
Tak boleh ngobrol.
Dan tak boleh pacaran!
Tak boleh mnggerutu!
Dia bukannya berhenti, dia hanya cuti sementara.
Sepertinya Pak Kim tak sakit! Tak masuk akal.
Bisa-bisanya dia lepas tanggung jawab.
Anda tahu yang bertanggung jawab siapa, malah bertingkah begini.
- Boleh minta Tylenol? - Tentu.
Kenapa kok bisa sakit kepala?
Anda sering tanya belakangan ini.
Menurutmu Pak Kim akan dipecat?
Anda mengkhawatirkannya.
Tidak.
Dia nggak punya bakat, nggak punya nyali, nggak ganteng lagi.
Gawat kalau dia kelihangan kerjaan.
Dia kan sudah tua, apa jadinya kalau dia nganggur?
Siapa yang akan mengurusnya?
Harusnya Anda baik padanya.
Yang pasti Woo Hyeon dan Seul Bi berduka.
Tapi kenapa Hwang Seong Yeol juga tak masuk sekolah?
Seong Yeol tak masuk sekolah?
Seong Yeol bikin masalah belakangan ini.
Dia anak yang sempurna.
Aku harus lakukan sesuatu sebelum dia jadi teman baiknya Shin Woo Hyeon.
Dia bukan tipe anak yang gampang terpengaruh temannya.
Lagian Woo Hyeon juga bukan anak nakal.
Anda tak merasa kalau Bu Ahn agak sensi kalau menyangkut Seong Yeol?
Menurutmu ada sesuatu antara mereka?
Kerena Seong Yeol dan Woo Hyeon sama-sama tampan.
Mereka berdua seperti idol.
Aku tak mau mendengarnya.
=Nomor yang Anda hubungi sedang tidak aktif=
=Etika=-
Mama mau menikah.
Dia kan bisa suruh orang lain. Kenapa malah kita?
Menurutmu dia tahu?
Tak mungkin.
Tapi aku merasa kasihan pada Shin Woo Hyeon.
Saat Halmeoni-ku mati, aku menangis.
Tapi dia tak menangis.
Kalau memang gitu, harusnya kau menangis untuknya.
Kita tanya Chun Shik saja.
Sapa tahu dia mau bicara.
Iya, kita harus mengawasinya.
Bagus.
Woo Hyeon nangis apa nggak?
Dia nggak nangis, nggak nangis.
- Hei, kau urus gih. - Apa?
Baiklah.
Aku akan katakan pada semuanya kalau Seul Bi bukan pencuri.
Sudah bosan kau ya? Kami akan menghiburmu.
Bosan banget.
Kutunggu.
Gara-gara nulis ini tanganku sakit.
Apa Chun Sik bilang? Kita dalam masalah?
Nggak, selama kau tutup mulut.
Kuperingatkan kau kalau berkhianat.
Awas kau.
Kenapa kau membersihkan tempat yang sama terus-terusan?
Katanya kalau dibuat kerja pikiran sedih akan hilang.
Lancar pemakaman Halmeoni?
Iya.
Woo Hyeon gimana?
Dia masih tidur. Atau entah pura-pura tidur.
Yang kutahu tidur juga salah satu cara tetap sehat.
Iya.
Kapan kamu mau kembali?
Sebetulnya, aku tak mau kembali.
Kuputuskan tidak pergi.
Baguslah. Kamu sudah bilang pada orang tuamu?
No comments yet. Be the first to leave one.