God's Gift - 14 Days

God's Gift - 14 Days (신의 선물 - 14일)

Indonesian 자막 다운로드

릴리스 정보

God's Gift, 14 Days - Episode 13 (HDTV NEXT) [Source: Viu]
다음의 해설 Zams
Source from Viu. Sinkron dengan HDTV durasi 00:58:40

태그

HDTV
hdtv
HD
게시일: 2021-06-10
다운로드: 25
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

"Episode 13"

Siapa yang mengirimmu? Siapa yang mengirimmu?

Kamu baik-baik saja?

Bangun. Kamu akan terbunuh jika tidak pergi.

Dia kabur.

Baiklah, maju kalian!

Siapa mereka?

Sial...

Kalian berkelompok?

Pergi.

Jin Hoo, cepat keluar.

Ada apa?

Cepat! Cepat! Titik-titik itu.

Terus gambar!

Ya! Ya!

"Empat hari sebelum insiden"

Aku harus menghapusnya.

Cepat.

Yoo Jin Hoo?

Ke kanan, cepat! Cepat! Cepat!

Aku harus ke toilet.

Dong Chan, di sini! Cepat!

- Masuk! - Toilet...

Mereka pergi.

Siapa yang mengambil foto ini?

Siapa?

Dia terlalu gugup. Nanti saja.

Ayo kita ke Moojin.

Datanglah ke danau Moojin jika kamu ingin putramu hidup.

Jangan beri tahu siapapun dan datanglah sendirian.

Bagaimana jika mereka menelepon polisi?

Ini ibunya.

Seorang ibu tidak akan melakukan itu saat anaknya dalam bahaya.

Byung Tae, Jenny pergi ke tempatmu.

Baik.

Siapa yang melakukan ini padamu?

Kalian melakukan ini padanya?

Orang yang mengambil foto ini pelakunya.

Apa ada teman putramu yang berjalan dengan kaki pincang?

Tidak, seingatku tidak.

Cobalah untuk mengingatnya.

Pria yang mengambil foto ini

menculik putriku dan mencoba membunuh putramu hari ini.

Aku melihat putrimu di televisi.

Kamu ibunya?

Jadi, penculiknya

mencoba membunuh putraku?

Ya. Jadi, tolong bantu aku.

Apa yang terjadi dengan Jin-hoo setelah dia mengambil foto ini.

Ya, itu semua berawal dari sana.

Dia hanya mengurung diri di rumah dan tidak pernah keluar.

Aku bertanya padanya ada apa, tapi dia tidak mau bilang.

Lalu lima tahun lalu, dia mendengar temannya meninggal dalam kecelakaan.

Setelah dia kembali dari pemakamannya,

kondisinya menjadi lebih parah.

Jadi, pada akhirnya suamiku...

Temannya meninggal?

Apa dia orangnya?

Aku tidak tahu.

Jin Hoo, katakan sesuatu.

Apa yang kamu rahasiakan?

Ibu.

Ya, katakan pada ibu.

Tidak apa-apa. Ibu di sini bersamamu.

- Aku ingin menggambar. - Menggambar?

Dia menusuk tiga kali,

- Apa maksudnya? - Dia mencoba menusukmu?

Tidak.

Siapa itu?

Siapa sebenarnya kalian?

Apa? Pakai cincin rupanya.

Kamu tidak tahu sopan santun saat berkelahi?

Cepat, habisi dia!

Bawa dia keluar!

- Tidak! - Keluar!

- Keluar! - Tidak!

- Jin Hoo! - Keluar!

- Ibu! Ibu! - Jin Hoo! Jin Hoo!

- Jin Hoo! - Kalian bawa ke mana dia?

Kamu baik-baik saja?

- Ayo. Cepat, cepat. - Astaga.

Anaknya diculik dan ibunya tidak mau tinggal di rumah.

Orang-orang di internet bilang ibunya bisa saja menjadi tersangka.

Bisa jadi. Mungkin saja.

- Benarkah? - Tidak mungkin!

Asal kalian tahu, dia tidak akan pernah bisa melakukan itu.

Dia wanita yang sangat jujur.

Dan dia sangat menyayangi dan peduli pada putrinya.

Tidak, bukan itu maksud kami.

- Ayo masuk. - Ya.

Dia baru-baru ini bergaul dengan orang yang sangat dekat.

Orang yang sangat dekat?

Biar kuingat-ingat...

Dia ke sini setahun yang lalu untuk menagih utang.

- Dia orang yang agak mengerikan. - Mengerikan?

Jadi, gambar ini ada di kamar Yoo Jin Hoo?

Ya.

Kurasa pria di atas ini adalah Hephaestus itu.

- Dan yang ada di bawahnya... - Gambar ini adalah

Ki Dong Ho dan Soo Jung.

- Lakukan seperti yang kamu lakukan! - Seperti yang kamu lakukan.

Benar.

Bagaimana kamu membunuhnya?

Jadi, begitu caranya?

Tapi kita bertanya padanya siapa yang mengambil foto itu.

Lalu kenapa dia menggambar kakakmu dan dia?

Apa Jin Hoo saksi pembunuhan itu?

Kurasa ada satu orang saksi lagi selain aku

yang melihat Dong Ho membunuh Soo Jung.

Mau ke mana kamu?

Aku ingin mencari makanan. Aku lapar.

Jika Yoo Jin Hoo melihat Kak Dong Ho membunuh Soo Jung...

Dia menusuk tiga kali.

Tiga kali?

Soo Jung ditusuk sembilan kali.

Dia pasti bingung.

Semakin aku memikirkan benda ini, semakin aku merasa buruk tentangnya.

Astaga!

Aku hampir kena serangan jantung! Coba bersopan santun sedikit!

Aku harus naik taksi itu. Hei!

Ya, aku naik taksi.

Aku pergi ke mana, ya?

Ki Dong Chan!

Apa? Apa ini?

- Apa ini? - Jangan bergerak.

Jangan bergerak.

Apa lagi sekarang?

- Jelaskan saja di kantor polisi. - Jangan lari. Kalian menakutiku!

- Jalan. - Astaga, tenanglah!

Ki Dong Chan bukan tersangkanya.

Dia ada di banyak rekaman CCTV stasiun televisi.

Aku memintanya ke sana karena putriku dalam bahaya.

Nyonya juga akan dimintai keterangan.

Bagaimana bisa kalian menangkap orang yang tidak bersalah?

Aku akan menuntutmu karena kelalaian kerja dan pencemaran nama baik.

Saling peduli sekali kelihatannya.

Hei, ini aku. Kirimkan video program itu ke kantor polisi.

Kalian harus mengizinkan kami pergi setelah melihat videonya.

Sayang.

Jangan buang-buang waktu dengan orang yang tidak bersalah

dan mulailah interogasi dia.

Pengacara HAM? Kalian harus menangkapnya.

Maafkan aku. Keadaan istriku sedang tidak stabil.

Surat ini mengatakan dia ada di rumah sakit jiwa malam itu.

Dia punya alibi, bukan? Bisakah dia ikut denganku?

Ya, tentu saja.

- Jangan sentuh aku. Lepas! - Ayo.

Jangan sentuh aku!

Kamu tidak bisa lihat ini tidak akan membantumu ataupun Ki Dong Chan?

Kamu tahu apa yang dikatakan orang-orang tentang kamu dan dia?

Apa kamu tahu apa yang dikatakan orang di internet tentang kamu?

Aku tidak peduli apa kata mereka. Aku hanya ingin menemukan putriku.

Kim Soo Hyun.

Jika kamu terus begini, mereka tidak berhenti mencurigai Ki Dong Chan.

Dan tidak hanya itu. Kamu juga bisa menjadi tersangka.

Lalu siapa yang akan mencari Saet Byul?

Jadi, kembalilah ke rumah

atau setidaknya berpura-puralah menunggunya.

Atau mereka akan lebih mencurigaimu.

Tolong, pastikan agar dia tidak meninggalkan rumah.

Baik, jangan khawatir.

Sekarang bagaimana?

Kotak ini terkunci ketika Saet Byul diculik.

Tapi kuncinya rusak setelah mereka menemukan tubuhnya.

Benar.

Aku orang yang pertama menemukan foto tentang Moojin itu.

Buku hariannya.

Ini terbalik dan halaman terakhirnya robek.

Apa yang tertulis di sana? Kita bisa memeriksanya sekarang.

Itu sesuatu yang akan ditulisnya di masa depan.

Aku melihat orang dengan tato di tangannya di stasiun televisi.

Ibu bilang dia orang jahat. Karena itu aku harus lari darinya.

Aku mencoba mendatangi Ayah, tapi Ayah sedang berkelahi dengan orang.

Tapi aku senang karena menemukan mobil Tae Woong.

Aku khawatir karena Tae Woong terlihat sangat kesakitan.

Kurasa manajernya membenciku karena aku menyelinap lagi ke van itu.

Kukatakan padanya aku sangat takut, tapi dia meninggalkanku di jalan.

Sopir taksi juga meninggalkanku di jalan

dan memarahiku karena aku tidak punya cukup uang.

Tapi aku senang

mendapat foto dari studio foto dalam perjalanan ke rumah.

Tapi aku tidak tahu foto itu tentang apa.

Aku akan bertanya pada Ibu nanti.

Foto?

Nyonya Soo Hyun?

- Halo? - Kami menemukannya.

Di mana kamu?

Nyonya, apa Nyonya sudah menemukan Saet Byul?

Kamu memberikan foto pada Saet Byul. Foto apa itu?

Foto? Benar juga.

Filmnya tidak dalam kondisi bagus, jadi, aku tidak bisa melihat jelas.

- Memangnya ada apa? - Apa Bapak masih punya negatifnya?

Filmnya sangat tua dan rusak, jadi, aku mencucinya secara manual.

Kamera itu sepertinya sangat istimewa bagi Saet Byul.

Hanya dua atau tiga foto yang bisa dicuci.

Nyonya akan segera melihatnya. Permisi sebentar.

Apa ini?

Ini seperti gambar itu.

Kalau begitu, bukan kakaknya, tapi Dong Chan yang membunuhnya?

Tidak mungkin.

More Indonesian subtitles for God's Gift - 14 Days

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left