처음 120줄입니다.
Cerita Serial TV
Selamat pagi.
Ah...Kepalaku sakit.
Kepalamu tidak sakit?
Aku ingin mencuci muka.
Ah, selamat pagi.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Dipersembahkan Oleh Animakosia
Diterjemahkan Oleh tinopartahadi
Cerita Serial TV
Mare
64% Takdir Kakao
Minggu 13 (Episode 73)
Penulis Cerita: Shinozaki Eriko
Musik: Sawano Hiroyuki
Narator: Toda Keiko
Tsumura Mare: Tsuchiya Tao
Tsumura Toru: Ooizumi Yo
Tsumura Aiko: Tokiwa Takako
Ikehata Wako: Ryo
Ikehata Daisuke (flashback): Yagira Yuya
Kontani Keita: Yamazaki Kento
Tsumura Minori: Kadowaki Mugi
Tsumura Ittetsu: Hayama Shono
Futaki Takashi: Watanabe Daichi
Asai Kazuya: Suzuki Taku
Ikehata Minami: Nakamura Yurika
Hamada: Izumiya Shigeru
Yano Toko: Shuko
Chen Bunki: Son Seijun
Kontani Yataro: Nakamura Atsuo
Ikehata Daigo: Kohinata Fumiyo
Okesaku Fumi: Tanaka Yuko
Production Integration: Takahashi Neri
Director: Kawakami Tsuyoshi
さあ翔け出そうよ Saa kake dasou yo Ayo kita melambung tinggi.
今すぐに Ima sugu ni Sekarang juga
未来が今は遠くても Mirai ga ima wa toukute mo Walaupun masa depan masih terasa jauh saat ini
ひとりぼっちのままで Hitoribotchi no mama de Tinggal sendiri seperti ini...
泣く夜が続いても Naku yoru ga tsudzuite mo Menangis sepanjang malam
本当のわたしへ Hontou no watashi he Aku masih percaya pada diriku
風が強く冷たいほど Kaze ga tsuyoku tsumetai hodo Angin berhembus kencang dan dingin
教えてくれる Oshiete kureru Memberitahuku
出会うべき人のことを Deau beki hito no koto o Orang-orang yang harus kutemui
どうか希望の地図を Douka kibou no chizu o Tolong, bukalah
そっと開いてみてね Sotto hiraite mite ne Peta harapan yang terlihat
あたたかい未来たちが Atatakai mirai-tachi ga Masa depan yang hangat
僕らを待っているよ Bokura o matte iru yo telah menunggu kita.
さあ旅にでよう、おそれずに Saa tabi ni deyou, osorezu ni Ayo, kita lalui perjalanan tanpa takut
小さな一歩だとしても Chiisana ippo da to shite mo Walaupun hanya sebuah langkah kecil
出会うはずの場所が Deau hazu no basho ga Tempat yang harus kau hadapi
出会うはずの人たちが Deau hazu no hito-tachi ga Orang-orang yang harus kau temui
あなたを待っている Anata o matte iru Mereka semua menunggumu
Ternyata kau pulang lebih cepat dari yang kupikirkan ya?
Kukira kau akan berlama-lama disana.
Lalu? Bagaimana? Karena ayah tidak bisa datang ke Upacara Kedewasaan.
Mie ekstra pedasmu. Maaf telah lama menunggu.
Ada apa? Apa kau tidak menikmatinya?
Karena ayah tidak bisa datang ke Upacara Kedewasaan.
Ah, aku menikmatinya.
Oh, baguslah.
Jadi kau menikmati Upacara Kedewasaan saat ayah tak bisa mendatanginya.
Kau sudah berkata seperti itu berkali-kali...
Toru-san, jika kau terus mengeluh seperti ini, sebaiknya kau kemarin ikut.
Tapi, jika aku pergi, aku akan bertemu dengannya.
Dengan siapa?
Dengan Aiko.
Tak masalah kan bertemu dengannya?
Bukan berarti kalian bercerai lalu berantem.
Aku tidak bisa. Karena aku menghormatinya.
Jika kau tidak muncul dan tidak menunjukkan sisi dewasamu sekian lama,
Mungkin saja akan ada pria yang merenggutnya darimu!
Wanita itu lemah ketika dia merasa kesepian.
Aiko bukan wanita yang seperti itu.
Tanganmu gemetaran.
Jangan gemetar...
Ibu!
Huh?
Aku mendapat telepon dari onii-chan. Dia bilang akan pulang terlambat satu bulan lagi...
...pulang dari Papua New Guinea.
Ketika aku pulang, Aku akan mendengarkan jawabanmu.
Aku akan menunggumu...
Dia sangat sosialis, ya?
Begitulah Daisuke.
Lalu dia juga bilang...
Apakah... Terjadi sesuatu?
Aku boleh mengatakannya?
Dengarkan ini.
Kurasa ini bukanlah sesuatu yang ingin kau dengar, Takashi.
Hatiku juga berdegup kencang untuk Keita.
Hari setelah Upacara Kedewasaan, ketika kita semua tidur bersama...
...Aku bangun dan tak sengaja melihat ke mata Keita...
...lalu, dia berkata "Selamat Pagi" padaku. Hatiku langsung berdegup kencang.
Tidak, bukan itu saja!
Ketika Daisuke-san juga berkata "Selamat Pagi" padaku, Hatiku juga berdegup kencang.
Selamat pagi.
Kurasa itu adalah cinta! Apa yang dilakukan oleh otak kananku?!
Ketika ada yang mengucapkan "Selamat pagi"...
...apakah hati akan terotomatis menjadi berdegup kencang?
Ketika Daisuke kembali...
...Aku sudah memutuskan untuk berpacaran dengannya.
Tapi, saat tadi aku mendengarnya, jika dia akan pulang terlambat...
...Aku menjadi tidak yakin.
Aku tidak paham dengan diriku!
Apa kemarin itu hanya imajinasiku saja ya?
Karena pada malamnya, aku sedang mabuk...
...dan saat aku bangun, kepalaku juga sakit.
...mungkin itu bukan karena hatiku berdegup kencang, tapi karena kepalaku sedang cenat-cenut.
Iya, Iya, Iya... Memang hanya imajinasiku saja?
Maafkan Takashi, lupakan ini! Aku juga akan melupakan ini!
Iya juga, lupakan saja!
Kau mempersiapkan cukup banyak ya?
Karena bulan depan akan ada pameran.
Kita punya mangkuk yang bagus tahun ini.
Lihat saja Makie ini.
Guru, apa kita harus memamerkan yang ini juga?
Huh? Makeji.
Makeji
(Sebuah pernis berteknik sederhana yang berlapis arang dipercikan diatasnya dan dibiarkan kering. Cara ini terus digunakan berulang hingga mencapai ketebalan yang diinginkan)
No comments yet. Be the first to leave one.