처음 200줄입니다.
Kekuatanku pulih.
Begitu.
Mereka sudah...
Kau sendirian?
Amiya dan yang lainnya mengumpulkan jasad di tempat lain.
Aku sudah dengar insiden di reruntuhan.
Tampaknya kau punya kenangan manis dengan pasukan Reunion itu.
Ya.
Komandan yang dapat melatih prajurit untuk tak takut mati adalah komandan berbahaya.
Tetapi kelihatannya dia tak ada di sini.
Kawasan kumuh sudah bersih dari Reunion.
Karena tujuan Lungmen sudah tercapai,
kini mereka tak akan pernah mengusik lagi.
Rhodes Island juga memiliki pilihan untuk berhenti ikut campur.
Tetapi...
Kalian bebas mau melihatnya sampai akhir atau tidak.
Kau mau ke mana?
Bekerja, itu bukan urusanmu.
Amiya pernah bilang kepadaku.
Rhodes Island butuh untuk saling percaya.
Jangan tatap aku seperti itu.
Aku sudah sangat mengenalmu sampai muak.
Aku tak akan memercayaimu,
sama seperti yang pernah kau lakukan dahulu.
Doctor, yang kau butuhkan adalah kepercayaan dari para operator,
bukan dariku.
Bagaimana caramu memikul tanggung jawab Rhodes Island dan membuktikan diri layak dipercaya,
kau cukup pikirkan itu saja.
Lihatlah.
Aku sudah bakar semuanya.
Aku... Aku...
Kau sudah kehilangan segalanya, ya?
Sasha.
Meski begitu, kau harus tetap hidup.
Ini...
Pasti karma untukmu.
Mephisto.
Aku ingin mendengarmu bernyanyi.
Bernyanyi?
FrostNova.
Semuanya sudah berhasil dievakuasi.
Ya, kerja bagus.
Ya.
Tinggal kita saja, ayo pergi!
Aku akan di sini, kalian pergilah dahulu.
Tak bisa!
Aku sudah berjanji kepada mereka!
Untuk mengantarmu ke Patriot!
Teman-teman...
Maaf.
Komandan itu pasti sudah menemukan tempat ini.
Maksudmu Rhodes Island?
Aku punya janji dengan mereka.
Kalau begitu, kami...
Kalian pergilah dahulu.
Tolong jaga Mephisto.
Lagi?
Janji?
Maaf.
Aku akan sampaikan kepada mereka.
Aku yakin mereka akan memaafkan.
Pergilah, Kerabatku!
Jangan pernah menoleh ke belakang!
Suhu terdeteksi berada di tingkat terendah.
Penyebab tak diketahui.
Memulai protokol pencarian.
Dia ada di bawah sini.
Bagaimana kalau kita terpaksa bertarung?
Aku sudah siap.
Ayo kita seret paksa dia ke Rhodes Island untuk diobati!
Ya.
Doctor, di bawah berbahaya.
Tolong tetap di sini...
Tidak.
Aku juga akan melihatnya sampai akhir.
Kedengarannya dia sudah membulatkan tekadnya.
Baiklah.
Jangan pernah jauh-jauh dariku.
Ya.
Ayo kita jemput dia.
Minggir.
Tetapi Ajun Komisaris Swire melarang siapa pun masuk, termasuk Kapten.
Tak peduli.
Kapten!
Aku sudah menunggu.
Hei, itu...
Ya.
Kemungkinan disosiasi repulsif.
Aku tak menyangka gejalanya akan separah ini.
Rasa sakitnya pasti sudah tak tertahankan lagi.
Kelinci Putih, hentikan!
Kita tak perlu bertarung!
FrostNova, ikutlah bersama kami!
Mari ke Rhodes Island.
Kau komandan yang pintar.
Kau tak berasumsi aku akan langsung setuju begitu saja.
Kau akan mengamati medan perang, mencari titik kelemahan,
dan menyusun rencana untuk meraih kemenangan.
Tetapi kau naif.
Jangan berikan kesempatan musuhmu menyerang!
GreyThroat! Lari!
Nah, sekarang masalah beres.
Kau bilang akan ikut ke Rhodes Island kalau kami menang.
Ya, 'kan?
Sleep, sleep, tertidurlah
Lagu?
Gawat!
Anakku yang manis
Blaze!
Pergilah!
Kelihatannya kalian masih belum mengerti
siapa lawan kalian sekarang.
Nah, mari kita selesaikan ini,
Rhodes Island.
Suhu udara berada di minus 40 derajat.
44, 48, kritikal.
Suhu dinginnya membuatku lemas.
Blaze!
Baiklah!
Kukira Arts pasukan Iblis Salju yang memperkuat Arts milikmu.
Rupanya sebaliknya, ya.
Kau yang membagikan kekuatanmu kepada pasukanmu.
Mereka sudah tiada sekarang.
Semua yang berharga bagiku kini sudah pergi.
Emosinya mulai meresap.
Kemarahan dingin yang membakar.
Doctor!
Ya.
GreyThroat, kau sanggup bergerak?
Tak masalah.
Oke, dengar aku.
Kini aku tak perlu takut melukai teman- temanku dengan melepas salju dalam diriku.
Blaze!
Aku tak kuat menahannya!
Maaf.
Aku harus lepaskan cincinku.
Blaze!
Tembak!
Amiya!
Cincin itu mengunci kekuatanmu, 'kan?
Karena cincinmu sudah beku, kemampuan Arts-mu dan suhu panas tubuhmu akan terkuras.
Kau kira bisa mengalahkanku dengan begitu...
Aku akan melindungimu!
Ya!
Maaf, aku lalai membaca kekuatannya.
Jangan dipikirkan.
Dia sudah terpojok dari jarak dekat,
sesuai rencana.
Selain itu, aku masih sanggup bertarung!
Amiya.
Kelinci Putih!
Kau sudah mencapai batasmu, 'kan? Hentikan sudah!
Aku dapat melihat kesedihanmu.
Sama seperti pria yang bertarung di Chernobog.
Kesedihan hanya dimiliki oleh orang-orang yang terus bertanya-tanya alasannya bertarung.
Kalau tak salah pria itu bernama Ace.
Dia prajurit yang luar biasa.
Jangan sembarangan menafsirkan kematiannya!
Dia mati sebatang kara.
Kau pasti menyesal, 'kan?
Karena tak sanggup menolongnya.
Karena tak punya kesempatan untuk menolongnya.
Tentu saja.
Teruslah pertanyakan!
Pertanyaan yang bahkan tak tahu untuk siapa.
"Kenapa aku tak ada di sana?"
"Kenapa aku tak dapat menghentikannya?"
"Kenapa aku...
...selemah ini?"
Kenapa...
Kenapa dunia ini
tak memberiku waktu lebih lama?
FrostNova.
Apa kau pernah membenci gadis itu?
Kau bisa membaca pikiranku, ya.
Aku tak pernah membencinya.
Kelinci Kecil.
Kau tak seharusnya menangis di depan musuhmu.
Kalau begitu sikapmu, kau tak akan bisa mengalahkanku, atau bahkan Talulah.
Apa kau dapat menuntun banyak para terinfeksi hanya dengan idealisme omong kosongmu?
Apa kau bisa menghadapi dunia busuk ini?
Aku tak akan melarikan diri.
Rhodes Island bukan berjuang untuk orang-orang tertentu.
Kami berjuang demi keyakinan kami.
Tak ada yang perlu menuntun para terinfeksi.
Selama ini dan selamanya.
Kalau begitu, kau mau menjadi apa?
Kalau demi menyelamatkan orang lain,
aku akan menjadi apa pun.
Untuk siapa kau berjuang?
Demi semua orang yang hidup di dunia ini.
Kalau kalian dapat bertahan melawanku,
aku bersumpah akan bergabung dan berjuang bersama Rhodes Island.
Jangan pernah mengalah dariku.
Aku akan tetap diam untuk menghindari pertarungan sia-sia,
tetapi kalau harus bertarung, aku akan bertarung sampai akhir.
Itulah prinsip hidupku!
Sendirian di langit yang tinggi
Rembulan berbisik
Aku tak dapat mendorongnya!
No comments yet. Be the first to leave one.