릴리스 정보

Nine E02 130312 HDTV x264 720p-iPOP
다음의 해설 mupi
Episode 02 iPOP

태그

HDTV
hdtv
x264
720p
720
HD
게시일: 2013-05-22
다운로드: 54
청각 장애인용: Yes

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

Kita perlu menjahit dahinya sekitar 3 atau 4 kali.

Lututnya tidak apa-apa.

Dokter!

- Konsultasikan dengan bagian ortopedi dan jahit lukanya. - Baik Pak.

Direktur Choi Jin Cheol pada awalnya tertarik pada penelitian stem cell...

Apa kamu tidak ada yang lain yang ditonton?

Pak!

Pergilah tidur jika kamu punya waktu luang.

Saya ingin menonton ini.

Direktur Choi Jin Cheol! Dia adalah orang hebat.

Ini revolusioner.

Apa ada yang salah?

Halo! Untuk apa kamu telepon?

Tidakkah anda sedang tidur?

Ini sedang tugas malam.

Suaramu tampak jauh. Apa kamu sedang di himalaya?

Apa yang perusahaanmu pikir? Mengirim seorang gadis ke himalaya.

Apa yang membuatmu menelepon dari jauh ke sini?

Sun Woo?

Kupikir ada sebuah masalah.

Kamu tidak tahu? Kamu adalah teman terdekatnya.

Hei, apa yang membuat Joo Min Young sangat lama.

Bukankah itu tidak lebih dari 10 menit?

Hah? Hei!

Hei! Pergilah cari dia. Dia bisa saja tertidur.

Dia pasti datang! Mungkin dia sakit perut.

Tapi dia tetap saja seorang gadis. Berikan perhatian lebih. Cepat cari dia!

Bagaimana jika dia sedang buang air besar ketika aku di sana?

- Cepat cari dia. - Dia datang.

Apa yang membuatmu sangat lama?

Aku sakit perut. Maaf.

- Lihat? - Aku kawatir.

Ayo tidur.

Aku sudah bilang kalau dia setidaknya perlu memulai kemoterapi, tapi dia tidak mendengar.

Dia akan punya kesempatan hidup lebih lama jika dia memulai kemoterapi.

Tapi satu-satunya hal yang dia pikirkan sekarang adalah berurusan dengan Direktur Choi.

Seberapa penting itu jika saat ini dia sedang sekarat?

Apa kamu ingin mencoba meyakinkan dia?

Kita haru mencoba segala hal yang kita bisa.

Apa dia tidak bisa hidup walau segala hal dicoba?

Itu...

Dia tidak bisa hidup apa pun yang kita lakukan?

Lokasinya sangat sulit.

Paling bagus dia punya 6 bulan untuk hidup sebagai orang normal.

Aku tidak tahu seberapa buruk setelahnya.

Tidakkah 6 bulan cukup?

Maaf, aku akan sibuk.

Kita tidak ingin menjadi terlalu terikat.

Kenapa tidak?

Akan sakit sekali ketika kita berpisah.

Brengsek.

Aku di sini Ma.

Aku tidak datang dalam waktu lama, ya? Maafkan aku.

Aku menjadi sangat sibuk. Sungguh.

Kamu tidak menjawab teleponmu.

Kamu tahu kalau server forum mati karena terlalu banyak akses?

Semua baris berisi dengan keluhan. Semua orang sedang perang sekarang.

Di sisi positif kita tahu bahwa banyak orang yang menonton berita di malam itu.

Kita tahu bahwa dunia pers tetap hidup.

Di sisi buruknya, ini berarti bahwa Choi Jin Cheol memiliki banyak pendukung.

Kamu tahu berapa banyak pendukung yang dia miliki bahkan di dalam pemberitaan?

Kamu tidak perlu untuk akses internet.

Kamu mungkin punya lebih dari 1000 e-mail. Jangan terlalu stres dan langsung pergi tidur.

Kami selalu di sisimu. Ayo tuntaskan semuanya.

Aku baru saja akan meneleponmu ketika kamu keluar. Di mana saja kamu?

Kamu bisa saja menelepon. Kenapa kamu datang jauh-jauh ke sini?

Hei! Kamu hidup sendiri! Kenapa kamu perlu tempat yang besar? Rumahmu bahkan lebih besar dari milikku.

Ini karena kupikir bahwa ibuku akan keluar dengan cepat.

Aku tidak ingin pindah sehingga ibu dapat merasa nyaman setelah keluar (dari RS).

Tapi dia masih belum kembali.

- Di sini ada bar kecil. Kamu mau pergi ke sana? - Tidak.

Kita ngobrol di sini saja.

Ini susah.

Kamu tahu aku. Aku orangnya susah. Aku tidak pikir dapat memberimu ceramah sambil minum.

Itu bagus. Karena aku pasti benci itu.

Yah! Jadi ayo ngobrol di sini.

Aku menyimak data yang kamu berikan dan kita telah adakan rapat.

Polling yang keluar adalah 40 ke 60.

Jawabanku adalah bahwa itu patut dicoba.

Masalahnya ada pada orang-orangnya.

Aku pikir jika kita membuatnya sangat cepat ini bisa bekerja.

Choi Jin Cheol akan kembali besok siang.

Ini berarti bahwa kita punya keunggulan di awal selama 12-jam.

Kita pasti punya keuntungan jika kita menyerang terlebih dulu dalam waktu yang singkat itu.

Tentu.

Tapi ini dalam kondisi bahwa tidak ada kesalahan pada data yang kamu berikan pada kami.

Aku telah menyimak seksama tapi aku tidak punya waktu untuk mengkonfirmasi fakta-faktanya.

Aku telah mengkonfirmasinya.

Jadi itulah akhirnya. Bisakah aku mempercayaimu?

Kamu selalu bisa.

Hei! Terus terang, aku katakan bahwa kamu sekarat. Kamu bisa saja mati.

Tapi karir kami bisa saja berakhir dengan ini.

Kamu memang luar biasa.

Ini tidak berakhir ketika aku mati.

Namaku akan tinggal.

Kamu dapat mempercayaiku.

Aku akan mengirim data ke yang lain.

- Kamu dapat membantu mereka. - Direktur.

Juga, jika kami tidak membantumu, kita harus mengakui apa yang terjaci kemaren adalah sebuah kecelakaan.

Itu sangat memalukan.

Jadi kamu harus tetap berjuang.

Oke? Apa yang terjadi kemaren bukanlah suatu kecelakaan. Itu sudah direncanakan oleh kita semua.

Aku menyetujuinya.

- Aku sobek surat pengunduran dirimu. - Pak.

Aku tidak pikir dapat bekerja dalam kasus itu.

Kenapa itu?

Karena aku tidak sehat.

Kamu baik-baik saja. Kamu bisa bicara.

Aku tidak sebaik penampakanku.

Aku tidak percaya. Aku tetap pikir bahwa kamu berpura-pura.

Aku bahkan pikir bahwa kamu merencanakan ini dengan doktermu untuk mengacaukan kami semua.

Apa seharusnya aku menyelidikimu terlebih dulu?

Diam dan kerjakan. Bahkan jika kamu akan jatuh.

Tahulah bahwa sebuah kebanggaan untuk mati di meja berita sebagai seorang jurnalis.

Tentu itu adalah kebanggaan.

Aku akan pergi.

Di umur ini aku melakukan lembur sampai malam hanya karenamu. Kamu akan membunuhku dulu.

- Kamu tahu kalau aku menghormatimu? - Sial.

Aku melihat kalau kamu tidak makan makanannya. Sudah basi semua, jadi aku tidak masak kali ini.

Aku meninggalkan paket dan cucianmu di ruang kosong.

Aku bersihkan kotak dan barang-barangmu.

Jaket Jumpermu bau tak enak, jadi aku kirim untuk dry cleaning (cuci kerng).

Jung Woo! Datanglah ke bawah.

Jung Woo apa kamu tidur?

- Mama! - Apa kamu tidur?

Sun Woo belum kembali dari perpustakaan.

Ini sudah malam. Aku pikir seharusnya kamu jemput dia.

Siapa kamu?

Jung Woo! Jung Woo!

- Siapa kamu? - Jung Woo.

Siapa kamu?

Menyingkir dari ibuku.

Apa yang terjadi?

Ayah.

Halo?

Apa ini Reporter Park Sun Woo?

Ya, ini siapa bicara?

Halo, saya sekretaris Tuan Choi Jin Cheol.

Bisa kita bicara untuk beberapa menit?

Tuan Choi ingin bicara dengan anda.

Sebentar.

Ya, hubungkan kami.

Dia menjawab teleponnya.

- Halo, Park Sun Woo? - Ya.

- Apa kamu ada di stasiun berita? - Tidak, aku di rumah.

Kamu telah melukaiku dengan dalam.

Aku pikir kedatanganku akan disambut.

Ada ratusan reporter di bandara ingin untuk mewawancaraiku dengan detil.

Bukankah itu benar?

Aku akan kembali besok siang.

Aku ingin menemuimu terlebih dulu.

Kamu tahu dengan baik bahwa itu tidak terjadi.

Bayangkan apa yang orang pikir jika pers melihat seseorang ditanyai secara personal.

Sun Woo.

Apa ini diantara kita?

Aku tidak tahu kalau kamu masih menyimpan dendam padaku tentang apa yang terjadi lebih dari 20 tahun yang lalu.

Kamu tahu bahwa aku mencoba yang terbaik untuk membantu keluargamu.

Adalah kamu dan kakakmu yang menolaknya.

Pertama-tama kamu mengejek niat baikku.

Sekarang kamu menusukku dari belakang.

Ini tidak baik untuk kita berdua.

Tunggu. Kamu dapat bilang apa pun yang kamu suka, tapi aku merekam pembicaraan ini.

Tahu bahwa apa pun yang kamu bilang dapat digunakan untuk menentangmu.

Jadi kamu tidak ingin menemuiku atau bicara denganku di telepon?

Aku dalam posisi di mana aku tidak dapat bertemu atau bicara denganmu.

Lalu aku dapat bicara kepada seseorang yang bukan jurnalis.

Aku akan bicara dengan Jung Woo.

Di mana dia?

Dia telah meninggal.

Apa?

Ibuku tidak dapat berkomunikasi dengan orang lain.

Kakakku telah meninggal.

Aku tidak dapat bicara denganmu. Jadi jika kamu ingin negosiasi di dalam pikiranmu...

Kamu dapat melupakannya dan mulai membuat rencana mengenai apa yang akan terjadi padamu.

Kamu tahu bagaimana sibuknya kamu ketika kamu pulang.

- Kenapa Jung Woo meninggal? - Kenapa akmu bertanya padaku? Kamu telah membunuhnya!

Aku tutup teleponnya.

Kamu pikir dia dapat berubah di pikirannya?

- Cari tahu tentang kakak Park Sun Woo. - Pak?

Cari tahu bagaimana dan di mana dia meninggal.

Dengan detil.

Ini akan sangat menyengat.

Kamu pikir ini lucu?

Aku tidak dapat menangis.

Kamu tahu satu sama lain?

- Pergi. - Tidak Pak, aku dapat melakukannya.

Pergi!

Kenapa? Aku pikir dia lebih baik darimu.

Aku telah mengingatkanmu dulu.

Gejala akan datang lebih cepat dan lebih cepat.

Kamu tidak percaya dengan dokter?

Aku tidak pikir akan secepat ini.

Pernah aku merasa dalam badai. Aku pikir itu adalah mimpi.

Tapi kali ini, aku bahkan tidak tidur. Ini terjadi ketika kedua mataku terbuka.

Jika aku melukai diriku tanpa mengetahuinya, bukankah itu berarti terjadi padaku?

- Apa yang terjadi? - Aku tidak tahu.

Ini adalah pecahan kaca akuarium dalam imajinasiku.

Aku tidak tahu apa itu di kehidupan nyata.

Ini bisa jadi lebih buruk. Kamu tidak bisa bekerja.

Akui itu dan segera opname.

Nine: Nine Times Time Travel (Nine: Nine Time Travels / Nain: Ahob beonui Shiganyeohaeng / 나인: 아홉 번의 시간여행) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Nine: Nine Times Time Travel (Nine: Nine Time Travels / Nain: Ahob beonui Shiganyeohaeng / 나인: 아홉 번의 시간여행)

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left