처음 194줄입니다.
31 Agustus.
Di hari terakhir liburan musim panas,
aku keliling toko baju dengan Hikarin,
nonton film,
makan makanan enak,
lalu menikmati semua hal seru seharian penuh.
Wah, galinya sampai segini, ya.
Hei, Uta-chan.
Aku suka Natsuki-kun.
Karena itu, aku harus minta maaf padamu.
Kau duluan yang suka Natsuki-kun,
aku juga sebenarnya tahu itu...
Tapi sekarang, aku malah bicara begini.
Maaf, ya.
Kau tak perlu minta maaf untuk hal seperti itu.
Kalau sudah suka, apa boleh buat.
Aku juga sama.
Tapi, aku tak akan kalah!
Jadi jangan mengalah karena karena memikirkanku.
Aku juga tak akan kalah!
Ini.
Apa pun nantinya, mau tetap jadi temanku?
Janji.
Dua orang saling paham dari hati,
sebenarnya aku tidak begitu percaya hal itu...
Tapi,
saat ini, setidaknya aku ingin percaya...
MONOKROM
RUANG MUSIK KEDUA
Yang barusan itu "Black Witch".
Lagu pertama yang kubuat dalam hidupku.
Lagunya keren banget!
Iya, kan? Aku juga suka lagunya.
Terbaik.
Hondou, penampilan kita barusan, menurutmu skornya berapa?
Karena ini penampilan pertama kita,
skornya 30?
Serendah itu?
Iya, kalau dari skor 100 idealku.
Kalian terlalu menahan diri.
Aku tidak merasa menahan diri.
Aku cuma merasa kalau mengikuti permainanmu,
hasil penampilannya bakal lebih bagus...
Aku kurang suka cara berpikir begitu.
Shinohara-kun, kau itu jago.
Karena itu, main lebih serius lagi.
Baik. Aku akan berusaha!
Iwano-senpai juga.
Iya, siap.
Ayo, kalian sudah mulai paham lagunya, kan?
Mulai sekarang bagian seriusnya.
Anu, komentar untukku?
Kalau Natsuki...
Sekarang sudah lumayan, ke depannya berusaha lagi.
Jangan-jangan, aku belum sampai ke level yang layak diberi komentar.
Selanjutnya kau yang nyanyi.
Sudah kuduga, cuma aku yang levelnya belum layak.
Saat bermain bersama pertama kali,
ada rasa kompak yang sampai membuatku merinding.
Permainanku sekarang,
masih jadi beban bagi band ini.
Natsuki, bagus.
Aku memang suka nyanyianmu.
Yang barusan?
Padahal masih kacau.
Kau merasa begitu? Menurutku sudah bagus.
Main gitar sambil nyanyi itu soal kebiasaan.
Wajar.
Meski telanjur, apa sebaiknya kau yang jadi vokalis saja?
Aku menaruh harapan padamu.
Kalau vokalisnya bukan kau,
yang bisa dikomentari cuma permainan gitarmu, itu juga masih kurang.
Tenggorokanmu harus dijaga.
Tapi, sudah hebat bisa menyelesaikan lagunya.
Ini baru latihan pertama.
Sudah merasa dirimu genius?
Maksudku bukan begitu...
Kalau belum bagus, aku kepikiran.
Penampilanmu sudah lumayan bagus.
Aku nyaris saja menyemburkan air minumku.
Maaf sudah membuatku kaget.
Aku cuma cemas melihatmu murung.
Shinohara-kun, kau perhatian banget!
Berarti sekarang bandnya resmi terbentuk, kan?
Tapi Iwano-senpai langsung pulang duluan.
Dia orangnya memang begitu.
Band kita punya prinsip menghargai karakter unik masing-masing.
Aduh, panas!
Ini tanda perayaan terbentuknya band kita.
Bandnya sudah terbentuk, tapi nama bandnya apa?
- Bagaimana kalau "Bandku"? - Hei.
Oh, Natsu dan Seri!
Kalian lagi latihan band?
Tadi baru beres.
Hebat, ya, latihan sampai jam segini.
Salam kenal.
Dia menyadari keberadaanku?
Shinohara-kun, kau terlalu pede soal tidak mencoloknya dirimu.
Kau juga sudah berusaha keras.
Para senior kelas tiga sudah berhenti,
sekarang ada kesempatan aku jadi pemain inti.
Aku harus berusaha!
Aku juga tak mau kalah dari Miorin!
Semangat, Uta.
Depak Miori dari posisi pemain inti.
Siap!
Tunggu dulu.
Kenapa memutuskan seenaknya begitu?
Soalnya jarang melihatmu latihan sendiri.
Aku cuma ingin berusaha sedikit lebih keras.
Shinohara-kun, band favoritmu apa?
Oh, Sonic Youth.
Terbaik.
Begini.
Aku menyentuh tangan cewek...
Kenapa malah respons begitu?
Maaf, tadi itu jijik, kan?
Aku tak berniat spontan. Maaf.
Bagaimana, latihan bandnya lancar?
Sekarang, aku masih jadi beban.
Padahal nyanyianmu bagus.
Itu beda dengan karaoke,
kepalaku juga masih kesulitan main gitar sambil bernyanyi.
Kenapa kau berusaha sampai segitunya?
Kenapa?
Mungkin karena aku ingin penampilanku bagus.
Begitu.
Aku tahu kau suka band, tapi bagaimana menjelaskannya, ya?
Apa ini soal motivasi?
Aku merasa kurang peka soal begituan.
Motivasi, ya?
Kalau alasannya, ada banyak.
Aku mengagumi suara gitar yang dimainkan Serika.
Lagi pula, aku memang ada niat ingin bikin band.
Di masa muda keduaku ini,
aku tak mau menyesal karena tak mencoba.
Alasan lainnya, masih banyak kalau harus diceritakan.
Tapi yang dibilang Uta itu benar,
aku masih kurang pede mengekspresikannya.
Lantas, kenapa aku berusaha seserius ini?
Karena aku ingin menunjukkan sisi kerenku.
Jangan memaksakan diri, ya?
Aku akan hati-hati.
Belakangan ini, fokusmu cuma band saja.
Aku jadi cemas.
Benar juga.
Dari dulu, kalau sudah menekuni sesuatu, aku terlalu fokus.
Menurutku, kau yang sekarang pun sudah lumayan keren!
Aku duluan, rumahku ke arah sini.
Begitu. Kau tak naik kereta, ya.
Dadah, semuanya.
Natsu!
Pas konser nanti,
aku akan lambai tangan dari baris paling depan!
Terima kasih, ya.
Dia bikin kagum, ya.
Uta biasanya ke sekolah naik sepeda, kan?
Bahkan aku pun, paham soal itu.
Karena dia ingin pulang bareng denganku,
dia sengaja meninggalkan sepedanya di sekolah.
RUANG MUSIK KEDUA
FESTIVAL RYOUMEI KE-64
Yang barusan rasanya lumayan.
Syukurlah.
Natsuki juga mulai terbiasa.
Kita lanjut ke lagu berikutnya.
Lagu berikutnya juga lagu orisinalmu?
Niatnya begitu,
tapi kalau ada lagu yang ingin dimainkan, bilang saja.
Aku di sini karena ingin bermain musik bersamamu dan membawakan lagu-lagumu.
Aku juga suka lagumu karena keren.
Meski begitu,
kalau tujuan kita membuat meriah festival sekolah,
lagu orisinal mungkin bakal susah.
Benar juga. Kalau lagunya tak dikenal, penonton susah ikut terbawa suasana.
Kalau begitu, bagaimana kalau kita promosikan lewat kanal MeTube-ku?
Kanal MeTube?
Setidaknya aku punya 40.000 pengikut.
Dia lumayan terkenal di ekskul musik.
Aku sudah mengikuti kanalnya sejak pengikutnya masih 100.
Apa tujuan dia pamer sebagai pengikut lamanya?
KANAL GITAR SERIKA, SI SISWI SMA YANG IMUT
Aduh, nama kanalnya.
Ada masalah?
Tidak ada. Nama kanalnya tidak bohong...
Itu benar.
Aku memang imut. Murid SMA juga.
Dia, paham betul daya tariknya itu kelebihannya.
Tapi...
Kalau promo di sana, nama sekolah kita ikut ketahuan.
Kalau begitu, itu bisa bahaya buatmu?
Kalau begitu, tak perlu sebut festival sekolah,
kita unggah saja video rekamannya?
Rekaman, ya.
No comments yet. Be the first to leave one.