Bridgerton

Bridgerton

Indonesian 자막 다운로드

시즌 4

릴리스 정보

Bridgerton S04 COMPLETE NF WEB H264-ETHEL
다음의 해설 tedi
Retail NF (8 eps)

태그

webdl
게시일: 2026-02-26
다운로드: 160
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

- Halo. - Selamat siang.

Kini sudah dekat.

Baiklah.

Anda kenal majikan baruku?

Kenal dekat.

- Apa mereka baik? - Sepertinya.

Ada anak?

Ya, banyak.

- Ini Kediaman Bridgerton. - Kau tahu?

Semua orang di kota tahu.

Anda mau taruh kereta dan lanjut jalan kaki?

Ya, jalan kaki sebentar.

Oh, begitu.

Seberapa jauh?

Sangat dekat, karena kau bekerja di rumahku.

Cuma saat aku ambil alih peran viscount.

Aku tak bisa bekerja untuk Anda!

Kau bekerja untuk ibuku, dan kau akan suka.

Mau ke mana?

Terima kasih atas semuanya, tapi aku akan mencari lowongan lain.

Mungkinkah itu?

Aku tanya beberapa teman, tapi istri mereka dilarang menerimamu.

Maka aku akan kembali ke perdesaan, mereka tak pedulikan itu.

Bagaimana kalau tak ada lowongan?

Atau lebih buruk, majikanmu seperti Cavender?

Jika tahu akan kemari, aku takkan pergi dari Kediaman Cavender.

Ada urusan yang harus kukerjakan di sini pekan ini,

tapi aku takkan mengusikmu.

Rumahnya besar.

Kita akan jarang bertemu.

Aku hanya mencoba membantu, terutama karena kau tak punya pilihan.

Aku tak tahu apa maksud istri teman Anda.

- Pasti ada kesalahpahaman. - Tentu.

Aku mengenalmu,

Sophie.

Wah, ini dia putra Ibu yang sering kali menghilang.

Halo, Ibu.

Nyonya Bridgerton. Senang berkenalan.

Sophie Baek, Nyonya.

Permisi sebentar.

- Aku Bu Wilson, pengurus rumah tangga. - Halo, Bu.

Ibu tak terima suratku?

Terima, tapi kau pulang sebelum dapat jawaban Ibu,

yang sayangnya, tak ada posisi kosong saat ini

dan Ibu harus bilang ada rumor bahwa gadis ini tak bisa dipercaya.

Ibu, aku tak mengindahkan rumor. Aku percaya padanya.

- Dia menyelamatkanku. - Kau terluka?

- Sudah sembuh, berkat Sophie. - Apa yang terjadi?

Ceritanya panjang, tapi aku sehat.

Dan Sophie sangat butuh pekerjaan.

Kau beruntung bisa kemari.

Aku tahu kau menyelamatkan putraku.

Terima kasih kau sudah ada saat dia membutuhkannya.

Itu tak seberapa.

Apa kau punya surat pengantar dari majikan terakhirmu?

Aku… Tidak, itu…

Majikan terakhirnya sangat tidak baik.

Phillip Cavender.

Ya, aku tak pernah menyukai anak itu.

Ceritakan tentang kualifikasimu.

Aku baru memberi tahu Bu Wilson aku paham mode terbaru.

Aku bisa membersihkan, memperbaiki, membaca, menulis…

- Bahasa Prancis. - Dan Latin.

Astaga, sungguh luar biasa.

Mungkin putri-putriku butuh pelayan pribadi.

Eloise butuh dorongan

dan Hyacinth butuh pendamping.

Kau diterima.

Bu Wilson, tolong antar Sophie ke kamarnya.

Terima kasih, Nyonya Bridgerton.

Tuan Bridgerton.

Pembaca yang Budiman,

seni potret

adalah menangkap subjek dalam bentuk sehari-harinya…

sambil membiarkan nuansa halus di balik permukaan

bersinar.

Menangkap detail seperti itu butuh mata yang awas

dan melampaui kesabaran penulis, yang perhatiannya tertuju

pada datang dan perginya Benedict Bridgerton,

yang akhirnya kembali ke masyarakat.

Kita kembali berburu.

Whistledown akan terbukti salah tentang niat Tuan Bridgerton.

Tapi setidaknya dia sudah berhenti membahas Perebutan Pelayan membosankan.

Agatha?

Tapi potret hanya menangkap momen sesaat,

dan apa potret Tn. Bridgerton saat ini

menandakan minat tertentu di pasar pernikahan,

penulis tetap tidak yakin,

karena setiap kepulangan menghadirkan banyak gangguan menarik.

Tugasmu membantu Nona Bridgerton dan Nona Hyacinth.

Kamar mereka di sana.

Nona Bridgerton selalu membaca buku

dan akan pura-pura sakit guna menghindari acara masyarakat.

Nona Hyacinth, sebaliknya,

mencoba menyelinap ke pesta pada empat kesempatan berbeda.

Ruang penatu.

Dapur.

Jeli hampir siap, Bu Wilson.

Dan Gregory?

- Sebentar lagi, Bu. - Lebih cepat dari jadwal.

Semuanya,

ini Sophie, pelayan wanita.

John.

Pesuruh. Kau mau jeli?

Tidak, terima kasih.

Akhirnya, ada yang bisa menolak pesona John.

Kurasa kita akan berteman baik.

Aku juga bisa berteman. Di mana kau terakhir bekerja?

- Tempat seperti ini? - Tidak, di sana cuma ada delapan pekerja.

Delapan?

Siapa yang membersihkan, memperbaiki, mencuci, dan menyikat?

Aku melakukan semuanya.

Baiklah. Jeli sudah siap.

Biar aku bantu bawa.

Itu bukan tugasmu, Sophie.

Aku butuh bantuan. Jujur.

Senang berjumpa. Kau terlihat berbeda.

Kemarilah.

Kau tambah pendek, ya?

Dia mungkin lebih tinggi, tapi tetap kurus.

Hal terbaik dari Eton adalah wanita tidak diperbolehkan masuk.

- Gregory! - Kami kangen!

Selamat datang di rumah.

Lihat ada yang berbeda?

Rambutmu lebih gelap?

Ada yang sudah siap mencukur jenggot pertamanya.

Cepat ke tukang cukur sebelum yang lain tumbuh.

Jeli favoritmu sudah siap.

Jeli? Seleraku sudah berubah.

Kini aku suka telur Scotch dan secangkir teh pekat.

Sangat dewasa.

Baiklah. Ayo ke ruang tamu untuk minum teh.

…perjalanannya, apakah lama? Kini kau sudah pulang.

Sebelum kita masuk, aku cukup lama mengabaikan urusan penting.

Aku berniat lagi mencari Wanita Bergaun Perak.

Ibu kira kau sudah menyerah.

Aku tak akan menyerah begitu saja.

Aku bertekad menemukannya,

meski sulit menemukan seseorang yang tak ingin ditemukan.

Mengingat skandal pertemuan kalian,

perlu pendekatan yang lebih hati-hati.

Bu Wilson bisa mengumpulkan foto gadis muda yang hadir di pesta.

Terima kasih.

Dan pelayan satunya? Aku jamin dia sama mampunya.

Jika dia bisa bekerja, dia diterima.

Untuk putra Ibu, yang ingin mencari istri, apa saja.

Hei. Hei!

Sekarang gadis ini, dia tampak cantik, dan rambutnya hitam…

- Bukan dia. - Bukan?

Kau yakin?

- Nona Sophie! - Hazel!

Aku mencemaskanmu.

Kini tak perlu lagi. Langit membantu.

Atau dalam hal ini, Tuan Bridgerton.

Katanya dia berjanji padamu mencarikanku pekerjaan.

Syukurlah dia menepati janjinya.

Ayo mengobrol lagi nanti.

Dua, dua, tiga. Tiga, dua, tiga.

Empat, dua, tiga. Lima, dua, tiga.

Bagus, Nona Hyacinth.

Tujuh, dua, tiga. Delapan…

Kau seharusnya mengamati kemajuanku, Eloise.

Tapi melirik pun tidak.

Jika Ibu pikir mengamatimu akan menginspirasiku berlatih,

Ibu akan sangat kecewa.

Istirahat sebentar.

Bahkan, gagasan pelajaranmu akan memengaruhiku tidak masuk akal.

Seharusnya aku yang memengaruhimu.

Kenapa kita harus saling memengaruhi?

Jika kau tak mau lihat pelajaranku,

mungkin aku bisa membacakanmu buku tentang balerina.

- Atau menunjukkan koleksi pitaku. - Aku tak mau baca buku itu.

Dan aku tak mau bicara dengan pelamar,

tapi jika perawan tua harus mendampingi adik

dan mendengarkan ocehan soal pita dan balerina,

kurasa aku takkan tahan.

Bagaimana kau tahu bakal tak suka bukunya?

Itu tentang Marie Sallé.

Dia terkenal karena menciptakan gerakan sendiri. Dia pionir dansa.

Aku sudah membaca bukunya.

Lihat?

Ada buku yang sedang kau baca?

Practical Education karya Nona Edgeworth.

Kupinjam dari "pondok" kakak Anda.

Aku belum baca itu.

Sudah baca Ennui ?

Ya, meski aku lebih suka saat dia menulis dari perspektif feminin.

Tepat sekali. Kita harus bertukar buku kapan-kapan.

Selamat pagi.

Apa kau berniat berlatih piano sendirian?

Tidak, bukan itu…

John?

Ya?

- Maaf. - Maafkan aku.

Kenapa aku dapat kejutan ini?

Bukan apa-apa. Aku…

Aku hanya ingin

secara spontan…

menikmati teh kita bersama.

Mau?

More Indonesian subtitles for Bridgerton

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left