처음 200줄입니다.
ZainuddinAri mempersembahkan
Mereka Mangsanya dan Kamilah Pemburunya!
Sie sind das Essen und wir sind die Jäger!
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Tak Ada Satu Pun yang Ingat Akan Bunga yang Terinjak
Fumare Ta Hana no Namae mo Shira Zu Ni
Burung yang Turun Menunggu Angin untuk Mencoba Terbang Lagi
Chi ni Ochi Ta Tori wa Kaze o Machiwabiru
Doa Takkan Menolong Kita
Inotta Tokoro de Nani mo Kawara Nai
Hanya Hasrat untuk Bertarunglah yang Bisa Mengubah Dunia Kita
Ima o Kaeru No wa Tatakau Kakugo da
Langkahi Mayat Bergelimpangan
Shikabane Fumikoe Te
Abaikan Para Babi yang Menertawai Semangat Juangmu
Susumu Ishi o Warau Buta Yo
Kepuasan Sebagai Ternak, Memperkuat Realita yang Salah
Kachiku no Annei Kyogi no Hanei
Kita Sebebas Serigala Lapar!
Shiseru Garou no Jiyū o!
Salurkan Penghinaan Akan Keterkurungan pada Kepalanmu dan Lawanlah
Toraware ta Kutsujoku wa Hangeki no Kōshi da
Baik Tubuhmu Terkurung atau Tidak, Engkau Akan Memusnahkan Mangsamu!
Jōheki no Sono Kanata Emono o Hofuru Yēga?
Seiring dengan Membaranya Tubuhmu dengan Dorongan yang Meluap
Hotobashiru Shōdō ni Sono Mi o Yaki Nagara
Segera Ambillah Busurmu dan Tembakkan Panah Membara!
Tasogare ni Hi o Ugatsu Guren no Yumiya
Cahaya Redup Dalam Keputusasaan
Pemulihan Umat Manusia (Bagian 1)
Hei, kalian!
Siap, Pak!
Kau ini siapa?
Aku Armin Arlert dari Shiganshina!
Begitu, ya? Namamu bodoh juga.
Nama itu pemberian orang tuamu?
Kakekku yang memberiku nama ini.
Arlert, untuk apa kau datang ke sini?
Untuk membantu kemenangan umat manusia!
Tujuanmu hebat juga.
Akan kujadikan kau makanan untuk para Raksasa!
Pasukan ketiga! Menghadap ke belakang!
Kau ini siapa?
Siap, Pak!
Aku Thomas Wagner dari Trost!
Suaramu kurang keras!
Aku Thomas Wagner—
Masih kurang keras! Belajar bicara dulu di barak sana!
Dia melakukannya.
Kau juga ketika baru bergabung harus melalui itu semua, 'kan?
Selanjutnya! Siapa kau?
Aku Mina Carolina dari...
Sudah lama sekali.
Kau salah!
Kau dilahirkan di kandang babi, dan kau lebih rendah dari ternak!
Siap! Aku lebih rendah dari ternak!
Salah! Hanya aku yang bisa menilai jati dirimu!
Dia bertingkah seperti itu untuk apa, ya?
Itu sudah menjadi upacara tradisi.
Dia menghancurkan kenangan jati diri mereka yang sebelumnya,
lalu membentuknya menjadi prajurit dimulai dari nol.
Itu nama yang bodoh! Pulang sana!
Kenapa kau bisa ada di sini?
Dia telah membentuk patokan mental yang diperlukan.
Untuk mengabdikan diriku pada umat manusia!
Pasukan keempat, menghadap ke belakang!
Ada juga orang yang dia abaikan.
Bagi mereka yang telah melalui kenangan pahit sudah tak diperlukan lagi.
Mereka pasti sudah melalui banyak penderitaan pada dua tahun yang lalu.
Bisa dilihat dari wajah mereka.
Baiklah, ayo.
Kau ini siapa?
Aku Jean Kirstein dari Trost!
Untuk apa kau datang ke sini?
Untuk bergabung dengan Polisi Militer dan tinggal di kota bagian dalam.
Begitu, ya. Kau ingin tinggal di kota bagian dalam?
Benar, Pak.
Siapa yang menyuruhmu bersujud?
Kalau ini saja bisa membuatmu tumbang, kau takkan bisa menjadi polisi!
Kau ini siapa? Untuk apa kau datang ke sini?
Aku Marco Bott dari Jinae yang berada di belakang Tembok Rose!
Aku berada di sini untuk bergabung dengan Polisi Militer, dan mengabdi pada Raja!
Begitu, ya? Bagus juga.
Cita-cita yang terhormat.
Tapi...
Sang Raja tak membutuhkanmu.
Selanjutnya, kau! Kau ini siapa?
Aku Connie Springer dari Ragako, bagian selatan dari Tembok Rose!
Dengar ya, Connie Springer!
Kau pasti sudah diberi tahu ini sebelumnya!
Dengan hormat itu berarti kau mengabdikan jantungmu pada Sang Raja!
Memangnya jantungmu berada di sebelah kanan?
Hei, kau. Sedang apa kau?
Hei kau! Aku sedang bicara denganmu!
Kau ini siapa?
Aku Sasha Braus dari Daupa, bagian selatan dari Tembok Rose!
Sasha Braus.
Apa yang kaupegang di tangan kananmu itu?
Ini kentang rebus, Pak!
Aku menemukannya tergeletak di dapur!
Apa kau mencurinya?
Kenapa?
Kenapa sekarang kau memakan kentang?
Paling enak kalau dimakan selagi hangat,
jadi kukira kalau dimakan sekarang adalah keputusan yang paling tepat, Pak.
Aku benar-benar tak mengerti.
Kenapa kau malah memakan kentang?
Apa Bapak menanyakan kenapa orang pada umumnya memakan kentang?
Ini, setengahnya silakan untuk Bapak.
Setengah?
Hei, si gadis kentang itu masih berlari.
Hebat juga. Dia sudah berlari selama lima jam.
Tapi, reaksinya saat disuruh berlari sampai tumbang,
tak separah saat diberi tahu tak akan mendapat jatah makanan.
Dauper itu desa pemburu kecil yang berada di pegunungan, 'kan?
Apa itu?
Mereka orang-orang yang gagal. Mereka dipindahkan ke daerah pengembangan.
Apa? Padahal baru sehari.
Apa boleh buat.
Orang yang lemah harus pergi.
Mereka lebih memilih mengumpulkan batu dan memotong rumput lagi, ya.
Oh, ya. Kau tak ditanyakan dari mana asalmu.
Sama dengan dia, aku dari Shiganshina.
Begitu, ya.
Kalau begitu...
Itu berarti pada hari itu kau ada di sana, ya?
Hei!
Apa kau melihatnya? Si Raksasa Kolosal itu!
Y-Ya...
Sudah kubilang, aku melihatnya.
Benarkah?
Sebesar apa dia?
Kepalanya sedikit lebih tinggi dari tembok.
Apa?
Katanya dia melangkahi temboknya!
Aku juga!
Yang kudengar dari desaku juga begitu!
Tidak, sebenarnya tak sebesar itu.
Wajahnya seperti apa?
Dia hampir tak berkulit, dan mulutnya lebar sekali.
Kalau Raksasa Berzirah yang menembus Tembok Maria bagaimana?
Meski orang-orang memanggilnya begitu, bagiku dia terlihat seperti Raksasa biasa.
Ka-Kalau Raksasa biasanya bagaimana?
Teman-teman, kita jangan terus bertanya padanya.
Dia pun pasti punya kenangan yang tak ingin dia ingat.
Maaf kami sudah—
Bukan begitu!
Sebenarnya, para Raksasa itu tak ada apa-apanya.
Kalau kita sudah bisa mengoperasikan Perlengkapan Bermanuver Tiga Dimensi,
mereka tak bisa melawan kita!
Akhirnya kita punya kesempatan untuk menjadi prajurit.
Barusan itu aku hanya tersedak.
Aku akan bergabung dengan Pasukan Pengintai, dan membasmi semua Raksasa di dunia ini!
Akan kubunuh mereka—
Hei, kau masih waras?
Barusan kaubilang ingin bergabung dengan Pasukan Pengintai?
Itu benar.
Kau ini kalau tak salah ingin bergabung dengan Polisi Militer agar bisa hidup dengan santai.
Aku ini orang yang jujur.
Setidaknya aku lebih baik daripada orang yang berlagak sok kuat, padahal aslinya ketakutan.
No comments yet. Be the first to leave one.