처음 200줄입니다.
Mengumpulkan keadilan yang tersisa
Tersembunyi di dunia yang sesat ini
Kita lihat siapa yang menang
Semua belum usai Sampai benar-benar berakhir
Aku takkan menyerahkan Yang berharga bagiku
Pengacara Satu Dolar
Pengacara Satu Dolar
Pejuang keadilan dengan kecerdasan tinggi
Jangan khawatir Aku Pengacara Satu Dolar
ONE DOLLAR LAWYER
KERETA MENDEKAT
BERHENTI
Anda sedang mendengarkan berita lalu lintas di SPC.
Dilihat dari rute masuk dan keluar kota, Jalan Tol Bukbu terhambat dari dua arah.
Jalan Tol Dongbu di dekat sungai juga mulai padat merayap.
Lalu lintas di pusat kota Seoul biasanya lancar.
Di jalur selatan Jembatan Hangang,
pria berusia 40 tahun mengancam akan melompat,
dan polisi sedang menangani situasinya.
Jika Anda pergi ke arah sana...
PENATU JEIL
Pak!
Aku tak tahu ada apa, tapi kau harus turun sekarang.
Kau tak tahu apa-apa. Jangan ganggu aku!
Kau siapa, berani mencegahku bunuh diri?
Ini hidupku.
Hidupmu bukan hanya untukmu.
Pikirkan keluargamu.
Hidup keluargaku...
menderita karena aku masih hidup.
Aku harus mati untuk mengakhiri semuanya!
Ayolah.
Turunlah dan minum. Ayo.
Baiklah.
Tenanglah.
PENATU JEIL
Kalian belum pernah lihat orang bunuh diri?
Yang benar saja.
Akan kutunjukkan hari ini.
Aku akan bunuh diri demi kalian semua.
Kenapa dia harus naik ke sana?
Jangan ganggu aku!
Kau yakin? Kau sungguh akan melompat?
- Dia gila. - Apa yang dia lakukan?
Siapa kau?
- Bagaimana kau bisa naik? - Siapa pria itu?
Jangan mendekat!
Aku akan membayarmu kembali. Kumohon.
Aku kemari bukan untuk uang.
Apa?
Kau mempekerjakanku.
Mempekerjakanmu untuk apa?
Lewat sini!
BAYAR HARI INI INI KESEMPATAN TERAKHIRMU
PENGACARA CHEON JIHUN 1.000 WON
Apakah...
Kau sungguh pengacara?
Aku tidak seperti pengacara?
Ya.
Apa masalahnya?
Ini suratmu, Pak Kim Eoksu.
Tetap di sana, aku akan mendatangimu.
Bang...
Stasiun Bangchon.
Kau bilang alamatmu di Stasiun Bangchon.
Sedang apa kau di atas sini? Aku sudah lama mencarimu.
Kau sungguh pengacara?
Ya.
Benar.
Aku di sini karena kau bilang kesulitan setengah mati.
Bayaranku.
Hanya ini yang kumiliki.
1.000 WON
Itu dia.
Apa tarifmu benar-benar...
Ya. Seribu won.
ONE DOLLAR LAWYER
EPISODE 1
Benar atau tidak?
Kubilang tidak.
"Kubilang tidak?"
Tidak, Bu. Menyebalkan sekali.
Menyebalkan sekali. Aku terlalu sibuk untuk ini.
Pak Nam Pilgu.
Pada 29 Maret sekitar pukul 08.20,
kau menyentuh pinggul Nona Go Yeongseon di atas kereta jalur dua.
Namaku Pak Nam Pilgu, itu benar.
Tapi aku tidak tahu siapa Nona Go Yeongseon.
Bagaimana aku bisa mengingatnya di antara banyak orang di kereta?
Kecuali dia secantik dirimu.
Ya.
Kau biasanya naik kereta jurusan mana?
- Dia jaksa... - Tidak apa-apa.
Dengar, Pak Nam Pilgu.
Seumur hidupku, aku tidak pernah naik kereta bawah tanah.
Kau tahu apa artinya?
Tidak.
Selain di sini, aku tidak punya alasan untuk menemui orang sepertimu.
Kau mau pamer kalau kaya?
Itu lebih baik daripada catatan kejahatan pelecehan seksual.
Ibu akan pulang cepat hari ini, ibu janji.
Bu, ini surat perintah untuk pinjaman pribadi ilegal.
Ibu akan segera ke sana. Tunggu sebentar.
Nona Baek,
aku akan menangani kasus ini, jadi, pergilah dengannya.
Baiklah.
"SAAT AKU BERTEMU DENGANMU" OLEH SONGGOLMAE
Saat aku bertemu denganmu
Caramu menatap memikat hatiku
Saat aku bertemu denganmu
Matamu memikat hatiku
Ada yang ingin kukatakan kepadamu...
PENATU JEIL
Terima kasih sudah mengizinkanku...
Dia sedang pergi?
Pak Sa.
Kau lihat manajer kantorku?
Pak Sa.
Kau sedang apa? Ayo pergi.
Aku berhenti.
Surat pengunduran diri, ya?
- Kau di sini, Pak. - Halo.
Kenapa bicara formal kepadanya? Karena kau seperti itu, Pak Cheon...
Hentikan.
Kau lupa apa yang dia lakukan untuk kita?
Tolong bawa dia, Pak Cheon.
Baiklah. Dia sangat istimewa bagiku.
Ayo.
Cepat.
Kau tahu, tapi...
Aku tak mau dengar. Diam dan pergilah.
Buah segar sudah datang.
Kenapa cemberut jika akhirnya ikut?
Kita mau ke mana?
Menerima bayaran.
Menerima bayaran?
Seharusnya kau katakan lebih awal.
Kau sangat senang aku akan dibayar?
Tentu saja.
Mana bisa berbisnis dengan satu dolar per kasus?
- Satu dolar. Aku suka kesederhanaannya. - Halo!
Sederhana itu tidak berguna.
Biar kubantu.
Kau menagih satu dolar karena margamu Cheon?
- Kau membuat rima atau semacamnya? - Tentu.
- Halo, Pak Cheon. - Halo.
Bersabarlah. Hari-hari yang lebih baik akan datang.
Aku penasaran kapan. Kapan itu?
Bicaramu santai denganku belakangan ini, ya?
Kau formal dan sopan saat ada istriku.
Kau pikir aku gampangan?
Ya, selain itu...
Kau tampak muda untuk seusiamu.
Tunggu aku, Pak Cheon.
TANPA BUNGA SELAMA 30 HARI PINJAMAN KILAT
Mereka di sini?
Ada orang di sini?
Ada orang...
Ada apa ini? Di mana mereka?
Mereka berutang kepadamu?
Semacam itu.
Memang boleh menerobos masuk ke kantor orang lain begini?
Kita hendak menagih bayaran. Duduk saja.
Pintunya tidak terkunci. Mereka akan segera kembali.
- Baiklah. - Anggaplah di rumah sendiri.
Tapi apa yang harus kita lakukan selagi menunggu?
PESAN ANTAR MAKANAN TIONGKOK DEOKHWAWON
- Apa itu tempatnya? - Ya.
Kenapa kau sangat suka jjajangmyeon?
Karena ayahku melarangku memakannya saat aku masih kecil.
Hei. Kau tidak kelihatan dari keluarga miskin.
Kenapa menceritakan kisah sedih?
Jangan tuang sausnya. Celupkan saja dagingnya.
Baik, kita celupkan ke saus.
Hai. Ada yang bisa kami bantu?
Kalian orangnya?
Kejaksaan... Kami hanya...
Kami kemari untuk menagih tunggakan pembayaran.
Bukan "pembayaran" semacam itu, tapi benar-benar menerima uang...
Astaga, itu juga kurang tepat.
Ini bukan kantor kami.
Astaga. Bisakah kau bicara setelah menelan makanannya?
Permisi.
Rasanya enak.
Tahukah orang seperti kalian disebut apa?
Kau tahu orang sepertimu disebut apa?
"Preman di lingkungan".
Hei! Kenapa kau membuang mangkukku?
Aku berniat mencampur nasi ke dalam sausnya!
Sudah kubilang ini bukan kantor kami!
Ini bukan... Aku bahkan tidak bisa bicara.
Ini bukan kantor kami!
Apa? Seharusnya kau memberitahuku.
Aku dari kantor kejaksaan.
Seperti yang terlihat, aku datang untuk penggeledahan dan penyitaan.
Begitu rupanya.
Silakan sita.
Baiklah, kalau begitu.
- Mari mulai dari dalam. - Baiklah.
Ayo pergi saja.
No comments yet. Be the first to leave one.