처음 200줄입니다.
=Episode 15=-
Kang Ju...?
Kenapa Anda bisa berada di sini?
Gara-gara kau, Yi Kyeong dia...
Yi Kyeong-ku, apa rencanamu?
Anda kenapa?
Jika kau tidak muncul, Yi Kyeong tidak akan berubah menjadi seperti itu.
Kenapa harus muncul di depan kami? Kenapa?
- Kenapa? - Jangan begitu.
Orang yang harus mati bukan Yi Kyeong.
Orang seperti kau, dari awal sudah tidak sepantasnya dilahirkan ke dunia.
Mati kau! Mati saja kau!
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dar
Subtitle oleh: ~ Dark
Subtitle oleh: ~ DarkS
Subtitle oleh: ~ DarkSm
Subtitle oleh: ~ DarkSmu
Subtitle oleh: ~ DarkSmur
Subtitle oleh: ~ DarkSmurf
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Subtitle oleh: ~ Dark Smurf Sub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ to to ro ~
Orang jahat! Akhirnya kau tunjukkan juga belangmu yang sebenarnya.
Sudah lama aku menunggu.
Waktu 100 tahun sudah berlalu. Kau pasti sudah tidak ingat lagi
kenapa aku muncul di hadapanmu?
Dosa yang tercipta karena dirimu,
akhirnya bisa diberantas.
Tidak boleh!
Ibu!
Nyonya, Tuan sudah pulang.
Tuan!
=Kediaman Keluarga Choi, 100 Tahun Yang Lalu=-
Selamat Datang, Tuan.
Boon sudah tumbuh menjadi seorang wanita muda yang cantik.
Waktu aku berangkat ke Tokyo, kau masih kecil.
Inang, sudah waktunya bagi Boon untuk menikah.
Jangan diungkit lagi.
Anak gadis seperti dia, siapa juga yang sudi?
Benar-benar mengkhawatirkan.
Ibu setiap hari cuma mengomeli aku saja.
Aku tidak ingin menikah. Aku ingin hidup bersama Ibu dan Eonnie seumur hidup.
Sebuah wajah asing. Siapa namamu?
Telingamu tuli? Kenapa tidak menjawab?
Seobangnim... (kata kuno dari suami).
Dalam perjalanan pulang dari kuil sehabis sembahyang, mendadak perutku terasa sakit.
Berada di tengah pegunungan, aku tidak bisa bergerak.
Untunglah gadis itu kebetulan lewat dan menolongku.
Sehingga aku berhasil lolos dari marabahaya.
Sepertinya dia tidak hanya tuli, tapi juga gagu.
Dia adalah seorang gadis malang yang berkeliaran tanpa memiliki tempat yang bisa dituju.
Takdir membawanya ke sini.
Aku sama sekali tidak tahu itu. Malah bertanya padanya jika dia itu tuli.
Karena tidak bisa mendengar, maka tidak bisa berbicara.
Karena itu, mungkin nama juga dia tidak punya.
Tidak apa-apa, tidak apa-apa.
Kau ini seperti seekor kelinci yang ketakutan.
Maaf, telah membuatmu ketakutan.
Benar-benar ajaib.
Dengan sentuhan singkat seperti tadi,
bagaimana kau bisa tahu jika aku menderita sakit kepala?
Sebuah jarum perak, bisa digunakan untuk menolong orang, juga bisa untuk membunuh orang.
Sepasang tanganmu ini benar-benar adalah tangan ajaib yang dapat menyembuhkan orang.
Sakit sekali.
Berhubung kau telah mengobatiku, aku harus membalas kebaikanmu.
Byeol... mulai sekarang namamu adalah Byeol.
Bagaimana? Kau suka?
Byeol...
Ayah... Ibu...
Aku akan membunuh anak dari musuh kita, dan memutuskan garis keturunan keluarga ini.
Setelah masalah ini selesai,
putrimu akan datang mencari Ayah dan Ibu.
Ayah, maafkan aku.
Terhadap diriku yang bagaikan batu kerikil di pinggir jalan,
dia mengasihiku bagaikan sekuntum bunga yang indah.
Aku tidak berdaya untuk tidak jatuh cinta padanya.
Maafkan aku, Ayah.
Apa maksudnya itu?
Byeol adalah putri dari keluarga musuh?
Hamba menyelidiki secara diam-diam.
Byeol anak itu, adalah putri saudagar obat dari desa Yangjoon.
Beberapa tahun yang lalu keluarganya terlibat dalam skandal huru-hara, dan seluruh keluarganya tewas.
Setelah seluruh keluarganya dieksekusi oleh oleh seorang Jendral.
Dia menyembunyikan identitasnya dan sengaja mendekati Nyonya, untuk bisa masuk ke rumah ini.
Sulit untuk dipercaya... Sulit untuk dipercaya!
Anda harus percaya.
Sesuatu yang tidak diinginkan hampir saja terjadi pada Anda.
Ini adalah racun sangat berbisa yang dengan dosis kecil dapat membunuh dengan membuat orang muntah darah.
Bagaimana caranya supaya dia bisa mengkonsumsi ini?
Aku begitu mencintaimu, sampai mengikrar janji cinta denganmu.
Tapi kau...
Walaupun hati seseorang itu akan berubah begitu ia terjaga,
tapi gadis yang kusayangi dengan setulus hati,
malah berniat menusukkan pisau ke jantungku.
Kau benar berniat memutuskan garis keturunan keluargaku?
Kau benar ingin membunuhku?
Bukan, bukan seperti itu, Tuan.
Walaupun saya pernah memiliki keinginan untuk melukaimu,
tapi hati saya telah menjadi milikmu.
Tolong percayalah padaku.
Kau telah menipuku dan mempermainkan keluargaku.
Aku tidak bisa memaafkanmu.
Lebih baik Anda bunuh saja saya.
Asalkan demi engkau, Tuanku. nyawa saya tidak ada harganya.
Tapi perasaan saya terhadap Tuanku itu benar-benar tulus.
Tolong jangan lupakan itu.
Tinggalkan tempat ini! Kau sudah mati kubacok.
Aku tidak kenal padamu, dan juga tidak tahu siapa namamu.
Kita sama sekali tidak pernah bertemu.
Aku akan melupakan semua ini.
Kata-kata penuh cinta yang pernah kuucapkan, dan kenangan-kenangan manis kita,
akan kulupakan semuanya.
Apa yang akan terjadi jika dia melahirkan seorang putra?
Walaupun sekarang Seobangnim dengan tega mengusirnya pergi,
tapi terhadap seorang wanita yang telah melahirkan anaknya, mana mungkin dia akan bisa setega itu?
Hamba punya cara.
Sekali lagi!
- Seperti begini, seperti begini. - Eonnie, pakai sedikit tenaga!
Eonnie, pakai tenagamu!
Pakai tenaga! Pakai tenaga!
Pakai tenaga sedikit lagi!
Eonnie, seorang pangeran.
Boon, kau keluar ambil sebaskom air hangat!
Baik, Ibu.
Pada saat bersalin, kau meninggal bersama dengan bayimu.
Jangan! Anakku... kumohon.
Ampuni anakku... Setidaknya ampuni anakku.
Tidak boleh!
Ibu!
Berhubung masalah sudah sejauh ini,
mulai hari ini, bayi ini adalah anakku.
Dikarenakan aku tidak sanggup meneruskan garis keluarga,
aku akan menganggapnya sebagai hadiah yang diberikan oleh Tuhan padaku.
Buang mayatnya ke tempat yang tidak akan ditemukan oleh orang.
Dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya,
sehelai rambutpun tidak boleh ada yang tertinggal. Harus kau buang semuanya!
Dan kau juga, secepatnya tinggalkan tempat ini!
Siapa yang menebar benih, dia yang akan menuai.
Perbuatanmu akan kembali menghantuimu.
Jangan harap kau bisa meloloskan diri tanpa membayar dosa dari perbuatanmu.
Na Doo Rim! Na Doo Rim!
Sadarkan dirimu, Na Doo Rim! Na Doo Rim!
Na Doo Rim! Na Doo Rim!
Sadarkan dirimu, Na Doo Rim! Na Doo Rim!
Sadarkan dirimu, Na Doo Rim!
Kang Ju...
Kau baik-baik saja?
Siapa yang menebar benih, dia yang akan menuai.
Perbuatanmu akan kembali menghantuimu.
Jangan harap kau bisa meloloskan diri tanpa membayar dosa dari perbuatanmu.
Mau itu 100 tahun yang lalu, atau sekarang...
Aku hanya mematuhi kehendakku sendiri.
Melakukan apa yang dapat kulakukan.
Manusia itu pasti akan melakukan kesalahan.
Tanpa melakukan perbuatan dosa, manusia tidak akan sanggup hidup.
Demi kelangsungan hidup, manusia harus berdosa.
Sekarang ini kau pasti tidak ingin mendengar apapun,
juga tidak ingin berkata apapun.
Karena itulah kau menutup mulut dan hatimu?
Maafkan aku, Yi Kyeong.
Hatimu yang terluka itu sudah hancur lebur.
Tapi Oppa malah tidak memahamimu. Maafkan aku.
Mulai sekarang, aku akan selalu menemanimu.
Sekalipun orang lain mencaci-maki dirimu,
aku akan tetap berdiri di pihakmu.
Ibu...
No comments yet. Be the first to leave one.