처음 200줄입니다.
POS JAGA GANGLIM
Dinginnya. Musim di tempat ini ekstrem sekali, ya?
Sepertinya hanya ada musim panas atau musim dingin.
Kau lihat suasana pos jaga sangat menegangkan, bukan?
Menggeledah semua sampai tak tersisa.
Padahal kupikir akan baik-baik saja
karena Komandan Pos Jaga kembali tanpa masalah.
Kau pikir akan ada hari yang tenang di pos jaga sialan ini? Astaga.
Kau ingat saat kita menderita setengah mati
waktu topan musim panas lalu?
Apa kau pikir hal seperti itu tidak akan terjadi lagi
jika salju turun lebat musim dingin ini?
Aku sudah khawatir dengan kelakuan Pos Jaga Ganglim tanpaku.
Sangat khawatir. Dia mana kau?
- Sedang apa? - Bukan apa-apa.
Bagaimana aku bisa selesai wamil dan meninggalkanmu? Cepat buka.
- Baik. - Dinginnya.
Prajurit.
Lindungilah Pos Jaga Ganglim.
Pos Jaga Ganglim terancam ditutup.
Untuk melindungi Pos Jaga Ganglim yang dalam krisis
menangkan Kompetisi Memasak Ruang Makan Militer Komandan Divisi.
Jika gagal, Pos Jaga Ganglim akan ditutup
dan Jalan Koki juga akan lenyap.
Tersisa 14 hari
hingga penutupan Pos Jaga Ganglim.
Pengumuman dari Kantor Administrasi.
Seluruh personel di pos jaga
harap segera berkumpul di barak masing-masing.
PENUTUPAN POS JAGA GANGLIM H-14
Terima kasih atas kerja kerasnya.
Karena Kang Seong-jae sudah di sini, aku akan menyampaikan pengumuman.
Ada apa? Cepat katakan.
Sersan Kepala menyuruh hal aneh lagi?
Itu...
Katanya pos jaga akan ditutup
dan kita akan ditarik ke batalion.
Akan ditutup?
- Ya, benar. - Maksudmu ditutup?
Komandan Pos Jaga akan menjelaskan detailnya nanti malam
jadi katanya jangan panik.
Bukankah ini justru bagus?
Kehidupan di pos jaga sangat tidak nyaman.
Banyak barang yang sering rusak
dan personelnya sedikit, tapi pekerjaannya banyak.
Setidaknya di batalion akan lebih baik daripada di sini, kan?
Aku sebentar lagi selesai wamil, kenapa harus dipindah?
Menyebalkan sekali.
Akhirnya.
Kehidupan pos jaga yang menyesakkan ini berakhir juga.
menangkan Kompetisi Memasak Ruang Makan Militer Komandan Divisi.
Jika gagal, Pos Jaga Ganglim akan ditutup.
Penutupan pos jaga.
Menangkan kompetisi memasak.
Kompetisi memasak.
Selamat datang
- Prajurit. - Tamtama Kang Seong-jae!
Kalau dipikir-pikir
awal dari semua ini adalah di Pos Jaga Ganglim.
SUP TAOGE PEDASNYA MENYEGARKAN!
- Sempurna! - Enak sekali!
Dapur yang penuh bahan makanan yang berantakan
dan sisa makanan yang melimpah
bisa kuisi dengan aroma lezat
dan suara nampan yang dibersihkan sampai licin
mungkin karena ada Ganglim.
Ganglim!
- Selamanya! - Selamanya!
Prajurit, tingkat kepuasan di ruang makan meningkat.
Jika pos jaga menghilang
aku juga akan menghilang.
EPISODE 11
Kompetisi apa?
Namanya Kompetisi Memasak Ruang Makan Militer.
Pos jaga akan ditutup, kompetisi memasak apa?
Lalu, lihat ini. Tidak ada apa-apa.
Kau datang dan ingin mengikuti kompetisi masak yang bahkan tak ada.
Apa?
Apa ini?
Kang Seong-jae, apa-apaan kau ini?
KOMPETISI MEMASAK RUANG MAKAN MILITER DIVISI 29
Satu tim tiga orang?
Kang Seong-jae.
- Ini bukan ide bagus. - Namun, aku harus ikut.
Pos jaga kita akan ditutup 13 hari lagi.
Menurutmu Komandan Kompi akan mengizinkannya?
Sudah jelas tidak akan.
Lalu, satu tim tiga orang? Tidak ada yang bisa ikut.
Tetap saja, bisakah cetak satu formulir pendaftaran untukku?
Jadwal pemindahan prajurit tinggal dua minggu lagi.
Pemindahan perlengkapan dan logistik akan dilakukan setelahnya.
Kalian sudah menerima pemberitahuan, kan?
Ya. Aku sudah menghubungi divisi Pasokan
jadi kita tinggal mengatur jadwalnya.
Bagaimana dengan Komandan Kompi? Tidak mengatakan apa pun?
Dia hanya menyuruh kita mengurusnya sendiri.
Sial, membuatku frustrasi saja.
Dia pasti sibuk karena akan pindah mengikuti Komandan Batalion.
Aku hanya begini karena frustrasi.
Kau sudah lihat laporan investigasi lengkapnya?
Fasilitas menua dan manajemen lalai?
Ditulis seolah-olah kita mengelola pos jaga dengan buruk.
Itu hanya dalih. Sepertinya dia tidak menyukaiku
karena tahu aku menyelidiki perusahaan pemasok makanan.
Aku minta maaf telah menyusahkan kalian.
Komandan Pos Jaga, kau hanya melakukan tugasmu.
Benar. Ya.
- Baiklah, ayo cepat kita kerjakan. - Baik.
Bukankah Komandan Batalion menyukai Min-gu?
Makanya orang bilang tidak masuk akal jika Komandan Batalion tidak tahu.
Tentu saja, aku sudah menanganinya dengan baik di tingkatanku.
- Namun, kau juga tahu - Hormat...
bahwa semua orang tidak nyaman jika masalah ini menjadi besar.
Ya.
Sekali lagi, aku minta maaf karena telah membuatmu khawatir.
Hormat.
Apa itu telepon dari Komandan Resimen?
Entah berapa banyak orang yang menderita karena Min-gu.
Sebenarnya, kau, Seok-ho
yang paling menderita karena harus membereskannya.
Aku sudah membereskannya dengan baik agar para perwira pos jaga
tidak lagi membicarakannya.
Seok-ho.
Sekarang kau benar-benar terasa seperti orangku.
Kau sudah bekerja keras, bagaimana kalau kita pergi makan enak?
- Baik. - Ayo.
RAHASIA MILITER
Kau tidak serius, bukan?
Aku serius.
Hei, sampai kapan kau mau aku menjalani kehidupan militer?
Aku harus segera pulang.
Aku harus mengambil cuti tahun terakhir wamil, bukan?
Menurut perhitunganku, tidak akan ada masalah dengan kepulanganmu...
Memangnya aku boneka kesayanganmu?
Kenapa tidak pernah membiarkanku sendirian?
Namun, kupikir jika ikut denganmu
kita akan menjadi tim yang hebat, itu sebabnya aku bertanya.
Tim yang hebat apanya?
Itu karena aku yang selalu mengalah dan menyesuaikan diri denganmu.
- Tidak bisa? - Kalau tidak ya tidak.
Aku baru ingat.
Hadiahnya sepertinya satu juta won.
Astaga. Tanpaku, tidak ada yang berjalan lancar, bukan?
Sama sekali tidak. Aku dapat delapan, kau dua.
Namun, syarat pesertanya itu satu tim tiga orang.
Tiga orang?
Baiklah, pembagiannya delapan-satu-satu.
Aku dapat delapan. Ayo cari satu orang lagi.
Kang Seong-jae, ikuti aku.
Dari semua orang, kenapa harus kau?
Apa?
Kau tidak salah dengar.
Di lomba masak kali ini
keahlian pisaumu sangat dibutuhkan, Kopral Kim Kwan-cheol.
Dengan kemampuanmu
kau lebih baik dari kebanyakan prajurit di Ruang Makan Perwira.
Kupikir keahlian pisaumu jauh lebih unggul.
Aku lebih baik dari para bedebah di Ruang Makan Perwira?
Baik dalam kecepatan, akurasi, maupun aspek lainnya
kupikir kau tidak akan kalah.
Kau pikir dia akan termakan oleh sanjungan murahan seperti itu?
Hei, dia tidak sehebat itu.
Kau tidak dengar pos jaga akan ditutup?
Dalam situasi seperti ini, kompetisi apa maksudmu?
Justru karena tiba-tiba ditutup seperti ini.
Apa kau tidak tahu soal mengakhirinya dengan indah?
Ini kesempatan terakhir bagiku.
Apa kau sungguh tidak bisa?
Bukan begitu.
Kita tak dijamin menang jika ikut.
Kalaupun entah bagaimana kita menang, tidak ada yang berubah, bukan?
Sudah. Jangan lakukan. Hei, jangan lakukan apa-apa.
Kang Seong-jae, ikut aku. Ayo pergi. Astaga.
Hormat.
Ya ampun, kukira akhir-akhir ini dia sudah membaik
tapi ternyata dia tidak bisa membaca situasi lagi.
Pasti pikirannya sedang kalut.
Tempat yang sudah dianggap dunianya akan lenyap.
Kukira kau pasti akan pergi bersama Min-gu.
Min-gu.
Mungkin aku terlalu memanjakannya. Kini dia jadi besar kepala.
Dia tidak bisa langsung menjawab, "Ya, aku mengerti."
Min-gu yang kukenal itu orang yang serakah jabatan, bukan uang.
Menurutmu aku orang yang memanfaatkan dan membuang bawahan?
Sekarang kau harus membuktikan
bahwa kau jauh lebih baik daripada Min-gu.
ENAM TAHUN LALU
- Hormat! - Hei.
KOPI KRIM DAN GULA 200 WON
Minumlah.
- Maksudmu aku? - Siapa lagi yang ada di sini?
Terima kasih, akan kuminum.
Terakhir kali kau juga tidak bisa makan dengan benar
karena bekerja sendirian, bukan?
Bagaimana kau tahu?
Selalu ada orang sepertimu. Aku juga dahulu salah satunya.
Kenapa Komandan Kompi...
- Kenapa? Sendirian lebih nyaman. - Bukan begitu, itu...
Kudengar kau sangat terkenal sejak menjadi taruna.
Katanya kau orang yang bisa melakukan apa pun perintahnya.
No comments yet. Be the first to leave one.