처음 178줄입니다.
Tak salah lagi.
Ini persembunyian yang pernah digunakan Orochimaru.
Kabuto memang hebat, bisa memanfaatkan sebuah sarang lama.
Tunggu. Mereka ada di pihak kita.
Kapten Mitarashi…
Aku datang untuk menyampaikan perintah dari desa.
Sai harus kembali, dan kau akan terus melacak Kabuto.
Kami datang untuk membantumu.
Yamato bergegas kembali di tengah-tengah misi.
Apa terjadi sesuatu?
Akatsuki menyerang Desa Daun.
Kota telah hancur,
banyak penduduk yang terluka, dan Nona Tsunade koma.
Apa?
Oleh karena itu, Tuan Danzo telah ambil alih sebagai Hokage Keenam.
Sulit dipercaya itu terjadi tiba-tiba.
Aku akan jelaskan detailnya nanti, Kapten.
Sai…
Aku akan ke sana.
Sai dan aku sudah lama bekerja sama dalam misi ini.
Namun, dia tetap saja tak acuh.
Tuan Danzo menjadi Hokage?
Inti dari menjadi Ninja adalah beroperasi di belakang layar.
Namun, ada saatnya seseorang yang bekerja di belakang layar
harus maju ke depan umum.
Bagiku, inilah saatnya.
Kuharap kalian akan terus setia.
- Baik! - Baik!
DITULIS OLEH MASASHI KISHIMOTO
HOKAGE KEENAM DANZO
Aku harus apa?
Yah, Desa Daun punya banyak gadis cantik.
Bagaimana jika semua gadis itu menyatakan cinta padaku?
Aku penasaran harus melakukan apa.
Ya, aku mengerti.
Bagaimana jika kau berkencan dengan mereka?
Bersama sebanyak mungkin yang bisa kau dapatkan!
Namun, ketika sudah saatnya meninggalkan Desa Daun
dan mereka bilang tak bisa berpisah denganku,
aku harus apa?
Aku akan ketakutan jika mereka mau bunuh diri bersama.
Jadi, kau senang atau takut?
Kau mau bilang apa?
Kita belum mencapai Desa Daun!
Jangan berlebihan! Menjijikkan!
Namun, mungkin seorang pria tampan dengan wajah menawan
juga akan menghampirimu.
Kenapa tak bilang "pria tampan" saja?
Namun, adanya Ninja terkenal
yang tinggi, kaya, serta sungguh menawan
tidaklah mustahil.
Tidak, khayalanmu terlalu muluk.
Tak mungkin itu terjadi! Tak akan!
Aku tak meminta
pendapatmu!
Kita harus apa jika batunya mengenai batu besar, lalu itu hancur
dan batu-batu yang jatuh mengenai batu lebih besar,
lalu menyebabkan longsoran batu yang menerjang
Desa Daun dan menghancurkannya?
Siapa yang muluk-muluk sekarang, Bodoh?
Mustahil.
Tak mungkin! Aku tak berniat lakukan ini! Bagaimana bisa batu sekecil itu…
Karui, apa yang telah kau lakukan?
Tak mungkin begitu.
Pokoknya, mari kita cari seseorang.
Siapa kalian?
Aku Samui dari Desa Awan.
Aku pembawa pesan Raikage, pemimpin Desa Awan.
Tuan Raikage?
Mohon maaf atas pertemuan tadi.
Akhir-akhir ini, kami gelisah.
Tak ada penjaga dari Desa Daun di sekitar sini
dan desanya dalam kondisi seperti ini.
Kami terkejut dan ingin tahu apa yang telah terjadi.
- Ini ulah Akatsuki. - Ini batumu
- yang menghancurkan desa. - Tindakan pencegahan
sedang dilaksanakan dan keamanan akan diperketat.
- Tak ada hubungannya! - Kami ingin bertemu
dengan Hokage kalian.
Aku datang untuk mengirimkan surat dari Raikage kepada Nona Hokage.
Sebenarnya…
Ada apa?
- Jangan bilang benjolan kepala ini… - Cukup!
Pemilihan waktu yang buruk.
Tabung yang tersegal tidak pernah berisi kabar baik.
Ini surat untuk pelaksanaan Konferensi Tinggi Lima Kage.
Benar, bukan? Konferensi Tinggi Lima Kage?
Nona Hokage sedang koma?
Aku asistennya. Jadi, aku akan menerima surat itu atas namanya.
Jika kita tak bisa memastikan kapan dia akan bangun,
Hokage sementara bisa menggantikan.
Seseorang harus membaca suratnya dan memberi balasannya padaku.
Raikage tidak bisa menunggu.
Namun…
Wanita itu tak lagi menjadi Hokage.
Aku Hokage Keenam yang baru.
Aku akan membaca suratnya.
Jangan bilang Danzo telah…
Kenapa?
Bukankah Tuan Raikage menginginkan balasan?
SURAT RESMI KEPADA HOKAGE DARI RAIKAGE
Sasuke.
Jadi, akhirnya seperti ini.
Dan apa balasanmu?
Aduh! Hei!
Ada apa, Kiba?
Tenanglah dan dengarkan aku!
Nona Tsunade sudah lengser dari posisi Hokage!
Apa?
Tampaknya seseorang menunjuk Danzo sebagai Hokage Keenam.
Aku tak tahu banyak,
tapi tampaknya dia aktif di belakang layar.
Danzo?
Danzo adalah…
Firasatku buruk soal ini.
Dan bukan hanya itu yang mengejutkan.
Hokage Keenam menyatakan Sasuke adalah Ninja Berandal
dan memberi izin memburu dia!
Ada apa ini?
Aku pun tak mengerti.
Mereka tak bisa menunggu sampai Nona Tsunade pulih.
Cukup masuk akal.
Guru Kakashi.
Sasuke memang Ninja Berandal.
Biasanya, orang seperti dia pasti sudah lama dihabisi.
Dia masih diizinkan hidup hanya karena Nona Tsunade.
Aku akan bertemu Danzo ini!
Tunggu, Sakura!
Menerobos ke kantornya tak akan menyelesaikan apa pun.
Nona Tsunade bahkan belum bangun! Teganya mereka!
Dan bagaimana dengan Sasuke?
Tak mungkin aku bisa diam!
Aku akan ikut denganmu.
Tenanglah.
Di saat-saat seperti ini,
ketenangan itu penting atau semua gagal.
Bagaimana aku bisa tenang?
Tak kubiarkan mereka menyentuh Sasuke!
Sudah kubilang tunggu!
Danzo sudah tahu kalian akan bereaksi seperti ini.
Setelah menemui dia, lalu apa?
Aku tak akan melakukan kekerasan.
Aku hanya ingin bicara dan meminta dia mengubah pikirannya soal Sasuke.
Aku tak yakin dia akan menyetujui ucapanmu. Ya ampun.
Danzo telah ditunjuk oleh Penguasa Feodal.
Meski belum mendapatkan kepercayaan para Jonin,
dialah Hokage saat ini.
Jika langkahmu salah, kau akan masuk penjara.
Aku tak keberatan!
- Aku akan ke sana! - Aku juga!
Hei, Teman-Teman…
Naruto, kau memiliki Ekor Sembilan.
Lantas kenapa?
Danzo sungguh ingin mengurungmu di dalam desa ini.
Kau ingin dikurung dalam penjara?
Itulah yang dia inginkan.
Jika begitu, kau tak akan bisa mencari Sasuke.
Jangan buat keributan sekarang.
Kau ingin bertemu?
Awasi Naruto.
Jika melihat ada yang aneh, segera kabari aku.
Baik.
Hmm.
Boleh tanya sesuatu?
Apa?
Apa rencanamu dengan Naruto?
Tak perlu cemas.
Kini, Naruto adalah pahlawan desa.
Semua orang memercayai dia.
Bahkan lebih percaya padanya dibanding padaku, Hokage Keenam.
Jika aku melakukan sesuatu pada Naruto sekarang,
itu akan memengaruhi penampilanku sebagai Hokage.
Ini saat-saat penting, tepat sebelum pemberian kepercayaan.
Tetap saja, Naruto adalah Jinchuriki.
Sebagai Hokage, aku harus tetap mengawasi Jinchuriki.
Aku tak boleh lalai seperti Tsunade.
Aku mengerti.
Kau boleh pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.