처음 200줄입니다.
ZainuddinAri
ZainuddinAri mempersembahkan
Umar bin Khattab
ZainuddinAri mempersembahkan
Umar bin Khattab
ZainuddinAri mempersembahkan
Umar bin Khattab
ZainuddinAri mempersembahkan
Umar bin Khattab
Episode 24
Sungguh kemenangan ini telah dijanjikan Allah.
Tak ada lagi rintangan untuk memasuki wilayah Damaskus, Hums,
Qin, Mesir dan terakhir Baitulmakdis, insya Allah.
Sepatutnya kau bergembira, Abu Sulaiman.
Benar apa yang diucapkan oleh Abu Bakar ra.
"Tak ada lagi seorang wanita yang mampu melahirkan panglima
seperti Khalid bin Walid."
Kemenangan ini tak terwujud berkat hunusan pedang semata, Abu Ubaidah.
Allah akan memenangkan pasukan yang dipimpin oleh orang sepertimu, Abu Ubaidah, Aminulummah.
Kalian berdua menjadi kebanggaan Bani Makhzum.
Dan Allah enggan memisahkan kalian berdua.
Kepunyaan Allah lah segala yang diambil-Nya.
Keselamatan bagi kalian berdua.
Semoga Allah mengumpulkan kita kelak di surga-Nya.
Selamat atas kemenangan kita semua di peperangan ini, Syaifullah.
Semoga Allah membalas jasa kalian dalam peperangan ini,
kalian adalah prajurit muslimah yang hebat.
Ummu Hakim, aku turut berduka atas syahidnya Ikrimah,
semoga Allah membalasmu dengan pahala yang berlipat.
Setiap kali kaum muslimin yang melewati Yarmuk, mereka akan bergumam,
di tempat inilah dikuburkan Ikrimah 'Ayyas bin Abi Rabi'ah
dan Salamah bin Hisyam serta beberapa sahabat Rasulullah lainnya.
Di tempat inilah dimulainya penyebaran Islam di wilayah Syam.
Merekalah yang jadi saksi dan tokoh kuncinya.
Semoga mereka mendapat pahala dan keselamatan di sisi Allah.
Semoga kesehatanmu baik-baik saja, Abu Sufyan.
Assalamualaikum, wahai penghuni tenda, boleh aku masuk?
Silakan masuk, Abu Sulaiman.
Semoga kau baik-bak saja, Abu Sufyan.
Kau memiliki bukti di hadapan Allah, pahala menantimu di sisi Allah.
Ya, insya Allah.
Kalaupun kedua mataku jadi buta, aku tak peduli. Sebab Allah telah memenangkan kita di peperangan ini.
Semoga mataku jadi tumbal atas penaklukan kota Damaskus dalam waktu dekat, Abu Sulaiman.
Jangan kaubiarkan mereka beristirahat sejenak. Kekuatan mereka telah rapuh.
Siap, akan kulaksanakan, insya Allah.
Menurutmu, bagaimana peran anakku, Yazid?
Ia tunaikan tugasnya dengan baik, ia penuhi janjinya kepada Allah.
Kau pantas berbahagia.
Kau ingin menghiburku, Abu Sulaiman?
Bukan begitu.
Istirahatlah, Anakku, istirahatlah sampai kesehatanmu pulih.
Aku sudah sehat, aku sehat.
Aku bersyukur bisa ikut berjihad di jalan Allah bersama ayahku, Suhail bin Amr.
Jujur, aku ingin sekali syahid bersama saudaraku, Abdullah,
tapi Allah menakdirkan lain.
Di antara kita tak ada sikap yang berubah.
Kau ingat, dulu aku sering mengingatkan kalian,
"Jangan tinggalkan agama nenek moyang kita
dan tetaplah kalian berpegang pada ajaran mereka
dan ikutilah langkah mereka."
Tapi, saat ini Ayah bersyukur kepada Allah karena bisa
mengikuti agama kedua anakku tercinta, agama Islam.
Dan tak masalah keduanya mendahuluiku memeluk Islam.
Semoga Allah merahmati anakku, Abdullah.
Semoga Allah merahmatimu, Abu Ubaidah.
Kenapa kaurahasiakan berita itu kepadaku?
Semoga Allah merahmati Abu Bakar.
Semua adalah kepunyaan Allah, dan semua akan kembali kepada-Nya.
Sejujurnya, aku lebih senang kepadanya daripada Umar.
Tapi Umar sekarang menjadi khalifah.
Dan aku wajib untuk taat dan patuh kepadanya.
Aku siap ikuti perintahnya menjadi prajurit dan berjihad di bawah pimpinan Abu Ubaidah.
Karena aku berperang bukan karena Umar, tapi karena Allah.
Jadi tak masalah kalau kausampaikan berita itu sejak awal dan kau tak perlu merasa sungkan.
Jujur, demi Allah.
Sungguh, rasa berat dan sungkan itu sangat berat dalam hatiku.
Aku tak sudi merusak indahnya kemenangan ini.
Kau adalah pedang Allah yang terhunus.
Abu Sulaiman.
Aku tak menginginkan kekuasaan duniawi,
dan aku pun tak mencari kesenangan duniawi.
Tapi kita semua sama, mencari keridaan Allah Azza wa Jalla.
Abu Sulaiman, kau memiliki kedudukan khusus di mataku.
Kami akan senantiasa mengikuti arahan dan strategi perangmu.
Tenanglah, Abu Ubaidah,
aku takkan mungkin membantahmu, kau lebih dulu beriman dan memeluk Islam.
Rasulullah juga telah menamaimu sebagai Aminulummah.
Sekarang, kalian semua menjadi saksi,
aku persembahkan diriku kepada Allah dan aku tak akan pernah menentangmu.
Hums
Baginda Raja.
Kau sudah tahu kekalahan kita di Perang Yarmuk.
Kondisi terbaru di Konstantinopel mengharuskan aku segera kembali.
Aku akan tetap memantau perkembangan di Syam dari sana.
Aku akan upayakan untuk memenuhi semua kebutuhan kalian.
Pantau dan halau serta ganggulah kaum muslimin semampu kalian.
Kita telah kehilangan prajurit dalam jumlah yang sangat banyak.
Semoga Tuhan menolong kita semua.
Selamat tinggal negeri Suriah. Selamat tinggal untuk selamanya.
Berapa banyak kalau aku beli barang ini satu dirham?
Dua genggam.
Dua genggam harganya satu dirham?
Kenapa kaujual barangmu semahal itu?
Aku tak memaksa orang untuk beli barangku, Amirulmukminin.
Kalau ia mau, aku jual padanya. Kalau tidak, ia bisa ke penjual lain.
Kalau ada yang menjual di bawah hargamu, maka kau tak akan menjual dengan harga itu.
Dan kau pasti akan rugi.
Ketahuilah. Aku tahu betul kelakuan kalian.
Kalau para petani tiba dari desa bawa gandum mereka, kalian halau mereka sebelum sampai di kota.
Lalu kalian beli semua barang-barang mereka lalu kalian menimbunnya,
tak menjualnya ke para janda dan orang miskin.
Sungguh diharamkan menimbun barang di pasar ini.
Diharamkan menimbun barang di pasar ini.
Siapa pun petani yang masuk ke kota untuk menjual barangnya
kepada penduduk di kota ini, mereka itu adalah tamu Umar.
Ia boleh menjual barangnya itu,
dan ia pun boleh menahan barang dagangannya itu.
Mud: Ukuran isi sama dengan 5/6 liter.
Jual empat mud seharga satu dirham.
Kalau tidak, tinggalkan pasar ini dan tunggulah sanksi dariku.
Mohon maaf Amirulmukminin, sungguh aku tak tahu kalau cara ini termasuk kezaliman yang diharamkan.
Itu pelanggaran kedua yang kaulakukan.
Para pedagang, siapa pun tak boleh berdagang kalau ia tak mengerti
cara berdagang yang halal dan diharamkan.
Agar ia terhindar dari praktik-praktik kezaliman.
Kalau tak begitu, ia akan terpaksa makan harta dari riba, curian dan jenis harta haram lainnya.
Apa kalian paham?
Ya.
Aku akan bentuk tim pengawas perdagangan di pasar ini.
Tugasnya mengawasi dan mengontrol perdagangan kalian.
Juga akan menyelesaikan sengketa yang ada.
Setiap orang wajib melaporkan setiap kezaliman yang terjadi.
Sebab siapa yang biarkan haknya dirampas,
ia adalah setan yang bisu.
Amirulmukminin, Amirulmukminin. Ada kabar gembira, Amirulmukminin.
Pasukan muslimin menang dalam perang Yarmuk.
Utusan Abu Ubaidah telah datang.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Allah telah memenangkan pasukan muslimin di perang Yarmuk.
Dan kekuatan Romawi telah rapuh.
Pasukan kaum muslimin sedang menuju ke Damaskus.
Bantulah mereka dengan banyak bersyukur kepada Allah.
Semoga Allah menambah karunia-Nya kepada kita semua.
Alhamdulillah.
Mungkin ada sebagian yang bertanya-tanya,
kenapa Amirulmukminin memberhentikan Khalid bin Walid
sebagai panglima perang di Syam, padahal perannya sangat penting?
Ketahuilah, Rahimakumullah.
Aku memberhentikannya bukan karena rasa benci atau ia berkhianat,
tapi keputusanku berdasarkan tiga alasan.
Pertama, aku mendengar sebagian orang berkata,
"Tak ada yang bisa menggantikan Khalid bin Walid,
seandainya ia tak ada maka takkan mungkin kita menang."
Aku khawatir mereka menjadi sesat karenanya.
Dan aku berharap mereka tahu
bahwa Allah lah satu-satunya yang berkuasa.
Kalau Khalid syahid dalam sebuah peperangan,
apa kaum muslimin menjadi lemah tak berdaya?
Dan apa janji Allah menjadi takkan terwujud kalau Khalid wafat?
Ingatlah manusia pilihan telah meninggalkan kita,
Muhammad, Rasulullah.
Shallallahu alaihi wasallam.
Agama ini tetap jaya seperti yang dijanjikan Allah.
Suatu kaum akan binasa,
kalau mereka menggantungkan urusannya kepada satu orang.
Karena kalau ia wafat, kaum itu tercerai-berai dan binasa.
Alasan kedua.
Pendapat Khalid dalam melihat tugas para umara dan wali amir
berbeda dengan pendapatku.
Dan ia sangat kuat mempertahankan pendapatnya itu.
Ia memandang seorang gubernur memiliki kebebasan
dan berhak mengatur wilayah sekehendaknya
tanpa harus berkonsultasi dengan khalifah.
Sementara aku memandang,
bahwa seorang khalifah bertanggung jawab atas tugasnya
beserta jajarannya di sisi Allah.
Alasan ketiga.
Tugas utama para pemimpin
tak terbatas pada kewajiban menyusun strategi perang,
membentuk pasukan,
serta memimpin peperangan.
Karena suatu saat kita akan menghentikan peperangan.
Para umara menjadi kudwah sekaligus dai.
Tugas utama seorang pemimpin adalah
mengatur masyarakat,
mewujudkan keadilan,
menjaga hak-hak rakyat serta mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Ya, benar.
Saat ini, negeri Syam telah masuk ke wilayah Islam.
Maka tugas gubernur mengatur kehidupan rakyat lebih utama dibanding mengurus peperangan.
Abu Ubaidah, ia termasuk sahabat generasi awal. Ia terkenal zuhud, ahli ibadah dan penyayang.
Kalau Khalid menjadi bawahannya,
lalu ia mengarahkan kecerdasan strategi perangnya,
akan terbentuk sebuah kekuatan dan kerja sama yang sempurna.
Dan kita bisa jamin urusan perang tak menghalangi tugas memelihara dan mengatur kehidupan rakyat,
yang jadi tugas pokok seorang pemimpin.
Alasan ini kuutarakan kepada kalian,
untuk menghindari perbincangan negatif
dan sangkaan buruk sebagian orang.
Dan hal ini berdasarkan pengetahuanku saat ini.
No comments yet. Be the first to leave one.