처음 200줄입니다.
Salam Hangat Dari Singkawang Kalimantan Barat
Ini dia.
Nomor 29 yang terkutuk...
Butuh waktu lama bagiku untuk menemukannya di gudang.
Apakah ini tidak apa-apa?
Jangan lakukan ini!
Mengapa?
Kalian takut?
Kita semua telah sepakat, jadi apa yang kalian takutkan?
Apakah kalian melupakan bajingan- bajingan itu, yang ke sekolah hanya untuk mengganggu kita?
Aku sudah tidak tahan lagi.
Pulanglah kalau kalian merasa takut.
Tapi aku tidak mau melihat wajah kalian lagi.
Yoo Jin.
Kalian bilang kalau kalian ingin mereka mati.
Jadi kita akan mengutuk mereka.
Mereka tidak akan pernah mengganggu kita lagi.
Aku paranormal yang bisa memanggil arwah.
Kalian harus tulus agar bisa memanggil arwah ke sini.
Oke?
Kalau kalian merasa takut dan membuka mata saat ini berlangsung...
... arwah itu bisa memasuki tubuh kalian.
Apa pun yang terjadi, jangan buka mata kalian.
Kalian mengerti?
Bunshinsaba Bunshinsaba. Datanglah kepadaku.
Bunshinsaba Bunshinsaba. Datanglah kepadaku.
Oh arwah, oh arwah.
Aku memohon padamu, bangunlah dari tidurmu.
Dengan kekuatanmu, kutuklah mereka yang nama-namanya ada di kertas ini.
Kutuklah mereka dengan penderitaan yang tidak bisa mereka terima.
Bunshinsaba Bunshinsaba. Datanglah kepadaku.
Bunshinsaba Bunshinsaba. Datanglah kepadaku...
Bunshinsaba Bunshinsaba. Datanglah kepadaku.
Oh arwah, oh arwah.
Kau ada di sini?
BUNSHINSABA
Hye ji
Dia membakar dirinya sendiri?
Dia memakai kantung plastik di kepalanya?
Luar biasa apa yang bisa dilakukan anak-anak belakangan ini.
- Kau siswi kelas 7? - Ya
Kau tahu pukul berapa sekarang?
Ikut denganku.
Aku akan menemuimu lagi.
Kalian sepertinya senang kalau Hye Ji mati?
Kami hanya...
Kalian semua menertawakan kematiannya.
Kalian dengarkan aku...
Kalian masih berteman dengan Yoo Jin si cewek jalang dari Seoul...
... dan aku akan membuat kalian sangat menderita, mengerti?
Apa yang kalian lakukan?
Kau akan berbagi ruangan dengan kelas 7 mulai hari ini.
Berhenti memikirkan hal-hal yang tidak penting demi kebaikanmu sendiri?
Mereka bilang Hye Ji mati di kelas, di bangku nomor 29.
Tuan Park...
Kau juga memikirkan hal itu?
Ini mungkin hanya sebuah kebetulan.
Mungkin saja begitu, tapi bangku itu...
... bangku di mana dia mati, sedikit menggangguku.
Apa yang terjadi?
Aku adalah wali kelasnya, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa.
Aku tidak mengerti.
Dia memang bukan siswi yang baik, tapi dia juga bukan tipe orang yang akan bunuh diri.
Aku menyesal hal seburuk itu terjadi di saat kau mulai bekerja.
Polisi mengatakan bahwa...
... tragedi yang terjadi kemarin mungkin bunuh diri.
Aku harap kalian bisa menciptakan suasana...
... di mana para siswi bisa berkonsentrasi dalam belajar.
Dan tolong lebih memperhatikan siswi yang lebih sensitif.
Senang bertemu dengan kalian semua.
Kita akan mulai mengabsen sekarang dan...
... setelah itu, kita akan memperkenalkan diri kita masing-masing.
Aku akan memanggil nama kalian.
- Nomor 1, Kim Mi Kyoung. - Hadir.
- Nomor 2, Ryu Su Jin. - Hadir.
- Nomor 3, Seo Jin Young. - Hadir.
- Nomor 4, Han Jae Hee. - Hadir.
Nomor 5, Yoo Ji Yeon.
- Nomor 25, Kang So Jung. - Hadir.
- Nomor 26, Im Jung Hyun. - Hadir.
- Nomor 27, Choi Yoon Seon. - Hadir.
- Nomor 28, Lee Yoo Jin. - Hadir.
Nomor 29, Kim In Sook?
- Kim In Sook? - Hadir.
In Sook, aku tidak bisa mendengarmu kalau kau bicara begitu pelan.
Bicaralah lebih keras lain kali.
Bu Guru.
Dia tidak ada di sini.
Tidak ada nomor 29, Kim In Sook di kelas ini.
Dasar pengadu.
Nona Lee.
Darimana kau mendengar nama Kim In Sook?
Aku tidak mendengarnya dari siapa pun, namanya ada di daftar absen.
Namanya ada di daftar absen? Di mana?
Perlihatkan kepada kami!
Uhm...
Aku pasti sudah salah baca.
- Maaf. - Kau sedang bercanda?
Kau tidak mungkin membaca nama Kim In Sook.
Siapa yang memberitahumu tentang dia? Jawab aku!
Tuan Park!
Dengarkan apa yang kau katakan!
Kau bertingkah seperti anak-anak.
Kita semua pasti merasa gugup...
... di hari pertama sekolah dan salah dalam membaca daftar absen.
Ini bagian dari pengajaran di hari pertama.
Jangan khawatirkan apa yang dikatakan Tuan Park.
Bersiaplah untuk kelasmu yang berikutnya, dan...
... jangan biarkan kenakalan anak-anak mengganggumu.
Maaf.
Mengapa kalian bisa berpikir Hye Ji tiba-tiba bunuh diri?
Kutukan itu sudah dimulai.
Jadi kau mengatakan bahwa dia bunuh diri karena kutukan bunshinsaba?
Kalau tidak, mengapa dia tiba-tiba bunuh diri?
Sekarang apa yang kita lakukan?
Bagaimana dengan gadis-gadis lain yang ada di buku catatan itu?
Aku tidak tahu, tapi...
... aku tidak berpikir semua ini akan berhenti begitu saja.
Dan bagaimana kalau semua ini tidak berhenti?
Kalian jangan pernah memberitahu siapa pun tentang apa yang terjadi pada malam itu.
- Mengerti? - Baiklah!
Atau kutukan itu akan berbalik menimpa kita.
Hei!
Menyusahkan sekali!
Aku tahu akan menemukanmu di sini.
Cewek perek dari SeouI!
Bukankah aku sudah bilang, aku akan berurusan denganmu setelah pulang sekolah?
Kau menganggap remeh aku?
Aku akan memaafkannya kali ini karena kami sedang berkabung...
... tapi bersiaplah untuk...
... masa sekolah yang keras dan panjang.
Jangan pernah berpikir untuk mengadukan kami pada gurumu.
Dia sudah sibuk sebagai guru seni yang baru.
Kau pikir dia bisa melindungimu?
Penghisap penis dari Seoul.
Hei, kau melihat matanya?
Matanya terlihat seolah-olah akan keluar dari wajahnya.
Pemilik tempat ini adalah temanku saat Sekolah Dasar.
Dia sedikit aneh.
Tapi dia sangat berbakat.
Dia hebat dalam meramal, memiliki kekuatan spiritual dan...
... bisa meramal cuaca.
Dialah yang menyuruhku untuk membawa payung hari ini.
Peramal cuaca bilang hari ini akan cerah.
- Aku ingin menanyakan sesuatu. - Apa itu?
Bangku nomor 29 itu...
Aku dengar itu adalah bangku Kim In Sook 30 tahun yang lalu
Kau mengetahui sesuatu tentang Kim In Sook?
Oh itu?
Ada cerita hantu di setiap sekolah.
Ayahku adalah guru di sini pada saat itu.
- Ayahmu? - Ya, aku dipindahkan ke sini.
Ayahku yang memaksanya.
Awalnya aku merasa sedikit bosan, tapi sekarang aku lebih menyukainya ketimbang Seoul.
Sebagian besar guru berasal dari kota ini.
Oh benarkah?
Bagaimanapun, sekitar 30 tahun yang lalu.
Hal-hal buruk mulai terjadi saat In Sook dan ibunya pindah ke sini.
Kau tidak pernah bisa mempercayai laporan cuaca.
Langit cerah? Yang benar saja.
Kaulah yang memberitahuku kalau hari ini akan turun hujan.
Aku tidak percaya...
... kalau aku sering lupa akhir-akhir ini.
Kau pasti Nona Lee, guru seni yang baru, kan?
Cowok kampung menemukan seorang gadis kota, ya?
Jangan terlalu mengkhawatirkan masalah Kim In Sook.
Itu hanya cerita hantu.
Ayo kita membicarakan yang lain. Ceritakan tentang dirimu.
Lebih baik aku pergi.
Dia cantik sekali.
Tapi wajahnya menyiratkan sedikit pengalaman.
Ada yang melihat II Ho?
Ada yang bicara dengannya?
Kang So Jung. Bukankah kau bersama dia kemarin?
Aku tidak melihatnya sejak tadi malam.
Mengapa?
Benarkah?
Jangan menyebarkan rumor tentang kematian Hye Ji...
... dan berkonsentrasilah pada belajar kalian, mengerti?
Mengerti.
Yoo Jin.
II ho adalah urutan yang kedua, kan?
- Detektif Jung. - Ya.
Apa hasil dari otopsi-nya?
Dia memakai kantung plastik di kepalanya...
... dan setelah membasahinya dengan bahan bakar, dia membakarnya.
Penyebab kematian adalah tidak bisa bernafas karena gas beracun, dan...
... dia juga mengalami serangan jantung dari semua rasa takut itu.
Sidik jari di pemantik api itu adalah miliknya.
Kami memastikan bahwa itu adalah bunuh diri.
Kematian hari ini sepertinya sama.
- Bunuh diri? - Ya.
Mengapa mereka bunuh diri? Dan mereka semua dari kelasnya In Sook.
Komisaris!
Kita jangan mengaitkannya dengan Kim In Sook.
Kejadian itu sudah 30 tahun yang lalu?
Detektif, teruslah menyelidiki kasus ini...
... dan jangan sampai kasus ini bocor.
Jangan sampai pihak pers mengetahuinya.
Kami menggunakan bunshinsaba di sini.
No comments yet. Be the first to leave one.