처음 200줄입니다.
Hari ini adalah hari-H.
Jika aku tidak datang ke pertemuan kita selanjutnya...
Jangan khawatir.
Aku akan mengawasimu.
Ketahuilah bahwa ada yang salah.
Tidak!
Bunuh saja aku.
Target selanjutnya adalah rumah wanita itu.
- Enam? - Ya.
Sebagian orang menghabiskan pagi mereka
dengan aturan dan ketertiban.
Mulai
Lari
Halo, halo
Aku Ugaba!
Bu!
Hentikan.
Kubilang hentikan.
Ugaba.
Aku Ugaba!
- Bu. - Aku...
- Diam! - Hentikan!
- Hei. - Ibu akan memarahimu.
Astaga. Bukankah ibu bilang kalian tak boleh bertengkar?
Dia memukulku.
Aku tidak memukulnya. Aku bertabrakan dengannya.
Tidak. Dia memukulku, Bu.
Sakit sekali.
Jun-hui sayang.
Apakah sakit?
- Ya. - Astaga.
Saatnya berhenti, Jun-su.
Matikan televisinya.
Sudah waktunya menggosok gigi. Kalian akan terlambat.
Aku menyikat gigi tadi malam.
Apa?
Karena menyikat gigimu kemarin,
kau takkan sikat gigi hari ini?
Benar.
Sungguh?
Karena semalam kita sudah makan,
kita takkan makan hari ini?
Kita memakan camilan kemarin,
jadi jangan makan camilan apa pun hari ini.
Kita juga makan jeli kemarin.
Mari tidak makan jeli hari ini.
Di mana sikat gigiku?
Akan kucarikan untukmu.
Satu.
Dua.
Di mana yoghurtnya?
Mau mengisengi Ibu?
Ini dia.
- Pintunya tertutup. - Di mana itu? Astaga.
Astaga. Aduh, sakit.
Maafkan aku.
Astaga.
Bagaimana ini?
- Astaga. - Apa yang kau lakukan?
Bukan, maksudku... Aku minta maaf,
tapi hidungmu mimisan.
Tidak masalah.
Aku sangat minta maaf.
Itu pasti sangat sakit.
- Aku baik-baik saja. - Tunggu.
Ini untukmu. Ambillah.
- Tidak perlu. - Astaga.
Mohon diterima.
Aku minta maaf tentang pagi ini.
Maafkan aku.
Dasar anak-anak nakal. Hei!
Sebagian orang menghabiskan pagi mereka
dalam kekacauan dan kebingungan.
Sampai jumpa lagi.
Halo.
Halo.
Sampai jumpa.
- Semoga harimu baik. - Salam.
- Halo. - Pamitlah kepada ibumu.
- Benar. - Di mana keluarga Jun-hui?
Entahlah.
Ayo.
Tunggu, berhenti! Tunggu kami!
Semua temanmu ada di sini. Ayo.
Ayo.
Jun-su. Tunggu.
Baiklah, ayo.
Ayolah, Jun-hui.
Bagaimana dengan aku, Bu?
Jun-hui.
Astaga, ada apa dengan semua keributan itu?
Keluarga itu terlalu berisik.
Keluarga Jun-su memang berlebihan.
Sulit untuk mengurus dua anak.
Jun-su dan Jun-hui bukan anak-anak biasa.
- Benar. - Tepat sekali.
Halo.
- Maafkan aku. - Halo.
Naik ke bis. Ayo.
Jangan nakal. Dengarkan gurumu.
Sampai jumpa, Jun-hui.
Sampai jumpa.
- Sampai jumpa. - Dah.
Dah.
Bagus, Ae-rin.
Astaga. Aku lupa melepasnya.
- Mari kita pulang. - Sampai jumpa.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Ada diskon di Bonjour Bakery untuk hari jadi pertama mereka.
Sungguh? Jika kita terlambat, takkan ada yang tersisa.
Aku harus pergi sekarang.
Benar juga. Daging goreng tepung di saluran belanja bagaimana?
Mari beli dan kita bagi dua.
Selain itu,
banyak informasi dipertukarkan selama pagi yang kacau.
Aku hampir lupa. Kau sudah tahu?
Masalahnya,
meski sudah memakai semua sumberku,
aku tak bisa menemukan informasi tentang perusahaan itu.
Kau yakin nama perusahaannya J International?
Ya.
Karena ini adalah posisi sekretaris,
pakai setelan jas.
Setelan jas?
Kita lihat.
Ini dia.
Aku memakai ini sebelum menikah.
Apakah masih muat?
Kumohon.
Semangat.
Rok, tolong menutuplah.
Pinggang, kau pasti bisa. Ayolah.
Benar.
Ya.
Bagus.
Ayo.
Tunggu.
Hari ini adalah hari yang penting.
Baca keberuntungan hari ini.
Di mana Aries? Ini dia.
ARIES
PESULAP
Pesulap?
"Semuanya akan berjalan sesuai rencana.
Kau siap untuk mulai baru.
Energinya kuat,
jadi, segera lanjutkan rencana barumu."
Ya!
- Peruntungan kartu Tarot bisa... - Aku bisa melakukan itu.
- menjadi hiburan sederhana . - Ayo.
HOROSKOP HARI INI
ARIES
Itu dia.
PESULAP
MENARA STAR
Untuk sebagian,
pembacaan kartu tarot bisa menjadi informasi yang sangat penting.
Astaga, kita bertemu lagi.
Silakan masuk.
Pintu akan menutup.
Hidungmu sudah tak apa-apa?
Ya.
Aku biasanya tak seceroboh itu.
Anak-anakku berulah pagi ini...
Kau tak perlu menjelaskannya.
Baik.
Kau jarang keluar saat siang hari.
Mau pergi ke suatu tempat hari ini?
Siapa wanita ini?
Kapan dia mengetahui jalur pergerakanku?
Karena kau keluar, mampirlah ke Bonjour Bakery.
Ini hari jadi pertama mereka, jadi, 200 orang pertama
akan mendapatkan roti tawar gratis.
Kau selalu beli roti tawar, 'kan?
Bagaimana dia tahu aku hanya membeli roti tawar?
Aku akan memberimu hadiah.
Tidak perlu.
Aneh. Di mana benda itu?
Ini dia.
Silakan ambil.
Pintu akan menutup.
AKU MENGAWASIMU
Kami tinggal di tempat yang sama,
tapi di dunia yang sangat berbeda.
MOON SEONG-SU KEPALA KEAMANAN NASIONAL
Dia baru saja mengambilnya.
Dia bertindak begitu rendah hati,
tapi ternyata munafik.
Minta calon pegawainya masuk.
Baik, Pak.
Kau bisa masuk.
Baik.
Omong-omong, kenapa kau berhenti?
Aku memberinya undangan ke pernikahanku,
dan dia memintaku mengundurkan diri.
Apa?
Semoga berhasil.
RIWAYAT HIDUP
- Kau sudah menikah. - Ya.
Kau juga punya dua anak.
No comments yet. Be the first to leave one.