처음 177줄입니다.
Bisnis & Periklanan Forum IDFL Whatsapp 0818.0218.0085
Episode 32
Makan.
Makan.
Terima kasih telah membagi makananmu denganku.
Yun Feng.
Suruh Kai Yang dan Han Zhang untuk rapat di Aula Fu Yun.
Baik.
Si Ming, pergilah ke dunia manusia untukku.
Aku sudah menanam lima indera...
... di halaman tak terurus di dekat pantai.
Pikirkan cara untuk membawa Ling Xi ke sana dan membuatnya tinggal di sana.
Aku akan segera ke sana segera setelah urusan di sini beres.
Baik. Jangan khawatir, Shen Zun.
Apa bencana kedua Ling Xi?
Aku tidak tahu.
Kehancuran kesuksesan adan kesengsaraan.
Kehancuran kehidupan adalah kesengsaraan.
Perubahan di surga dan bumi adalah kesengsaraan yang besar.
Perubahan hati dan pikiran adalah kesengsaraan kecil.
Tak ada akhir untuk kesengsaraan. Kita tak bisa tahu akhirnya.
Itu hanyalah kefanaan dan emosi.
Shen Zun.
Misteri surga tak bisa dibongkar.
Kita akan melihat perubahannya dengan tenang.
Kalau begitu aku pergi dulu.
Shen Zun.
Shen Zun, aku bersalah!
Aku ke sana.
Bos, barangmu telah siap. Silakan lihat lagi daftarnya.
Tidak perlu.
Kita sudah lama berbisnis. Aku percaya padamu.
Hati-hati..
Berapa harga sayuran ini? / Dua tael.
Lihat betapa segarnya sayurannya. / Dijamin segar.
Lihatlah.
Beri jalan.
Beri jalan.
Minggir.
Minggir!
Apa kau tuli? Sudah kubilang minggir.
Lupakan.
Nona, lain kali lihat jalan.
Ayo pergi.
Minggir.
Minggir!
Nona, kau tidak apa-apa?
Ambil ini.
Ambil ini.
Aku tidak mau.
Tidak mau?
Kenapa tidak mau?
Kau bisa berikan pada orang lain.
Orang itu menyebalkan. Hati-hati berjalan.
Terima kasih.
Sama-sama.
Terima kasih.
Aku bisa bicara sekarang.
Apa aku bisa bicara sekarang?
Aku tidak mau.
Aku... tidak mau.
Aku tidak mau.
Aku tidak mau.
Terima kasih.
Terlalu mahal. Bisa turun harganya?
Jagung.
Putih....
Nona, kau ingin diramal?
Nona, kau punya masalah dalam hubungan,
bertemu dengan kesulitan dan nyaris tidak lolos.
Kau telah jalan jauh atas kemauanmu sendiri dan sampai di sini.
Kau sendirian dan masa depanmu sulit diramalkan.
Kau tak ingin tahu langkah apa yang harus kautempuh nanti?
Hanya uang ini yang kupunya.
Aku tak mengerti bahasa isyarat.
Hanya uang ini yang kupunya.
Aku dulunya bisu.
Tapi sekarang bisa bicara.
Kau harus bertanya pada tabib soal itu.
Nona, silakan duduk.
Kau mau bertanya apa?
Silakan duduk.
Nona, kau punya pertanyaan?
Kau wanita lajang. Tak perlu bertanya soal masa depan yang cerah.
Keluarga, pernikahan yang ditakdirkan, keturunan dan nasib,
kau tak ingin tahu?
Aku tak tahu...
... harus pergi ke mana?
Pertanyaan bagus.
Ayo, tuliskan nama dan tanggal lahirmu.
Kau akan jadi isteri kedua dan sangat tidak baik.
Kau tak bisa menjaga kesehatanmu dan terasing dari keluarga.
Yang bagusnya, kau menghadapi penindasan, sakit dan bencana.
Buruknya, kau akan sakit parah, jadi cacat atau hadapi bahaya.
Kerabat dan dirimu sendiri akan terpengaruh dan...
Aku merasa takut bahkan ketika duduk di depanmu.
Nona, takdirmu sangat kuat.
Tapi kau tak perlu terlalu khawatir.
Adan urutan dan keseimbangan dalam segala hal.
Dengan keseimbangan yang pas, atmosfir jahat akan dihilangkan...
... dan kehidupanmu akan damai.
Nona lahir pada tahun ke-52.
Kau punya ikatan kuat dengan air.
Air adalah utara, emas adalah barat.
Air datang dari emas, dapatkan emas itu dan kau akan hidup.
Nona harus pergi ke arah Barat Laut.
Temukan rumah yang menghadap ke gunung tapi dekat laut,
terang dan dingin, dengan gunung, pepohonan dan bunga...
... di halamannya.
Kau akan dapatkan kedamainan dan kebahagiaan, menikah, keturunan.
Tidak lagi berkelana.
Kau mengerti?
Nona.
Periode penderitaan bukan berarti tak ada harapan dalam kehidupan.
Nona adalah seseorang dengan keberuntungan dan ditakdirkan memiliki penolong.
Orang ini akan segera muncul di sampingmu.
Nona harus menunggu dengan tenang dan sabar.
Aku tak bisa menerima uang ini.
Takdir telah diputuskan untuk memberitahu keberuntunganmu.
Terima kasih.
Sama-sama. Pergilah sekarang.
Barat Laut, dekat gunung, dekat laut, dengan pepohonan dan bunga.
Itulah rumahmu. Pergilah.
Barat Laut.
Barat Laut, dengan pepohonan dan bunga.
Bagusnya pohon persik.
Pergilah.
Kau lagi.
Nyonya.
Bukankah kau peramal yang tadi?
Maaf.
Bisakah kau memberitahuku apakah ada tempat...
... untuk istirahat di dekat sini?
Ada.
Di mana?
Kau bisa istirahat di mana pun.
Hanya bercanda.
Ada rumah tua di depan sana. Tapi tak terurus selama bertahun-tahun.
Tak ada tempat bernaung dari hujan dan angin.
Selama bertahun-tahun ini, hujan deras telah menyebabkannya semakin rusak.
Bahkan tak layak untuk dilewati, apalagi beristirahat.
Tapi jika kau tak keberatan, kau bisa melihatnya sendiri.
Di mana itu?
Di depan sana, kira-kira 500 meter.
Ada pohon persik di halamannya. Mudah dikenali.
Pohon persik?
Pohon persik.
Terima kasih.
Kau...
Tidak jadi.
Arah Barat Laut, dengan pepohonan dan bunga-bunga.
Yang bagusnya bila ada pohon persik.
Baju-baju.
Seprei dan selimut.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Brengsek! Lepaskan aku sekarang juga!
Beraninya kau menculik seorang Putri? Sudah bosan hidup?
Kau dengar aku? Lepaskan aku!
Jangan membuat keributan? Hemat tenagamu.
Kenapa tidak bunuh saja aku?
Jika ingin mati, setidaknya mati dengan perut kenyang.
Aku tak mau makan.
Katakan. Di mana Jing Xiu?
Sudah kubilang aku tidak tahu.
Kau pikir aku masih percaya padamu.
Aku sungguh tidak tahu.
Aku khawatir padanya. Itu sebabnya aku ke dunia manusia mencarinya.
Aku tidak bohong. Berhenti mempermalukanku.
Kak Jing Xiu sangat peduli padaku.
Sekarang kau menculikku, dia pasti akan mencariku.
Jika kau ingin mencarinya, kau hanya harus menunggu.
Kau punya air minum?
Ternyata kau.
Tabib, di sini.
Denyut nadinya cukup stabil.
Dia hanya sedikit lemah.
Bagaimana matanya bisa terluka?
No comments yet. Be the first to leave one.