처음 200줄입니다.
Sepertinya aku harus tetap berada disisi Kakekku sekarang.
-= Episode 17 =- Jika dia sendirian dan tidak ditemukan, apa yang akan terjadi?
Hanya memikirkannya saja membuatku takut.
Aku tidak bisa membiarkannya tinggal dirumah sendirian.
Sifatnya terlalu aneh bagi pegawainya, bukan begitu?
Jika kita mempekerjakan pembantu rumah tangga yang cakap, hal semacam itu tidak akan pernah terjadi.
Tidak usah cemas.
Bagaimana bisa aku tidak cemas saat Kakek sedang sekarat, Nek?
Ya.
Maaf mengganggu. Kepala RS bilang ada beberapa hal penting untuk dibicarakan.
Aku mengerti.
Kenapa Departemen Kesejahteraan tiba-tiba memberikan ini?
Dan bukan pemeriksaan rutin tapi pemeriksaan darurat?
Begitulah.
Masalahnya apakah klaim kita untuk pengobatan resmi tidak disetujui?
Benar.
Jadi berapa estimasi biayanya?
Tergantung pada biayanya maka penaltinya juga akan meningkat.
Jumlah pastinya belum dihitung.
Grup Peninjau Asuransi sedang menyiapkan datanya.
Saat Direktur sedang sakit, masalah seperti ini datang...
Bukankah ini diproses bersama latihan rutin?
Yang sudah resmi tidak akan menjadi masalah.
Yang belum resmi,
bukankah juga jadi masalah besar yang harus dihadapi RS?
Benar, Nyonya.
Lagi pula, karena kita tidak menghindari pemeriksaan ini,
coba selesaikanlah, jangan sampai mengalami banyak kerugian.
Lalu, aku juga akan...
mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi.
Aku mengerti.
Apa maksudnya ini? Saat oppa sedang terbaring sakit,
kudengar Departemen Kesejahteraan akan datang untuk melakukan pemeriksaan.
Benar.
Jika mereka tahu kita lalai,
akan menjadi akhir dari RS Haeundae.
Jika ini akan berdampak juga pada RS yang lain, maka akan menjadi pukulan besar.
Nyonya Pak Geum Yeo bilang dia akan menindak-lanjuti penyelidikan.
Karena ini bukan rahasia lagi,
dan sedang kita bicarakan, aku akan memperjelasnya.
Ketua Pak Geum Yeo dan Direktur sudah bercerai.
Maka, mulai dari sekarang jika ada masalah RS,
harap jangan membahasnya hanya dengan Nyonya Pak.
Meski begitu--
Bukankah ada Dewan Direksi?
Dewan Direksi? Tapi pertemuan kuartal sudah lewat.
Maka harus diadakan pertemuan darurat dengan Dewan Direksi, kan?
Selain itu, Yayasan Kedokteran bukanlah bagian dari penyelesaian properti mereka.
Meskipun pelunasan tidak akan dipublikasikan,
kau harus tahu akan terjadi perubahan dalam hal penerus dan didaerah lain.
Aku rasa belum saatnya kita membahas pemilihan penerus.
Kita bisa membicarakannya setelah Direktur sadar nanti.
Saat posisi Direktur sedang kosong,
selalu saja terjadi seperti ini, kau harus mengadakan pertemuan Dewan Direksi.
Jika masalah yang perlu keputusan mendesak tertunda,
masalah tersebut juga bisa menjadi lebih besar.
Meskipun dia sudah sadar, akankah dia bisa kembali bekerja?
Lalu jika itu dapat berdampak buruk pada pengoperasian RS,
maka hasilnya tidak bisa diharapkan.
Pasien kecelakaan lalu lintas sedang dikirim kemari. Mereka akan segera tiba sekitar 30 menit.
Aku akan menghubungi tiap departemen.
Tunggu. Kita belum memastikan dia terluka dibagian mana.
Cek dulu pasiennya! Setelah itu baru hubungi tiap departemen.
Jadi, aku harus mengatakannya hanya pada dokter magang Tim Trauma dan dokter UGD, kan?
- Ya. - Oke.
Dr. Gim Do Hyeong. Dr. Lee Min U.
Dokter magang, cepat!
Ya, Suster Hyo Eun.
Pasien trauma akut sedang menuju kemari. Mereka akan datang dalam waktu 30 menit.
UGD belum dihubungi.
Sepertinya mereka langsung menghubungi Prof. Choe In Hyeok.
Aku juga hanya mendengarnya darinya.
Bagaimana bisa mereka tahu nomor ponselnya?
Apakah Tim Trauma kita sudah seterkenal itu sekarang?
Omo! Tentu saja!
Aku juga melamar disini karena mendengarnya. Tentu saja ini terkenal.
Terima kasih untuk itu.
Halo, aku dokter magang ICU, Dr. Lee Min U.
Bukankah itu ponsel tugas di ICU?
Aku baru saja meneleponnya.
Ya, hari ini Dr. Gang Jae In yang bertugas.
Aku yang mengangkat ponselnya sementara.
Maka ponsel UGD dan ICU akan diangkat oleh--
Ya.
Hei, kalau ada yang serangan jantung di UGD,
dan ada juga di ICU dalam waktu bersamaan, apa yang akan kau lakukan?
Ya, ya.
Kemana Dr. Gang Jae In?
Dr Gang Jae In sedang sangat tidak enak badan,
dan juga ada permasalahan keluarga.
Waktu aku lihat Dr. Jae In tadi, dia terlihat tidak sehat.
Prof. Choe In Hyeok akan segera datang.
Kami juga memiliki Suster Koordinator yang cantik dan pintar yang akan diangkat...
Jadi kalau ada dokter magang satu lagi, hanya akan merusak pemandangan.
Walau hanya kita saja, aktivasi Tim Trauma... sedang berlangsung sekarang!
Benarkan?
- Benar! - Ya.
- Cepat, bersiaplah. - Ya.
Kami akan menyiapkan peralatannya.
Oke, lakukan dengan baik.
Kau sudah dihubungi? Ada pasien kecelakaan sepeda.
Siapkan infus, dan untuk irigasi, tolong siapkan air hangat.
Ya.
Kenapa harus air hangat?
Karena ini pasien trauma, ada kemungkinan mengalami hipotermia.
Karena itulah cairan infus dan irigasi harus hangat.
Ruang operasi suhunya juga harus lebih tinggi daripada ruangan lain.
Ah...
Ketika hal kecil ini sudah dilakukan, ini akan membantu menyelamatkan hidup pasien.
Aku mengerti.
CT-scan?
Lupakan dulu CT dan bawa saja dia kemari!
Ah, dia sudah melakukannya?
Lalu, bagaimana darahnya?
Maka bawa semua darah yang dimiliki RS anda dan bawa dia kemari.
=Kami sedang di lantai 2 RS.=
=Akan membutuhkan waktu beberapa jam untuk menyiapkan darahnya.=
Kalau begitu, jaga agar cairan infusnya menetes dalam kecepatan penuh.
Saat hasil CT scan-nya keluar, tidak usah dibaca.
Kalau kau berharap untuk menyelamatkan pasien, cepatlah bawa dia kemari.
Selain itu, kau tidak punya darah. Kau harus secepatnya membawa dia kemari.
Ya!
Mereka tidak punya darah?
Ya.
RS kecil selalu saja begini!
Pasien trauma akut seharusnya dikirim ke RS besar.
Kalau mereka mengirimnya ke RS Masyarakat, apa yang bisa dilakukan?
Ya, benar sekali.
Jadi ditunda karena CT scan?
Ya.
Ah, benar-benar! Mereka seharusnya cepat datang.
Aku akan berusaha menyiapkan darah O sebisaku!
Dia cucu Direktur.
Sumpah, begitu banyak RS disini, kenapa dia harus ke RS kita?
Pemikiranku benar sekali.
Dari sekolah yang bagus, dan nilai yang bagus juga.
Meninggalkan RS besar di Seoul,
mengapa datang jauh-jauh ke Busan?
Saat wawancara, aku menanyakannya karena dia memiliki kualifikasi khusus yang menarik.
Dan dia berkata karena ini bukan RS besar, maka dia akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik.
Bukankah dia juga menjawab dia datang kemari supaya dekat dengan pacarnya?
Kau memiliki ingatan yang bagus.
Dia sekarang di UGD, kan?
Yah, karena pekerjaan UGD dia terus datang dan pergi,
tapi sesungguhnya dia membantu Tim Trauma.
Kenapa dari sekian banyak orang dia bekerja pada Choe In Hyeok?
Apa ada seseorang yang menyuruhnya bekerja pada Prof. Choe In Hyeok?
Siapa sebenarnya yang menyuruh dia?
Dia bekerja padaku selama 1 bulan.
Coba kita pikir lagi, apa pernah dia menjerumuskan kita kedalam masalah?
Aigoo, aku sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkannya.
Bukankah ada seseorang yang lebih keras dariku?
Apa... Apa yang aku lakukan?
Dia telah memperlihatkan usaha yang baik sebagai dokter magang Bedah,
tapi setelah penentuan, bukankah kau mengirimnya kembali ke Tim Trauma?
Namun, meskipun dia cucu Direktur, dia tetap dokter magang.
Selama kau tidak mencercanya, harusnya kau mengistirahatkan dia.
Tentang menghinanya...
Umumnya dokter magang tidak punya nama.
Dan sebagai dokter magang dipanggilnya pun dokter magang.
Kalian berdua... akan kuingat muka kalian!
Aku juga akan mengingat nama kalian!
Maafkan aku.
Benar-benar.
Coba lihat dirimu. Kau berani menatap mata atasan dan membantah.
Bagaimana UGD mendisiplinkan mereka? Kau beraninya bertindak begini?
Kau sudah disini.
Kenapa terlalu serius tentang itu? Ini bisa diambil sebagai bagian dari pendidikan.
Apa pekerjaan ayahmu?
Aku tidak begitu tahu.
Aku tidak menanyakan pasien ini, ayahmu.
Dia sudah tiada.
Dia meninggal saat aku SD.
Kehidupan pribadinya... Apakah aku terlalu banyak mengungkitnya?
Toh, semuanya sudah berlalu.
Tidak ada yang bisa kita lakukan sekarang.
Seperti air dibawah jembatan.
Kita tidak benar-benar menunjukkan niat jahat padanya, kan?
Artinya kita harus melupakan semuanya.
Mulai dari sekarang, bagaimana kita memanggil dia?
Benar. Jika kita bertemu dengannya,
anehkan kalau bicara dengan penuh rasa hormat?
Aku akan bertemu dengannya di UGD setiap hari.
Yah, sekarang kau bahkan tidak bisa sering-sering meninggalkan tempatmu, kan?
Tapi tetap saja, bagaimana cara berbicara sopan pada dokter magang?
Marilah kita berbicara seperti biasa saja.
Lakukan saja seperti biasa. Tiba-tiba lupa selama magang,
bagaimana bisa kita berbicara sopan?
Benar. Yah, kita tetap akan menjaga hak istimewa profesor,
dan lakukan sesuai caranya.
Bagiku, cukuplah pergi ke ruangan RS.
Tapi Ketua Na, apa yang akan kau lakukan?
Itu tidak benar! Kau akan bertemu dengannya setiap saat.
Halo.
Dr. Gang Jae In. Kau... pasti sangat cemas?
Seperti yang kau tahu, Ketua Gim Ho Yong... akan benar-benar merawat DIrektur.
Dia akan segera pulih... kalau boleh saya katakan.
-Ah. -Terima kasih.
Dan juga...
Pasien yang ususnya mengeluarkan kotoran karena enema yang tidak dilakukan 'sampai bersih',
No comments yet. Be the first to leave one.