처음 193줄입니다.
"Aku selalu menjadi orang yang bersemangat."
"Waktu SMA, semua nilaiku A, mendirikan banyak klub akademik."
"Juga menjadi ketua tim debat."
"Aku juga menjadi maskot sekolah."
"Tak perlu disebutkan lagi, aku tak pernah jadi siswa populer."
Ya!
- June! Di sini! - "Hingga saat ini."
Kusiapkan bangku untukmu! Minggir.
"Entah bagaimana aku bisa berteman dengan gadis paling keren di dunia."
- Minum ini, gadis nakal. - Aku nakal!
- Dari bawah ke atas, gadis nakal. - Kau mengatakan hal buruk...
...tapi terdengar baik. Aku menyukainya.
"Sudah kutemukan. Tempatku untuk bersinar."
Bisa minta tambah lagi?
- Apa yang terjadi? - Kami harus memompa perutmu.
Kau keracunan alkohol.
Ini lebih besar dari yang terlihat.
Jauh lebih besar.
Tak sanggup bergaul dengan Chloe?
Tidak, aku mabuk.
Mungkin ini berasal dari burger mentah yang kumakan saat tidur.
Mustahil. Aku juga pernah menjadi teman sekamar Chloe, ingat? Lihat.
Pekan mode 2009, Pesta setelah peragaan Versace.
- Merusak tenggorokanku. - Karena terlalu banyak berteriak?
Benar, June. Karena terlalu banyak berteriak.
Aku tak mengerti. Aku minum sebanyak yang Chloe minum.
Kemampuan Chloe memproses alkohol memang hebat.
Tapi kau, temanku yang berlever kecil, tak bisa minum selama enam bulan.
Berarti, kau keluar dari kehidupan sosial Chloe.
Kuharap kau suka celana piama dan novel kriminal.
Aku masih bisa bergaul dengan Chloe. Paham?
Ini kesempatanku...
...bersinar.
Ya. Saat kau rasakan sinar itu di kulitmu...
...bayangannya bisa terasa lebih dingin lagi.
Mati.
Halo.
Apa yang kalian lakukan di sini? Kalian tak perlu menjemputku.
Kau bercanda? Setelah tindakan hebat yang kaulakukan?
Seolah kau tahu pestanya akan membosankan, lalu pura-pura kejang.
Sangat meyakinkan, ada busa dan lainnya.
Lihat dirimu, melakukannya hingga akhir. Itu hebat.
Aku dulu berlagak ditangkap Bumblebee, agar tak bicara dengan agen lamaku.
Ya, seperti itulah caraku.
Saat ada yang menyebalkan, aku berpura-pura tubuhku...
...mati.
Bagus. Kami mulai latihan di New York untuk "Dancing With The Stars."
- Luther pertama memilih ruang ganti. - Bagus.
- Apa itu penting? - Itu...
Chloe, bisakah kau...
Aktor sangat sensitif sehingga perlu pengesahan...
...dengan mengetahui ruang ganti lain lebih buruk.
Terima kasih. Terdengar buruk jika aku yang katakan.
Kau siap pulang ke rumah?
Ya, aku siap.
"Sake bomb"!
Penikmat bulu babi!
June, kau tak menyentuh "sake bomb" dan ikan mentahmu.
Aku tak bisa makan satu pun.
Kurasa di rambutku masih ada bekas muntah semalam.
Kau monster gila. Aku sangat menyukaimu.
Jadi, tempat ini keren.
Salah satu keuntungan menjadi petugas kesehatan.
Kuberi mereka peringkat "A" walau ikannya sudah lama.
Lalu kita bisa makan gratis.
Mereka juga membolehkanku menyimpan kano di ruang basemen.
"Shitagi Nashi."
"Shitagi Nashi!"
Baiklah.
Ayo, June. Udara semakin dingin.
Perutku dipompa, sebuah tabung masuk ke tenggorokanku tadi malam.
Aku dipompa. Benda-benda masuk ke tenggorokanku setiap saat...
...dan itu tak menghentikanku.
"Shitagi Nashi."
Baiklah.
Apa artinya itu? Kenapa mereka terus katakan itu kepadamu?
Entahlah. Orang Jepang selalu katakan itu padaku.
Kupikir artinya aku tinggi.
Bukan, artinya "tak pakai celana dalam".
Sloganmu dari "Tall Slut No Panties".
Komik yang terinspirasi darimu? Itu populer di Jepang.
Chloe, kau punya komik yang terinspirasi darimu?
Jadi, ikan mentah, enak. Ayam mentah berbentuk tongkat.
Celana yang bodoh.
- June, aku tak tahan lagi. - Pastor Jin.
Jelas, pria yang bersamaku bukan suamiku.
Kulihat kau mengenali kami saat kau masuk.
Belum ada yang terjadi. Benar, tanganku ada di kakinya...
Tadi aku tak melihatmu.
Selamat menikmati sushi enak. Baiklah, selamat tinggal.
Baiklah.
Sampai jumpa.
Ruang ganti ini dulu milik Tom Poston saat dia geladi resik...
...untuk "A Funny Thing Happened on the Way to the Forum."
Ya.
Ya, itu kenapa ruang ini terasa sangat nyaman bagiku.
Seperti biasa, Luther, sempurna.
Dean Cain, teman lamaku. Bagaimana kabarmu?
- Tak bisa mengeluh, James. - Begitu?
Latihan berjalan baik. Rasanya aku mulai menguasai gerakan tari Latin.
- Ya, ini akan jadi musim yang baik. - Benar.
Baik, sampai jumpa di atas panggung.
- Apa yang kau pikirkan? - Hantu melihat semua kata sandiku.
Ruang ganti Dean Cain punya sepertiga ubin plafon tambahan.
Ruangannya 15 cm lebih besar dariku, 15!
Aku langsung menyadarinya! Kenapa kau tidak?
Aku tak melihat ke atas. Kenapa aku tak melihat ke atas?
Sudah terlambat, Luther! Sudah terjadi.
Ini kesalahan pertamamu sebagai asistenku.
Astaga, kamar ganti ini membuatku sesak napas.
Aku bisa langsung menyentuh dindingnya.
Astaga. Ini keren. Aku tak percaya berteman dengan seseorang...
...yang dirinya dibuatkan komik. Keren sekali, 'kan?
Dia menggambar lututku. Lututku aneh, tapi berhasil digambarnya.
Akhirnya aku ada di apartemenmu.
Setelah bertahun-tahun duduk di jendela...
...bertanya-tanya ada apa di balik pilar ini.
Hanya sebuah meja dengan hiasan benda antik.
Tunggu. Apa itu...
Hanya pisang.
Ini tak bagus.
Ini bukan yang kau mau. Kuharap ini bukan struktural.
Ini luar biasa. Karaktermu mengendarai motor bersespan.
"Begitu dia masuk ke klub, itu segera jadi tempat yang harus didatangi."
"Semua orang ingin menjadi dirinya, bersamanya..."
"...atau menjilat wig marshmallow-nya."
Aku ingat malam itu. Aku memakai wig marshmallow.
Eli, kenapa kau tak memberi tahu Chloe tentang novel ini?
Kukira dia sudah tahu. Dia selalu kupanggil gadis tinggi nakal.
Atau berkata ini akan jadi hari baik tanpa celana dalam.
- Kukira kau sedang mesum. - Kesalahan yang dapat dimaklumi.
Hei, aku boleh pakai toiletmu? Akan sangat berarti bagiku.
- Tentu, Kawan. - Patrick Kelly.
Dia pria yang menulis ini. Kau tahu siapa dia?
June, jika aku punya waktu untuk memikirkan setiap orang...
...yang mengagumiku, meniru, atau menguntitku.
Aku tak akan punya waktu untuk menjadi diriku yang hebat.
Sekarang, ayo. Ada pesta di rumah walikota.
Ayo kita buat seseorang disalahkan.
Chloe, aku tak bisa minum.
Kau masih melakukannya? Baiklah. Jangan menunggu.
Tidak, aku bisa keluar denganmu. Tapi aku tak bisa minum apa pun.
Tidak. Jika kau ikut denganku, minum sebanyak yang kuminum.
Aku tak butuh kru tukang menghakimi atau yang tak pernah mabuk.
Baik, berita baiknya, Chloe, dalam enam bulan yang singkat...
...kita bisa ambil apa yang kita tinggalkan.
Sekarang kita benar-benar teman.
June? Hai. Kau sedang bekerja.
Aku ingin tahu apa Robin berlebihan tentang tak bisa berpesta...
...enam bulan setelah perut dipompa.
Di sini ada gadis yang pergi ke Vegas besoknya.
Sial, ada tautan ke halaman peringatan kematiannya.
Baiklah, ada apa denganmu?
Kau abaikan pelanggan, bagian atas muffin kacau.
Kau tak tertawa melihat "Dilbert" baru yang kutaruh di papan komunitas.
Mark, tak ada yang menertawakan itu.
Mereka gambar sebuah analogi saat dia berada di mobil...
...dan kopi adalah bensinnya.
Baiklah, dengar. Untuk pertama kalinya dalam hidupku,...
...aku punya stempel kelab tua di tanganku, mengerti?
Dulu, aku memakai jaket kulit,...
...dan tak berpura-pura menjadi Sandy di "Grease".
Chloe membawaku ke kerumunan dan aku tak ingin itu hilang.
Tujuan yang menarik.
Sangat berbeda dengan saat kau pertama kali pindah kemari.
Ingat saat prioritas utamamu adalah bekerja di Wall Street?
Aku masih berusaha bekerja di sana. Kukirim lamaran setiap hari.
Namun tak ada yang memanggil. Jadi sementara itu...
...aku akan bergaul dengan Chloe.
Entah kau tahu ini atau tidak, tapi waktu SMA aku tak populer.
Bergaul dengan Chloe hanyalah cara menghindari kenyataan.
Hidupnya hanya berpesta.
Jika kau tak tahan minum, kalian tak punya kesamaan.
Itu tak benar. Kami jelas punya banyak kesamaan.
Maksudku, kami mengira telah menonton "Sleeping with the Enemy".
Tapi kami tak yakin.
Aku juga sudah menonton. Tunggu. Benarkah?
Mungkin ini struktur bangunannya.
Astaga.
- Kau harus pecat Luther. - Dia salah. Itu sering terjadi.
Katanya akan dia perbaiki.
Kau harus buat dia menangis lalu menendangnya.
Lalu menciumnya untuk membuatnya bingung.
Baru memecatnya.
"Shitagi Nashi."
Kau berpura-pura belum mendengarnya.
Tapi saat kubuka lantai papan, kau punya semua edisinya.
Aku punya semua itu karena dikirim oleh penguntit.
Sungguh? Jadi kau tak akan keberatan jika kubuka sampul plastiknya.
Tidak! Tanganmu berminyak!
Sudah kuduga!
Baiklah. Menurutku itu keren. Tak usah permasalahkan ini.
Chloe, tak perlu malu semua itu disalin ke format media lain.
No comments yet. Be the first to leave one.