처음 200줄입니다.
Woo Hyeon!
Bagi Woo Hyeon, Halmeoni adalah segala-galanya. Namun sekarangdia kehilangan semuanya.
Aku ingin tetap bersama Woo Hyeon. Meskipun aku tak bahagia.
Tak apa kan kalau aku tetap bersamamu?
The house is going to be handed over.
Di mana kita bisa dapatkan uang banyak?
Seul Bi kerja siang malam untuk membayar hutangmu.
Baunya sudah seperti koyo!
Setidaknya kamu harus makan.
Seumur hidup melunasi hutang?
- Kamu nggak sendirian. - Aku tak butuh!
Aku bersyukur kamu tak terluka.
Kamu nggak lihat kamu sendiri sakit?
Aku senang kamu tak terluka.
Kamu yakin nggak perlu ke rumah sakit?
Jangan senyum. Toh tak ada untungnya senyum.
Akhirnya aku merasa hidup karena kamu bicara padaku.
Kamu tahu, tadi itu...
Sudahlah. Kamu pasti capek. Istirahatlah.
Selamat malam.
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~ D
Subtitle oleh : ~ Da
Subtitle oleh : ~ Dar
Subtitle oleh : ~ Dark
Subtitle oleh : ~ DarkS
Subtitle oleh : ~ DarkSm
Subtitle oleh : ~ DarkSmu
Subtitle oleh : ~ DarkSmur
Subtitle oleh : ~ DarkSmurf
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ Dark Smurf Sub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh : ~ i . f . a . b . e . e ~
Kamukah itu Seonbae?
Mungkin bukan.
Apa aku mimpi?
Tidak, aku yakin melihatnya.
Dan Seul Bi juga terluka.
Hantu?
-= Episode 10 =- Cinta tak berbalas? Saat Kau Memakasakan Diri Untuk Berpaling!
Investasi Proposisi Miss Gong Ddeokbokki?
Ini riset pemasaran untuk pelanggan dan persaingan.
Kedainya sudah lama berdiri, pelanggannya pasti banyak.
Aku yakin bisa menghasilkan lebih banyak dari bunga bank.
Lumayan juga.
Kapan kaulakukan ini?
Jadi serius kalau masalah uang, karena tak ada yang mau kehilangan uang.
Tapi Seong Yeol...
Papa sekarang ini tak punya uang.
Menurut Papa tak ada jalan lain?
Entahlah.
Aku segera kembali.
Dah.
Anak ini... Bisa saja dia.
Tunggu! Menurutmu dia akan tanda tangan untuk hutang dan urusan temannya?
Kuharap bisa membantu.
Menjalankan kedainya pasti akan...
Mereka masih terlalu muda untuk mencari uang.
Bagaimana ya. Tak bisa membantu bukan berarti kita boleh diam saja.
Siapa?
Semuanya kacau dan dingin.
Kau tahu kan aku tak boleh rehat.
Woo Hyeon! Terima kasih sudah kembali.
Sudah kubilang ya, tanganku tuh mahal.
Bau koyo apaan ini? Kamu kardus?
Kau mau ditonjok?
Aku sangat ingin menonjokmu.
Silakan saja. Aku memang pantas ditonjok.
Mulai sekarang, kerjalah dengan baik.
Sudah lama aku tak melihatmu tersenyum.
Apa yang akan kaulakukan dengan kedainya?
Kita akan cari jalan keluarnya.
Tak akan sulit kalau kita lakukan bersama.
Kamu yakin? Pasti akan sulit.
Beneran kau ingin ditonjok?
Kau terus menyela dan mengambil kesempatanku.
- Kesempatan apa? - Kesempatan untuk melindungimu.
Aku tak bisa berbuat apa-apa untukmu.
- Siapa yang peduli kalau aku melindungimu. - Kamu nggak mengerti soal cowok.
Ketika cowok nggak bisa melindungi cewek...
Kita terlambat. Ayo.
Anak-anak pasti merindukanku.
Kau bilang Pak Guru kalau kau yang meletakkan hapenya di tasnya Seul Bi?
Sudah gila kau ya? Kau juga bilang aku ikutan?
Aku bilang cuma aku saja.
- Kau bisa bilang cuman kau sendiri. - Kau tak takut pada Jae Suk?
- Takut. - Terus?
Aku nggak mau jadi pengecut.
~ High School L ♥ ve ♥ n ~
Woo Hyeon maaf. Akulah yang meletakkan hape-nya...
- Ngapain kamu? - Young Eun!
Mau mati ya?
Bukan gitu...
Hari ini semuanya hadir.
Kita lupakan luka masa lalu dan mengenang kegembiraan selamanya
Pak!
Yang memasukkan hape di tasnya Seul Bi ada Lee Ye Na.
Young Eun!
Ye Na melakukannya untuk menjebak Seul Bi. Saya ingin melepaskan beban yang menyesakkan dada.
- Jadi Ye Na? - Diam!
Taruh tas di atas meja, cepat!
Tak boleh pacaran di kelas!
Kupasangkan semuanya dengan seseorang yang nantinya mereka tak akan putus.
Banyak yang harus kulakukan untuk mewujudkan rencana ini.
Tak boleh menggerutu!
Kenapa?
Aku jatuh.
- Kamu harus berhati-hati. - Iya.
Ye Na! Kamu ke kantor kedisiplinan sekarang.
Sekarang juga. Dengar jelas yang Bapak katakan kan?
Iya.
Datang saja. Masa nggak ngerti juga.
Saya yang salah.
Aku akan memberimu tugas.
Apa? Bapak bilang apa?
Tugas! Harus dilaksanakan!
Belajar Bahasa Inggris!
Saya harus lakukan apa?
Ayo mendekatlah. Mendekatlah.
Merindukanku?
Kenapa Seul Bi luka?
- Biasa saja. - Kamu ngapain saja?
Kenapa kau peduli? Dia pacarku.
Aku sudah bilang, bisa jadi kalau kau tak bisa melindunginya?
Kau barusan bangkit dan aku menunggu. Awal yang adil untuk kita berdua.
- Apa maksudnya? - Aku akan mengejar Seul Bi.
- Kau terluka? - Pasti sakit sekali.
Maaf kami sudah salah paham padamu.
Sejak awal aku tahu bukan kamu pelakunya.
Lee Ye Na selalu seperti itu, kan?
Iya.
- Lee Seul Bi! - Seul Bi!
Inilah bedanya. Kau bilang Lee Seul Bi, aku memanggilnya Seul Bi.
Tangkap kalau kau bisa.
- Waktu kita habis. Ayo. - Waktu apa?
Waktunya melihat wajahku.
Kurasa Woo Hyeon makin seksi.
Seong Yeol.
Hei, kau mau ke kantin? Aku yang bayar.
Supaya kau bisa menaruh hapemu di tas kami?
Bukan begitu.
Aku tahu kamu dibutakan oleh cinta.
Tapi tindakanmu itu bodoh!
Aku yang traktir. Ayo.
Sedang apa? Nggak masukin koin lagi?
Bayar sendiri sono!
Kurasa aku salah dengar.
Kami tak punya uang. Jadi kau yang harus bayar!
Kalau gitu jangan minum.
Hei! Kuminta kau mengurusnya!
Soal itu...
Kurasa dia melakukan perlawanan.
Kalian ini, sadar dong!
Bingo! Ketahuan kalian!
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh
Subtitle oleh :
No comments yet. Be the first to leave one.